(GFD-2024-17320) [SALAH] Smash Petir Megawati Hangestri Sukses Buat Ratu Voli Korea Terjungkal Mengenaskan
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 30/03/2024
Berita
Smash Petir.! Pembalasan Megawati Pada Kim Yong Koung Sukses Buat Ratu Volly Terjungkal Mengenaskan | SMASH PETIR MEGATRON, RATU VOLLY KOREA JATUH TERJUNGKAL MENGENASKAN
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @mediaseleb6532 pada 25 Maret 2024 mengunggah video dengan klaim bahwa smash petir milik pemain Red Sparks asal Indonesia, Megawati Hangestri, sukses membuat Kim Yeon Koung yang dijuluki sebagai Ratu Voli Korea jatuh terjungkal secara mengenaskan.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai klaim tersebut. Selain itu, nyatanya narator hanya membaca ulang artikel milik Bola.net berjudul “Gia tak Terbendung, Performa Megawati Membaik & Ada Kejutan dari Kim Se-in, Red Sparks Balik Hajar Pink Spiders”.
Dalam artikel diberitakan mengenai kemenangan Red Sparks atas Pink Spiders di laga kedua semifinal play-off Liga Voli Putri Korea 2023/2024 pada 24 Maret 2024. Diketahui Red Sparks menang 3-1 dan berhasil membalas kekalahan di laga pertama semifinal play-off.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @mediaseleb6532 merupakan informasi yang salah.
Setelah menonton keseluruhan video, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai klaim tersebut. Selain itu, nyatanya narator hanya membaca ulang artikel milik Bola.net berjudul “Gia tak Terbendung, Performa Megawati Membaik & Ada Kejutan dari Kim Se-in, Red Sparks Balik Hajar Pink Spiders”.
Dalam artikel diberitakan mengenai kemenangan Red Sparks atas Pink Spiders di laga kedua semifinal play-off Liga Voli Putri Korea 2023/2024 pada 24 Maret 2024. Diketahui Red Sparks menang 3-1 dan berhasil membalas kekalahan di laga pertama semifinal play-off.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @mediaseleb6532 merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya.
Unggahan video yang mengklaim bahwa smash petir milik Megawati Hangestri sukses membuat Kim Yeon Koung jatuh terjungkal secara mengenaskan merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ditemukan bukti kredibel mengenai klaim tersebut dan narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Gia tak Terbendung, Performa Megawati Membaik & Ada Kejutan dari Kim Se-in, Red Sparks Balik Hajar Pink Spiders”.
Unggahan video yang mengklaim bahwa smash petir milik Megawati Hangestri sukses membuat Kim Yeon Koung jatuh terjungkal secara mengenaskan merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ditemukan bukti kredibel mengenai klaim tersebut dan narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Gia tak Terbendung, Performa Megawati Membaik & Ada Kejutan dari Kim Se-in, Red Sparks Balik Hajar Pink Spiders”.
Rujukan
- https://www.bola.net/voli/gia-tak-terbendung-performa-megawati-membaik-ada-kejutan-dari-kim-se-in-red-sparks-balik-haja-cbbbe8.html
- https://turnbackhoax.id/2024/02/23/salah-ratu-voli-korea-meninggal-usai-terkena-spike-keras-dari-megawati-hangestri/
- https://turnbackhoax.id/2024/03/30/salah-smash-petir-megawati-hangestri-sukses-buat-ratu-voli-korea-terjungkal-mengenaskan/
(GFD-2024-17585) Hoaks! Formasi Kabinet Indonesia Maju II
Sumber:Tanggal publish: 30/03/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar susunan Kabinet Indonesia Maju II atau jilid 2 kembali beredar di media sosial TikTok.
Dalam formasi tersebut terdapat foto Mahfud Md, Airlangga Hartanto, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir yang dinarasikan sebagai Menteri Koordinator.
Selain itu, dijabatan Menteri Bidang Teknis terdapat foto, AHY, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Sri Mulyani, Yenny Wahid, Kaesang Pangarep hingga Raffi Ahmad.
Namun, benarkah poster formasi Kabinet Indonesia Maju jilid 2 tersebut?
Dalam formasi tersebut terdapat foto Mahfud Md, Airlangga Hartanto, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir yang dinarasikan sebagai Menteri Koordinator.
Selain itu, dijabatan Menteri Bidang Teknis terdapat foto, AHY, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Sri Mulyani, Yenny Wahid, Kaesang Pangarep hingga Raffi Ahmad.
Namun, benarkah poster formasi Kabinet Indonesia Maju jilid 2 tersebut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran ANTARA, belum ada informasi resmi mengenai formasi kabinet Prabowo-Gibran mendatang. Koordinator Staf Khusus (Stafsus) Presiden Ari Dwipayana merespons narasi yang dikembangkan sejumlah pihak terkait keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pengangkatan menteri kabinet pemerintahan 2024--2029.
"Pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden terpilih setelah dilantik 20 Oktober 2024," kata Ari Dwipayana, dilansir dari ANTARA.
Calon wakil presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka menyebut pembahasan soal susunan kabinet pada pemerintahan RI mendatang akan ada waktunya sendiri. Menurut dia, hal itu akan ditentukan oleh Prabowo Subianto selaku calon presiden dan sejauh ini belum ada pembicaraan terkait susunan kabinet.
"Belum, nanti ada waktunya sendiri," katanya, dilansir dari ANTARA.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan kursi dalam kabinet pemerintahan 2024-2029 kepada calon presiden Ganjar Pranowo ataupun Anies Baswedan.
"Kami tidak pernah atau belum pernah menawarkan kepada Pak Ganjar ataupun Pak Anies soal kursi di kabinet, bahwa kemudian berita-berita disampaikan itu tidak benar," kata Dasco, dilansir dari ANTARA.
Sebelumnya, formasi kabinet Indonesia Maju juga pernah beredar dan dibantah di sini.
Klaim: Formasi kabinet Indonesia Maju Jilid 2, ada Mahfud Md, Anies dan Ganjar
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
"Pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden terpilih setelah dilantik 20 Oktober 2024," kata Ari Dwipayana, dilansir dari ANTARA.
Calon wakil presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka menyebut pembahasan soal susunan kabinet pada pemerintahan RI mendatang akan ada waktunya sendiri. Menurut dia, hal itu akan ditentukan oleh Prabowo Subianto selaku calon presiden dan sejauh ini belum ada pembicaraan terkait susunan kabinet.
"Belum, nanti ada waktunya sendiri," katanya, dilansir dari ANTARA.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan kursi dalam kabinet pemerintahan 2024-2029 kepada calon presiden Ganjar Pranowo ataupun Anies Baswedan.
"Kami tidak pernah atau belum pernah menawarkan kepada Pak Ganjar ataupun Pak Anies soal kursi di kabinet, bahwa kemudian berita-berita disampaikan itu tidak benar," kata Dasco, dilansir dari ANTARA.
Sebelumnya, formasi kabinet Indonesia Maju juga pernah beredar dan dibantah di sini.
Klaim: Formasi kabinet Indonesia Maju Jilid 2, ada Mahfud Md, Anies dan Ganjar
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-17330) Cek Fakta: Tidak Benar Kartun The Simpsons Memprediksi Runtuhnya Jembatan di Baltimore
Sumber:Tanggal publish: 30/03/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang kartun The Simpsons memprediksi runtuhnya jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 29 Maret 2024.
Akun Facebook tersebut mengunggah gambar berisi salah satu karakter di kartun The Simpsons yakni Homer Simpsons yang tengah melihat sebuah kapal menabrak jembatan.
Gambar itu kemudian dikaitkan dengan peristiwa jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat yang runtuh setelah ditabrak sebuah kapal kargo.
"The Simpsons never disappoint with their eeriely accurate predictions," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 29 kali dibagikan dan mendapat 12 respons dari warganet.
Sebelumnya, sebagian dari Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, AS runtuh setelah sebuah kapal kargo bertabrakan dengannya pada Selasa 26 Maret 2024 pagi, menyebabkan banyak kendaraan jatuh ke air.
Sekitar pukul 01.30, sebuah kapal menabrak jembatan, terbakar lalu tenggelam. Sebuah video yang diposting di X terlihat menunjukkan sebagian besar jembatan sepanjang 2,6 km itu ambruk karena sejumlah kendaraan jatuh ke air di bawahnya.
"Semua jalur ditutup kedua arah karena kejadian di Jembatan Kunci I-695. Lalu lintas dialihkan," tulis Otoritas Transportasi Maryland di X seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (26/3/2024).
Benarkah dalam gambar tersebut kartun The Simpsons memprediksi runtuhnya jembatan di Baltimore, Amerika Serikat? Berikut penelusurannya.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kartun The Simpsons memprediksi runtuhnya jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "bridge in baltimore the simpsons" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Viral Image Does Not Show ‘The Simpsons’ Predicting Baltimore Bridge Collapse" yang dimuat situs thequint.com pada 28 Maret 2024.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa tidak ada episode The Simpsons yang menayangkan soal peristiwa jembatan di Baltimore runtuh karena ditabrak kapal.
The Quint kemudian melakukan pencarian gambar terbalik pada foto tersebut. Hasil pencarian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam desain karakter Homer Simpsons, pria yang terlihat dalam foto viral tersebut.
Terlihat bahwa pola zig-zag yang menunjukkan rambut Homer dalam gambar tersebut jauh lebih sempit daripada desain sebenarnya. Selain itu, desain telinga karakternya juga berbeda. The Quint menyimpulkan bahwa gambar tersebut merupakan hasil rekayasa digital.
Masih menurut artikel tersebut, kartun The Simpsons sering dikaitkan dengan peristiwa di dunia nyata. Misalnya, gambar The Simpsons kemudian diedit dan dikaitkan dengan beberapa peristiwa.
Contohnya peristiwa ledakan kapal selam Titan di OceanGate, runtuhnya Bank Silicon Valley, dan unjuk rasa pengemudi truk pada tahun 2022 di Kanada, yang memprotes negara yang mewajibkan vaksin COVID-19.
