Beredar pesan WhatsApp yang berisikan bantuan dari BPJS Kesehatan berupa uang sebesar Rp75 Juta dengan disertai nomer handphone yang mengklaim sebagai nomer pelayanan BPJS.
Narasi:
“Selamat Anda Terpilih Menerima
Bantuan 75.JT Dari BPJS Kesehatan
INFO SILAHKAN HUBUNGI WhatsApp
PELAYANAN KAMI:0877-6489-6745”
Bpjs 75 juta
(GFD-2022-9632) [SALAH] Pesan WhatsApp Bantuan BPJS Kesehatan Sebesar Rp75 Juta
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 16/04/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa perihal pesan WhatsApp tersebut telah diklarifikasi oleh Kabag SDM dan Umum BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi sebagai hoaks atau informasi palsu.
“Teman-teman media, akhir-akhir ini banyak beredar WA penipuan tentang bantuan dari BPJS Kesehatan. Perlu kami informasikan bahwa, BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan hadiah atau apapun dalam bentuk uang tunai dan info dari WA tersebut merupakan penipuan atau berita bohong,” Ucap Irfan Rachmadi.
Selain itu, hoaks serupa pernah dibahas oleh Turnbackhoax.id pada tahun 2021 dengan judul “[SALAH] SMS Bantuan BPJS Kesehatan Sebesar Rp78 Juta”.
Oleh sebab itu, konten WhatsApp tersebut masuk ke dalam kategori Konten Palsu.
“Teman-teman media, akhir-akhir ini banyak beredar WA penipuan tentang bantuan dari BPJS Kesehatan. Perlu kami informasikan bahwa, BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan hadiah atau apapun dalam bentuk uang tunai dan info dari WA tersebut merupakan penipuan atau berita bohong,” Ucap Irfan Rachmadi.
Selain itu, hoaks serupa pernah dibahas oleh Turnbackhoax.id pada tahun 2021 dengan judul “[SALAH] SMS Bantuan BPJS Kesehatan Sebesar Rp78 Juta”.
Oleh sebab itu, konten WhatsApp tersebut masuk ke dalam kategori Konten Palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Hoaks lama beredar kembali. Pesan WhatsApp bukan berasal dari pihak BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan melalui Kabag SDM dan Umum BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi telah menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan hadiah atau uang tunai dan info dari WA tersebut merupakan penipuan atau informasi palsu.
Hoaks lama beredar kembali. Pesan WhatsApp bukan berasal dari pihak BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan melalui Kabag SDM dan Umum BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi telah menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan hadiah atau uang tunai dan info dari WA tersebut merupakan penipuan atau informasi palsu.
Rujukan
(GFD-2022-9633) [SALAH] Lowongan Kerja Angkasa Pura 1
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 16/04/2022
Berita
Beredar informasi terkait lowongan pekerjaan yang beredar melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan PT. Angkasa Pura I (Persero) sedang membuka lowongan dengan berbagai posisi pada tahun 2022 ini.
Narasi:
“”DI BUKA LOWONGAN KERJA
PT Angkasa Pura I (Persero) Tahun 2022
Perusahaan yang bergerak di bandar udara international
Persyaratan:
Pria / Wanita
Usia 18 – 35
Thn
Pendidikan Min SMA/SMK sederajat
Memiliki penampilan
Posisi:
pramugari
Aviation Security Officer
Fly Security
Fire Fighting Officer
Apron MovementController /Avia Bridg
Air traffic controller
Air craft Maintenence
Engineer
Flight Operation Officer
Perawat
Marshaller
Check In Counter
Costumer Service
Pemadam Kebakaran
Driver
Mekanik
Fasilitas :
-Gaji pokok UMR Rp 6.500.000,
-Uang Makan”
Narasi:
“”DI BUKA LOWONGAN KERJA
PT Angkasa Pura I (Persero) Tahun 2022
Perusahaan yang bergerak di bandar udara international
Persyaratan:
Pria / Wanita
Usia 18 – 35
Thn
Pendidikan Min SMA/SMK sederajat
Memiliki penampilan
Posisi:
pramugari
Aviation Security Officer
Fly Security
Fire Fighting Officer
Apron MovementController /Avia Bridg
Air traffic controller
Air craft Maintenence
Engineer
Flight Operation Officer
Perawat
Marshaller
Check In Counter
Costumer Service
Pemadam Kebakaran
Driver
Mekanik
Fasilitas :
-Gaji pokok UMR Rp 6.500.000,
-Uang Makan”
Hasil Cek Fakta
Namun setelah melakukan penelusuran melalui website resmi PT. Angkasa Pura I (Persero) yaitu ap1.co.id, PT. Angkasa Pura I (Persero) hingga saat artikel ini dibuat belum membuka lowongan pekerjaan untuk bagian apapun.
