Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan bahwa setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang bertepatan pada 10 April 2024, siswa mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Akhir (SMA) menggunakan seragam baru.
Hal tersebut menimbulkan kontroversi karena orang tua siswa merasa keberatan harus membeli seragam baru lagi.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Setelah lebaran seragam ganti baru
Duit lagiiiii
Ganti lagiiii”
Namun, benarkah Kemendikbudristek mewajibkan siswa beli seragam terbaru pada 2024?
(GFD-2024-19129) Kemendikbudristek wajibkan siswa beli seragam terbaru pada 2024, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 17/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai perubahan seragam sekolah yang berlaku setelah Lebaran, Kemendikbudristek melalui instagram resminya menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar.
Tidak ada perubahan aturan mengenai seragam sekolah, dalam Permendikbudristek 50 Tahun 2022 disebutkan tidak ada aturan yang mengharuskan siswa membeli seragam ataupun aturan yang mengharuskan siswa membeli seragam baru pada 2024.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Tidak ada perubahan aturan mengenai seragam sekolah, dalam Permendikbudristek 50 Tahun 2022 disebutkan tidak ada aturan yang mengharuskan siswa membeli seragam ataupun aturan yang mengharuskan siswa membeli seragam baru pada 2024.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-19130) Cek Fakta: Tidak Benar Video Proses Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China
Sumber:Tanggal publish: 17/04/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China. Postingan itu beredar sejak dua pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 April 2024.
Dalam postingannya terdapat video Menlu RI Retno Marsudi dengan utusan dari China. Di belakangnya juga terdapat Presiden RI Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping.
Video itu disertai narasi "Proses Penandatanganan Bukti Pelunasan Hutang Indonesia ke China"
Lalu benarkah postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun CCTV Video News Agency di Youtube pada 17 Oktober 2023.
Dalam video tersebut terdapat narasi
"Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Selasa mengadakan pembicaraan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, yang berada di Beijing untuk menghadiri Forum Belt and Road untuk Kerjasama Internasional yang ketiga dan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok."
Penelusuran dilanjutkan dan Cek Fakta Liputan6.com menemukan artikel berjudul "Bertemu Jokowi, Xi Jinping Puji Kereta Cepat Whoosh" yang tayang di Liputan6.com pada 19 Oktober 2023.
Berikut isi artikelnya:
"Liputan6.com, Jakarta - Presiden China Xi Jinping menyampaikan bahwa pihaknya bersedia untuk memperluas dan memperkuat kerja sama dengan Indonesia di industri-industri baru seperti ekonomi digital dan kendaraan energi baru.
Mengutip US News, Kamis (19/10/2023) dalam pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Beijing, Xi Jinping juga menyoroti Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Indonesia yang dibangun dengan kerja sama China-Indonesia.
Xi Jinping menyebut Kereta Cepat itu sebagai "merek emas" kerja sama China-Indonesia dalam program Belt and Road.
Seperti diketahui, pada awal Oktober 2023 Jokowi meresmikan kereta api berkecepatan tinggi senilai USD 7,3 miliar yang menghubungkan Jakarta dengan kota Bandung.
Selain Kereta Cepat, China juga menyatakan kesediaannya meningkatkan impor produk pertanian dan perikanan dari Indonesia, kata Xi Jinping dalam pertemuan dengan Jokowi di sela-sela Belt and Road Forum, menurut laporan media pemerintah China Central Television.
Xi Jinping mengatakan kedua belah pihak harus memperdalam integrasi rantai industri dan rantai pasokan, dan bersama-sama mempromosikan pembangunan “koridor ekonomi komprehensif regional.
Adapun Jokowi yang menyampaikan bahaa Indonesia menganggap China sebagai mitra strategis yang penting dalam pembangunan dan konstruksi ekonomi nasional.
"(Indonesia) berharap untuk lebih memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan China," ucap Jokowi.
Presiden China menambahkan, kedua belah pihak harus bekerja sama secara erat untuk menjaga sentralitas ASEAN, mempromosikan regionalisme terbuka, dan menunjukkan tanggung jawab negara-negara berkembang utama.
Pertemuan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Presiden China Xi Jinping di Great Hall of The People, Beijing, China, Selasa, 17 Oktober 2023 menghasilkan sejumlah kerja sama. Total ada sepuluh MoU kerjasama yang diteken kedua negara.
Mulai dari, kerja sama karantina produk perairan liar yang akan diekspor dari Indonesia ke Tiongkok, pembangunan perdesaan dan pengentasan kemiskinan, hingga penguatan investasi dan kerja sama ekonomi.
Penandatanganan sejumlah MoU kerja sama itu disaksikan langsung oleh Jokowi dan Xi Jinping. Kesepuluh MoU yang ditandatangani di hadapan kedua pemimpin yaitu:
1. Protokol tentang Persyaratan Pemeriksaan, Karantina, dan Sanitasi Veteriner Terhadap Produk Perairan Liar yang Akan Diekspor dari Indonesia ke Tiongkok;
2. Protokol Persyaratan Karantina dan Kebersihan Hewan Akuatik yang Dapat Dimakan dari Indonesia ke Tiongkok;
3. MoU Kerja Sama Implementasi Inisiatif Pembangunan Global (Global Development Initiative/GDI);
4. MoU Dialog Bersama Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan;
5. MoU Kerja Sama Pembangunan Perdesaan dan Pengentasan Kemiskinan;
6. MoU tentang Pertukaran Pengalaman untuk Tata Kelola dan Pembangunan Berkelanjutan;
7. MoU tentang Pembentukan Mekanisme Koordinasi Promosi Bersama Poros Maritim Global dan Belt and Road Initiative;
8. MoU Pendalaman Kerja Sama Bidang Kedokteran dan Kesehatan;
9. MoU Penguatan Investasi dan Kerja Sama Ekonomi; dan
10. MoU Peningkatan Kapasitas dan Pertukaran serta Kerja Sama dalam Pembangunan Berkelanjutan.
Sebelumnya, saat bertemu secara bilateral dengan Presiden Xi Jinping, Jokowi meyakini bahwa hubungan baik Indonesia dengan RRT akan makin kuat ke depannya. Untuk itu, Jokowi mendorong agar kedua negara memanfaatkan momentum baik saat ini untuk meningkatkan kerja sama kedua negara.
"Momentum baik ini harus kita manfaatkan untuk makin memperkokoh kerja sama bilateral serta tingkatkan kolaborasi dan kerja sama yang konkret bagi kawasan maupun bagi dunia," ujar Jokowi dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (18/10/2023).
Dalam pertemuan ini, Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Ad Interim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun."
Kesimpulan
Postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China adalah tidak benar. Faktanya video tersebut diambil saat Menlu RI menandatangani sejumlah MOU di sela-sela Belt and Road Forum tahun 2023 lalu.
Rujukan
(GFD-2024-19132) [SALAH] Jokowi Copot Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki karena Anies Baswedan Menang Telak di Aceh
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 17/04/2024
Berita
Pj. Gubernur Aceh di Copot Mendadak Oleh Jokowi, Gergara Anaknya Kalah Telak di Aceh
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun YouTube mengunggah video bernarasi PJ Gubernur Aceh langsung dicopot oleh Presiden Jokowi setelah pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin menang telak di Aceh.
Dilansir dari antaranews.com, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pergantian PJ Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah tidak ada kaitannya dengnan kekalahan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden di Provinsi Aceh saat pemilu 2024. Tito menambahkan pergantian masa jabatan atas dasar lama periode masa jabatan.
Unggahan video terkait Presiden Jokowi copot Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki karena Anies-Muhaimin menang telak di Aceh telah diklarifikasi oleh Tito Karnavian dan dipastikan tidak benar.
