(GFD-2023-12001) Keliru, Brasil Dilanda Banjir Bandang Usai Gelar Karnaval Bertema Setan
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 06/03/2023
Berita
Sebuah akun media sosial Instagram pada 2 Februari 2023 mempublikasikan konten dengan klaim bahwa Brasil dilanda banjir bandang setelah negara itu menggelar karnaval bertema setan. Konten itu terdiri dari satu foto dan dua video pendek banjir bandang yang terjadi di salah satu kota di Brasil.
Unggahan itu disertai narasi, “Ramai di Medsos, habis gelar karnaval nuansa Sat*nic, Brasil alami bencana banjir bandang. Setelah gempa bumi di Turki dan Suriah, banjir mematikan dan tanah longsor terjadi di Brasil selama karnaval.”
Benarkah klaim bahwa banjir bandang tersebut lantaran karnaval bertema setan?
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo menelusuri berbagai sumber artikel dari beberapa media kredibel untuk memverifikasi hubungan karnaval dengan banjir bandang di Brasil tersebut.
Dikutip dari Associated Press, Pemerintah Federal Brasil menggelar karnaval setelah menundanya selama dua bulan karena pandemi Covid-19. Pemerintah mengharapkan 46 juta orang bergabung dalam perayaan karnaval yang secara resmi diagendakan sejak 17 Februari 2023 hingga 22 Februari 2023.
Namun pada Minggu 19 Februari, dua kota di negara bagian Sao Paolo dilanda banjir dan tanah longsor, demikian pemberitaan dari VOA. Kota-kota seperti Sao Sebastiao, Ubatuba, Ilhabela dan Bertioga adalah sebagian kota yang dilanda hujan sangat lebat dan kini berada dalam status darurat.
Pihak berwenang kemudian membatalkan perayaan karnaval karena tim SAR masih berjuang menemukan orang-orang yang hilang, luka-luka atau dikhawatirkan telah meninggal dunia di bawah puing-puing tanah longsor.
The Guardian melansir, korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di tenggara Brasil seminggu lalu secara resmi bertambah menjadi 64 orang pada Minggu, 26 Februari 2023. Lebih dari 2.400 orang mengungsi akibat hujan deras yang menghanyutkan rumah, jalan, klinik dan infrastruktur lainnya.
Diperkirakan 9,5 juta dari 215 juta penduduk Brasil tinggal di daerah dengan risiko tinggi banjir atau tanah longsor, terutama di lingkungan favela yang miskin.
Penyebab Banjir
Banjir tidak pernah disebabkan karena perayaan atau karnaval. Menurut Pemerintah negara bagian Sao Paulo, curah hujan di negara itu melampaui 600 milimeter dalam satu hari, salah satu yang paling tinggi di Brasil dalam masa yang sangat singkat. Pemerintah lokal Bertioga mengatakan curah hujan di kota itu saja mencapai 687 milimeter dalam satu hari.
Menurut Francis Lacerda, seorang peneliti di Laboratorium Perubahan Iklim IPA Brasil kepada AFP, apa yang terjadi di Brasil adalah dampak pemanasan global yang menghasilkan lebih banyak kejadian karena cuaca ekstrem seperti banjir dan tanah longsor. Peristiwa tersebut tidak hanya terjadi di Brasil, tapi seluruh Amerika Selatan dan planet Bumi.
Menurut dia, sebenarnya telah terjadi penurunan jumlah hujan di Brasil di bagian tenggara, barat tengah, utara dan timur laut dalam 30 atau 40 tahun terakhir, bahkan ketika episode ekstrem ini meningkat. Akan tetapi distribusinya menjadi lebih intens, dengan hujan sepanjang tahun turun dalam beberapa jam dalam beberapa kasus.
Daerah pegunungan memiliki risiko yang lebih tinggi. “Di pantai Sao Paulo, misalnya, fenomena ini diintensifkan oleh pegunungan dan datangnya gelombang dingin dengan angin pantai berkecepatan tinggi. Tapi hujan seperti itu juga bisa terjadi di daerah pesisir tanpa pegunungan,” kata Francis, yang dikutip dari France24.
