(GFD-2022-10655) [SALAH] Alexandria Ocasio-Cortez: “Orang-orang tidak akan buru-buru mengisi bensin untuk mobil mereka di tengah badai apabila mereka memakai mobil listrik”
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 10/10/2022
Berita
“I see people are rushing out to fill up their cars for this hurricane at the gas station. This wouldn’t be an issue if they had electric cars. If the power is out for a week how are they going to get gas? We need to start planning ahead and moving forward”.
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter @DavidKotiw mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan cuitan Representasi Kongres dari New York, Alexandria Ocasio-Cortez (AOC). Pada tangkapan layar tersebut, dapat dilihat bahwa AOC mengimbau masyarakat Amerika Serikat untuk beralih ke mobil elektrik sebagai solusi dari banyaknya badai yang terjadi di Amerika Serikat akhir-akhir ini.
Cuitan @DavidKotiw yang diunggah pada 27 September tersebut telah disukai oleh hampir 2,000 orang, serta telah dibagikan dan dikutip ulang hampir 1,000 kali.
Faktanya, cuitan AOC tersebut merupakan hasil suntingan. Pada tangkapan layar terlihat bahwa AOC menulis cuitan tersebut pada 30 Agustus 2019. Setelah dilakukan penelusuran dengan Twitter Advanced Search, AOC tidak pernah menulis cuitan serupa pada 30 Agustus 2019. Tidak hanya itu, kalimat yang ditulis seperti tangkapan layar juga tidak pernah ada.
Terlebih lagi, AFP Fact Check pernah menulis berita serupa dengan judul “This screenshot of a tweet from US Representative AOC is fake” dan berita tersebut diunggah pada 6 September 2019.
Dengan demikian, tangkapan layar yang disebarluaskan @DavidKotiw merupakan konten yang dimanipulasi.
Cuitan @DavidKotiw yang diunggah pada 27 September tersebut telah disukai oleh hampir 2,000 orang, serta telah dibagikan dan dikutip ulang hampir 1,000 kali.
Faktanya, cuitan AOC tersebut merupakan hasil suntingan. Pada tangkapan layar terlihat bahwa AOC menulis cuitan tersebut pada 30 Agustus 2019. Setelah dilakukan penelusuran dengan Twitter Advanced Search, AOC tidak pernah menulis cuitan serupa pada 30 Agustus 2019. Tidak hanya itu, kalimat yang ditulis seperti tangkapan layar juga tidak pernah ada.
Terlebih lagi, AFP Fact Check pernah menulis berita serupa dengan judul “This screenshot of a tweet from US Representative AOC is fake” dan berita tersebut diunggah pada 6 September 2019.
Dengan demikian, tangkapan layar yang disebarluaskan @DavidKotiw merupakan konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.
Informasi palsu. Anggota Kongres dari New York, Alexandria Ocasio-Cortez (AOC), tidak pernah menulis cuitan bahwa memiliki mobil listrik merupakan solusi untuk permasalahan masyarakat Amerika Serikat di tengah badai yang sedang banyak terjadi. Tangkapan layar cuitan tersebut merupakan hasil suntingan.
Informasi palsu. Anggota Kongres dari New York, Alexandria Ocasio-Cortez (AOC), tidak pernah menulis cuitan bahwa memiliki mobil listrik merupakan solusi untuk permasalahan masyarakat Amerika Serikat di tengah badai yang sedang banyak terjadi. Tangkapan layar cuitan tersebut merupakan hasil suntingan.
Rujukan
(GFD-2022-10656) [SALAH] Video “RESMI JADI TERSANGKA KPK TITO KARNAVIAN TAK BISA MENGELAK PENYIDIK TEMUKAN INI”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 10/10/2022
Berita
* “Tito Karnavian Resmi Di Tahan KPK…!Akibat Terima Uang Dari Gubernur Yang K0rup…!” (di post).
* Tepat hari ini…!!!
RESMI JADI TERSANGKA KPK
TITO KARNAVIAN TAK BISA MENGELAK PENYIDIK TEMUKAN INI” (di gambar pratinjau).
* Tepat hari ini…!!!
RESMI JADI TERSANGKA KPK
TITO KARNAVIAN TAK BISA MENGELAK PENYIDIK TEMUKAN INI” (di gambar pratinjau).
Hasil Cek Fakta
SUMBER membagikan video dengan narasi yang konteksnya TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menyebabkan kesimpulan yang MENYESATKAN. BUKAN tentang Tito Karnavian yang menjadi tersangka, FAKTA: video berisi pembacaan artikel dan menggunakan video hasil SUNTINGAN dari kasus Lukas Enembe.