Dilansir dari antaranews.com, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pergantian PJ Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah tidak ada kaitannya dengnan kekalahan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden di Provinsi Aceh saat pemilu 2024. Tito menambahkan pergantian masa jabatan atas dasar lama periode masa jabatan.
Unggahan video terkait Presiden Jokowi copot Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki karena Anies-Muhaimin menang telak di Aceh telah diklarifikasi oleh Tito Karnavian dan dipastikan tidak benar.
Kesimpulan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan pergantian Penjabat Gubernur Aceh dari Ahmad Marzuki kepada Bustami Hamzah sama sekali tidak bermuatan politis.
Rujukan
(GFD-2024-19133) [SALAH] Sekda Belitung Hendra Caya Meminta Donasi Melalui WhatsApp
Sumber: WhatsApp.comTanggal publish: 17/04/2024
Berita
A: Assalamuallaikum..wr..wb
B: Alaikumsalam
A: Maaf ap aini benar pengurusnya TPQ AT TAAWUN
B: Benar pak
A: Saya bisa berbicara dengan bapak/ibu siapa”
B: Alaikumsalam
A: Maaf ap aini benar pengurusnya TPQ AT TAAWUN
B: Benar pak
A: Saya bisa berbicara dengan bapak/ibu siapa”
Hasil Cek Fakta
Akun WhatsApp Sekda Belitung Hendra Caya mengirimkan pesan kepada salah satu pengurus masjid ingin menyalurkan donasi. Akun bernomor 0856 4633 2057 memasang foto Hendra Caya memakai baju biru tosca dan peci hitam sebagai foto profil.
Berdasarkan hasil penelusuran, Hendra Caya mengatakan nomor WhatsApp tersebut bukan miliknya. Ia menjelaskan pemerintah daerah memiliki program donasi pembangunan tempat ibadah yang diberikan melalui koordinasi langsung oleh Bidang Kesra Kabupaten Belitung. Ia juga mengimbau pengurus tempat ibadah mewaspadai akun tiruan mengatasnamakan dirinya.
"Alhamdulillah memang belum ada yang menjadi korban, karena pengurus TPQ langsung menghubungi saya. Jadi saya sampaikan bahwa nomor 0856 4633 2057 bukan nomor kontak saya," jelas Hendra Caya dilansir belitung.tribunnews.com.
Berdasarkan hasil penelusuran, Hendra Caya mengatakan nomor WhatsApp tersebut bukan miliknya. Ia menjelaskan pemerintah daerah memiliki program donasi pembangunan tempat ibadah yang diberikan melalui koordinasi langsung oleh Bidang Kesra Kabupaten Belitung. Ia juga mengimbau pengurus tempat ibadah mewaspadai akun tiruan mengatasnamakan dirinya.
"Alhamdulillah memang belum ada yang menjadi korban, karena pengurus TPQ langsung menghubungi saya. Jadi saya sampaikan bahwa nomor 0856 4633 2057 bukan nomor kontak saya," jelas Hendra Caya dilansir belitung.tribunnews.com.
Kesimpulan
Hendra Caya menyatakan nomor WhatsApp 0856 4633 2057 bukan miliknya.
Rujukan
- https://belitung.tribunnews.com/2024/04/04/waspada-penipuan-via-whatsapp-nama-sekda-belitung-hendra-caya-dicatut-modus-donasi-masjid
- https://belitung.tribunnews.com/2024/04/04/nama-sekda-belitung-hendra-caya-dipakai-untuk-menipu-pengurus-masjid-lewat-wa
- https://turnbackhoax.id/2024/04/17/salah-sekda-belitung-hendra-caya-meminta-donasi-melalui-whatsapp/
Halaman: 3909/8120

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4803586/original/039264300_1713314540-cek_fakta_lunas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2971184/original/077320900_1574134640-Ilustrasi_Cek_Fakta_banner_3.jpg)



