• (GFD-2023-11984) [SALAH] Anies Baswedan Dekat Dengan Aliran Krsiten Sesat Alpha Omega di Papua

    Sumber: TWITTER
    Tanggal publish: 01/03/2023

    Berita

    “BISA DILIHAT SI ONTA YAMAN NGGAK PEDULI ITU APA YANG PENTING DAPAT SUARA SEGALA CARA DEMI KEKUASAAN”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah unggahan di media sosial Twitter menampilkan hasil tangkapan layar dari artikel berita yang berjudul, “Anies Akui Dekat Dengan Aliran Sesat Kristen Alfa Omega Papua”. Unggahan oleh akun @ ini juga menambahkan sebuah narasi yang menyatakan bahwa Anies melakukan segala cara demi sebuah kekuasaan.

    “BISA DILIHAT SI ONTA YAMAN NGGAK PEDULI ITU APA YANG PENTING DAPAT SUARA SEGALA CARA DEMI KEKUASAAN”

    Namun setelah menelusuri terkait dengan kebenaran berita ini, ditemukan sebuah fakta yang dapat menunjukkan bahwa klaim ini merupakan sebuah klaim yang keliru. Pasalnya, terdapat kekeliruan terhadap nama Alpha Omega yang dimaksud di dalam artikel, dengan Alpha Omega tempat Anies Baswedan melakukan kunjungan pada 2022 lalu.

    Hasil tangkapan layar pada akun Twitter ini merupakan hasil tangkapan layar dari artikel milik media online katalogika.com yang berjudul, ““Anies Akui Dekat Dengan Aliran Sesat Kristen Alfa Omega Papua”. Artikel ini diketahui telah beredar pada bulan Desember tahun 2022 lalu. Di dalamnya, artikel ini mengungkapkan sebuah klaim yang menyatakan bahwa Anies mengakui dekat dengan sebuah aliran sesat di Alpha Omega di Kabupaten Supiori, Kota Sentani Papua dan diberi nama Yohanes oleh Ondofolo (sebutan Imam di Alfa Omega).

    Klaim oleh artikel ini muncul berdasarkan pernyataan dari Ade Armando pada video di sebuah unggahan akun Youtube Channel Cokro TV yang tayang pada 26 Desember 2022. Dalam video tersebut Ade Armando menyatakan bahwa komunitas Kristen Alpha Omega merupakan aliran Kristen sesat. Mereka berdoa di atas batu yang dipercaya tempat persemayaman Tuhan. Mereka percaya, hubungan badan bukan pasangan suami istri akan meningkatkan ketaqwaan. Pernyataan kemudian menjadi dasar dari timbulnya klaim bahwa Anies Baswedan menerima nama dan dekat dengan aliran Kristen sesat bernama Alpha Omega.

    Namun ternyata, selang beberapa hari sejak video dari Ade Armando ini tayang, akun Youtube Channel Cokro TV kemudian mengeluarkan video baru yang diketahui merupakan video klarifikasi dari video sebelumnya. Dalam tayangan yang berjudul ALFA OMEGA YANG MENERIMA ANIES BUKAN ORGANISASI YANG MENYESATKAN, Ade Armando menegaskan Alfa Omega yang menerima kunjungan Anies bukan gereja yang memiliki aliran sesat. Dirinya menyatakan bahwa belakangan dia mengetahui bahwa kedua gereja itu berbeda dan hanya memiliki nama yang sama setelah diberi tahu sutradara Angga Dwimas Sasongko, yang merupakan keponakan pemimpin Gereja Alfa Omega di Jayapura, Pendeta Robert Nerotumilena.

    “Kesalahan saya adalah mengira bahwa kedua gereja tersebut adalah dua gereja yang sama. Sekarang saya memperoleh informasi lagi bahwa itu adalah dua gereja yang berbeda namanya sama-sama Alfa Omega tapi gereja yang berbeda,” kata Ade Armando di kanal Youtube @CokroTv.

    Di dalam video tersebut Ade Armando menegaskan bahwa Alfa Omega yang menerima kunjungan Anies bukan gereja yang memiliki aliran sesat.

    “Jadi sekarang mudah-mudahan menjadi jelas Alfa Omega yang menerima Anies adalah Alfa Omega yang dipimpin pendeta Robert Nerotumilena yang tidak dianggap sesat,” ungkapnya.

    “Saya harus minta maaf kepada Pendeta Robert yang mungkin sudah terganggu nama baiknya akibat video saya. Saya juga sudah meminta Cokro TV men-take down video saya tersebut,” jelas Ade Armando.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa Anies Baswedan dekat dengan aliran Kristen sesat di Papua, merupakan sebuah informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori misleading content atau konten menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya, komunitas Alpha Omega yang menyambut Anies Baswedan di Papua bukan Alpha Omega yang merupakan aliran Kristen sesat. Diketahui ternyata banyak nama komunitas Alpha Omega tersebar di Papua dan tidak semuanya merupakan komunitas atau aliran sesat.