Verifikasi Video
Beberapa potongan video memang benar menunjukkan suasana karnaval dan dampak banjir di Brasil pada Februari 2023. Namun Tempo menemukan satu video yang tidak terkait dengan bencana banjir 2023.
Potongan gambar pada video kedua ini adalah banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Rio De Janeiro, satu tahun lalu.
Akun YouTube Viva.co.id mengunggahnya pada 16 Februari 2022 berjudul “Brasil Diacak-acak Banjir Bandang, Belasan Warga Tewas”.
Video serupa pernah diunggah oleh akun ABC News pada 18 Februari 2022. Dalam keterangannya disebutkan bahwa video tersebut menunjukkan momen hujan yang sangat deras menyebabkan tanah longsor menuruni bukit di kota Petropolis, Brasil.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan unggahan yang mengklaim usai menggelar karnaval bertema setan, Brasil dilanda banjir bandang adalah keliru.
Brasil menggelar karnaval di kota Rio De Janeiro, sedangkan banjir bandang dan tanah longsor terjadi di kawasan pesisir Sao Paulo. Tidak ada kaitan antara karnaval sebagai penyebab banjir.
Rujukan
- https://perma.cc/B5ND-Q82Y
- https://apnews.com/article/brazil-carnival-celebrations-begin-again-b81525ea2b894a6f3b4f570a1c3a0754
- https://apnews.com/article/brazil-carnival-celebrations-begin-again-b81525ea2b894a6f3b4f570a1c3a0754
- https://www.voaindonesia.com/a/banjir-dan-tanah-longsor-di-brazil-sedikitnya-26-tewas-karnaval-dibatalkan-/6970282.html
- https://guardian.ng/news/world/brazil-storm-death-toll-rises-to-64/
- https://guardian.ng/news/world/brazil-storm-death-toll-rises-to-64/
- https://www.france24.com/en/live-news/20230223-climate-change-rampant-urbanization-fuel-brazil-storm-disasters
- https://www.youtube.com/watch?v=5Qu-floGEbU
- https://www.youtube.com/shorts/-ffSjcd8Awc
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2023-11998) Cek Fakta: Hoaks Kerajaan Arab Saudi Tutup Ziarah ke Makkah dan Madinah hingga Idul Fitri
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 05/03/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video yang menyebut adanya penutupan ziarah ke Madinah dan Makkah mulai 7 Maret 2023 hingga Idul Fitri oleh Kerajaan Arab Saudi. Postingan itu beredar sejak tengah pekan kemarin.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 2 Maret 2023.
Dalam postingannya terdapat video berjudul "Informasi penting kurang nyaman untuk jamaah umroh. Ziarah Kota Mekkah dan Kota Madinah Di Hentikan Sementara Waktu".
Dalam video tersebut terdapat seorang pria yang menarasikan bahwa mazarah Madinah dan Makkah dihentikan dengan alasan yang belum jelas.
Akun itu menambahkan narasi "Untuk sementara mulai tgl 7 Maret kerajaan Arab Saudi mengeluarkan pengumuman ziarah di Madinah dan Makkah ditiadakan bagi jama'ah umroh,semoga sudah lebaran kembali normal seperti biasa."
Lalu benarkah postingan video yang menyebut adanya penutupan ziarah ke Madinah dan Makkah mulai 7 Maret 2023 hingga Idul Fitri oleh Kerajaan Arab Saudi?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi laman Kemenag.go.id. Di sana terdapat bantahan dalam artikel berjudul "Konsul Haji KJRI: Tidak Ada Penutupan Ziarah di Makkah dan Madinah" yang tayang pada 3 Maret 2023.
Bantahan itu disampaikan oleh Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam.
"Tidak ada penutupan ziarah, baik di Makkah maupun Madinah. Tempat-tempat ziarah juga tidak ditutup. Kami sudah melakukan klarifikasi terkait informasi penutupan itu kepada Wakil Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bidang Ziarah," ujar Nasrullah Jasam.
Ia menyebut info yang benar adalah adanya pengumuman salah satu perusahaan transportasi di Arab Saudi yang menghentikan layanan ziarahnya.
