• (GFD-2022-10862) [SALAH] Air Panas Sipaholon Tapanuli Utara Berhenti Mengalir Akibat Gempa

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 31/10/2022

    Berita

    “Akibat Gempa air panas sipaholon mati Semoga lekas pulih”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video melalui media sosial Tiktok, berisi informasi yang menyatakan bahwa Pemandian Air Panas Sipaholon di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, berhenti mengalir akibat gempa yang terjadi pada hari Sabtu, 01 Oktober 2022. Gempa berkekuatan 6.0 SR ini memang memberikan banyak dampak kerusakan, seperti kerusakan bangunan, jalanan yang retak, dan korban jiwa.

    Namun setelah menelusuri informasi mengenai keadaan Pemandian Air Panas Sipaholon, diketahui ternyata pemandian air panas yang sangat terkenal di Tapanuli ini tidak berhenti mengalir. Melansir dari Kompas.com, Herbet Silaban, pengelolan kawasan sumber air panas di Sipaholon, membantah kabar di media sosial soal keringnya sumber air panas Sipaholon.

    “Bukan mongering, namun beralih arah aliran. Ternyata air tersebut tidak jalan pada jalur yang sebelumnya,” ujar Herbet.

    Peralihan air panas tersebut terjadi pada Sabtu, 01 Oktober 2022 pukul 03.00 WIB hingga 17.00 WIB. Namun saat ini, air panas Sipaholon sudah kembali normal dan para pengunjung sudah dapat menikmatinya kembali.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya, Air Panas Sipaholon tidak behenti mengalir. Menurut keterangan dari pengelola kawasan sumber air panas di sana, Air Panas Sipaholon hanya berubah arah aliran dan saat ini sudah mengalir seperti keadaan semula.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10863) [SALAH] Pesan Pengumuman Pemenang Hadiah Rp40 Juta dari TikTok

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 31/10/2022

    Berita

    “INFORMASI RESMI TIK-TOK 2022
    Nomor Anda Terpilih sebagai pemenang hadiah Rp.40.000.000 Dalam Rangka Bagi” Hadiah September 2022
    untuk mengkalim hadiahnya silakan chat wa marketing TIK-TOK di bawa ini wa:081354042116”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah informasi melalui pesan di media sosial Whatsapp yang berisi pengumuman pemenang hadiah senilai Rp40 juta dari TikTok, dalam rangka bagi-bagi hadiah September 2022. Pesan ini membuat klaim yang menyatakan bahwa informasi ini merupakan informasi resmi dari TikTok dan para penerima pesan diminta untuk menghubungi nomor yang tertera di dalamnya.

    Namun setelah melakukan penelusuran terkait hal ini, ditemukan sebuah fakta bahwa pesan pengumuman pemenang hadiah senilai Rp40 juta dari TikTok merupakan pesan hoaks. Hoaks ini merupakan hoaks lama yang kembali beredar dan beberapa kali sempat beredar dengan modifikasi.

    Melansir dari artikel turnbackhoax.id berjudul “[SALAH] Pemberian Hadiah Rp40 Juta dari TikTok Kepada Pengguna” pihak TikTok menegaskan bahwa pesan teks tersebut adalah penipuan dan bukan pesan resmi dari pihak TikTok. Dalam penjelasannya, pihak TikTok menyatakan bahwa tidak pernah menggunakan nomor pribadi untuk memberikan atau menawarkan hadiah kepada pengguna. Pihak TikTok juga menegaskan bahwa TikTok hanya memiliki satu situs web resmi, yaitu tiktok.com. Sementara untuk informasi terkait TikTok LIVE, gifts, and wallet dapat diakses melalui https://support.tiktok.com/en. Sehingga apabila masyarakat atau pengguna TikTok menerima pesan terkait dengan pemberian hadiah yang mengatasnamakan TikTok, maka dapat melaporkan informasi tersebut kepada pihak TikTok melalui feedback@tiktok.com.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa pesan tentang pengumuman pemenang hadiah Rp40 juta dari TikTok melalui aplikasi media social Whatsapp, merupakan informasi hoaks dan termasuk dalam hoaks kategori fabricated content atau konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya, pihak TikTok telah menegaskan bahwa hanya ada satu situs yang resmi, yaitu tiktok.com. Sementara untuk informasi terkait TikTok LIVE, gifts, and wallet dapat diakses melalui https://support.tiktok.com/en. Pihak TikTok tidak akan menggunakan nomor pribadi untuk menawarkan atau memberikan hadiah kepada pengguna.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10864) [SALAH] Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Meminta Dana Melalui WhatsApp

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 31/10/2022

    Berita

    “Selamat pagi maaf dari pak Arhansyah staf Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin”

    “Iya pak benar,,ada yang bisa kami bantu”

    “Mhon ijin ganggu”

    “Inggh silahkan”

    “Maaf ada arahan dari bapak M.Ramadhan Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin untuk owner[…] diminta menghubungi/telepon ke bapak kadis..082188513442”

    “baik pak , akan kami sampaikan, terimakasih”

    “Trimks”

    Hasil Cek Fakta

    Beberapa waktu lalu sempat beredar akun WhatsApp dengan mengatasnamakan staf Dinas Kesehatan Banjarmasin bernama Arhansyah yang mendapat instruksi dari Kepala Dinkes Banjarmasin yaitu M Ramadhan untuk menghubungi nomor telepon 082120246987 yang dikatakan sebagai nomor telepon Kadinkes dengan tujuan untuk meminta sejumlah dana kepada pihak yang dihubungi dengan dalih untuk keperluan kegiatan Dinkes dan Operasional Kepala Dinkes.