Dengan demikian informasi mengenai lowongan PT. Angkasa Pura I (Persero) merupakan informasi yang tidak benar dan masuk ke dalam kategori konten palsu.
Dengan demikian informasi mengenai lowongan PT. Angkasa Pura I (Persero) merupakan informasi yang tidak benar dan masuk ke dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Lowongan palsu. Melalui website resminya, Angkasa Pura 1 menyatakan bahwa belum membuka lowongan kerja hingga artikel ini dibuat.
Lowongan palsu. Melalui website resminya, Angkasa Pura 1 menyatakan bahwa belum membuka lowongan kerja hingga artikel ini dibuat.
Rujukan
(GFD-2022-9626) Keliru, Video Live Demo Mahasiswa di Gedung DPR RI pada 11 April 2022
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 15/04/2022
Berita
Sebuah video yang memperlihatkan suasana aksi demontrasi mahasiswa yang berlangsung ricuh beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan ddengan klaim live demo mahasiswa di depan gedung DPR RI pada 11 April 2022.
Di Facebook, video berdurasi 10 menit 10 detik tersebut dibagikan akun ini pada 11 April 2022. Akun inipun menuliskan narasi, “ LIVE Demo mahasiswa hari ini di dpn gdg dpr ri.”
Pada bagian awal dari klip video tersebut memperlihatkan suasana saat beberapa orang berpakaian sipil berbicara dengan beberapa prajurit TNI. Klip selanjutnya memperlihatkan suasana kericuhan ketika sejumlah mahasiswa naik ke atas mobil water canon. Pada bagian akhir klip memperlihatkan suasana kerumunan massa demonstran dari arah jembatan penyebrangan.
Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah disaksikan lebih dari 1,7 juta kali dan mendapat lebih dari 8.700 komentar. Apa benar ini video live demo mahasiswa di gedung DPR RI pada 11 April 2022?
Tangkapan layar Video Live yang diklaim Demo Mahasiswa di Gedung DPR RI pada 11 April 2022
Hasil Cek Fakta
Video di atas merupakan kompilasi video demo mahasiswa yang berbeda yakni demo BEM Bandung Raya di Mabes TNI pada September 2019, demo mahasiswa di DPR RI menolak pengesahan UU KPK dan RKUHP pada September 2019 serta demo mahasiswa di Jakarta menolak Omnibuslaw pada Oktober 2020.
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menggunakan tool InVid. Selanjutnya penelusuran dilakukan dengan menggunakan reverse image tools Google dan Yandex.
Video Pertama
Salah satu bagian dari klip video di atas yang memperlihatkan sejumlah anggota TNI tengah berbicara dengan beberapa pria berpakaian sipil di antara aksi unjukrasa mahasiswa pernah diunggah ke Youtube oleh kanal Monitor 01 pada 25 September 2019. Video tersebut diunggah dengan judul, “ DEMO MAHASISWA 'BEM BANDUNG RAYA' DI DEPAN MABES TNI "Sep19”.”
