(GFD-2022-11096) [SALAH] Hadiah dari Putin! Kapal Tanker minyak Terbesar Rusia tiba di Perbatasan Indonesia Malaysia
Sumber: YoutubeTanggal publish: 05/12/2022
Berita
“Hadiah dari Putin! Kapal Tanker minyak Terbesar Rusia tiba di Perbatasan Indonesia Malaysia”
Hasil Cek Fakta
Beredar video Youtube dengan judul yang mengklaim Presiden Putin memberikan hadiah minyak mentah yang dibawa kapal tangker. Video itu menjelaskan kapal tanker minyak Rusia telah berlabuh di Singapura dan Malaysia. Tidak ditemukan informasi tentang pemberian hadiah minyak kepada Malaysia, Singapura, dan Indonesia.
Faktanya kapal tanker minyak Rusia itu merupakan cara Rusia untuk mengalihkan ekspor minyak negaranya ke Asia, karena terkena sanksi Uni Eropa akibat invasi Rusia ke Ukraina.
Dilansir dari tribunnews.com Rusia menawarkan harga minyak murah ke Asia. India dan Cina merupakan negara di Asia yang telah membeli minyak murah itu. Presiden Jokowi masih mempertimbangkan untuk membeli minyak murah Rusia di tengah harga minyak sedang berfluktuasi tajam.
Faktanya kapal tanker minyak Rusia itu merupakan cara Rusia untuk mengalihkan ekspor minyak negaranya ke Asia, karena terkena sanksi Uni Eropa akibat invasi Rusia ke Ukraina.
Dilansir dari tribunnews.com Rusia menawarkan harga minyak murah ke Asia. India dan Cina merupakan negara di Asia yang telah membeli minyak murah itu. Presiden Jokowi masih mempertimbangkan untuk membeli minyak murah Rusia di tengah harga minyak sedang berfluktuasi tajam.
Kesimpulan
Informasi yang salah, Presiden Putin tidak pernah memberi hadiah minyak yang dibawa kapal tangker. Faktanya, keberadaan kapal tanker minyak Rusia itu untuk mengalihkan arus ekspor minyak ke Asia sejak dijatuhi sanksi oleh negara-negara Barat.
Rujukan
(GFD-2022-11097) Cek Fakta: Tidak Benar Judul Artikel Tribunnews.com "Wanita Pengadang Mobil Jokowi di Bali Dibayar Rp 300 Ribu"
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 05/12/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel dari Tribunnews.com berjudul "Wanita penghadang mobil iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali mengaku melakukan aksinya dibayar Rp 300 ribu". Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 22 November 2022.
Dalam postingannya terdapat foto artikel dari Tribunnews.com berjudul "Wanita penghadang mobil iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali mengaku melakukan aksinya dibayar Rp 300 ribu". Artikel itu juga dilengkapi dengan nama wanita yakni Wahyunita.
Akun tersebut menambahkan narasi:
"Judul sinetronnya: WANITA PEMBURU 300 RIBU"
Lalu benarkah postingan artikel dari Tribunnews.com berjudul "Wanita penghadang mobil iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali mengaku melakukan aksinya dibayar Rp 300 ribu"?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengetik kata kunci "Wahyunita Tribun News" di mesin pencarian Google. Hasilnya terdapat artikel yang identik dengan postingan.
Artikel itu berjudul "Pengakuan Wanita Pengadang Mobil Presiden Jokowi: Spontan Saja, Ingin Berfoto" yang tayang pada 18 November 2022.
Berikut isi artikelnya:
"TRIBUNNEWS.COM - Wahyunita, wanita penghadang mobil iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali mengaku spontan melakukan aksinya.
Wahyuni menerobos penjagaan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengawal Jokowi melintas di jalan raya di Kota Denpasar, Bali, Kamis (17/11/2022).
Ia mendekati mobil Jokowi yang sedang melaju di Jalan Thamrin, Kota Denpasar.
"Sebenernya saya spontan saja, kepengen salaman sama Pak Jokowi, pengen berfoto."
"Terus Alhamdulillah tadi dikasih kaus juga, minta kaus sama Pak Jokowi," kata Wahyuni, Kamis, dikutip dari YouTube KompasTv.
Wahyuni mengaku sebelumnya tidak mengetahui jika Presiden Jokowi akan melewati jalan tersebut.
