Sebuah akun Facebook bernama Frisca Manuria memposting sebuah artikel dari situs Dag-dig-dug-der-dor.blogspot.com yang berjudul “Pecah Tangis Istri Iringi “EKSEKUSI MATI” Vokalis Band Zivilia, Zul”.
(GFD-2022-10174) [SALAH] Zul Zivilia Dieksekusi Mati
Sumber: facebook.comTanggal publish: 30/07/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Melansir Bali.suara.com, istri Zul Zivilia, Retno Paradinah, mengatakan bahwa isu suaminya mendapatkan hukuman mati merupakan kabar tidak benar. Dia mengatakan suaminya divonis 18 tahun penjara terkait kasus narkoba yang sedang menjerat suaminya .
Zul Zivilia sendiri ditangkap saat menimbang dan membungkus sabu dengan berat 9,54 kilogram dan 24.000 butir ekstasi dalam sejumlah plastik klip di Apartemen Gading River View City Home, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara 1 Maret 2019. Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis 18 tahun kurungan penjara dan denda Rp 1 miliar pada Zul Zivilia, Rabu, 18 Desember 2019.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan, klaim bahwa Zul Zivilia dieksekusi mati adalah tidak benar dan termasuk kategori konten yang menyesatkan.
Zul Zivilia sendiri ditangkap saat menimbang dan membungkus sabu dengan berat 9,54 kilogram dan 24.000 butir ekstasi dalam sejumlah plastik klip di Apartemen Gading River View City Home, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara 1 Maret 2019. Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis 18 tahun kurungan penjara dan denda Rp 1 miliar pada Zul Zivilia, Rabu, 18 Desember 2019.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan, klaim bahwa Zul Zivilia dieksekusi mati adalah tidak benar dan termasuk kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Zul Zivilia tidak dihukum mati melainkan mendapatkan vonis hukuman 18 tahun penjara akibat kasus narkoba yang menjeratnya.
Zul Zivilia tidak dihukum mati melainkan mendapatkan vonis hukuman 18 tahun penjara akibat kasus narkoba yang menjeratnya.
Rujukan
(GFD-2022-10175) [SALAH] Detik-Detik Densus 88 Bekuk Anak Kiai Kasus Pencabulan Di Jombang
Sumber: facebook.comTanggal publish: 30/07/2022
Berita
Beredar sebuah unggahan di Facebook membagikan gambar yang berisi informasi mengenai Densus 88 yang membekuk anak Kyai di Jombang terkait kasus pencabulan.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, informasi tersebut tidak benar. Bukan Densus 88 yang bertugas menangkap pelaku. Melansir Jatim.suara.com, ratusan personel satuan Brimob, serta Jatanras dan Reskrim Polres Jombang yang dikerahkan ke Pesantren Shidiqqiyah untuk mengantisipasi perlawanan yang dilakukan oleh Moch Subchi Al Tsani (MSAT), tersangka kasus pencabulan dan rudapaksa terhadap santriwati. Diketahui MSAT merupakan anak salah satu kiai di Jombang.
Sementara itu melansir tribratanews.polri.go.id, fungsi Satgaswil Densus 88 AT Polri adalah mendeteksi aktivitas para teroris di setiap daerah serta menangkap para pelaku tindak pidana terorisme yang dapat merusak kedaulatan Republik Indonesia.
Berdasarkan penjelasan di atas maka informasi mengenai Detik-Detik Densus 88 Bekuk Anak Kiai Kasus Pencabulan Di Jombang adalah salah, dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Sementara itu melansir tribratanews.polri.go.id, fungsi Satgaswil Densus 88 AT Polri adalah mendeteksi aktivitas para teroris di setiap daerah serta menangkap para pelaku tindak pidana terorisme yang dapat merusak kedaulatan Republik Indonesia.
Berdasarkan penjelasan di atas maka informasi mengenai Detik-Detik Densus 88 Bekuk Anak Kiai Kasus Pencabulan Di Jombang adalah salah, dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Salah, faktanya Densus 88 bukan yang bertugas menangkap pelaku tersebut melainkan satuan Brimob, serta Jatanras dan Reskrim Polres Jombang.
Salah, faktanya Densus 88 bukan yang bertugas menangkap pelaku tersebut melainkan satuan Brimob, serta Jatanras dan Reskrim Polres Jombang.