Video ini diberi keterangan bahwa Mabes TNI kedatangan mahasiswa dari BEM Bandung Raya ( ITB, UIN, UNJANI, YPKP, STIE EKUITAS, dan Univ. NURTANIU) serta dari IBI KOSGORO MERCUBUANA dan STEBI GLOBAL MULIA CIKARANG. Sekitar 1000 orang dengan Korlap Sdr. Oki Reval Rudianda dan Ade Ilmi di depan pintu Delta 2 Mabes TNI
Video identik lainnya juga pernah diunggah ke Twitter oleh akun @OkaWijaya pada 25 September 2019. Akun ini menuliskan Tweet, “Hmmmm....Mungkinkah gerakan 66 akan terulang?.”
Dikutip dari situs berita Suara.com, pada aksi tersebut Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto yang pernah menjabat sebagai petinggi di lingkungan TNI AL, terlihat mendukung aksi damai mahasiswa dengan menggunakan atribut topi dengan logo TNI AL berbintang empat.
Video Kedua
Video demo yang memperlihatkan beberapa mahasiswa berusaha menaiki mobil water cannon pernah diunggah ke Youtube oleh kanal CNN Indonesia pada 24 September 2019 dengan judul, “ Momen Mencekam Saat Water Cannon-Mobil RAISA Polisi di Gedung DPR Dirusak Massa.”
Dikutip dari situs berita Kompas.com, polisi mulai menembakan air lewat mobil water cannon ke arah mahasiswa yang sedang berdemo di depan Gedung DPR, Selasa (24/9/2019). Dalam situasi itu, salah seorang pendemo langsung menaiki mobil water cannon tersebut.
Dengan susah payah, dia berupaya menggapai selang air yang ada di atas mobil water cannon. Dia kemudian mengubah posisi selang menjadi ke atas. Setelah posisi selang diubah, pancuran air tidak lagi tertuju ke arah mahasiswa melainkan ke arah atas.
Seperti diketahui, mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan tujuan menuntut dibatalkannya pengesesahan UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). RKUHP menjadi perbincangan masyarakat karena terdapat sejumlah pasal kontroversial.
Video Ketiga
Video yang memperlihatkan massa mahasiswa yang melakukan long march dan terekam dari arah jembatan penyebrangan pernah diunggah ke Twitter oleh akun @HukumDan pada 8 Oktober 2020.
Video identik lainnya juga pernah diunggah ke Youtube oleh kanal adli wahyudi pada 13 Oktober 2020 dengan judul, “ Merinding tolak omnibuslow buruh penuh di Jakarta udah kyk semut Selasa 13 Oktober 2020.”
Berdasarkan arsip berita Tempo, unjuk rasa menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja terjadi secara serempak di sejumlah kota di Indonesia pada Kamis, 8 Oktober 2020. Tak sedikit demo berujung bentrok antara demonstran dengan polisi.
Demonstrasi terjadi di kota-kota besar di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Mereka menuntut pemerintah dan DPR membatalkan aturan sapu jagat itu. Sebab, banyak kalangan menilai aturan ini merugikan masyarakat. Berikut adalah lima dari sekian banyak kota yang menggelar demo menolak UU Cilaka.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim video live demo mahasiswa di gedung DPR RI pada 11 April 2022,keliru. Video di atas merupakan kompilasi video demo mahasiswa yang berbeda yakni demo BEM Bandung Raya di Mabes TNI pada September 2019, demo mahasiswa di DPR RI menolak pengesahan UU KPK dan RKUHP pada September 2019 serta demo mahasiswa di Jakarta menolak Omnibus Law pada Oktober 2020.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Punya informasi atau klaim yang ingin anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami.
