• (GFD-2022-9461) [SALAH] Menara Eiffel di Paris, Prancis di Bom

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 20/03/2022

    Berita

    “Menara Paris / Eiffel Di Bom”.

    Hasil Cek Fakta

    Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah video yang diunggah oleh salah satu akun Facebook bernama Mira dengan narasi yang menjelaskan bahwa Menara Eiffel yang terletak di Kota Paris, Prancis di bom.

    Namun melansir dari lemonde.fr, video tersebut merupakan film pendek yang disutradarai oleh sutradara asal Prancis bernama Olias Barco yang pada saat ini tinggal di Kyiv, Ukraina. Selain itu, terdapat pemotongan bagian video pada akhir video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Mira tersebut.

    Melansir dari akun Instagram pribadi Olias Barco, yaitu @barcoolias, pada bagian akhir video asli yang diunggahnya, terdapat narasi yang berisi “Just think if this were to happen in another European capital”. Serta mengutip pula pernyataan dari Presiden Ukraina yang berisi “we will fight till the end. Giving us a chance to live. Close the sky over Ukraine or give us all fighters. If we fall, you fall.”

    Olias Barco menyatakan bahwa narasi yang terdapat pada bagian akhir film pendek yang diproduksinya bertujuan untuk memberikan sebuah gambaran terkait dengan peristiwa antara Rusia dengan Ukraina atas dampak buruk yang mungkin saja terjadi kepada berbagai wilayah di Eropa terkait dengan berbagai serangan yang pada saat ini dilakukan oleh Rusia kepada Ukraina.

    Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait dengan Menara Eiffel di Paris, Prancis di bom ialah informasi salah dan masuk ke dalam konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, video tersebut merupakan film pendek yang disutradarai oleh sutradara asal Prancis bernama Olias Barco yang pada saat ini tinggal di Kiev, Ukraina.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9462) [SALAH] Surat Edaran Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS Tanpa Tes Oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

    Sumber: I-Flayer
    Tanggal publish: 20/03/2022

    Berita

    Narasi:
    “Nomor :57224/A7/HM.02.00/2022
    Hal : Pengangkatan tenaga Honorer

    Yth : Seluruh Tenaga Honorer

    Merujuk Hasil Keputusan Bersama antara Menteri Pendidikan kebudayaan Dengan KOMISI X DPR. Pemerintah Menetapkan Pengangkatan tenaga guru Honorer lewat formasi khusus, Untuk Mengisi kuota kekosongan CPNS Tahun 2022, ada empat Jenis tenaga Honorer akan diangkat Menjadi PNS tanpa tes, tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga Penyuluhan Pertanian, Peternakan dan Perikanan, tenaga teknis yang sangat dibutuhkan pemerintah. syarat Honorer Diangkat CPNS. Berikut syarat Honorer dan Batas Usia serta masa kerja tiga Tahun Keatas”

    Hasil Cek Fakta

    Beberapa waktu lalu sempat beredar surat edaran yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan terkait dengan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS tanpa tes karena adanya kuota kekosongan CPNS tahun 2022 untuk beberapa jenis tenaga honorer, di antaranya ialah tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh pertanian, peternakan dan perikanan, serta tenaga teknis. Lalu pada surat tersebut juga mencatut nama Suherman yang merupakan salah satu JPT Madya di BKN.

    Namun melansir dari akun Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu @bkngoidofficial, surat yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dengan nomor surat 57224/A7/HM.02.00/2022 yang dikeluarkan pada tanggal 2 Maret 2022 dengan mencatut nama Suherman sebagai salah satu JPT Madya di BKN ialah hoax.

    Selain itu melansir dari kompas.com surat terkait dengan pengangkatan tenaga honorer ini kerap terjadi setiap tahun. Karena pada Januari 2022 juga sempat beredar surat pengangkatan guru honorer usia 35 tahun ke atas. Guru honorer ini nantinya akan dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait dengan surat edaran pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS tanpa tes oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, melansir dari akun Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu @bkngoidofficial, surat yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga

    Rujukan

  • (GFD-2022-9463) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel Liputan6 “Tertangkap Warga, Maling Motor Ini Mengaku Seorang CEBONG Pendukung Jokowi”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 20/03/2022

    Berita

    “Tertangkap Warga, Maling Motor Ini Mengaku Seorang CEBONG Pendukung Jokowi”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Miukyo Kyou pada 15 Maret 2022 puku 01.11 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel milik Liputan6. Artikel tersebut berjudul “Tertangkap Warga, Maling Motor Ini Mengaku Seorang CEBONG Pendukung Jokowi”.

    Setelah ditelusuri melalui website Liputan6.com dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 26 Februari 2022 pukul 06.11 WIB ditemukan artikel asli berjudul “Tertangkap Warga, Maling Motor Ini Memelas dan Terus Panggil Emaknya”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak di gambar artikel serta kategori Oto News yang ada di atas judul. JIka dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.

    Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Liputan6 telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Tertangkap Warga, Maling Motor Ini Memelas dan Terus Panggil Emaknya” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, judul artikel yang asli adalah “Tertangkap Warga, Maling Motor Ini Memelas dan Terus Panggil Emaknya”.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9458) [SALAH] “Marquez goyang dangdut di acara pembukaan MotoGP Mandalika”

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 19/03/2022

    Berita

    Beredar sebuah video yang diklaim sebagai Marquez sedang bergoyang pada acara pembukaan, dengan narasi sebagai berikut

    NARASI: “Marquez goyang dangdut di acara pembukaan MotoGP Mandalika”.

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan hasil SUNTINGAN dari video kunjungan Marc Marquez ke acara pengenalan kesenian asli Indonesia yang berlangsung di Saung Angklung Udjo di Kota Bandung, Jawa Barat, tahun 2019 lalu, dengan menambahkan narasi yang TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menimbulkan kesimpulan yang SALAH.

    Salah satu video ASLI, ANTARA News pada 10 Februari 2019: “ANTARANews – Marc Marquez ikut bernyanyi bersama pelajar Saung Angklung Udjo saat melakukan kunjungan ke Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu (10/2). Pebalap MotoGP ini pun tak malu ikut joget dihadapan pengunjung. Video: Antaranews/Maria Cicilia Galuh”

    GridOto.com pada 10 Februari 2019: “Yang menarik, Marc Marquez bergoyang ketika sang penyanyi membawakan lagu Despacito, yang menggunakan bahasa Spanyol.”

    TEMPO.CO pada 10 Februari 2019: “AHM sebagai salah satu sponsor penting di tim Repsol sengaja mengajak Marquez ke Saung Mang Udjo untuk mengenalkan kesenian asli Indonesia. “Bersama Marquez kesenian asli Indonesia ini akan semakin mendunia. Kami di AHM berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya pelestarian budaya bangsa ini melalui program pembinaan budaya Angklung di kalangan generasi muda melalui sekolah-sekolah binaan,”ujar Production, Engineering, and Procurement Director AHM David Budiono.”

    Kesimpulan

    BUKAN Lagu Dangdut, BUKAN di acara pembukaan MotoGP dan BUKAN di Mandalika. FAKTANYA, lagu yang dimainkan berjudul “Despacito”, pada acara pengenalan kesenian asli Indonesia di Saung Angklung Udjo di Kota Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2019 lalu.

    Rujukan