• (GFD-2023-11958) [SALAH] Pinjaman Online Kospin Jasa Melalui Pesan Whatsapp

    Sumber: WHATSAPP
    Tanggal publish: 25/02/2023

    Berita

    “Baiklah Bu apakah ibu ingin diproses malam hari ini juga Bu jika iibu ingin di proses malam hari ini juga bu saya akan lembur kerja bu
    Dan jika ibu masih bersangka negative dengan perusahaan kami ibu silahan di cek web resmi kami”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah pesan mengatasnamakan Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa beredar melalui aplikasi pesan Whatsapp. Di dalam pesan ini, tampak akun yang mengklaim dirinya sebagai admin dari Kospin Jasa menawarkan pinjaman online kepada penerima pesan. Akun ini juga mengirimkan tautan website resmi Kospin Jasa untuk meyakinkan penerima pesan.

    Namun setelah melakukan penelusuran terkait dengan pesan Whatsapp mengatasnamakan Kospin Jasa ini, ditemukan sebuah fakta yang menunjukkan bahwa pesan Whatsapp seperti ini merupakan pesan penipuan yang telah beredar sejak tahun 2019. Jika menelusuri melalui laman pencarian Google, maka kita akan diarahkan pada klarifikasi resmi dari Kospin Jasa yang menyatakan bahwa pesan Whatsapp yang menawarkan pinjaman online yang beredar di masyarakat merupakan penipuan.

    Melalui akun Facebook resminya, pihak Kospin Jasa menyatakan bahwa Kospin Jasa tidak memiliki produk pinjaman online.
    “TIDAK ADA PRODUK PINJAMAN ONLINE DI KOSPIN JASA.
    Tetap berhati-hati ya sahabat dengan segala bentuk penipuan di sosial media saat ini. Pastikan untuk lebih kritis dalam mencari informasi dari sumber yang tepat. Jangan mudah untuk tergiur mendapatkan pinjaman uang dengan cepat & mudah via transfer online. Biasanya modus penipu adalah dengan meminta transfer sejumlah uang dahulu calon korbannya dengan dalih biaya administrasi.
    Serta tetap berhati-hati terhadap pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan pinjaman online Kospin JASA.”

    Jadi dapat disimpulkan bahwa pesan Whatsapp yang menawarkan pinjaman online atas nama Kospin Jasa merupakan penipuan dan termasuk ke dalam fabricated content atau konten palsu.

    Kesimpulan

    Faktanya, pesan tersebut merupakan pesan penipuan. Melalui akun Facebook resminya, Kospin Jasa menyatakan bahwa Kospin Jasa tidak memiliki produk pinjaman online.
    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11959) [SALAH] Indochina pada Truk Southern Hauliers Merupakan Sebutan untuk Indonesia dan China