Rujukan
- https://jatim.suara.com/read/2022/07/08/003740/polisi-tangkap-anak-kiai-jombang-akhir-drama-perburuan-dpo-pencabulan-santri-di-pesantren-shiddiqiyyah
- https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/simak-tugas-densus-88-46862#:~:text=Fungsi%20Satgaswil%20Densus%2088%20AT,dapat%20merusak%20kedaulatan%20Republik%20Indonesia.
(GFD-2022-10158) [SALAH] Penyakit Bell's Palsy Disebabkan Angin Dingin
Sumber: FacebookTanggal publish: 28/07/2022
Berita
Beredar di media sosial postingan yang mengklaim penyakit Bell's Palsy disebabkan oleh angin dingin. Postingan itu tersebar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 27 Juli 2022.
Berikut isi postingannya:
"PENYAKIT BELL'S PALSY?(Muka mati sebelah)
Ada seseorang merasakan hidupnya sehat-sehat saja, tapi tiba-tiba di suatu pagi, pas dia bangun tidur mendadak mukanya tidak bisa bergerak sama sekali dan tidak bisa dikendalikanDia pikir kena stroke ringan, tapi setelah diperiksa Gula darah, kolesterol & tekanan darahnya juga normal & setelah didiagnosa lebih lanjut ternyata dia kena serangan yang namanya "BELL'S PALSY". Penyebabnya adalah: "ANGIN DINGIN"
Ternyata dia tidak sadar kalau dia sering terkena angin AC atau kipas angin di kantor maupun rumahnya & dia juga sering mengarahkan AC di mobilnya kearah badan & mukanya. Hal ini adalah penyebabnya, meski dia tidak merokok, tidak minum alkohol, dan dia selalu hidup sehat. Alhasil, separoh mukanya tidak bisa bergerak. Dia tidak bisa senyum, matanya yang kanan tidak bisa berkedip & bahkan lidahnya tidak bisa gerak ke sebelah kanan. Hal ini disebabkan karena PERADANGAN SARAF ke-7, yang letaknya ada di BELAKANG TELINGA sampai ke LEHER kita.
Makanya mulai sekarang lindungi leher anda dengan syal atau jangan duduk di spot yang terkena langsung angin AC. Jangan arahkan semburan angin AC langsung ke tubuh dan muka kita!!!. "BELL'S PALSY" Disease ini bisa juga menyebabkan angin duduk/masuk angin ke jantung (akibat lainnya bisa mendadak meninggal) atau kena paru-paru basah dan lain-lain.
Sumber : DR.WILLIAM MBA
Semoga bermanfaat..."
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 27 Juli 2022.
Berikut isi postingannya:
"PENYAKIT BELL'S PALSY?(Muka mati sebelah)
Ada seseorang merasakan hidupnya sehat-sehat saja, tapi tiba-tiba di suatu pagi, pas dia bangun tidur mendadak mukanya tidak bisa bergerak sama sekali dan tidak bisa dikendalikanDia pikir kena stroke ringan, tapi setelah diperiksa Gula darah, kolesterol & tekanan darahnya juga normal & setelah didiagnosa lebih lanjut ternyata dia kena serangan yang namanya "BELL'S PALSY". Penyebabnya adalah: "ANGIN DINGIN"
Ternyata dia tidak sadar kalau dia sering terkena angin AC atau kipas angin di kantor maupun rumahnya & dia juga sering mengarahkan AC di mobilnya kearah badan & mukanya. Hal ini adalah penyebabnya, meski dia tidak merokok, tidak minum alkohol, dan dia selalu hidup sehat. Alhasil, separoh mukanya tidak bisa bergerak. Dia tidak bisa senyum, matanya yang kanan tidak bisa berkedip & bahkan lidahnya tidak bisa gerak ke sebelah kanan. Hal ini disebabkan karena PERADANGAN SARAF ke-7, yang letaknya ada di BELAKANG TELINGA sampai ke LEHER kita.
Makanya mulai sekarang lindungi leher anda dengan syal atau jangan duduk di spot yang terkena langsung angin AC. Jangan arahkan semburan angin AC langsung ke tubuh dan muka kita!!!. "BELL'S PALSY" Disease ini bisa juga menyebabkan angin duduk/masuk angin ke jantung (akibat lainnya bisa mendadak meninggal) atau kena paru-paru basah dan lain-lain.
Sumber : DR.WILLIAM MBA
Semoga bermanfaat..."
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menghubungi dr. RA Adaninggar Sp.PD. Dia menyebut klaim dalam postingan tersebut tidak benar.
"Bell's palsy itu radang di saraf fasialis atau wajah, tersering diakibatkan virus bukan angin dingin atau AC. Bisa terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh yang sedang menurun," ujar dr Ning, sapaan akrabnya saat dihubungi Kamis (28/7/2022).
