• (GFD-2023-12044) [SALAH] Pesan WhatsApp Undangan Rapat Kinerja Tenaga Kesehatan Dinkes Provinsi DKI Jakarta Maret 2023

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 11/03/2023

    Berita

    Selamat Pagi,

    Saya dr.Widyastuti, MKM, (Kepala Dinas Kesehatan Prov.DKI Jakarta), Menyampaikan Perihal Adanya Undangan Rapat Kerja Peningkatan Kinerja Tenaga Kesehatan Dari Ditjen Yankes Kemenkes Untuk dr Zeba Siftonga, MM, No.Peserta 09998885 Yg Akan Dilaksanakan Pada Tgl 14-15 Maret 2023 Di Hotel Aston Semarang Untuk Peserta Di Tanggung Biaya Transportasi Oleh Panitia Penyelenggara Ditjen Yankes Kemenkes Rp.8Jt, Untuk Penjelasan Lebih Lanjut Mengenal Acara Ini Mohon Agar Menghubungi Panitia Penyelenggara Dr.dr. Hendra Kurniawan, M.Kes, Di 081213394448, Di Hubungi Sekarang Juga Sudah Di Tunggu. Mohon Maaf Melalui WA”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar pesan WhatsApp undangan rapat kinerja tenaga kesehatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Rapat tersebut dilaksanakan pada tanggal 14-15 Maret 2023 di Hotel Aston Semarang dan biaya akomodasi peserta ditanggung oleh panitia penyelenggara Ditjen Yankes Kemenkes senilai 8 juta.

    Berdasarkan hasil penelusuran, pesan WhatsApp tersebut adalah hoaks. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta tidak pernah mengeluarkan undangan rapat kinerja tenaga kesehatan tersebut. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

    “Dihimbau Masyarakat tetap berhati-hati terhadap penipuan atas nama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

    Pantau terus informasi terkini dan terpercaya hanya di media sosial resmi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.”, tulis Dinkes Provinsi DKI Jakarta melalui akun Instagram @dinkesdki (05/03/203).

    Berdasarkan penjelasan di atas pesan WhatsApp undangan rapat kinerja tenaga kesehatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.

    Kesimpulan

    Pesan palsu. Dinas Kesehatan Provinsi DKI tidak pernah mengeluarkan pesan WhatsApp Undangan Rapat Kinerja Tenaga Kesehatan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12047) [SALAH] Lowongan Kerja Pengda IPPAT Kendari

    Sumber: Instagram
    Tanggal publish: 11/03/2023

    Berita

    “INFO LOWONGAN KERJA
    KANTOR NOTARIS DAN PPAT
    Dibutuhkan Langsung Kerja :

    Staff Administrasi
    Staff Kantor
    Petugas Lapangan
    Fasilitas :
    Gaji Pokok
    Tunjangan Karyawan
    Pegawai Tetap
    Uang Makan Setiap Hari
    Inventaris Motor
    Untuk kirim berkas
    CONTACT :
    ALAMAT :
    Kambu, Kec. Kambu, Kota”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Instagram lokerkendari_upadate mengunggah grafis lowongan kerja kantor notaris dan PPAT. Terdapat informasi menenai posisi yang dibutuhkan yaitu staff administrasi, staff kantor, dan petugas lapangan. Dituliskan juga fasilitas yang tersedia dan kontak yang dihubungi. Setelah menghubungi nomor WhatsApp yang tertera, calon recruiter dibebankan uang sebesar Rp 50 ribu sebagai biaya tabungan yang akan dikembalikan jika lolos seleksi.

    Setelah ditelusuri pada akun Instagram resmi ditemukan bahwa informasi mengenai lowongan kerja kantor notaris dan PPAT merupakan hoaks, hal tersebut berdasarkan postingan Instagram yang diunggah pada 28 Februari 2023. Pengda IPPAT Kendari mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan menjamin bahwa lowoongan kerja di kantor-kantor PPAT/Notaris tidak pernah dipungut biaya.