Sumber video yang disunting, CNN Indonesia: “Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe tak kunjung memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan KPK meski sudah diminta untuk bersikap kooperatif. Namun pihak KPK juga menawarkan penghentian kasus kepada Lukas Enembe jika bisa membuktikan sumber uang ratusan miliar Rupiah yang ditemukan PPATK dalam transaksi rekeningnya. Apa langkah KPK selanjutnya untuk dapat mengungkap kasus korupsi di tanah Papua? Anchor Rivana Pratiwi membahasnya secara mendalam bersama Komisioner KPK Nurul Ghufron dalam CNN Indonesia Newsroom.”
Artikel yang dibacakan di video, TEMPO.CO: “TEMPO.CO, Jakarta – Bekas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bambang Widjojanto mempertanyakan keberanian Ketua KPK Agus Rahardjo cs untuk memeriksa Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian terkait kasus korupsi yang menjerat bos CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman. Dia juga mempertanyakan kesungguhan KPK untuk menuntaskan kasus tersebut.”
Sumber video yang disunting, CNN Indonesia: “Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe tak kunjung memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan KPK meski sudah diminta untuk bersikap kooperatif. Namun pihak KPK juga menawarkan penghentian kasus kepada Lukas Enembe jika bisa membuktikan sumber uang ratusan miliar Rupiah yang ditemukan PPATK dalam transaksi rekeningnya. Apa langkah KPK selanjutnya untuk dapat mengungkap kasus korupsi di tanah Papua? Anchor Rivana Pratiwi membahasnya secara mendalam bersama Komisioner KPK Nurul Ghufron dalam CNN Indonesia Newsroom.”
Artikel yang dibacakan di video, TEMPO.CO: “TEMPO.CO, Jakarta – Bekas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bambang Widjojanto mempertanyakan keberanian Ketua KPK Agus Rahardjo cs untuk memeriksa Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian terkait kasus korupsi yang menjerat bos CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman. Dia juga mempertanyakan kesungguhan KPK untuk menuntaskan kasus tersebut.”
Kesimpulan
BUKAN tentang Tito Karnavian yang menjadi tersangka, FAKTA: video berisi pembacaan artikel dan menggunakan video hasil SUNTINGAN dari kasus Lukas Enembe.
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),
- https://bit.ly/3wHx0lO /
- https://archive.md/nb52W (arsip cadangan dengan bahasa asli, English). [2] youtube.com: “Uji Taring KPK di Kasus Lukas Enembe”,
- https://bit.ly/3yu91IR /
- https://bit.ly/3MpSFqs (arsip cadangan). [3] tempo.co: “Bambang Widjojanto Pertanyakan Nyali KPK Periksa Tito Karnavian”,
- https://bit.ly/3SPi6UI /
- https://bit.ly/3EtDzhp (arsip cadangan).
(GFD-2022-10711) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Hewan Hasil Modifikasi Genetik antara Babi dan Sapi
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 10/10/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video hewan ternak hasil modifikasi genetik antara babi dan sapi. Informasi tersebut diungggah salah satu akun Facebook, pada 7 September 2022.
Unggahan klaim video hewan ternak hasil modifikasi genetik antara babi dan sapi tersebut menampilkan sejumlah hewan berkaki empat berada di dalam kandang.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"hewan ternak yang sudah dimodifikasi secara genetik dari babi dan daging sapi dijual pemerintah penguasa dunia untuk dikonsumsi di eropa dan seluruh dunia."
Benarkah klaim video hewan ternak hasil modifikasi genetik antara babi dan sapi? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video hewan ternak hasil modifikasi genetik antara babi dan sapi dengan menangkap layar video tersebut untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Google Image.
Penelusuran mengarah pada sejumlah situs salah satunya berjudul "Videonun Çin’de domuz ile koyundan klonlanan hayvanı gösterdiği iddiası" yang dimuat situs teyit.org, situs tersebut mengulas video yang identik dengan klaim.
Situs teyit.org menyebutkan hewan dalam video tersebut adalah domba Beltex, setelah melihat dengan cermat video tersebut terdapat spanduk bertuliskan "Jewitt Belte ..."
Setelah ditelusuri mengarah pada situs "Jewitt's Beltex" dalam situs tersebut ditemukan banyak hewan yang terlihat seperti hewan dalam klaim video dan diketahui bahwa ini adalah jenis domba yang disebut Beltex.
Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "The video shows double-muscled sheep breed from Belgium" yang dimuat situs factcheck.afp.com. Situs tersebut juga mengulas video yang identik dengan klaim.