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 25/02/2023

    Berita

    “Adakah yg bisa menjelaskan ini..? , Kok bkn Indonesia ?... emank ada negara Indochina ?.. Nah loh, sdh di-aku2 tuh …_”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah unggahan dari akun media sosial Facebook menampilkan foto sebuah truk pengangkat barang dengan nama perusahaan Southern Hauliers yang terpampang jelas di samping truk. Selain itu, ada pula tulisan beberapa negara seperti China, Indochina, Malasyia dan Singapura. Akun bernama Hermansyah ini kemudian menambahkan narasi yang mempertanyakan tentang sebutan Indochina pada foto yang dicurigai sebagai pengakuan gabungan Indonesia dan China.
    Namun setelah melakukan penelusuran terkait kebenaran dari foto dan narasi yang terdapat pada unggahan, ditemukan sebuah klarifikasi dari beberapa artikel yang menjelaskan hal tersebut. Melansir dari artikel periksa fakta turnbackhoax.id dengan judul, “[BENAR] Indochina di Foto Konatainer Souterhn Hauliers”, dijelaskan bahwa tulisan dalam foto yang beredar tersebut memang tulisan Indochina. Namun dalam penjelasannya, disebutkan bahwa kata “Indochina” dalam hal ini bukan merupakan gabungan dari Indonesia dan China. Indochina dalam hal ini mengacu kepada informasi mengenai negara-negara yang dilayani, yaitu Laos, Thailand dan Vietnam. Seperti dalam website resminya, Southern Hauliers juga menampilkan rute pengiriman mereka yang meliputi Thailand, Malaysia, dan Singapura sebagai rute pengiriman utama, kemudian titik-titik lain dalam kawasan ASEAN.
    Dari Wikipedia bahasa Indonesia ensiklopedia bebas, Indochina atau Semenanjung Indochina adalah wilayah di Asia Tenggara. Karena berada di timur India dan selatan Tiongkok, budaya Indochina sangat erat dengan budaya Tiongkok dan India. Sepeti nama Vietnam yang menunjukan pengaruh Tiongkok, dan nama Kamboja, Laos, Thailand, dan Myanmar merupakan pengaruh India. Ada 2 pengertian tentang Indochina, sempit dan luas:
    1. Pengertian sempit; Hanya terdiri atas negara-negara bekas Indochina Prancis:
    - Kamboja
    - Laos
    - Vietnam
    2. Pengertian luas; Atau Asia Tenggara Daratan mencakup pula:
    - Myanmar
    - Thailand
    Jadi dapat disimpulkan bahwa unggahan yang menampilkan foto truk Southern Hauliers dengan tulisan Indochina yang dipertanyakan dan dicurigai sebagai gabungan dari Indonesia dan China, merupakan kekeliruan dan termasuk ke dalam informasi dengan kategori misleading content atau konten menyesatkan.

    Kesimpulan

    Faktanya, tulisan Indochina yang ada di truk milik perusahaan pengangkutan barang Southern Hauliers bukan merujuk pada negara gabungan “Indochina”. Namun kata Indochina dalam hal ini merujuk pada beberapa negara di kawasan ASEAN yaitu Laos, Kamboja dan Vietnam.
    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11961) [SALAH] Pesan Whatsapp Mengatasnamakan Beacukai

    Sumber: WHATSAPP
    Tanggal publish: 25/02/2023

    Berita

    “sy agus yulianto kabid pemeriksaan beacukai
    kamo infokan bahwa pakaian anda (pengiriman the thrifti)sementara kamo tahan karna tdk dilengkapi label beacukai/pp
    Klau anda tdk mengurus barangnya maka kami serahkan kepihak kepolisian untuk diproses hulim dan anda bjsa dijerat pasal 480 ancaman 4 tahun penjara..."

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah pesan yang mengatasnamakan Direktorat Jendral Bea Cukai RI beredar melalui aplikasi pesan Whatsapp. Di dalam pesan tersebut, pengirim menyebut dirinya sebagai Agus Yulianto yang menjabat sebagai Kabid Pemeriksaan Beacukai. Pesan tersebut berisi informasi mengenai laporan terhadap barang penerima pesan yang tengah ditahan oleh pihak Beacukai karena tidak dilengkapi label Beacukai/PPN. Selain itu, dituliskan pula sebuah peringatan yang menyebutkan bahwa jika si penerima pesan tidak segera mengurus barang yang ditahan tersebut, maka si penerima pesan akan diproses secara hukum dengan ancaman 4 tahun penjara.

    Namun setelah melakukan penelusuran terkait dengan kebenaran pesan tersebut, ditemukan sebuah fakta yang menyatakan bahwa pesan Whatsapp yang mencatut Kabid Pemeriksaan Beacukai dengan nama Agus Yulianto, merupakan pesan penipuan yang sebelumnya pernah beredar di masyarakat. Jika melakukan pengecekan melalui laman Google, maka kita akan diarahkan kepada artikel-artikel yang membahas tentang waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan beacukai.