    Dengan demikian informasi mengenai lowongan kantor notaris dan PPAT merupakan hoaks sehingga masuk dalam kategori konten yang tiruan.

    Kesimpulan

    Informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut merupakan hoaks. Faktanya, Pengda IPPAT Kendari menjamin bahwa loker di kantor-kantor PPAT/Notaris tidak pernah dipungut biaya.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12058) [SALAH] Tangkapan Layar Artikel Berjudul “Ganjar: Saya dari kecil Hobi nonton film porno salahnya di mana”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/03/2023

    Berita

    “Ganjar: Saya dari kecil Hobi nonton film porno salahnya di mana”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Haryo Rejeki Mili pada 4 Maret 2023 pukul 12.36 memposting sebuah tangkapan layar artikel berjudul “Ganjar: Saya dari kecil Hobi nonton film porno salahnya di mana”.

    Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci nama Ganjar dan menggunakan keterangan tanggal artikel terbit yaitu Jumat, 14 Januari 2022 maka ditemukan artikel asli milik BPKP News. Judul artikel yang asli adalah “Janji Renovasi Rumah Tak Ditepati, Kader Kembalikan Bantuan Ganjar”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dan artikel asli yang terletak pada gambar artikel serta keterangan nama penulis yaitu Asep Jubaeni Hamzah. Jika dilihat terdapat perbedaan pada judul artikel. Setelah ditelusuri hoaks tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar, besarkan artikel periksa fakta turnbackhoax.id hoaks tersebut pernah muncul pada Desember 2022.

    Dengan demikian tangkapan layar tersebut merupakan hasil suntingan. Artikel tersebut milik BPKP News dan judul artikel yang asli adalah “Janji Renovasi Rumah Tak Ditepati, Kader Kembalikan Bantuan Ganjar”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar tersebut merupakan hasil suntingan. Faktanya, artikel tersebut milik BPKP News dan judul artikel yang asli adalah “Janji Renovasi Rumah Tak Ditepati, Kader Kembalikan Bantuan Ganjar”.

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12020) [SALAH Video Pengejaran Pelaku Pembacokan di Magelang

    Sumber: TWITTER
    Tanggal publish: 11/03/2023

    Berita

    “Drama pengejaran pelaku pembac*kan yg akhirnya ditabrak oleh pengejarnya

    From this to this”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter @MurtadhaOne1 menggunggah cuitan dengan lampiran dua video yang diklaim merupakan kejadian pengejaran pelaku pembacokan yang terjadi di Mertoyudan, Magelang. Dalam video pertama berisi cuplikan pengejaran terduga pelaku pembacokan oleh pengendara mobil. Pengendara mobil kemudian menabrak motor terduga pelaku hingga jatuh.

    Kemudian dalam video kedua diklaim merupakan kejadian lanjutan dari video pertama. Dalam video ini, terlihat dua orang terduga pelaku pembacokan terkapar di jalan raya dalam kondisi luka-luka. Dalam video juga ditampilkan celurit yang disebut sebagai senjata terduga pelaku.

    Jika melihat kedua video tersebut, terdapat perbedaan dari pakaian yang digunakan terduga pelaku pembacokan. Hal ini juga disampaikan akun Twitter @dwioktariadi dalam menanggapi utas tersebut.

    Setelah dilakukan penelusuran, kedua video tersebut merupakan kejadian yang berbeda. Video pertama benar merupakan kejadian pengejaran terduga pelaku pembacokan di Mertoyudan, Magelang. Namun video kedua merupakan kejadian penangkapan pelaku klitih yang terjadi di Pingit, Yogyakarta pada 21 Februari 2021.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

    Informasi yang salah. Kedua video yang dilampirkan dalam cuitan Twitter tersebut adalah kejadian yang berbeda. Video pertama adalah kejadian di Magelang, sedangkan video kedua adalah kejadian penangkapan klitih di Yogyakarta.

    Rujukan