• (GFD-2021-7150) [SALAH] Akun Telegram PT Kustodian Sentral Efek Indonesia

    Sumber: telegram.com
    Tanggal publish: 27/06/2021

    Berita

    Beredar akun Telegram PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

    Hasil Cek Fakta

    Beredar akun Telegram PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Akun tersebut menggunakan foto profil logo KSEI dan menawarkan investasi reksadana, saham, bitcoin, emas, serta minyak.

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun tersebut bukan merupakan akun Telegram milik KSEI. Melalui akun Facebook resminya yang sudah terverifikasi, pihak KSEI telah menegaskan bahwa pihaknya hanya memiliki akun media sosial Instagram, Facebook, Twitter, dan YouTube. Pihak KSEI juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke media sosial resmi KSEI jika menemukan akun palsu yang mengatasnamakan KSEI.

    KSEI sendiri merupakan lembaga penyimpanan dan penyelesaian di pasar modal Indonesia, sehingga tidak memiliki wewenang untuk menawarkan segala jenis investasi kepada masyarakat atau investor.

    Dengan demikian, akun Telegram yang mengatasnamakan KSEI tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Bukan akun Telegram milik KSEI. Melalui akun Facebook resminya, pihak KSEI telah menegaskan bahwa pihaknya hanya memiliki akun media sosial Instagram, Facebook, Twitter, dan YouTube.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7149) [SALAH] Meminum Minuman Panas dan Menghirup Uap Panas Dapat Membunuh Virus Corona

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 27/06/2021

    Berita

    Beredar sebuah video melalui pesan berantai di WhatsApp yang menyatakan bahwa muncul kasus Covid-19 baru di Tiongkok, namun tidak menelan korban sebab masyarakat Tiongkok rajin meminum air panas 6 kali sehari, meminum susu panas dan teh panas 4 kali sehari, serta rajin menghirup uap panas. Video tersebut juga menyatakan bahwa jika rajin melakukan kebiasaan tersebut, maka virus Corona yang berada di dalam tubuh akan perlahan-lahan mati.
    Uap air panas untuk covid
    Benarkah uap air bisa melemahkan / membunuh virus corona??
    Uap air bisa membunuh virus corona
    Terapi Uap Corona
    Uap panas membunih covid
    corona harus menghirup uap air
    Hoax menghirup uwap panas dapat membunuh korona
    Uap air panas covid
    Benarkah menghirup uap panas dapat mencegah covid 19
    Uap Air panas untuk obat covid
    uap panas obat covid

    Hasil Cek Fakta

    WHO melalui situs resminya telah menegaskan bahwa tidak ada hasil penelitian yang menemukan bahwa meminum minuman panas dan menghirup uap panas dapat membunuh virus Corona. Lebih lanjut, hasil penelitian oleh sekelompok peneliti dari Universitas St. Thomas, Minnesota, Amerika Serikat menyatakan bahwa meskipun temperatur tinggi dapat melemahkan partikel virus Corona yang berada di permukaan suatu benda, metode tersebut tidak dapat memberikan hasil yang efektif ketika virus Corona telah masuk ke dalam tubuh manusia.

    Video serupa juga pernah beredar pada November 2020 lalu. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Minum Air Panas, Susu Panas, Teh Panas dan Menghirup Uapnya Dapat Membunuh Virus Corona” yang diunggah pada 27 November 2020.

    Dengan demikian, video yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    WHO menyatakan bahwa tidak ada hasil penelitian yang menemukan bahwa meminum minuman panas dan menghirup uap panas dapat membunuh virus Corona.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7148) [SALAH] MPR Setuju Bapak Jokowi Tiga Periode

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/06/2021

    Berita

    Beredar sebuah narasi yang dibagikan ke dalam grup Facebook Seruput Kopi Bareng Presiden Ir Jokowidodo oleh akun Roimartin Yosep Yosep yang mengatakan bahwa MPR menyetujui Presiden Jokowi menjabat tiga periode. Unggahan yang dibagikan di grup Facebook tersebut merupakan unggahan oleh akun Dinda Putri. Dalam unggahan tersebut juga mencantumkan sebuah video yang diklaim sebagai pernyataan MPR yang menyetujui Presiden Jokowi menjabat sebagai presiden selama tiga periode.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Melansir melalui laman berita Kompas, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa semua pihak yang mencalonkan Presiden Jokowi untuk maju pada Pilpres tahun 2024 dinilai inkonstitusional. Hal tersebut disertai dengan penegasan Hidayat Nuw Wahid yang menegaskan bahwa pasal yang berlaku untuk pemilihan presiden hingga saat ini adalah Pasal 7 UUD tahun 1945 yang mengatakan bahwa masa jabatan presiden dan wakil presiden adalah lima tahun, dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan.

    Video yang diunggah dalam narasi tersebut juga merupakan video suntingan. Setelah melakukan penelusuran, orang yang ada di dalam video tersebut adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan. Kedua video tersebut merupakan video di tahun 2019, dan dari dua video tersebut tidak ada yang menyebutkan bahwa MPR menyetujui Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai presiden untuk tiga periode.

    Dengan demikian, unggahan yang dibagikan di grup Facebook Seruput Kopi Bareng Presiden Ir Jokowidodo oleh akun Roimartin Yosep Yosep tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila Naura Marhaeni (Universitas Diponegoro)

    Pernyataan tersebut tidak benar. Hingga saat ini MPR tidak membuat pernyataan yang menunjukkan adanya perubahan periode jabatan Presiden menjadi tiga periode, sebab hal tersebut menyalahi konstitusi.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7147) [SALAH] SMS Bantuan Dana dari BPJS

    Sumber: Pesan Singkat SMS
    Tanggal publish: 27/06/2021

    Berita

    Beredar pesan lewat SMS tentang BPJS Kesehatan yang memberikan bantuan dana dan pada SMS tersebut dicantumkan link beserta PIN.
    NARASI:
    “Peserta BPJS Yth
    Anda menerima dana
    bantuan,U/info klik link
    bit[dot]ly/bpjsind
    Masukkan PIN Locked Anda:
    557557″

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri pada akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M. Sc, Ph.D., AAK selaku Direktur Utama BPJS Kesehatan menginformasikan mengenai SMS dan chat Whatsapp dana bantuan BPJS merupakan hoaks. BPJS Kesehatan RI tidak pernah memberikan dana apapun seperti yang beredar di pesan SMS maupun chat Whatsapp.

    Infomasi seputar BPJS Kesehatan bisa di akses melalu media sosial resmi BPJS Kesehatan meliputi Facebook, Twitter, Youtube, Tiktok, Instagram, Mobile JKN serta Care Center di nomor 1500 400. Ali Ghufron Mukti juga mengimbau untuk berhati hati terhadap berbagai modus penipuan.

    Dengan demikian SMS bantuan dana dari BPJS adalah hoaks dan hal tersebut sudah diklarifikasi oleh Ali Ghufron Mukti selaku Direktur Utama BPJS kesehatan melalui akun Instagram resmi BPJS Kesehatan RI sehingga masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta).

    Informasi palsu. BPJS Kesehatan melalui akun Instagram resmi BPJS Kesehatan RI mengklarifikasi bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan dana apapun seperti yang beredar di pesan SMS maupun chat Whatsapp.

    Rujukan