"Ada perusahaan transportasi yang mengumumkan menghentikan layanan ziarah mulai 7 Maret karena keterbatasan armada dan tenaga driver, serta pertimbangan kemacetan. Jadi bukan penutupan tempat ziarah di Makkah dan Madinah, tapi ada pemberitahuan dari perusahaan transportasi terkait ketidakmampuan mereka memberikan layanan ziarah," katanya menambahkan.
Nasrullah memastikan sampai saat ini layanan terhadap jemaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, berjalan seperti biasa.
Kesimpulan
Postingan video yang menyebut adanya penutupan ziarah ke Madinah dan Makkah mulai 7 Maret 2023 hingga Idul Fitri oleh Kerajaan Arab Saudi adalah tidak benar.
Rujukan
(GFD-2023-11996) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Banjir di Tol Karawang Barat
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 04/03/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video banjir di tol Karawang Barat, kabar tersebut dimuat salah satu akun Facebook, pada 1 Maret 2023.
Unggahan tersebut menampilkan sejumlah kendaraan terendam banjir di jalan raya.
Di dalam video tersebut terdapat tulisan "tol karawang barat".
Video tersebut diberi keterangan "Banjir tol Karawang barat".
Benarkah klaim video banjir di tol Karawang Barat? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video banjir di tol Karawang Barat, sebelumnya video tersebut telah ditelusuri Cek Fakta Liputan6.com dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Banjir dalam Video Ini Bukan Tanggul Gresik Jebol".
Penelusuran dilakukan dengan menangkap layar menggunakan Google Image.
Penelusuran mengarah pada salah satu akun TikTok yang mengunggah video identik dengan klaim pada 20 Desember 2021, video tersebut diberi keterangan sebagai berikut "update #banjir2021 #viralvideo #ShahAlam" dan menandai lokasi unggah video di Shah Alam.
Petunjuk lokasi tersebut dijadikan bahan penelusuran lanjutan dengan menggunakan Google Maps untuk mencocokan lokasi yang ada diklaim video.
Hasil penelusuran menunjukan sejumlah bangunan dan infrastruktur identik dengan klaim. Lokasinya terletak di jalan Persiaran Kuala Selangor Shah Alam, Selangor Malaysia.
Berikut kesamaan pada salah satu bangunan dalam video tersebut.
Gedung LF Logistics
Cuplikan klaim video tanggul Gresik jebol
Hasil penelusuran menggunakan Google Maps
Jembatan
Cuplikan klaim video tanggul Gresik jebol
Hasil penelusuran menggunakan Google Maps
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim video banjir di tol Karawang Barat tidak benar.
Video tersebut merupakan peristiwa banjir di jalan Persiaran Kuala Selangor Shah Alam, Selangor Malaysia.
Rujukan
- https://lens.google.com/search?p=AfVzNa-PuCLDomJMvHcq3Z3vqbxavQXQrVd4k3XY4knOKx2rNLL3TsssABnIg9NP2T2pvog3aaMzP5P2EfYKD4ICEcowAaskasc-ebidVBAfuaduxHp952dcFTwv-8AVJMI9ZIc9K0YAAfhHgcs00evWSr6Y7T4TLWr_R1nBO7O5EjuR8jgb6TyU588Mq3QdXPvcNSmXVENa2WwoKhIH_5-ZHUVrN7F7iJps8DZbgZ4_OoGpNa2XVagAThqxJXrkUrgq1i9Qzbwhcv4zKmQ6OqM3eHT4y4YtAfRHKZaFy0lcx8K9UN78URvLKFuXXf7dwY1H5WR_73NH_ze8M3FRYVj5_TQMTJO5RsD3ltfWLdofVzctPK2l9SlhhPfdv_7PaiDh6gbHqmGHfeVrCfQ1u1sA2HR8s29RhpfOfRViR76VmMtg55mcF_p6bDheVzn8gA%3D%3D&ep=gisbubb&hl=en-ID&re=df#lns=W251bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsIkVrY0tKREl4Wldaak1EUTRMVFptTldZdE5ETmlZUzA0T0RReExXTmhNbVZoWTJNM1lqSmxaQklmVlY5b2VETXhjV1Z3Y3poWFdVeHVaVFo2U1ROWFNFOUdTbkpuYzJGQ1p3PT0iLG51bGwsbnVsbCxbW251bGwsbnVsbCwiMC0wIl0sWyJmM2Y0NGEyZS1mYzQ2LTQ2MWItODZkYy1lNzYzOThiYTM1YTIiXV0sMSxudWxsLFtudWxsLG51bGwsWzAsMCwxMDAwMDAsMTAwMDAwXSxudWxsLDVdLG51bGxd
- https://www.google.com/maps/place/LF+Logistics+Services+(M)+Sdn+Bhd+(KDC1)/@3.0365633,101.5523443,3a,75y,164.39h,94.83t/data=!3m6!1e1!3m4!1suHzBGpDymIrxgZsWjKI4Ig!2e0!7i16384!8i8192!4m8!3m7!1s0x31cdb2cb41fa6193:0x6cfb2067daaa098!8m2!3d3.0338769!4d101.5521267!14m1!1BCgIgARICCAI!16s%2Fg%2F11c1xgf4cg
(GFD-2023-11997) Cek Fakta: Tidak Benar Kebakaran Depo Pertamina Plumpang BBM akan Langka
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 04/03/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim kebakaran depo Pertamina Plumpang BBM akan langka, kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 Maret 2023.