Rujukan
- https://www.facebook.com/105538338797486/videos/669715947590232
- https://www.youtube.com/watch?v=fRQgzK55jGI
- https://twitter.com/OkaWijaya/status/1176849575342039040
- https://www.suara.com/news/2019/09/27/113424/ikut-demo-mahasiswa-di-mabes-tni-eks-ksal-slamet-diperiksa-pomal?fb_comment_id=2717059891658280_2718568121507457
- https://www.youtube.com/watch?v=1qOt9BAPGB4&t=9s
- https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/24/16473661/disemprot-air-pendemo-naik-ke-mobil-water-cannon-dan-ubah-posisi-selang?page=all
- https://twitter.com/HukumDan/status/1314159754084642817
- https://www.youtube.com/watch?v=ACT0av1OA0w
- https://nasional.tempo.co/read/1394301/ini-situasi-demo-tolak-omnibus-law-di-5-kota-besar-pada-kamis-8-oktober-2020/full&view=ok
- https://www.tempo.co/tag/omnibus-law
(GFD-2022-9629) [SALAH] Permen Dot Mengandung Narkoba
Sumber: facebook.comTanggal publish: 15/04/2022
Berita
Beredar sebuah postingan facebook dengan narasi “Hati² permen narkoba 😱😱”, Postingan akun Wanda Cindyani tersebut juga menampilkan gambar permen dot dengan keterangan di dalam gambar “Permen Narkoba terbaru Beredar di Sekitar Kita, Ini Ciri-cirinya – Tolong Sebarkan sebanyak banyak Nya.”
NARASI:
“Hati² permen narkoba 😱😱”
Permen sabu sabu
NARASI:
“Hati² permen narkoba 😱😱”
Permen sabu sabu
Hasil Cek Fakta
Mengutip liputan6.com dalam artikelnya yang berjudul “BNN: Permen Dot Negatif Narkoba” yang diunggah pada 16 Maret 2017, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menyatakan, permen dot negatif dari bahan yang mengandung narkotika. Peredaran permen tersebut sebelumnya dikhawatirkan karena diduga mengandung narkoba.
Walaupun dinyatakan negatif, Budi Waseso tetap menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi adanya oknum yang memanfaatkan hal tersebut.
“Tapi harus masih juga diwaspadai, karena biasanya saat sudah dinyatakan clear, malah bisa dimanfaatkan oleh oknum narkoba, ini serius kita,” tegas dia.
Dilansir dari kanal Youtube CNN Indonesia yang diunggah pada 10 Maret 2017 dengan judul “BPOM: Permen DOT Tidak Mengandung Narkoba” dalam video 2 menit 14 detik tersebut menyatakan bahwa BPOM telah menguji permen tersebut tidak hanya di satu kota, namun di seluruh wilayah tersebarnya permen tersebut.
Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito menyatakan bahwa permen bermerk Pinguin Brand itu tidak mengandung narkotika.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim permen dot yang mengandung narkoba adalah keliru dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Walaupun dinyatakan negatif, Budi Waseso tetap menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi adanya oknum yang memanfaatkan hal tersebut.
“Tapi harus masih juga diwaspadai, karena biasanya saat sudah dinyatakan clear, malah bisa dimanfaatkan oleh oknum narkoba, ini serius kita,” tegas dia.
Dilansir dari kanal Youtube CNN Indonesia yang diunggah pada 10 Maret 2017 dengan judul “BPOM: Permen DOT Tidak Mengandung Narkoba” dalam video 2 menit 14 detik tersebut menyatakan bahwa BPOM telah menguji permen tersebut tidak hanya di satu kota, namun di seluruh wilayah tersebarnya permen tersebut.
Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito menyatakan bahwa permen bermerk Pinguin Brand itu tidak mengandung narkotika.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim permen dot yang mengandung narkoba adalah keliru dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Klaim mengenai permen berbentuk dot yang mengandung narkoba adalah salah. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menyatakan, permen dot negatif dari bahan yang mengandung narkotika.
Klaim mengenai permen berbentuk dot yang mengandung narkoba adalah salah. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menyatakan, permen dot negatif dari bahan yang mengandung narkotika.
Rujukan
Halaman: 6162/8008