    Namun melansir dari banjarmasin.tribunenews.com, Kadinkes Banjarmasin, M Ramadhan memastikan bahwa pesan tersebut adalah pesan penipuan yang mencatut namanya.

    Ia juga menambahkan, bahwa tidak ada staf Dinkes Banjarmasin atas nama Arhansyah sebagaimana pesan WhatsApp yang beredar.

    Kepala Dinkes juga menyarankan kepada para pihak yang merasa dirugikan untuk segera melaporkan hal tersebut, karena ia memastikan bahwa hal tersebut merupakan bentuk penipuan dengan mengatasnamakan dirinya.

    Selain itu, melansir dari akun Instagram pribadinya, yaitu @ramadhan7272, Kadinkes tersebut mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan modus penipuan seperti itu, karena hingga saat ini sudah terdapat beberapa korban yang dirugikan.

    Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin meminta dana melalui WhatsApp ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani. Informasi tersebut salah. Faktanya, Kadinkes Banjarmasin, M Ramadhan memastikan bahwa pesan tersebut adalah pesan penipuan yang mencatut namanya.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10847) [SALAH] Video Bocah Kritis Akibat Tersambar Petir Saat Main Handphone

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 30/10/2022

    Berita

    Sebuah video yang diklaim seorang bocah mengalami kritis akibat tersambar petir saat bermain handphone beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 14 Oktober 2022.

    Akun Facebook tersebut mengunggah artikel berjudul "Viral ! Bocah Sedang Bermain HP Saat Musim Hujan Disambar Petir?" dari situs marklcole.com.

    Pada artikel tersebut termuat juga foto wajah bocah yang disebut-sebut kritis akibat tersambar petir saat main handphone.

    "Seorang anak sedang asyik bermain hp disaat hujan deras, disambar petir hingga kritis. Di dalam video itu seorang anak sedang kesakitan akibat tersambar petir.

    Kedua tangan nya berdarah dan 1 tangan kirinya sudah rusak tidak ada telapak tangannya.

    Kejadian ini merupakan suatu pembelajaran bagi kita semua agar tidak bermain HP saat hujan karena akan mendatangkan sinyal.

    Sehingga petir bisa menyambar kepada orang yang sedang bermain HP baik di luar ataupun di dalam rumah sekalipun," tulis salah satu akun Facebook.

    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah beberapa dibagikan dan mendapat respons dari warganet.

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim seorang bocah mengalami kritis akibat tersambar petir saat bermain handphone. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "bocah tangannya tersambar petir" di kolom pencarian Google Search.

    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai peristiwa tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Viral Bocah Tangan Hancur Tersambar Petir saat Main HP, Ternyata Kena Petasan" yang dimuat situs kumparan.com pada 16 Oktober 2022 lalu.

    Sebuah video seorang anak yang dinarasikan tersambar petir akibat bermain handphone tampak menjerit kesakitan dengan kondisi tangan hancur viral di media sosial. Namun ternyata, bocah tersebut bukan tersambar petir, tetapi terkena petasan.

    Bocah malang tersebut bernama Febriansyah (10). Peristiwa nahas itu terjadi pada 9 Oktober 2022 lalu di Lapangan Madam, Kampung Malang nengah, Desa Ciseeng, Kabupaten Bogor.

    Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana mengatakan peristiwa terjadi pada pukul 14.00 WIB saat menghadiri salah acara keagamaan. Petasan sisa acara di lokasi lalu dibawa Febriansyah ke tengah lapang.

    "Korban bersama temannya mengambil petasan sisa dari acara tersebut, dan sisa petasan yang di ambil korban dibawa ke lapangan, setelah tiba di TKP, tiba-tiba petasan meledak mengenai jari sebelah kiri," kata Iptu Desa kepada wartawan, Minggu (16/10).

    Desi menyampaikan, saat kejadian suara ledakan petasan tersebut terdengar oleh warga sekitar yang langsung membawa Febri ke Rumah Sakit Dhuafa, Kecamata Kemang, Kabupaten Bogor.

    Tangan kiri Febri mengalami luka yang cukup serius sehingga harus dilakukan operasi.Saat ini korban tengah di rawat di RS Dhuafa dan pihak warga sedang menggalang donasi untuk biaya pengobatan Febri.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim seorang bocah mengalami kritis akibat tersambar petir saat bermain handphone ternyata tidak benar. Faktanya, bocah bernama Febriansyah itu mengalami luka serius di bagian tangannya akibat letusan petasan.

    Rujukan