“Ada yang Tau Ini jenis Apa? Mesin aneh ini ada di langit, beberapa saat sebelum gempa bumi di Turki yang telah menewaskann lebih dari 35.000 orang”
“HAARP adalah singkatan dari Hyper Active Acoustic Research Program yang dimulai pada tahun 1993 di Alaska..”
(GFD-2023-12170) [SALAH] Mesin Aneh HAARP Terlihat di Langit Turki yang Menyebabkan Gempa Bumi
Sumber: FacebookTanggal publish: 26/03/2023
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video di Facebook yang menunjukkan semua mesin aneh terbang di langit yang memunculkan cahaya bergelombang, kejadian tersebut diklaim berada di langit Turki sebelum kejadian gempa pada 6 Februari 2023. Salah satu postingan dengan menyematkan video yang sama menyebut bahwa mesin tersebut adalah HAARP (Hyper Active Acoustic Research Program) yang dapat menyebabkan bencana alam buatan seperti gempa.
Setelah ditelusuri klaim tersebut salah. Faktanya video tersebut adalah salah satu dokumentasi dari peluncuran roket SpaceX Falcon 9 yang sudah lama terpublikasi di YouTube pada 8 Oktober 2018 dengan judul video “SpaceX Falcon 9 Rocket Launch from Vandenberg AFB ~ 10-7-18”.
Diketahui program HAARP didanai oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Laut Amerika Serikat, Universitas Alaska, dan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) bertujuan untuk menganalisis ionosfer dan menyelidiki potensi pengembangan teknologi ionosfer baru untuk komunikasi radio dan pengintaian. Namun sering dijadikan subjek konspirasi dari berbagai kejadian bencana.
Dilansir dari AFP, Turki dan daerah sekitarnya merupakan salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Dengan demikian, mesin aneh HAARP terlihat di langit Turki yang menyebabkan gempa bumi adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Setelah ditelusuri klaim tersebut salah. Faktanya video tersebut adalah salah satu dokumentasi dari peluncuran roket SpaceX Falcon 9 yang sudah lama terpublikasi di YouTube pada 8 Oktober 2018 dengan judul video “SpaceX Falcon 9 Rocket Launch from Vandenberg AFB ~ 10-7-18”.
Diketahui program HAARP didanai oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Laut Amerika Serikat, Universitas Alaska, dan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) bertujuan untuk menganalisis ionosfer dan menyelidiki potensi pengembangan teknologi ionosfer baru untuk komunikasi radio dan pengintaian. Namun sering dijadikan subjek konspirasi dari berbagai kejadian bencana.
Dilansir dari AFP, Turki dan daerah sekitarnya merupakan salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Dengan demikian, mesin aneh HAARP terlihat di langit Turki yang menyebabkan gempa bumi adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Mochamad Marcell
Faktanya video tersebut merupakan peluncuran roket SpaceX Falcon 9 yang sudah lama terpublikasi di YouTube pada 8 Oktober 2018 dengan judul video “SpaceX Falcon 9 Rocket Launch from Vandenberg AFB ~ 10-7-18”. Sehingga tidak ada kaitannya dengan gempa turki yang terjadi pada 6 Februari 2023. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Faktanya video tersebut merupakan peluncuran roket SpaceX Falcon 9 yang sudah lama terpublikasi di YouTube pada 8 Oktober 2018 dengan judul video “SpaceX Falcon 9 Rocket Launch from Vandenberg AFB ~ 10-7-18”. Sehingga tidak ada kaitannya dengan gempa turki yang terjadi pada 6 Februari 2023. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2023-12177) [SALAH] Ayu Ting-Ting Meninggal Dunia Maret 2023
Sumber: YoutubeTanggal publish: 26/03/2023
Berita
INNALILLAHI: Suasana Rumah Duka Ayu Ting Ting Sederet Artis Tak Kuasa Menahan Tangis
Hasil Cek Fakta
Pada Minggu, 19 Maret 2023 sebuah channel youtube dengan nama RASIS (https://www.youtube.com/@rasis2143) mengunggah sebuah konten dengan klaim meninggalnya Ayu Ting-Ting salah seorang penyanyi dangdut ternama asal Indonesia.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, apa yang disampaikan pada klaim tersebut tidak benar adanya. Sebab, pada pertengahan video pengunggah justru menyampaikan bahwa yang sebetulnya meninggal ialah paman dari Ayu Ting-Ting, Kapten Infanteri Kardi pada tahun 2020 lalu. Selain itu, potongan video yang digunakan di dalam video tersebut pun tidak mendukung klaim yang disampaikan oleh pengunggah. Contohnya saja seperti potongan video Narji Cagur yang diunggah oleh channel youtube Net Entertainment News yang tengah berduka akibat meninggalnya sang ayah pada 2016 lalu.
Tak hanya itu, bukti lain yang menunjukkan bahwa klaim yang disampaikan tidak benar adanya ialah karena hingga kini Ayu Ting-Ting masih aktif membagikan update aktivitasnya di laman media sosial instagramnya.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, apa yang disampaikan pada klaim tersebut tidak benar adanya. Sebab, pada pertengahan video pengunggah justru menyampaikan bahwa yang sebetulnya meninggal ialah paman dari Ayu Ting-Ting, Kapten Infanteri Kardi pada tahun 2020 lalu. Selain itu, potongan video yang digunakan di dalam video tersebut pun tidak mendukung klaim yang disampaikan oleh pengunggah. Contohnya saja seperti potongan video Narji Cagur yang diunggah oleh channel youtube Net Entertainment News yang tengah berduka akibat meninggalnya sang ayah pada 2016 lalu.
Tak hanya itu, bukti lain yang menunjukkan bahwa klaim yang disampaikan tidak benar adanya ialah karena hingga kini Ayu Ting-Ting masih aktif membagikan update aktivitasnya di laman media sosial instagramnya.
Kesimpulan
Video dengan klaim Ayu Ting-Ting meninggal dunia pada bulan Maret 2023 adalah konten dengan kategori konten yang dimanipulasi yakni ketika gambar asli kemudian dimanipulasi dengan tujuan penipuan.
Rujukan
(GFD-2023-12178) [SALAH] Ivan Gunawan Meninggal Dunia Maret 2023
Sumber: YoutubeTanggal publish: 26/03/2023
Berita
“INNALILLAHI: Jenazah Tiba di Rumah Duka Ivan Gunawan Meninggal Dunia Usai Mengidap Penyakit”
Hasil Cek Fakta
Pada Minggu, 19 Maret 2023 sebuah channel youtube dengan nama RASIS (https://www.youtube.com/@rasis2143) mengunggah sebuah konten dengan klaim meninggalnya Ivan Gunawan salah satu presenter ternama asal Indonesia setelah ia berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, apa yang disampaikan pada klaim tersebut tidak benar adanya. Sebab, pada pertengahan video pengunggah justru menyampaikan bahwa yang sebetulnya meninggal ialah Bambang Cahyo Gunawan, Ayahanda dari Ivan Gunawan yang telah meninggal pada tahun 2020 lalu. Selain itu, foto-foto yang digunakan di dalam konten tersebut juga tidak mendukung dari klaim yang disampaikan oleh Rasis pada thumbnail dan judulnya. Contohnya saja seperti foto Syahnaz serta suaminya Jeje Govinda yang sebetulnya merupakan foto milik suara.com yang diunggah pada 2019 lalu.