    Melansir dari website resmi Beacukai Lampung, terdapat beberapa modus penipuan mencatut beacukai yang patut dicurigai oleh masyarakat, yaitu:
    1. Harga barang / jenis pungutan tidak wajar untuk transaksi online
    2. Mendapat iming-iming barang mewah dan/atau uang dengan nilai fantastis
    3. Seseorang yang mengaku petugas menghubungi Anda langsung dengan nomor handphone pribadi
    4. Ditawarkan barang lelang dari situs tidak resmi
    5. Tujuan transfer kepada rekening atas nama pribadi
    6. Dimintai pungutan-pungutan yang tidak wajar
    7. Sering disertai ancaman (denda atau kurungan)

    Melalui artikel yang terdapat di Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Provinsi Riau Agus Yulianto menjelaskan bahwa aksi penipuan mengatasnamakan beacukai dapat dikenali dari nomor penipu. Seperti nilai pungutan dan pajak tidak wajar, menggunakan nomor pribadi dan akun bisnis dengan tampilan foto profil berseragam. Selain itu menggunakan nomor rekening pribadi dan mengancam korban dengan penjara dan tenggat waktu yang tidak logis.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa pesan Whatsapp yang mengatasnamakan Beacukai RI merupakan pesan penipuan dan termasuk kedalam informasi dengan kategori fabricated content atau konten palsu.

    Kesimpulan

    Klaim ini merupakan klaim keliru yang pernah beredar sebelumnya. Penipuan melalui nomor pribadi dan berisi ancaman, merupakan ciri-ciri penipuan mengatasnamakan beacukai yang dapat dikenali oleh masyarakat.
    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11962) [SALAH] Video Anak-Anak di Afrika Meninggal Akibat Suntik Vaksin Covid-19

    Sumber: TWITTER
    Tanggal publish: 25/02/2023

    Berita

    “Dulu video ini disensor dan dilarang tampil di media, 13 anak-anak mati mendadak setelah di CVD-19 Vaksin di sebuah sekolah di Afrika Selatan, ini juga salah satu pemicu pabrik CVD-19 Vaksin dsana bangkrut #pandemihoax”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video melalui media sosial Twitter yang diunggah oleh akun dengan nama @_banyoe. Video unggahan ini menampilkan anak-anak berkulit hitam yang terbaring di aats tempat tidur dengan kondisi yang tidak sadarkan diri. Terlihat suasana di sekitar anak-anak tersebut cukup riuh dan terdengar pula tangisan dari orang-orang di sekitarnya. Akun ini menambahkan narasi yang menjelaskan bahwa video tersebut adalah video anak-anak di Afrika yang meninggal akibat Vaksin Covid-19 yang mereka terima di sekolah. Ditambahkan pula bahwa oleh karena kejadian ini, pabrik-pabrik vaksin yang ada di Afrika mengalami kebangkrutan.
    Dengan mengambil cuplikan gambar dari video tersebut dan melakukan pencarian dengan menggunakan Google Lens, maka penulis diarahkan pada beberapa artikel yang menunjukkan bahwa klaim yang diberikan oleh akun Twitter tersebut mengandung kekeliruan. Melalui sebuah artikel dari media Piga Firimbi dengan judul, “Is This Video of Schoolchildren Who Died from Poisoning”, video ini ternyata pernah muncul pada tahun 2020 dengan klaim yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan video anak-anak di Afrika yang meninggal setelah memakan biskuit pada acara ulang tahun temannya. Namun ternyata, di dalam artikel tersebut dijelaskan, bahwa video tersebut merupakan video dari anak-anak Sekolah Dasar Kakamega di Kenya yang kehilangan nyawanya pada tanggal 3 Februari 2020 akibat keributan yang memicu penyerbuan di lantai 3 kelas mereka.
    Jadi dapat disimpulkan bahwa klaim yang diunggah oleh akun media sosial Twitter tersebut adalah klaim yang tidak benar dengan kategori misleading content atau konten menyesatkan.

    Kesimpulan

    Faktanya, video tersebut merupakan video anak-anak di Sekolah Dasar Kakamega di Kenya yang meninggal akibat penyerbuan yang terjadi di sekolahnya.
    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan