“Perdana memtri india dalam pidatonya mengatakan ” islam adl racun”…
Seketika itu juga Alloh cabut ruhnya.”
Perdan mentri india
(GFD-2022-9348) [SALAH] Perdana Menteri India mengatakan Islam adalah Racun Kemudian Meninggal
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 05/03/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video dengan durasi 1 menit 1 detik yang menampilkan seorang yang sedang pidato kemudian jatuh. Dalam video juga dicantumkan narasi “perdana menteri india dlm pidatonya mengatakan “Islam adalah racun” seketika itu juga Allah cabut ruhnya! Takbir!!”
Klaim tersebut juga pernah dibahas di turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Video “Alloh SWT mencabut ruh Perdana menteri Gujarat (india) dlm sekejap mata””. Dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa bukan Perdana Menteri Gujarat, India dan tidak meninggal. Pria di video itu adalah Ketua Menteri Gujarat (CM), Vijay Rupani. Dia hanya pingsan saat berpidato dan kembali sadar beberapa menit kemudian.
Setelah ditelusuri, ditemukan artikel dengan judul “Gujarat CM Vijay Rupani collapses on stage” dari media online The Times of India pada 14 Februari 2021. Artikel tersebut menjelaskan bahwa Ketua Menteri Gujarat (CM) Vijay Rupani sedang menyampaikan pidatonya di Nizampura, Vadodara, India. Saat berpidato, Rupani tiba-tiba pingsan dan dibantu oleh pengawal di belakangnya.
Video yang tersebar tersebut, diambil dari channel Connect Gujarat TV dengan judul “વડોદરાની ચૂંટણી સભામાં મુખ્યમંત્રીને ચક્કર આવ્યા,સભાને સંબોધતી વખતે મુખ્યમંત્રી નીચે પડ્યા” (Ketua Menteri pusing saat rapat umum pemilihan Vadodara, jatuh saat berpidato di rapat), di menit ke 1:23 hingga menit 1:52 yang menampilkan Vijay Rupani berpidato kemudian pingsan.
Klaim tersebut juga pernah dibahas di turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Video “Alloh SWT mencabut ruh Perdana menteri Gujarat (india) dlm sekejap mata””. Dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa bukan Perdana Menteri Gujarat, India dan tidak meninggal. Pria di video itu adalah Ketua Menteri Gujarat (CM), Vijay Rupani. Dia hanya pingsan saat berpidato dan kembali sadar beberapa menit kemudian.
Setelah ditelusuri, ditemukan artikel dengan judul “Gujarat CM Vijay Rupani collapses on stage” dari media online The Times of India pada 14 Februari 2021. Artikel tersebut menjelaskan bahwa Ketua Menteri Gujarat (CM) Vijay Rupani sedang menyampaikan pidatonya di Nizampura, Vadodara, India. Saat berpidato, Rupani tiba-tiba pingsan dan dibantu oleh pengawal di belakangnya.
Video yang tersebar tersebut, diambil dari channel Connect Gujarat TV dengan judul “વડોદરાની ચૂંટણી સભામાં મુખ્યમંત્રીને ચક્કર આવ્યા,સભાને સંબોધતી વખતે મુખ્યમંત્રી નીચે પડ્યા” (Ketua Menteri pusing saat rapat umum pemilihan Vadodara, jatuh saat berpidato di rapat), di menit ke 1:23 hingga menit 1:52 yang menampilkan Vijay Rupani berpidato kemudian pingsan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Sebuah video menampilkan seseorang yang sedang berpidato kemudian jatuh tersebut bukan perdana menteri india melainkan Ketua Menteri Gujarat yang sedang berpidato saat kampanye.
