(GFD-2022-10610) [SALAH] Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 Oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Sumber: I-FlyerTanggal publish: 30/09/2022
Berita
Beredar surat edaran nomor 16 Tahun 2022 oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Isi surat tersebut menyebutkan bahwa penerima atau pemilik diwajibkan mengeluarkan dana jaminan sementara untuk menciptakan nomor validasi pengesahan kode pencairan sebesar Rp.4.988.000. Dalam surat tersebut juga dibubuhi tanda tangan Yoga Pratama selaku penanggung jawab LPS serta stempel dari LPS.
Hasil Cek Fakta
Faktanya, surat edaran tersebut palsu. Melalui akun Twitter resminya, LPS mengetweet pernyataan klarifikasi bahwa surat edaran yang beredar adalah penipuan. LPS tidak pernah mengeluarkan surat edaran tersebut serta mengimbau kepada masyarakat selalu waspada dan teliti.
Maka dapat disimpulkan surat edaran nomor 16 Tahun 2022 oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Maka dapat disimpulkan surat edaran nomor 16 Tahun 2022 oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Surat palsu. Faktanya, LPS mengklarifikasi bahwa LPS tidak pernah mengeluarkan surat edaran tersebut.
Surat palsu. Faktanya, LPS mengklarifikasi bahwa LPS tidak pernah mengeluarkan surat edaran tersebut.
Rujukan
(GFD-2022-10611) [SALAH] Surat Izin Sementara Bagi Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) di Malaysia
Sumber: I-FlyerTanggal publish: 30/09/2022
Berita
Beredar informasi pengumuman pada 11 Agustus 2022 yang dikeluarkan oleh Jabatan Imigresen Malaysia menyebutkan pemberian izin kerja sementara terhadap Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) mulai 1 Agustus 2022 hingga 31 Desember 2024. Dalam pengumuman tersebut juga menyebutkan bahwa e-kad (kartu identitas sementara pekerja asing) berlaku hingga 31 Desember 2025 dan dapat diperbarui setiap tahun dengan biaya RM500.
Hasil Cek Fakta
Namun setelah ditelusuri, dilansir dari akun media sosial resmi Facebook Indonesian Consulate General Johor Baru (KJRI Johor Baru), berdasarkan komunikasi KJRI Johor Baru dengan Jabatan Imigresen Johor Baru, menyatakan bahwa pengumuman itu tidak benar. KJRI Johor Baru juga mengimbau agar WNI tidak mudah percaya oleh bujuk rayu dari calo/orang yang tidak bertanggung jawab dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.
Dari keterangan tersebut dapat dilihat bahwa surat izin sementara bagi Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) di Malaysia termasuk konten tiruan.
Dari keterangan tersebut dapat dilihat bahwa surat izin sementara bagi Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) di Malaysia termasuk konten tiruan.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Faktanya informasi tersebut adalah palsu. Konsul Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KJRI Johor Bahru Mohamad Rizal Noor, menyatakan informasi tersebut tidak benar.
Faktanya informasi tersebut adalah palsu. Konsul Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KJRI Johor Bahru Mohamad Rizal Noor, menyatakan informasi tersebut tidak benar.
Rujukan
(GFD-2022-10594) Keliru, Harian Kompas Memuat Pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin tentang Obat Diabetes
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 29/09/2022
Berita
Gambar tangkapan layar yang memuat logo harian Kompas dengan foto utama Menkes Budi Gunadi Sadikin beredar di media sosial mengenai obat diabetes. Dalam tangkapan layar tersebut tertera judul utama “SETELAH 7 HARI, GULA AKAN MENJADI 4,3 MMOL/L”.
Di bawah foto Menkes Budi Gunadi Sadikin juga tertera sub judul dengan tanggal 4 Juni 2022, “Dalam bahan alami ini terletak musuh utama diabetes”.
Di Facebook, gambar tangkapan layar tersebut dibagikan akun ini pada 25 September 2022. Akun ini pun menuliskan narasi, “Semua penderita diabetes harus membaca ini sekarang!”
Gambar tangkapan layar juga menyertakan tautan yang merujuk pada sebuah situs dengan isi artikel berlogo CNN Indonesia pada 18 April 2022.
Hingga artikel ini dimuat, gambar tangkapan layar tersebut telah dibagikan sebanyak 26 kali dan mendapat 59 komentar.