"Sebelumnya enggak tahu kalau Pak Presiden mau ke Pasar Badung, justru tahu ya karena ramai, katanya mau ada Pak Jokowi, saya spontan turun," tuturnya.
Dalam aksinya itu, Wahyuni sebenernya ingin menyampaikan pesan juga kepada Presiden Jokowi. Namun, karena kesigapan Paspampres dirinya tak sempat menyampaikan maksudnya tersebut.
"Sempet bilang Pak minta kaosnya, sebenernya tadi juga mau bilang 'Pak sehat selalu', tapi keburu ditarik," tutur Wahyuni.
Ia mengaku tidak menghiraukan risiko maupun pengamanan Paspampres saat melakukan aksinya.
"Sebenernya sudah tidak terpikir lagi (pengamanan), yang penting saya bisa salaman sama Pak Jokowi, enggak kepikiran motor kanan kiri juga."
"Pokoknya pengamanannya gimana, saya intinya langsung spontan pengen salaman sama Pak Jokowi," ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku tidak membenarkan aksi pengadangan tersebut. Ia pun meminta maaf kepada Presiden Jokowi atas aksinya yang berbahaya ini.
"Saya mau minta kepada Pak Jokowi, tadi sudah menghambat perjalanannya. Sehat selalu sekeluarga," pungkas Wahyuni.
(Tribunnews.com/Milani Resti/Faryyanida Putwiliani)"
Kesimpulan
Postingan artikel dari Tribunnews.com berjudul "Wanita penghadang mobil iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali mengaku melakukan aksinya dibayar Rp 300 ribu" adalah tidak benar. Faktanya judul dalam postingan telah diedit.
Rujukan
(GFD-2022-11144) Keliru, Video Indonesia Kirim Senjata untuk Bantu Rusia Serang Ukraina
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 05/12/2022
Berita
Salah satu akun di Facebook membagikan video dengan narasi Indonesia mengirimkan senjata untuk bantu Rusia serang Ukraina.
Dalam video berjudul Bantu Rusia !! Indonesia Kirimkan Senjata Terbaiknya ke Ukraina Untuk Ini itu, diperlihatkan sejumlah pasukan militer dan peralatan perang. Mulai dari tank, helikopter hingga rudal-rudal berukuran besar yang dibawa menggunakan truk.
Di samping itu, terlihat potongan video Presiden RI, Joko Widodo sedang berbincang dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Kemudian menampilkan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto.
Narator video mengatakan, Indonesia memobilisasi armada perang angkatan bersenjatanya ke perbatasan Ukraina-Rusia. Konvoi kendaraan lapis baja dan tank-tank berat tertangkap kamera sepanjang perbatasan Rusia-Ukraina. Rupanya pengerahan kendaraan perang itu adalah buah dari keputusan Indonesia, tak lain adalah Presiden RI.
Sejak dibagikan pada Senin, 28 November 2022, video ini sudah mendapat 1,9 ribu tanggapan, 137 komentar dan 48 ribu kali tayang. Namun, benarkah Indonesia mengirimkan senjata terbaiknya ke Ukraina?
Hasil Cek Fakta
Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa video yang dibagikan tersebut adalah rekaman latihan militer pasukan Rusia-Belarusia di dekat perbatasan Ukraina pada 10 Februari 2022, menjelang invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Ferbuari 2022.
Indonesia sendiri tidak pernah mengirimkan pasukan maupun persenjataan untuk membantu Rusia memerangi Ukraina. Presiden RI, Joko Widodo, meminta agar perang kedua negara dihentikan, karena berdampak pada kemanusiaan dan membahayakan dunia.
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Image Search serta menggunakan kata kunci ‘peran Indonesia dalam perang Rusia-Ukraina’.
Video 1
Fragmen 1
Potongan video pada detik ke-17 ini menampilkan Presiden RI, Joko Widodo sedang berbincang dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Ditelusuri menggunakan Yandex, foto kedua kepada negara ini ternyata saat pertemuan bilateral di Sochi, Rusia, 18 Mei 2016 silam. Momen mereka juga diabadikan fotografer Reuters bernama Sergei Karpukhin, yang selanjutnya dipublikasikan Liputan6.com dengan judul Hangatnya Pertemuan Jokowi dan Putin di Rusia.
Dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, pertemuan bilateral antara kedua negara membahas sejumlah isu, termasuk diantaranya perdagangan, dukungan Putin dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, pertambangan nikel, kerjasama di bidang energi, serta listrik dan penanggulangan terorisme.
Video 2
Fragmen 2
Video berikutnya menunjukkan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, memberi hormat kepada pasukan pengawal saat mengunjungi markas besar Kepolisian Republik Indonesia pada 28 September 2022. Video tersebut pernah ditayangkan di kanal YouTube iNews tentang kunjungan Prabowo Subianto ke Mabes Polri untuk bertemu Kapolri pada 29 September 2022.
Dalam video ini, Prabowo sama sekali tidak membahas soal perang Rusia-Ukraina, karena dia hanya fokus pada memperkuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri. Menyangkut perang Rusia-Ukraina, posisi Indonesia justru sebaliknya, yakni meminta agar perang segera dihentikan karena akan menyengsarakan umat manusia dan membahayakan dunia.
Video 3
Fragmen 3
Video pada menit ke-3:12 tersebut memperlihatkan truk-truk membawa peralatan perang dengan melintasi kumpulan salju.
Dikutip dari My Mews 13, foto ini salah satu dari beberapa bagian pasukan Rusia-Belarusia yang akan menjalankan Latihan Militer Bersama di wilayah Brest, Belarusia pada 10 Februari 2022. Video ini tidak berkaitan dengan dengan Indonesia memasok senjata ke perbatasan Rusia-Ukraina.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta tersebut, video yang diklaim Indonesia memasok senjata terbaiknya ke Ukraina adalah keliru.
Video sebenarnya adalah pasukan Rusia-Belarusia sedang melakukan latihan besar-besaran di dekat perbatasan Ukraina. Pada saat itu, mereka melibatkan puluhan ribu tentara dan sistem senjata.
Rujukan
- https://web.facebook.com/watch/?v=1202745763975580&_rdc=1&_rdr
- https://www.liputan6.com/photo/read/2510500/hangatnya-pertemuan-jokowi-dan-putin-di-rusia?page=4
- https://setneg.go.id/baca/index/indonesia_dan_rusia_bahas_peningkatan_kerja_sama_ekonomi
- https://www.mynews13.com/fl/orlando/ap-top-news/2022/02/10/diplomats-meet-in-moscow-and-berlin-as-russian-drills-held
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2022-11145) Benar, Ini Video Erupsi Gunung Semeru Pada 4 Desember 2022
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 05/12/2022
Berita
Sebuah akun Facebook mengunggah sebuah video berjudul “BERITA TERKINI !! 4 DESEMBER 2022 Detik-detik Warga Mengungsi usai Erupsi Gunung Semeru".
Dalam video ini, seorang warga melaporkan bahwa lava Semeru meluncur dengan cepat dari arah gunung. Warga ini mengimbau agar warga waspada dan berhati-hati.
Pada bagian lain, video memperlihatkan gugusan debu yang membentuk kolom tinggi mendekat dan menyelimuti rumah warga. Warga dalam video ini tampak panik namun ditenangkan oleh warga yang lain.
Selain itu, video juga menampilkan rekaman kamera pengawas yang merekam guguran abu yang membentuk kolom menyerupai awan.
Video ini diunggah tanggal 4 Desember 2022. Hingga tulisan ini dibuat, video telah dilihat oleh 7500 pengguna facebook.
Benarkah video ini berkaitan dengan erupsi Gunung Semeru, 4 Desember 2022? Berikut pemeriksaan faktanya.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tempo, sejak pukul 02.46 WIB, tanggal 4 Desember 2022, Gunung Api Semeru muntahkan Awan Panas Guguran (APG). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara dan selatan.
Kolom abu diperkirakan setinggi kurang lebih 1.500 meter. Aktivitas erupsi Gunung Semeru berdasarkan data seismograf terjadi dengan amplitudo maksimum 35 mm.
Bagian tenggara gunung Semeru meliputi sepanjang Besuk Kobokan, Sumber Mujur, Candipuro, Lumajang. Bagian selatan meliputi wilayah Rowo Baung, Pronojiwo, Lumajang.
Untuk memverifikasi video yang beredar tersebut, Tim Cek Fakta Tempo mengecek fragmen-fragmen gambar dengan reverse image tools milik Yandex, Google, maupun kata kunci di YouTube dan Facebook. Berikut ini fakta-fakta atas video tersebut:
Video 1
Fragmen 1
Pada detik ke-18, video ini menampilkan seorang warga yang mengenakan jaket warna merah yang melaporkan telah terjadi guguran abu gunung Semeru. Warga ini mengatakan, guguran abu dari Gunung Api Semeru telah mencapai Besuk Lanang.
Berdasarkan penelusuran Tempo, video ini identik dengan unggahan akun Facebook CCTV Semeru pada tanggal 4 Desember 2022. Pada menit ke 5:52 perekam video ini menyatakan bahwa, hari ini tanggal 4 Desember 2022, guguran abu dari puncak Semeru mengarah ke Besuk Lanang.
Video 2
Fragmen 2
Video serupa juga diunggah kanal YouTube Erickcasper. Tempo menghubungi kontak person akun ini melalui WhatsApp. Sebelumnya kami mencocokan foto profil WA dengan muka yang muncul di video. Hasilnya, dapat dipastikan orang yang ada di video sama dengan foto profil WhatsApp kontak person akun YouTube tersebut.
Pemilik akun Erickcasper, Eric, mengatakan bahwa lokasi pengambilan video adalah di Curah Kobokan, desa Kajar Kuning, Lumajang. Daerah ini dikenal sebagai tempat penambangan pasir. Di lokasi ini juga terdapat kamera pemantau milik BNPB Lumajang.
Bersama sejumlah orang, Eric meninggalkan lokasi setelah menyaksikan kolom abu dari puncak Semeru sudah mulai memenuhi Besuk (Kali) Lanang, tidak jauh dari tempat mereka beraktivitas.
Video 3
Fragmen 3
Pada menit ke-3:30, video menampilkan fragmen gambar berupa rekamanan CCTV. Pada rekaman tersebut terdapat keterangan BPBD CCTV SEMERU dengan keterangan waktu 04-12-22 Sun 11.42.56.
Tempo melakukan penelusuran lokasi CCTV berdasarkan gambar yang beredar di media sosial. Dari berbagai potongan gambar, ditemukan bahwa lokasi CCTV tersebut terletak di Kali Lanang Curah Kobokan.
Gambar muntahan Awan Panas Guguran (APG) yang melintasi Kali Lanang, Curah Kobokan ini juga pernah ditayangkan di Kompas TV pada tanggal 4 Desember 2022.
Dilansir Kompas TV, BPBD Kabupaten Lumajang menyatakan luncuran awan panas Semeru sempat mencapai jarak 13 kilometer.
Dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PVMBG telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas serta menjauhi wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak gunung Semeru.
Masyarakat juga diminta waspada potensi APG, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Video 4
Fragmen 4
Pada menit ke-2:11, video ini menampilkan fragmen gambar mobil operasional polisi yang sedang berjalan mundur dalam situasi hujan dan gelap.
Berdasarkan penelusuran Tempo, video ini identik dengan tayangan Kompas TV tanggal 5 Desember 2022.
Dilansir Kompas TV, warga panik setelah abu vulkanik gunung Semeru turun di lokasi pengungsian di Balai Desa Penanggal. Warga kemudian berhamburan menuju daerah yang lebih aman.
Anggota Polsek Pasirian, Lumajang, yang membantu mengevakuasi warga kesulitan mengevakuasi warga lantaran akses jalan yang sempit dan hujan deras. Evakuasi juga terkendala kendaraan angkut yang terbatas.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan “Benarkah ini video Erupsi Semeru pada 4 Desember 2022?” adalah benar.
Video Awan Panas Guguran (APG) dari puncak Semeru yang melewati Curah Kobokan direkam oleh warga bernama Eric. Video CCTV Kali Lanang Curah Kobokan juga merekam APG yang terjadi pada 4 September 2022.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=1174562156506133
- https://www.facebook.com/100087260761478/videos/873594147428881
- https://www.youtube.com/watch?v=tF0fEWjKcec&t=195s
- https://www.youtube.com/watch?v=tF0fEWjKcec&t=195s
- https://www.youtube.com/watch?v=V4BdoeUCGeo
- https://bnpb.go.id/berita/gunungapi-semeru-muntahkan-apg-sejauh-tujuh-kilometer-
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 5926/8135

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4250215/original/013405900_1670236453-cek_fakta_bali.jpg)