Sebuah video menampilkan seseorang yang sedang berpidato kemudian jatuh tersebut bukan perdana menteri india melainkan Ketua Menteri Gujarat yang sedang berpidato saat kampanye.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2021/10/24/salah-video-alloh-swt-mencabut-ruh-perdana-menteri-gujarat-india-dlm-sekejap-mata/
- https://timesofindia-indiatimes-com.translate.goog/india/gujarat-cm-vijay-rupani-collapses-on-stage/articleshow/80911628.cms
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4693361/cek-fakta-tidak-benar-video-pm-india-kolaps-usai-sebut-islam-adalah-racun#
- https://www.youtube.com/watch?v=O8sJvTbYHHI
(GFD-2022-9332) [SALAH] Jokowi dan Sejumlah Menteri Berkumpul Tanpa Menggunakan Masker
Sumber: facebook.comTanggal publish: 04/03/2022
Berita
Beredar potongan video dengan durasi 31 detik yang memperlihatkan bahwa Presiden Jokowi dan Wakilnya memasuki ruangan kemudian menyapa sejumlah menteri tanpa menggunakan masker.
NARASI:
Ada yang tahu ini acara apa ya ??
kenapa mereka Tak ada satu orang pun dari Mereka yg pakai Masker.
Mereka lagi berbahagia dan merasa senang disaat RakyatNya sedang menjerit dan menderita.
Inikah yang namanya pemimpin akhir kehancuran bangsa ini???
Para pengkhianat tanpa merasa bersalah dan berdosa. 😫😫😫👹👹👹👺👺👺
NARASI:
Ada yang tahu ini acara apa ya ??
kenapa mereka Tak ada satu orang pun dari Mereka yg pakai Masker.
Mereka lagi berbahagia dan merasa senang disaat RakyatNya sedang menjerit dan menderita.
Inikah yang namanya pemimpin akhir kehancuran bangsa ini???
Para pengkhianat tanpa merasa bersalah dan berdosa. 😫😫😫👹👹👹👺👺👺
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari tempo.co bahwa peristiwa dalam video itu terjadi pada 31 Oktober 2019, sebelum pandemi Covid-19 melanda. Ketika ditelusuri tenyata video tersebut bersumber dari akun Youtube Teropong Time Indonesia, yang diunggah pada 1 November 2019. Potongan video yang beredar diambil pada detik ke-20 hingga detik ke-46.
Teropong Time Indonesia memberikan keterangan bahwa video tersebut terjadi saat rapat terbatas dengan topik: penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 31 Oktober 2019.
Teropong Time Indonesia memberikan keterangan bahwa video tersebut terjadi saat rapat terbatas dengan topik: penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 31 Oktober 2019.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Klaim terkait presiden dan sejumlah menteri berkumpul tanpa masker tersebut salah. Diketahui video tersebut terjadi saat rapat terbatas dengan topik: penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 31 Oktober 2019.
Klaim terkait presiden dan sejumlah menteri berkumpul tanpa masker tersebut salah. Diketahui video tersebut terjadi saat rapat terbatas dengan topik: penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 31 Oktober 2019.
Rujukan
(GFD-2022-9333) [SALAH] Link Program Kuota Belajar Kemendikbud
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 04/03/2022
Berita
Beredar kembali hoaks lama terkait pemberian kuota belajar untuk dosen, guru dan siswa berupa pulsa 250 ribu dan kuota 75GB oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pesan berantai tentang subsidi pulsa dan kuota internet oleh Kemendikbud tersebut dapat dipastikan merupakan pesan hoaks.
NARASI:
http://kuota-ppkm[dot]my[dot]id/?v=Subsid
KEMENDIKBUD
Program kuota belajar pulsa 250rb dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa,
mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh!
Batas akhir 2022-3-24
NARASI:
http://kuota-ppkm[dot]my[dot]id/?v=Subsid
KEMENDIKBUD
Program kuota belajar pulsa 250rb dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa,
mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh!
Batas akhir 2022-3-24
Hasil Cek Fakta
Faktanya, Pihak Kemendikbud telah menegaskan bahwa informasi terkait kuota belajar hanya ada di situs resmi kuota-belajar.kemdikbud.go.id. Bantuan kuota internet gratis ini akan disalurkan kepada nomor telepon pelajar dan pengajar yang sudah terdaftar di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Dengan demikian, informasi program kuota belajar dari Kemendikbud tersebut dikategorikan sebagai Konten Palsu.