Tak hanya itu, bukti lain yang menunjukkan bahwa klaim yang disampaikan tidak benar adanya ialah karena hingga kini Ivan Gunawan masih aktif membagikan update aktivitasnya di laman media sosial instagramnya.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, apa yang disampaikan pada klaim tersebut tidak benar adanya. Sebab, pada pertengahan video pengunggah justru menyampaikan bahwa yang sebetulnya meninggal ialah Bambang Cahyo Gunawan, Ayahanda dari Ivan Gunawan yang telah meninggal pada tahun 2020 lalu. Selain itu, foto-foto yang digunakan di dalam konten tersebut juga tidak mendukung dari klaim yang disampaikan oleh Rasis pada thumbnail dan judulnya. Contohnya saja seperti foto Syahnaz serta suaminya Jeje Govinda yang sebetulnya merupakan foto milik suara.com yang diunggah pada 2019 lalu.
Tak hanya itu, bukti lain yang menunjukkan bahwa klaim yang disampaikan tidak benar adanya ialah karena hingga kini Ivan Gunawan masih aktif membagikan update aktivitasnya di laman media sosial instagramnya.
Kesimpulan
Video dengan klaim Ivan Gunawan salah satu artis berkebangsaan Indonesia telah meninggal dunia pada bulan Maret 2023 akibat penyakit yang dideritanya merupakan konten dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Rujukan
(GFD-2023-12179) [SALAH] Akun WhatsApp Sekda Kota Serang Menawarkan Bantuan
Sumber: WhatsAppTanggal publish: 26/03/2023
Berita
“Iya pa benar, apa ada yg sy bantu ?”
“Maksud dan tujuan saya menghubungi Bapak Hanya ingin berdonasi dana bantuan untuk … rehabilitasi, dan operasional masjid”
“Dalam menyambut Bulan suci Ramadhan dari …”
“Iya maaf bpk dr Lembaga atau perorangan?”
“Saya Ir.Nanang Saefudin Sekretariat daerah kota serang”
“Bantuan dana yang akan di salurkan hari ini masih bersifat pribadi”
“O iya pa sektot, apa kira2 syarat utk mendapat bantuan”
“Bisa di fotokan untuk kondisi Masjid bangunan masjid nya pak”
“Iya pa kondisi masjid msh lumayan bagus”
“Maksud dan tujuan saya menghubungi Bapak Hanya ingin berdonasi dana bantuan untuk … rehabilitasi, dan operasional masjid”
“Dalam menyambut Bulan suci Ramadhan dari …”
“Iya maaf bpk dr Lembaga atau perorangan?”
“Saya Ir.Nanang Saefudin Sekretariat daerah kota serang”
“Bantuan dana yang akan di salurkan hari ini masih bersifat pribadi”
“O iya pa sektot, apa kira2 syarat utk mendapat bantuan”
“Bisa di fotokan untuk kondisi Masjid bangunan masjid nya pak”
“Iya pa kondisi masjid msh lumayan bagus”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah akun WhatsApp Sekda Kota Serang Nanang Saefudin dengan nomor 0838-9365-8076 menawarkan bantuan kepada salah satu masjid dalam rangka menyambut bulan Ramadhan.
Faktanya, akun WhatsApp tersebut palsu. PPID Kota Serang melalui akun Instagram resminya menjelaskan bahwa akun tersebut adalah modus penipuan yang mengatasnamakan Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap modus penipuan yang beredar di bulan Ramadhan.
Berdasar pada seluruh referensi, akun WhatsApp Sekda Kota Serang Nanang Saefudin dengan nomor 0838-9365-8076 adalah palsu. Akun tersebut masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Faktanya, akun WhatsApp tersebut palsu. PPID Kota Serang melalui akun Instagram resminya menjelaskan bahwa akun tersebut adalah modus penipuan yang mengatasnamakan Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap modus penipuan yang beredar di bulan Ramadhan.
Berdasar pada seluruh referensi, akun WhatsApp Sekda Kota Serang Nanang Saefudin dengan nomor 0838-9365-8076 adalah palsu. Akun tersebut masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
PPID Kota Serang menjelaskan bahwa akun WhatsApp yang beredar bukan milik Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin.
Rujukan
Halaman: 5588/8062