Tangkapan layar unggahan dan tautan di Facebook yang mencatut nama Menkes Budi Gunadi dan dr Terawan soal obat diabetes
Apa benar harian Kompas memuat judul utama obat diabetes yang mampu menurunkan kadar gula darah dalam tempo 7 hari?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula menelusuri Harian Kompas terbitan edisi 4 Juni 2022 serta unggahan akun Facebook CNN Indonesia pada 18 April 2022. Hasilnya, baik Harian Kompas maupun CNN Indonesia tak pernah memuat artikel seperti yang tercantum dalam tangkapan layar di atas.
Harian Kompas edisi 4 Juni 2022 memuat judul utama Antusiasme dan Harapan Berpacu di Jakarta E-Prix. Tak ada sama sekali foto Menkes Budi Gunadi Sadikin maupun artikel yang berhubungan dengan obat diabetes.
Gambar kiri merupakan suntingan dari gambar kanan. (Sumber: Harian Kompas tanggal 4 Juni 2022)
Tautan yang disematkan pada gambar tangkapan layar di atas. Tautan tersebut merujuk pada situs cnnidcenter.online yang memuat logo CNN Indonesia dengan tanggal unggahan 18 April 2022. Situs ini memuat hasil wawancara dengan Terawan Agus Putranto mengenai diabetes dan pengobatannya.
Namun, indeks berita situs cnnindonesia.com pada 18 April 2022 tidak ditemukan adanya artikel yang berkaitan dengan dengan obat diabetes maupun wawancara dengan Terawan Agus Putranto seperti yang dimuat pada situs tersebut.
Situs yang mencatut logo CNN Indonesia itu juga memuat gambar tangkapan layar mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dengan CNN Indonesia TV pada 29 Oktober 2021. Pada tangkapan layar tersebut tertera template dengan tulisan “OBAT INI TELAH MEMBANTU RIBUAN ORANG”.
Dengan menggunakan reverse image Google dan Yandex, Tempo menemukan fragmen yang identik dengan gambar tangkapan layar tersebut dalam video yang diunggah kanal YouTube CNN Indonesia dengan judul, Menkes Terawan Bentuk Tim Atasi Permasalahan BPJS yang dimuat pada 30 Oktober 2019.
Gambar kiri merupakan suntingan dari gambar kanan. (Sumber: YouTube CNN Indonesia)
Fragmen yang identik terdapat pada menit ke-1:03 dengan tampilan yang memuat tulisan “MENKES BENTUK TIM ATASI PERMASALAHAN BPJS”.
“Beberapa masalah yang melilit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan, membuat menteri kesehatan Kabinet Indonesia Maju, Terawan Agus Putranto, perlu membentuk sebuah tim untuk mengatasinya. Kementerian kesehatan sebagai regulator akan mencoba mengurai satu persatu permasalahan BPJS Kesehatan selaku operator, sehingga pekerjaan rumah di tahun depan tidak akan menumpuk. Satu masalah yang mendesak diatasi adalah defisit keuangan,” bunyi keterangan video tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, gambar tangkapan dengan klaim Harian Kompas memuat berita tentang obat diabetes yang mampu menurunkan kadar gula darah dalam tempo 7 hari adalah keliru.
Gambar tangkapan layar tersebut merupakan hasil suntingan. Pada halaman muka Harian Kompas edisi 4 Juni 2022 tidak ada foto Menkes Budi Gunadi Sadikin maupun judul utama seperti pada tangkapan layar, melainkan foto arena Jakarta E-Prix dengan judul utama, “Antusiasme dan Harapan Berpacu di Jakarta E-Prix”.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0LtcFsjGAMV8bdpdxAbajL1Xqpny8HDV6Zv45x9i4UvXBtZyut7uhh7TN3decS9erl&id=105959778944697&__xts__[0]=68.ARDcaeni3dE6Gxf6wsDO__IAidK_5tH26860BLzCRrk1_FrUBl6-FnHFpKpesXu8AjlAEciIL6fe5bubboHCW4FOr1OXJWPHLIPQpZw5FA_p8sPK6fFI7sZed0v6yYccSda7qGmSLrUh0LT4Z_nlF_kMjypOb4BRyybk6WkuuyzCONORFb2Ns5naexb72AqurUchXKXuApsMzYPyrvms6Nvmk_TnlgF4FwFNBANMk7eu91ogzWfMuQhz1wpKgwqoeq_S_iMIj83LCE17kLDufzl_93h9Mer3
- https://ebooks.gramedia.com/id/koran/kompas/04-jun-2022?buffet=1
- https://www.cnnindonesia.com/search/?query=18%20April%202022&date=2022/04/18&page=5
- https://www.youtube.com/watch?v=krgUE40sqq0
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2022-10595) Menyesatkan, Video Detik-detik Jokowi Lari Ketakutan Saat Demo Tolak Kenaikan BBM
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 29/09/2022
Berita
Sebuah akun di Facebook mengunggah video berjudul “Aparat Tak Berkutik, Detik-detik Jokowi Lari Ketakutan” yang berlatar belakang demo tolak kenaikan BBM.