Dengan demikian, informasi program kuota belajar dari Kemendikbud tersebut dikategorikan sebagai Konten Palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Hoaks Lama Beredar Kembali (HLBK), faktanya situs resmi hanya ada di kuota-belajar.kemdikbud.go.id.
Hoaks Lama Beredar Kembali (HLBK), faktanya situs resmi hanya ada di kuota-belajar.kemdikbud.go.id.
Rujukan
(GFD-2022-9334) [SALAH] Serangan Bom Molotov Terhadap Tank2 Rusia Oleh Warga Kiev
Sumber: twitter.comTanggal publish: 04/03/2022
Berita
Beredar sebuah postingan video yang dibagikan oleh akun Twitter @indiVdu_Merdeka pada 26 Februari 2022. Dalam video tersebut menunjukkan video amatir berisi sekelompok warga melempari kendaraan taktis milik Rusia dengan menggunakan bom molotov, dan diklaim terjadi pada peristiwa perang Rusia dan Ukraina dengan narasi sebagai berikut:
Narasi:
Serangan Bom molotov terhadap tank2 Rusia oleh warga Kiev
Pasukan Rusia Telah Masuki Ibu Kota Kiev, Presiden Ukraina Minta Warga Buat Bom Molotov untuk Melawan
PD III
Narasi:
Serangan Bom molotov terhadap tank2 Rusia oleh warga Kiev
Pasukan Rusia Telah Masuki Ibu Kota Kiev, Presiden Ukraina Minta Warga Buat Bom Molotov untuk Melawan
PD III
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran. video tersebut bukan merupakan bagian dari peristiwa Rusia dan Ukraina yang terjadi baru-baru ini.
Setelah ditelusuri, video tersebut beredar pertama kali oleh akun Youtube
ПРАВИЙ СЕКТОР pada tahun 2018 dengan judul video Оборона Майдану 2014 БТРи горять. Невдалий штурм барикад, jika diterjemahkan menjadi APC pertahanan Maidan 2014 sedang terbakar. Pada video tersebut menunjukkan kondisi revolusi, pasukan keamanan mencoba menabrak barikade dengan pengangkut personel lapis baja yang langsung membakar para pembela Maidan.
Dengan demikian klaim video Serangan Bom molotov terhadap tank2 Rusia oleh warga Kiev merupakan informasi yang salah dan masuk ke dalam kategori konteks yang salah.
Setelah ditelusuri, video tersebut beredar pertama kali oleh akun Youtube
ПРАВИЙ СЕКТОР pada tahun 2018 dengan judul video Оборона Майдану 2014 БТРи горять. Невдалий штурм барикад, jika diterjemahkan menjadi APC pertahanan Maidan 2014 sedang terbakar. Pada video tersebut menunjukkan kondisi revolusi, pasukan keamanan mencoba menabrak barikade dengan pengangkut personel lapis baja yang langsung membakar para pembela Maidan.
Dengan demikian klaim video Serangan Bom molotov terhadap tank2 Rusia oleh warga Kiev merupakan informasi yang salah dan masuk ke dalam kategori konteks yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.
Klaim tersebut salah, faktanya video yang diklaim merupakan video lama pada kondisi APC pertahanan Maidan 2014 dan diunggah kembali oleh akun Youtube ПРАВИЙ СЕКТОР pada tahun 2018, jauh sebelum krisis antara dua negara tersebut terjadi.
Klaim tersebut salah, faktanya video yang diklaim merupakan video lama pada kondisi APC pertahanan Maidan 2014 dan diunggah kembali oleh akun Youtube ПРАВИЙ СЕКТОР pada tahun 2018, jauh sebelum krisis antara dua negara tersebut terjadi.
Rujukan
Halaman: 6222/7995