Dalam situs factcheck.afp.com, Henny Nuraini, seorang dosen di Institut Pertanian Bogor di Indonesia, pada Juni 2020 menyatakan, hewan dalam video tersebut adalah domba Beltex dari Belgia. Domba jenis ini merupakan hasil persilangan antara domba lokal Belgia dan domba Texel. Domba ini dikembangkan oleh seorang breeder Belgia yang dibantu oleh Professor Roger Hanset dari University of Liege, peneliti yang juga mengembangkan sapi Belgian Blue.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video hewan ternak hasil modifikasi genetik antara babi dan sapi tidak benar.
Faktanya hewan dalam video tersebut adalah domba Beltex dari Belgia. Domba jenis ini merupakan hasil persilangan antara domba lokal Belgia dan domba Texel.
Rujukan
- https://factcheck.afp.com/video-shows-double-muscled-sheep-breed-belgium
- https://www.google.com/search?tbs=sbi:AMhZZiuiguFKAw-Lnn-AaK4EnWFrMRWJ4KsTvVDPPiyLQ5xsDEWbBroTDY1vITaw90crvup_10jBPilx_1C6Vl9ouytdadzMixbmuVCaPBgDSH2D9jIIZbPBGSre2bvfgmhoBOGc_1DcXQk_1VnO7xH5TkPIi7U-rr68Jg
- https://teyit.link/HmSyGPr
(GFD-2022-10712) Cek Fakta: Tidak Benar Mike Tyson Salat Jamaah di Kafe Anti Islam
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 10/10/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali di media sosial postingan video yang mengklaim bahwa Mike Tyson salat berjamaah di kafe anti-Islam. Postingan itu beredar sejak beberapa hari lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Oktober 2022.
Dalam postingannya terdapat video Mike Tyson sedang salat berjamaah dengan rekannya. Akun itu menambahkan narasi:
"Orang muslim dilarang masuk. "Tertulis pada sebuah Cafe, di Los Angeles". 3 orang muslim ini tak peduli, Makmum: 'Mike Tyson' dan present World Boxing Champion Sweden 'Bado Jack'. Imam: present world kick boxing champion 'Aamar Abddallah"
Lalu benarkah postingan video yang mengklaim bahwa Mike Tyson salat berjamaah di kafe anti-Islam?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel bantahannya yang ditulis dua tahun lalu. Dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Di Video Ini Mike Tyson Bukan Salat Berjamaah di Kafe Anti-Islam" ditemukan bahwa klaim dalam postingan yang beredar tidak benar.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menyebut kalau video itu tidak dimanipulasi. Video tersebut pertama kali ada di Twitter setelah diunggah Badou Jack, seorang juara WBA di kelas light heavyweight pada 23 Agustus 2020.
Sejak diunggah di Twitter, video tersebut menjadi viral dengan mendapatkan 24,5 ribu retweet, 2,3 ribu komentar, dan 73,6 ribu like.
Hasil penelusuran juga mengarahkan ke situs Esquieme dengan artikel berjudul: "Nope, the viral video of Mike Tyson praying in Saudi is a fake". Artikel itu dipublikasikan pada 25 Agustus 2020.
Disebutkan kalau Tyson tidak salat di kafe anti orang Islam atau berada di Arab Saudi. Mike Tyson disebutkan salat di resort miliknya, Tyson Ranch.
Hal ini bisa dapat diketahui dengan mudah karena ada logo: "TR" di belakang Tyson yang sedang salat. TR berarti Tyson Ranch yang berada di Big Bear California, Amerika Serikat.
"Video itu diambil dalam persiapan untuk pertarungan Badous, 28 November, kami menghabiskan akhir pekan di Big Bear, California untuk mendapatkan latihan ringan dan istirahat sebentar dari Las Vegas," kata Amer Abdallah, manajer petinju Badou Jack dan Viddal Riley.
"Ketika kami pertama kali tiba, saya bertanya kepada Tyson, di mana saya bisa melaksanakan salat. Dia berkata, saya akan salat bersama Anda," ujarnya menambahkan.
Kesimpulan
Postingan video yang mengklaim bahwa Mike Tyson salat berjamaah di kafe anti-Islam adalah tidak benar. Video itu merupakan video Mike Tyson sedang salat jamaah di resort miliknya, Tyson Ranch.
Rujukan
Halaman: 6021/8123


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186507/original/083526300_1665389389-hewan_ternak_modifikasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186422/original/061141300_1665384957-hewan_ternak_modifikasiGI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186638/original/095683800_1665393321-cek_fakta_salat.jpg)