"Bell's Palsy juga tidak ada hubungannya dengan angin duduk yang merupakan serangan jantung apalagi paru-paru basah yang merupakan pneumonia," ujarnya menambahkan.
Dr. Ning juga menambahkan hingga saat ini pengobatan Bell'S Palsy sama seperti infeksi virus lainnya, tidak ada terapi khusus. "Untuk anti radang biasanya dikasih steroid, Bell's Palsy ini self limitting disease seperti infeksi virus lainnya."
Liputan6.com pernah menulis terkait Bell's Palsy dalam artikel berjudul "Terlihat Mirip, Bell's Palsy Sering Disangka Stroke" yang diunggah pada 10 April 2016. Berikut isi artikelnya:
"Liputan6.com, Jakarta - Mungkin Bell's Palsy masih asing di kuping, sebab jenis penyakit ini memiliki tanda klinis yang menyerupai dengan stroke sehingga orang sering salah menduga.
Bell's palsy merupakan kondisi kerusakan yang menyebabkan kelumpuhan wajah di satu sisi. Kerusakan disebabkan oleh trauma pada saraf wajah - namun penyakit ini sangat jarang menyebabkan kelumpuhan wajah di kedua sisi.
Melansir laman Alive, ditulis Minggu (10/4/2016) penyebab yang nampak dari penyakit ini ialah saraf wajah menjadi bengkak, dikompresi, atau meradang. Kemungkinan penyebab bell's palsy ini ialah infeksi virus, seperti virus herpes simpleks, virus flu biasa yang disertai dengan rasa sakit kepala, infeksi telinga, tekanan darah tinggi, diabetes, juga cedera pada wajah atau tengkorak.
Bell's palsy ini dapat terjadi pada wanita dan pria. Kebanyakan kasus terjadi pada orang berusia 20 hingga 40 tahun, tapo orang tua memiliki risiko lebih besar terserang penyakit ini akibat efek kesehatan mereka.
Gejala dari penyakit ini pun bervariasi, mulai dari kelumpuhan ringan hingga kelumpuhan total di salah satu sisi wajah. Wajah akan terasa seperti berkedut, kesulitan membuka mulut atau kelopak mata, mata dan mulut pun terasa kering, hilangnya indera perasa, gangguan bicara, pusing, hingga dengung di telinga.
Penanganan dari penyakit ini dapat dilakukan dengan fisioterapi. Seperti yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal, pengobatan fisioterapi dilakukan untuk mengobati kelumpuhan pada wajah dan mata. Juga beberapa langkah khusus bisa dilakukan untuk memperbaiki sistem saraf mata, didukung dengan penggunaan alat penutup mata yang dikenakan saat tidur untuk melindungi kornea mata.
Kebanyakan penderita sembuh secara bertahap, dengan peningkatan waktu dalam dua minggu setelah mereka mengalami gejala. Fungsi wajah pun biasanya akan kembali normal dalam waktu tiga sampai enam bulan."
"Bell's palsy itu radang di saraf fasialis atau wajah, tersering diakibatkan virus bukan angin dingin atau AC. Bisa terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh yang sedang menurun," ujar dr Ning, sapaan akrabnya saat dihubungi Kamis (28/7/2022).
"Bell's Palsy juga tidak ada hubungannya dengan angin duduk yang merupakan serangan jantung apalagi paru-paru basah yang merupakan pneumonia," ujarnya menambahkan.
Dr. Ning juga menambahkan hingga saat ini pengobatan Bell'S Palsy sama seperti infeksi virus lainnya, tidak ada terapi khusus. "Untuk anti radang biasanya dikasih steroid, Bell's Palsy ini self limitting disease seperti infeksi virus lainnya."
Liputan6.com pernah menulis terkait Bell's Palsy dalam artikel berjudul "Terlihat Mirip, Bell's Palsy Sering Disangka Stroke" yang diunggah pada 10 April 2016. Berikut isi artikelnya:
"Liputan6.com, Jakarta - Mungkin Bell's Palsy masih asing di kuping, sebab jenis penyakit ini memiliki tanda klinis yang menyerupai dengan stroke sehingga orang sering salah menduga.
Bell's palsy merupakan kondisi kerusakan yang menyebabkan kelumpuhan wajah di satu sisi. Kerusakan disebabkan oleh trauma pada saraf wajah - namun penyakit ini sangat jarang menyebabkan kelumpuhan wajah di kedua sisi.