Kesimpulan
Kabar tentang kartun The Simpsons memprediksi runtuhnya jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat ternyata tidak benar. Faktanya, gambar kartun The Simpsons yang dikaitkan dengan peristiwa tersebut merupakan hasil rekayasa digital.
Rujukan
(GFD-2024-17331) Cek Fakta: Tidak Benar Jembatan di Baltimore Ambruk karena Ledakan Dinamit
Sumber:Tanggal publish: 30/03/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat ambruk karena ledakan dinamit beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 27 Maret 2024.
Akun Facebook tersebut mengunggah gambar detik-detik ambruknya jembatan tersebut. Dalam gambar terdapat letupan api di beberapa titik jembatan. Gambar tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa runtuhnya jembatan disebabkan ledakan dinamit.
"Bridge in Baltimore allegedly hit by a cargo hacked by cyber attack.
It might be a 9/11 like inside job. Video show something like dynamite explosions on bridge.
Check out the video clip (attached) at 9, 11, and 13 second marks.
Pure evil!!!
Don’t loose sight on election fraud, child sex trafficking, and other problems," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 9 kali dibagikan dan mendapat 9 respons dari warganet.
Benarkah Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat ambruk karena ledakan dinamit? Berikut penelusurannya.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat ambruk karena ledakan dinamit. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "jembatan di baltimore ambruk" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai penyebab jembatan di Baltimore, Amerika Serikat ambruk. Satu di antaranya artikel berjudul "Kapal Kargo Dali Alami Mati Listrik Sebelum Tabrak Jembatan Ikonik di Baltimore AS, 6 Orang Diyakini Tewas" yang dimuat situs Liputan6.com pada 27 Maret 2024.
Liputan6.com, Washington, DC - Ketika awak kapal Dali, kapal kargo berukuran 289 meter, menyadari apa yang terjadi pada Selasa (26/3/2024), semuanya sudah terlambat. Kapal – pada awal perjalanan 27 hari dari pelabuhan Baltimore ke Sri Lanka – mengalami mati listrik setelah meninggalkan pelabuhan dan meluncur menuju Jembatan Francis Scott Key yang menjadi ikon kota yang terletak di Negara Bagian Maryland, Amerika Serikat, tersebut.
Saat itu tengah malam dan awak kapal semakin gelap gulita ketika lampu kapal tiba-tiba padam. Kapal itu mati: tidak ada alat elektronik dan - yang terpenting - tidak ada tenaga mesin. Mereka terkatung-katung, namun tak berdaya menghentikan apa yang terjadi.
Beberapa alarm berbunyi ketika kru melakukan tes yang gagal dalam upaya putus asa untuk memperbaiki masalah dan mendapatkan kembali kekuatan.
Pilot lokal yang berada di atas kapal dengan panik memberi perintah, menyuruh awak kapal untuk mengarahkan kemudi dengan keras ke kiri dan membuang jangkar agar tidak melayang ke kanan.
Meskipun generator darurat diyakini telah berfungsi, kapal tersebut tidak pernah dapat menggunakan kembali mesinnya.
Pilot tidak punya pilihan. Sesaat sebelum pukul 01.30 pada Selasa, mereka mengeluarkan seruan mayday yang memperingatkan pihak berwenang bahwa tabrakan akan segera terjadi.
"Ada sebuah kapal mendekat dan kehilangan kemudinya," kata seorang pejabat Otoritas Transportasi Maryland sebagaimana yang terekam dalam lalu lintas radio, seperti dilansir BBC, Rabu (27/3). "Sampai hal itu terkendali, kita harus menghentikan semua lalu lintas."
Gubernur Maryland Wes Moore kemudian memuji para kru sebagai "pahlawan" dan mengatakan respons cepat mereka "menyelamatkan nyawa" karena pihak berwenang mampu menghentikan arus lalu lintas kendaraan ke jembatan dalam waktu dua menit antara panggilan dan tabrakan.
Namun hal ini tidak menghentikan apa yang terjadi ketika Dali menabrak tiang beton di jembatan sepanjang 2,4 km, yang dengan cepat runtuh, sepotong demi sepotong, ke dalam perairan Sungai Patapsco yang gelap dan dingin.
Enam orang – semuanya diyakini pekerja di jembatan – diperkirakan tewas karena suhu air dan waktu yang telah berlalu. Penjaga Pantai AS mengatakan pada Selasa malam bahwa mereka telah menyimpulkan orang-orang telah tewas dan bermaksud untuk menghentikan upaya pencarian dan penyelamatan besar-besaran, yang dipersulit oleh cuaca dingin dan mendung.
Kesimpulan
Kabar tentang Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat ambruk karena ledakan dinamit ternyata tidak benar. Faktanya, jembatan tersebut runtuh lantaran ditabrak kapal kargo berukuran 289 meter. Sebelum menabrak jembatan, kapal tersebut mengalami mati listrik.
Halaman: 4149/7990


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4789021/original/046467500_1711774135-Baltimore1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4789022/original/033082300_1711774323-TheQuint1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4789101/original/077957500_1711779016-Jembatan1.jpg)