    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11949) [SALAH] Video Seorang Murid di Amerika Serikat yang Menodong Pistol ke Gurunya

    Sumber: Twitter
    Tanggal publish: 28/02/2023

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “Ini jelas #BidensAmerica dibawakan kepada Anda oleh #altleftextremist yang terpilih untuk berkuasa”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter bernama @TakenBinder mengutip ulang sebuah cuitan dar pengguna Twitter lain bernama @XAVIAERD. Pada cuitan yang dikutip tersebut, terdapat video yang memperlihatkan seorang murid menodong gurunya dengan pistol. @TakenBinder menulis klaim bahwa video tersebut terjadi di Amerika Serikat dan merupakan agenda dari para ekstrimis dan kabinet Joe Biden.

    Setelah dilakukan penelusuran dengan Yandex Video Search, video tersebut telah banyak beredar di portal berita, salah satunya BBC News pada 2018 silam. Melansir dari artikel BBC News, video tersebut memperlihatkan seorang remaja di Paris, Perancis, yang menodong gurunya dengan pistol palsu yang ditujukan sebagai lelucon atau prank.

    Lebih lanjut, informasi serupa juga pernah dibahas oleh India Today dengan judul “Fact Check: Video of high school student threatening teacher with gun is NOT from the US, it’s from France”.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @TakenBinder merupakan konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konteks yang salah. Video yang memperlihatkan seorang murid menodong gurunya dengan pistol terjadi di Paris, Perancis pada 2018, bukan terjadi di Amerika Serikat.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11950) [SALAH] Awan Hitam Besar Muncul Sebelum Kecelakaan Kereta di Ohio Tahun 2023

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 28/02/2023

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “Ini adalah video asli yang diambil setelah #kereta yang membawa bahan kimia di #Ohio meledak.
    Ini adalah Chernobyl milik Ohio.

    Bukan UFO. #toxic #chemicals meledak
    Siapa yang bisa selamat dari ini?”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook bernama Panthea Mila mengunggah video yang memperlihatkan gumpalan awan hitam di ketinggian yang sangat rendah ada di langit yang diklaim muncul setelah tragedi kereta yang membawa bahan-bahan kimia di Ohio meledak. Selain itu, Panthea Mila juga menjuluki video tersebut sebagai tragedi Chernobyl milik Ohio.

    Setelah dilakukan penelusuran dengan Yandex Video Search, video tersebut telah banyak beredar di internet sejak November 2022. Salah satu pengguna TikTok bernama @princess_cisneros telah mengunggah video serupa pada November 2022 dan Januari 2023. Selain itu, pengguna TikTok tersebut menulis keterangan bahwa video tersebut terjadi di Portland, Oregon.

    Lebih lanjut, informasi serupa juga pernah dibahas oleh USA Today dengan judul “Fact check: Video of dark, low-hanging clouds filmed prior to Ohio train derailment” dan dikategorikan sebagai False.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konteks yang salah. Video tersebut telah beredar sejak November 2022 di Portland, Oregon, bukan diambil sebelum kecelakaan kereta di Ohio 2023.

    Rujukan

  • (GFD-2023-11951) [SALAH] “Jepang Meluncurkan Investigasi Resmi Terhadap Jutaan Kematian Akibat Vaksin COVID”

    Sumber: portal
    Tanggal publish: 28/02/2023

    Berita

    “Japan Launches Official Investigation Into Millions of COVID Vaccine Deaths.

    Japan has launched an official investigation into the unprecedented numbers of people dying after receiving the Covid-19 vaccination.

    According to reports, Japanese researchers have been instructed to investgate the mechanisms by which experimental mRNA jabs could be causing deaths and severe adverse reactions.

    Hiroshima University School of Medicine Prof. Masataka Nagao highlighted how the bodies of vaccinated persons he performed autopsies on were abnormally warm, with upwards of 100 degree F body temperatures.”

    Terjemahan:

    “Jepang Meluncurkan Investigasi Resmi Terhadap Jutaan Kematian Akibat Vaksin COVID.

    Jepang telah meluncurkan penyelidikan resmi terhadap jumlah kematian yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah menerima vaksinasi Covid-19.

    Menurut laporan, peneliti Jepang telah diinstruksikan untuk menyelidiki mekanisme di mana suntikan vaksin mRNA eksperimental dapat menyebabkan kematian dan reaksi merugikan yang parah.

    Fakultas Kedokteran Universitas Hiroshima Prof. Masataka Nagao menyoroti bagaimana tubuh orang yang divaksinasi yang dia otopsi menjadi sangat hangat, dengan suhu tubuh di atas 100 derajat Fahrenheit.

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah artikel dari portal daring yang memberitakan bahwa Jepang secara resmi sedang meluncurkan investigasi terhadap jutaan kematian yang diakibatkan dari vaksin Covid-19.

    Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, Jepang tidak pernah secara resmi meluncurkan investigasi tersebut. Dilansir dari leadstories.com, bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa “jutaan” orang di Jepang telah meninggal akibat vaksin COVID.

    Kemudian terkait penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Hiroshima, kenaikan suhu pada seseorang yang telah mendapatkan vaksinasi tersebut adalah hal yang wajar. Profesor Nagao mengkonfirmasi dari data penelitian yang ia temukan, tidak mungkin dapat disimpulkan bahwa vaksin akan penyebab kematian.

    Dengan demikian, Jepang melakukan investigasi resmi terkait vaksin setelah jutaan kematian akibat dari vaksin Covid-19 adalah tidak benar dengan kategori Konten Palsu.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Faktanya Jepang tidak pernah meluncurkan investigasi secara resmi terhadap jutaan kematian akibat vaksin Covid-19. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan