• (GFD-2021-7959) [SALAH] Akun TikTok Agnes Mo Bagi-bagi Hadiah Akhir Tahun Senilai Rp50 Juta

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 06/12/2021

    Berita

    Spesial akhir tahun saya
    memberikan hadiah senilai 50jt untuk 50 orang pemenang yang bisa menebak angka
    gambar ini dengan benar

    @AGNES MO

    Spesia akhir tahun saya membenkan hadiah senilai 50jt untuk 50 orang pemenang yang bisa menebak angka gambar ini dengan benar

    #agnesmo #agnesmonica #agnesmochallenge #agnesmontague #agnesmonika #agnesmonicarindu #agnesmorehead #agnesmoorehead #agnesmontaguecosplay #agnesmomatahariku

    Hasil Cek Fakta

    Beredar postingan berupa video di TikTok oleh akun bernama @agnesmo_berbagi, akun tersebut menayangkan video Agnes Monica yang sedang menata rambut dan juga disertai narasi bahwa Agnes akan membagikan hadiah akhir tahun senilai Rp50 juta untuk 50 orang pemenang yang bisa menebak angka pada gambar saat tayangan video berlangsung.

    Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, video tersebut adalah HOAX. Tidak ada informasi resmi dari akun resmi Agnes Monica di TikTok (@agnezmo), bahwa ia akan membagikan hadiah senilai Rp50 juta di akhir tahun.

    Hoaks yang serupa juga pernah beredar di awal tahun 2021 dengan modus akan membagikan hadiah kepada pemenang yang berhasil menebak angka pada gambar yang ditayangkan di video. Hoaks ini telah dilakukan bantahan oleh turnbackhoax dengan judul artikel “[SALAH] Agnez Mo Bagi-Bagi Hadiah Berupa Uang Tunai”.

    Video asli sama persis dapat ditemukan di akun Instagram Agnes Monica, @agnezmo, diunggah pertama kali pada 29 November 2021 dan diberikan caption “Can’t wait for this to come ouuuuut!!!”. Dalam postingannya ini tidak ada sama sekali informasi bahwa Agnez Mo akan bagi-bagi hadiah senilai Rp50 juta di akhir tahun.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim bahwa Agnez Mo akan membagikan hadiah senilai Rp50 juta adalah HOAX dan termasuk kategori Konten Tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ani R

    Akun TikTok Palsu. Akun TikTok asli Agnes Monica adalah @agnezmo, dalam akunnya tidak ada informasi resmi bahwa ia akan Bagi-bagi uang Rp50 juta di akhir tahun. Hoaks serupa ini sebenarnya sudah pernah beredar di awal tahun 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7960) [SALAH] Video “Nasbung Buat Reuni Kadrun diludahin dulu”

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 06/12/2021

    Berita

    “Nasbung Buat Reuni Kadrun diludahin dulu sama korlap 😂😂
    Modyar Kowe….

    #TolakReuniKadrun212

    #TolakReuniKadrun212″.

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan video ritual meniup makanan dengan narasi yang TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menimbulkan kesimpulan yang SALAH. Peristiwa terjadi di India, BUKAN Indonesia, sehingga KELIRU jika mengaitkan dengan hal-hal yang terjadi di Indonesia

    Salah satu hasil pencarian dengan video yang identik, Alt News: ““Ulama itu meniup makanan, bukan meludah. Ada sebagian masyarakat yang mengikuti ritual ini. Bahkan di dargah lain, beberapa jamaah meminta Dum (air yang ditiup setelah pembacaan ayat-ayat Alquran). Ini untuk Barkat (kemakmuran) dan kesejahteraan. Ini untuk memberikan Fatiha setelah makanan disiapkan.”

    erkaitan dengan istilah “Kadrun”, The Jakarta Post: “Kadrun adalah kependekan dari kadal gurun (kadal dabb), reptil yang mendiami bagian utara Afrika dan Timur Tengah. Menurut John P. Rafferty dalam bukunya Deserts and Steppes , kadal ini, ketika dipanggang, adalah makanan khas Badui. Kadrun kini sering digunakan oleh pendukung garis keras Jokowi untuk menyebut mereka yang kritis terhadap Presiden dan mendukung Gubernur Jakarta Anies Baswedan, yang kini dipandang sebagai calon presiden potensial pada 2024. Istilah ini mengandung sedikit nada rasis, karena terutama digunakan untuk mendiskreditkan kritikus Jokowi yang tersisa dan paling gigih: para Islamis, beberapa di antaranya keturunan Arab (seperti Anies) atau mengenakan pakaian Timur Tengah.”

    Kesimpulan

    Ditiup, BUKAN diludahi. FAKTANYA, meniup setelah mendoakan adalah ritual yang diikuti oleh kalangan masyarakat tertentu. Selain itu, lokasi peristiwa BUKAN di Indonesia, sehingga mengaitkan dengan hal-hal yang terjadi di Indonesia adalah KELIRU.

    Rujukan

  • (GFD-2021-8829) Keliru, Video Keluarnya Lava dari Gunung Semeru

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 06/12/2021

    Berita


    Sebuah video yang diklaim keluarnya lava dari Gunung Semeru, beredar di Twitter pada 5 Desember 2021. Video ini beredar saat Gunung Semeru erupsi pada Sabtu sore, (4/12/2021) sekitar pukul 14:50 WIB.
    Video yang beredar di Twitter itu berdurasi 18 detik. Tampak dalam video itu, aliran lava berwarna merah mengalir cukup besar, disusul dengan asap pekat di sekitarnya.
    Pengunggah video itu menuliskan keterangan, “Nature is scary but beautiful..
    Mancuring Semeru's lava..”
    Unggahan tersebut telah dibagikan 228 kali dan disukai 664 akun. 
    Tangkapan layar unggahan video yang diklaim sebagai video keluarnya lava dari Gunung Semeru

    Hasil Cek Fakta


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, video tersebut adalah keluarnya lava dari Gunung Kilauea, Hawaii, antara akhir Januari hingga Februari 2017. 
    Dengan menggunakan reverse image tool milik Yandex, Tempo menemukan petunjuk dari foto yang identik dengan video tersebut. Foto itu berasal dari The United States Geological Survey (USGS) yang dimuat oleh commons.wikimedia.org, yang menulis tentang aliran lava Gunung Kilauea, Hawaii, yang diambil pada 27 Januari 2017. 
    Wikipedia memberikan keterangan, bahwa aliran lava terbuka terus mengalir dari tabung lava di tebing laut kemudian masuk ke laut. Aliran lava tersebut menghasilkan ledakan litoral yang melemparkan percikan air ke tebing laut.   
    Melalui petunjuk tersebut, Tempo mencari perbandingan berupa video pemberitaan di Youtube. Kanal Associated Press (AP) pada 2 Februari 2017, mempublikasikan video milik Shane Turpin yang mengelola Tour Lava Ocean untuk mengajak wisatawan melihat aliran lava tersebut dari laut. 
    “Aliran lava yang dramatis dan berbahaya dari Gunung Kilauea mengalir keluar dari tebing laut di Pulau Hawaii, memercik ke Samudra Pasifik di bawahnya dan meledak saat terjadi benturan.” tulis Associated Press
    Dari video AP tersebut terlihat jelas lava merah yang keluar dari tabung di tebing yang curam, lalu mengalir ke laut, seperti dalam video yang beredar di Twitter. 
    Dikutip dari The Seattle Time, aliran besar lava Kilauea itu berasal dari tabung lava di pintu masuk laut Kamokuna, di sisi tenggara Big Island. Lava menyembur dari tabung yang tersingkap ketika delta lava seluas 26 hektar runtuh ke laut di lokasi pada 31 Desember 2016. Runtuhnya daratan yang baru terbentuk memicu ledakan besar dan gelombang raksasa di daerah tersebut.
    Ketika lahar cair menghantam air laut yang dingin, ia bereaksi, menyebabkan ledakan yang dapat melemparkan bongkahan besar batu panas dan puing-puing ke daratan, tempat orang mendaki untuk melihat lahar, dan menuju laut, tempat perahu wisata berlayar di garis pantai.
    Kilauea telah meletus terus menerus sejak tahun 1983, dan aliran ventilasi terbaru yang mencapai laut telah berlangsung sejak musim panas lalu.

    Kesimpulan


    Dari hasil pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan, video yang diklaim keluarnya lava dari Gunung Semeru, adalah keliru. Video tersebut terjadi di Gunung Kilauea, Hawaii, antara akhir Januari hingga Februari 2017. 
    Tim Cek Fakta Tempo
  • (GFD-2021-7948) [SALAH] Pemerintah Paksakan Vaksin Booster

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 05/12/2021

    Berita

    “RE: Pak Presiden dan Pak Menteri PCR, Don’t Kill My Friends and My Family Members With Mandated Vaccines…!!!

    Kenapa pemerintah NKRI mau memaksakan suntikan vaksin booster dosis ke #3 kepada publik, sedangkan Food and Drug Administration (FDA) USA sudah menolak suntikan Pfizer booster dosis ke #3 di AMERIKA karena meningkatkan potensi dan mengakibatkan infeksi berat pada hati (Severe Heart Infections), Heart Failure and Deaths…!!!.”

    Booster vaksin ke 3
    Vaksin ke 3
    Vaksin boster

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah narasi melalui pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan memberikan vaksin booster. Pemberian vaksin tersebut diklaim akan dilakukan dengan memberikan vaksin ketiga.

    Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Melansir dari laman berita Medcom, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat ini berfokus pada vaksin dosis kedua hingga mencapai target. Per tanggal 2 Desember 2021, persentase sasaran vaksinasi telah mencapai di angka 35.40% dari target. Sehingga Pemerintah Indonesia masih perlu mengejar target vaksin dosis kedua dan belum perlu memberikan vaksin booster. Hasil periksa fakta dengan narasi serupa telah diunggah pada laman turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] FDA: Suntikan Booster Vaksinasi Pfizer Berpotensi Infeksi Berat pada Hati”.

    Dengan demikian, narasi yang beredar pada pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan memberikan vaksin booster tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)

    Hal tersebut tidak benar. Melansir dari laman berita Medcom, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat ini berfokus pada vaksin dosis kedua hingga mencapai target.

    Rujukan