Melansir laman Alive, ditulis Minggu (10/4/2016) penyebab yang nampak dari penyakit ini ialah saraf wajah menjadi bengkak, dikompresi, atau meradang. Kemungkinan penyebab bell's palsy ini ialah infeksi virus, seperti virus herpes simpleks, virus flu biasa yang disertai dengan rasa sakit kepala, infeksi telinga, tekanan darah tinggi, diabetes, juga cedera pada wajah atau tengkorak.
Bell's palsy ini dapat terjadi pada wanita dan pria. Kebanyakan kasus terjadi pada orang berusia 20 hingga 40 tahun, tapo orang tua memiliki risiko lebih besar terserang penyakit ini akibat efek kesehatan mereka.
Gejala dari penyakit ini pun bervariasi, mulai dari kelumpuhan ringan hingga kelumpuhan total di salah satu sisi wajah. Wajah akan terasa seperti berkedut, kesulitan membuka mulut atau kelopak mata, mata dan mulut pun terasa kering, hilangnya indera perasa, gangguan bicara, pusing, hingga dengung di telinga.
Penanganan dari penyakit ini dapat dilakukan dengan fisioterapi. Seperti yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal, pengobatan fisioterapi dilakukan untuk mengobati kelumpuhan pada wajah dan mata. Juga beberapa langkah khusus bisa dilakukan untuk memperbaiki sistem saraf mata, didukung dengan penggunaan alat penutup mata yang dikenakan saat tidur untuk melindungi kornea mata.
Kebanyakan penderita sembuh secara bertahap, dengan peningkatan waktu dalam dua minggu setelah mereka mengalami gejala. Fungsi wajah pun biasanya akan kembali normal dalam waktu tiga sampai enam bulan."
Kesimpulan
Postingan yang mengklaim penyakit Bell's Palsy disebabkan oleh angin dingin adalah tidak benar.
Rujukan
(GFD-2022-10159) [SALAH] Video “ufo sudah satu jam lebih berada diatas daerah tanah abang”
Sumber: TikTok.comTanggal publish: 28/07/2022
Berita
Beredar sebuah postingan di Tiktok oleh akun mekar_id dengan narasi “ufo sudah satu jam lebih berada diatas daerah tanah abang.#AQUADULU#ufo”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, adanya video yang diklaim sebagai video penampakan UFO yang sudah satu jam berada di atas daerah Tanah Abang merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, video tersebut merupakan video editan. Pengunggah pertama video ini menyatakan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan ponsel pintar dan software pengolah video.
Video tersebut merupakan hasil editan yang diunggah oleh kanal Youtube Kaufik Anril pada 26 Februari 2019 dengan judul “UFO melayang hampir satu jam di Kota Bandung.”
Di bagian deskripsinya, Kaufik Anril menuliskan narasi sebagai berikut:
“Cerita diatas adalah contoh FIKSI belaka buat membuka mata kalian, betapa canggihnya teknologi komputer saat ini. Bahkan orang rumahan pun bisa merekayasa video seperti ini. Video aja bisa, apalagi cuma foto, apalagi cuma KTP yg siapapun bisa ngeditnya. Jadi jangan mudah tertipu yaaaa…. apqlagi jaman hoax seperti sekarang. Cuma modal #smartphone #samsung dan software pengolah video, jadi deh.”
Faktanya, video tersebut merupakan video editan. Pengunggah pertama video ini menyatakan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan ponsel pintar dan software pengolah video.
Video tersebut merupakan hasil editan yang diunggah oleh kanal Youtube Kaufik Anril pada 26 Februari 2019 dengan judul “UFO melayang hampir satu jam di Kota Bandung.”
Di bagian deskripsinya, Kaufik Anril menuliskan narasi sebagai berikut:
“Cerita diatas adalah contoh FIKSI belaka buat membuka mata kalian, betapa canggihnya teknologi komputer saat ini. Bahkan orang rumahan pun bisa merekayasa video seperti ini. Video aja bisa, apalagi cuma foto, apalagi cuma KTP yg siapapun bisa ngeditnya. Jadi jangan mudah tertipu yaaaa…. apqlagi jaman hoax seperti sekarang. Cuma modal #smartphone #samsung dan software pengolah video, jadi deh.”
Kesimpulan
Faktanya video tersebut adalah video hasil editan. Pengunggah pertama video ini menyatakan video ini hasil rekayasa menggunakan ponsel pintar dan software pengolah video.
Rujukan
Halaman: 6121/8117


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4104003/original/096979300_1658991520-cek_fakta_bel.jpg)
