• (GFD-2022-9646) [SALAH] Foto Jokowi dan Ma’ruf Amin Menjenguk Ade Armando

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 19/04/2022

    Berita

    “Ternyata Benar siapa BABI ngepet yg di gebukin warga yang piara datang nengok. Betapa melukai perasaan umat karena tingkah nya yang sangat menyakiti umat Islam terlebih si kiayi Pisang ikut pula . Innalilahi”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter dengan nama pengguna “aguspratono” mengunggah sebuah foto thumbnail video YouTube yang menunjukkan Jokowi dan Ma’ruf Amin tengah menjenguk Ade Armando di rumah sakit. Adapun video yang menggunakan foto thumbnail tersebut adalah video berjudul “GEGERKAN PUBLIK ~ JOKOWI MA’RUF AMIN SAMBANGI LANGSUNG ADE ARMANDO..!!” yang diunggah oleh kanal “HALUAN POLITIK”.

    Berdasarkan hasil penelusuran, foto thumbnail tersebut merupakan foto hasil suntingan. Foto tersebut merupakan hasil suntingan foto Jokowi dan Jusuf Kalla yang menjenguk SBY pada tahun 2018 lalu yang digabungkan dengan foto Ade Armando. Foto Jusuf Kalla juga disunting dengan foto Ma’ruf Amin.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “aguspratono” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi/Manipulated Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Foto hasil suntingan. Faktanya, foto tersebut merupakan foto Jokowi dan Jusuf Kalla yang menjenguk SBY pada tahun 2018 lalu.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9647) [SALAH] Bayangan Mengerikan Hiroshima

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 19/04/2022

    Berita

    Beredar sebuah postingan gambar pada akun Instagram mediastory.id yang diunggah pada 25 Maret 2022. Dalam postingan tersebut menunjukan gambar yang diklaim sebagai bayangan dari peristiwa bom Hiroshima, dengan narasi pada gambar sebagai berikut:

    Narasi:
    “BAYANGAN MENGERIKAN HIROSHIMA” Ketika bom atom dijatuhkan di kota Hiroshima, intensitas cahaya dan ledakan begitu amat dahsyat membuat orang-orang yang ada disitu musnah dan menjadi bayangan yang menempel di tembok secara permanen hingga sekarang, hal ini disebut “Burned Dead Shadows”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, gambar yang diklaim sebagai bayangan akibat dari peristiwa bom Hiroshima adalah salah. Gambar tersebut merupakan editan dengan Innocent Shadow menggunakan POV-Ray.

    Pembuatan tersebut adalah gambaran umum tentang bagaimana memodelkan objek di Innocent Shadow. Ide dari pembuatan gambar tersebut memang berkaitan dengan peristiwa Hiroshima, berawal dari cerita oleh penulis situs waktu sekolah dasar yang mempelajari bayangan dibakar menjadi batu dan kayu oleh bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, sehingga munculah gagasan tentang bayangan nuklir sebagai “Momen Beku”.

    Dengan demikian, gambar bayangan yang diklaim sebagai peristiwa mengerikan Hiroshima adalah tidak nyata, melainkan editan objek Innocent Shadow dengan gagasan yang diambil dari peristiwa ledakan bom Hiroshima, sehingga masuk ke dalam kategori konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.

    Bukan gambar asli peristiwa ledakan bom Hiroshima, melainkan editan objek Innocent Shadow menggunakan POV-Ray dengan gagasan yang diambil dari peristiwa ledakan bom Hiroshima.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9637) Keliru, Video Longmarch Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia pada Demo 11 April 2022

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 18/04/2022

    Berita


    Sebuah video yang memperlihatkan massa demonstran mahasiswa tengah longmarch sambil menyanyikan yel-yel beredar di media sosial. Video yang direkam dari atas jembatan penyebrangan itu dibagikan seiring demo mahasiswa pada 11 April 2022.
    Di Facebook, video berdurasi 30 detik tersebut dibagikan akun ini pada 11 April 2022. Akun inipun menuliskan narasi, “Merayap, merembet, menjalar, melata, merangkak, menggerayang, atau apalah dgn jalan Perlahan gaees.!”Dalam video tersebut juga terdengar suara, “Baru kali ini rame sebanyak itu, merinding ya Allah, mudah-mudahan pada selamat ya. Hati-hati kalian, Masya Allah, Allahu Akbar.”
    Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah disaksikan lebih dari 29.000 kali dan mendapat lebih dari 4.600 komentar. Apa benar ini longmarch mahasiswa BEM SI pada demo 11 April 2022?
    Tangkapan layar unggahan video yang diklaim Video Longmarch Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia pada Demo 11 April 2022

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menggunakan tool InVid. Selanjutnya penelusuran dilakukan dengan menggunakan reverse image tools Google dan Yandex
    Hasilnya, video di atas merupakan massa mahasiswa dan pelajar yang melakukan aksi longmarch dari kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menuju Gedung DPR RI pada Kamis 8 Oktober 2020 untuk menolak pengesahan Omnibus Law.
    Video yang memperlihatkan massa mahasiswa yang melakukan longmarch dan terekam dari arah jembatan penyebrangan pernah diunggah ke Twitter oleh akun @HukumDan pada 8 Oktober 2020.Video identik lainnya juga pernah diunggah ke Youtube oleh kanal adli wahyudi pada 13 Oktober 2020 dengan judul, “ Merinding tolak omnibuslow buruh penuh di Jakarta udah kyk semut Selasa 13 Oktober 2020.”Foto-foto yang identik dengan lokasi pada video di atas pernah dimuat situs berita Tribunews.com pada 8 Oktober 2020 dengan judul, “ Massa Mahasiswa dan Pelajar Padati Kawasan Pondok Indah.”
    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa massa mahasiswa dan pelajar melakukan aksi longmarch dari dari kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menuju Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020).
    Mereka menyanyikan yel-yel sembari mengibarkan bendera Merah Putih. "Revolusi, Revolusi, Revolusi," teriak ribuan massa.Massa mahasiswa dan pelajar juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Aksi longmarch ini mendapat pengawalan dari petugas kepolisian dan personel TNI.Berdasarkan arsip berita Tempo, unjuk rasa menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja terjadi secara serempak di sejumlah kota di Indonesia pada Kamis, 8 Oktober 2020. Tak sedikit demo berujung bentrok antara demonstran dengan polisi.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim longmarch mahasiswa BEM SI pada demo 11 April 2022,keliru. Video di atas bukanlah demo mahasiswa pada 11 April 2022, melainkan aksi longmarch massa mahasiswa dan pelajar dari kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menuju Gedung DPR RI saat demo pada Kamis 8 Oktober 2020 untuk menolak pengesahan Omnibus Law.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    ** Punya informasi atau klaim yang ingin anda cek faktanya? Hubungi  ChatBot  kami.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9634) [SALAH] Amandemen untuk Menghilangkan Kalimat Syahadat dari Bendera Arab Saudi

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 17/04/2022

    Berita

    “Reformasi terus digulirkan putra mahkota Kerajaan Saudi Arabia (KSA), Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Salah satunya, ingin mengganti bendera negaranya agar lebih menonjolkan identitas nasional.

    Kalimat syahadat yang ada di bendera itu, rencananya akan dihilangkan. Pasalnya, bendera tersebut selama ini identik dengan agama Islam, karena menggunakan warna hijau dan bertuliskan kalimat syahadat.

    Sejak 1973, bendera Arab Saudi menampilkan proklamasi Islam dalam kaligrafi warna putih, “Tidak ada Tuhan selain Allah; Muhammad adalah utusan Allah.” Di bawah kalimat syahadat itu ada gambar dua belah pedang yang terhunus, menggambarkan Arab Saudi sebagai kerajaan pembela agama Islam.

    Arab Saudi merupakan tempat kelahiran Islam dan Nabi Muhammad, serta menampung para peziarah Muslim dari seluruh dunia di Mekah.

    Dilansir dari kantor berita AP, 1 Februari 2022 lalu, Pangeran MBS hendak mengubah bendera tersebut. Juga mengubah lagu kebangsaan Arab Saudi. Usulan itu muncul di tengah reformasi yang dilakukan Mohammed bin Salman, yang kini berkuasa secara de facto, seiring menurunnya kesehatan Raja Salman.

    Putra Mahkota yang diangkat sejak 2017 itu, ingin menekankan kebangsaan dan kebanggaan nasional Arab Saudi, dengan identitas budaya nasional. Berdasarkan laporan media lokal, usulan perubahan itu bertujuan lebih jelas mendefinisikan penggunaan yang tepat dari lambang negara.

    Selain itu, juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya bendera dan lagu kebangsaan, serta melindungi bendera dari pelanggaran atau pengabaian.”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Instagram dengan nama pengguna “haluanmedia” mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa Pangeran Mohammed bin Salman telah mengajukan amandemen untuk menghilangkan kalimat syahadat dari bendera Arab Saudi.

    Berdasarkan hasil penelusuran, amandemen yang diajukan bukan untuk menghilangkan kalimat syahadat dari bendera Arab Saudi. Faktanya, amandemen tersebut bertujuan untuk mengubah sistem pengibaran bendera negara, bukan untuk mengubah konten atau desain bendera. Melansir dari media pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency, perubahan ini dilakukan untuk melindungi bendera negara dan lagu kebangsaan dari kerusakan, perubahan, dan penghinaan.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Instagram dengan nama pengguna “haluanmedia” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Bukan amandemen untuk menghilangkan kalimat syahadat dari bendera Arab Saudi. Faktanya, amandemen yang diajukan bertujuan untuk mengubah sistem pengibaran bendera negara, bukan untuk mengubah konten atau desain bendera.

    Rujukan