Berikut unggahan klaim kebakaran depo Pertamina Plumpang BBM akan langka.
"Bakal mahal dan langka lagi bbm..depo pertamina plumpang Jakarta Utara penyuplai 20% bbm di Indonesia kebakaran."
Benarkah klaim kebakaran depo Pertamina Plumpang BBM akan langka? Simak hasil penelusurannya Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim kebakaran depo Pertamina Plumpang BBM akan langka, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso memastikan bahwa pasokan BBM aman.
Walaupun status darurat telah dicabut, lanjut Fadjar, Pertamina masih tetap mengantisipasi kebutuhan BBM di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dengan menjalankan alih supply dari dari Terminal BBM Tanjung Gerem, Terminal BBM Cikampek, dan Terminal BBM Ujung Berung. Untuk memperkuat pasokan, penyaluran BBM juga dilakukan dari Kilang Balongan dan Kilang Cilacap melalui jalur laut ke Terminal BBM Tanjung Priok.
“Upaya alih suplai ini diperlukan untuk memastikan pasokan BBM tetap terpenuhi bagi masyarakat,” kata Fadjar dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (4/3/2022).
Dalam artikel berjudul "Depo Pertamina Plumpang Terbakar, Erick Thohir Jamin Pasokan BBM Aman" yang dimuat situs Liputan6.com, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, persediaan BBM di sejumlah depo Pertamina masih cukup memasok kebutuhan masyarakat.
“Di Cikampek ada stok Pertalite 20399 KL yang cukup 10 hari dan Pertamax 6137 KL atau cukup 11 hari. Sementara di TBBM Ujung Berung dengan Pertalite 24250 KL (11,5 hari) dan Pertamax 22,004 KL (29,2 hari),” ujar Erick.
Dia mengatakan dukungan persediaan BBM juga ada di TTU Balongan yang memiliki stok Pertalite 80,014 KL (CD 57 hari) dan Pertamax 50,626 KL (170 hari), serta tambahan pasokan dari Kilang Balongan dan Kilang Cilacap dapat dilakukan melalui lsut ke TBBM Tanjung Priuk.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim kebakaran depo Pertamina Plumpang BBM akan langka tidak benar.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso memastikan bahwa pasokan BBM aman.
Walaupun status darurat telah dicabut, lanjut Fadjar, Pertamina masih tetap mengantisipasi kebutuhan BBM di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dengan menjalankan alih supply dari dari Terminal BBM Tanjung Gerem, Terminal BBM Cikampek, dan Terminal BBM Ujung Berung. Untuk memperkuat pasokan, penyaluran BBM juga dilakukan dari Kilang Balongan dan Kilang Cilacap melalui jalur laut ke Terminal BBM Tanjung Priok.
Halaman: 5693/8124


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4346489/original/098734300_1677980081-cek_fakta_ziarah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4345887/original/010768200_1677900764-banjir_tol_karawang_barat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4337188/original/068025100_1677295316-tanggul_gresik_jebol_GI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4346250/original/094986800_1677933941-kebakaran_depo_plumpang.jpg)