Narator dalam video tersebut menyatakan bahwa Jokowi menerima langsung pengunjuk rasa tolak kenaikan BBM untuk mendengar aspirasi mereka. Pernyataan itu beredar di media sosial Twitter pada 16 September 2022.
Narasi tersebut juga menyertai foto Jokowi bersama sejumlah mahasiswa di depan Istana Negara. Termasuk ribuan buruh berdemo di Kantor Gubernur Jatim menolak kenaikan harga BBM dan menyampaikan 7 tuntutan.
Tangkapan layar video yang beredar di Facebook tentang Jokowi saat demo kenaikan harga BBM
Video berdurasi 8 menit 11 detik pada 21 September 2022 lalu tersebut disukai 5 ribu dan telah ditayangkan 250 ribu kali. Apakah benar aparat tidak berkutik dan Jokowi lari ketakutan?
Hasil Cek Fakta
Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan berada di Istana Bogor, Jawa Barat, di tengah gelombang demo BBM naik. Demo digelar oleh sejumlah kelompok buruh, salah satunya di depan Gedung DPR, Jakarta, yang tengah berlangsung pada siang hari ini.
Dikutip dari Tempo.co, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan Jokowi berada di Bogor bukan karena ada demo di Jakarta. Jokowi di Bogor karena memang kegiatannya sudah terjadwal sedari awal dari 2 minggu lalu, sehingga tidak ada hubungannya dengan aksi yang sedang berlangsung.
"Kan kami enggak tahu ada kenaikan BBM, ada demo. Kami enggak tahu," kata Heru di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa, 6 September 2022.
Di sisi lain, Heru membuka peluang kalau pihak ada pejabat Istana yang siap menerima perwakilan demonstran di Jakarta. "Ya mungkin dari Kepala Staf Kepresidenan (Moeldoko), dari mana, kita terima saja aspirasinya apa," kata Heru
Narator pada video tersebut, membacakan artikel yang dimuat oleh dua media, yaitu Populis.id dan Tribunnews.com. Isinya tentang gelombang demonstrasi terkait kenaikan harga BBM di Jakarta dan Surabaya.
Sedangkan untuk memverifikasi isi video, Tim Cek Fakta Tempo menggunakan InVID Verify, Yandex Image Search, Google Lens, mesin pencarian Google, dan YouTube. Hasilnya, video di atas berasal dari beberapa video dan foto yang pernah diunggah sebelumnya. Berikut uraiannya:
Video 1
Video 1
Fakta: Potongan video ini pernah dimuat akun YouTube Kompas TV pada 7 September 2022, berjudul Jokowi Berkantor di Istana Bogor Saat Demo BBM di Jakarta, Ini Alasannya. Video ini muncul beberapa kali pada unggahan di atas.
Video 2
Video 2
Fakta: Video ini juga identik dengan video yang dimuat akun YouTube Kompas TV. Massa dari sejumlah aliansi buruh menyemut di depan pagar kantor DPR RI pada 6 September 2022 lalu.
Video 3
Video 3
Fakta: Gambar Gedung DPR RI ini muncul beberapa kali pada video di atas. Ini adalah foto ANTARA yang sudah pernah dimuat VIVA.co.id pada 12 Agustus 2019 dengan judul artikel Mengenal GBHN, Warisan Orde Baru yang Dirindukan.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, narasi yang terdapat pada video di atas adalah menyesatkan.
Tidak terdapat kesesuaian antara judul dengan narasi. Tidak ada informasi terkait Jokowi lari ketakutan dalam narasi video tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=948229725975988
- https://nasional.tempo.co/read/1631012/jokowi-di-bogor-saat-ada-demo-bbm-naik-istana-bantah-untuk-hindari-aksi
- https://populis.id/read34993/dengar-aspirasi-masyarakat-jokowi-terima-langsung-pengunjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm
- https://www.tribunnews.com/regional/2022/09/19/ribuan-buruh-demo-di-kantor-gubernur-jatim-tolak-kenaikan-harga-bbm-sampaikan-7-tuntutan
- https://www.youtube.com/watch?v=76Y8TQLG_DM
- https://www.youtube.com/watch?v=76Y8TQLG_DM
- https://www.viva.co.id/berita/politik/1174347-mengenal-gbhn-warisan-orde-baru-yang-dirindukan
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 6035/8120




