• (GFD-2024-20765) [SALAH] Video Pemakaman Polisi Korban Pembakaran

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 27/06/2024

    Berita

    “USAI MEMAKAMAN SANG POLISI KORBAN PEMBAKARAN
    Ibu ini mengusir siapa kira-kira”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Tik Tok rizal setia memposting sebuah video menunjukkan seorang perempuan yang memakai baju dan kerudung berwarna hitam sedang berada di depan pemakaman. Di belakang perempuan tersebut nampak beberapa orang, salah satu diantaranya merupakan artis bernama Pras Teguh yang menggunakan kaos berwarna hitam. Dalam video tersebut terdapat narasi “USAI MEMAKAMAN SANG POLISI KORBAN PEMBAKARAN, Ibu ini mengusir siapa kira-kira”.

    Setelah ditelusuri menggunakan InVid, ditemukan video serupa pada akun Youtube @DReLegend. Berdasarkan keterangan pada postingan, video tersebut merupakan video pemakaman almarhum Babe Cabita. Sebuah foto yang menampilkan kejadian yang sama juga terdapat di artikel jakarta.tribunnews.com berjudul “‘Kok Papa Gak Keliatan’ Ucap Anak Babe Cabita Polos di Makam, Ibunya Palingkan Wajah Lalu Menangis” diunggah pada Kamis, 11 April 2024. Gambar pada artikel diambil pada sudut pandang yang berbeda dengan video, namun merupakan kejadian yang sama.

    Sebagai informasi Priya Prayoga Pratama atau akrab dipanggil Babe Cabita meninggal dunia pada Selasa 9 April 2024 di RS Mayapada Lebak Bulus. Babe Cabita merupakan komedian sekaligus aktor. Babe merupakan juara 1 Stand Up Comedy Indonesia 3 tahun 2013.

    Dengan demikian video yang diklaim merupakan pemakaman polisi korban pembakaran hal yang tidak benar. Video tersebut diambil saat pemakaman Babe Cabita yang merupakan komedian sekaligus aktor, sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim merupakan pemakaman polisi korban pembakaran hal yang tidak benar. Faktanya, video tersebut diambil saat pemakaman Babe Cabita yang merupakan komedian sekaligus aktor.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20766) [SALAH] Artikel DetikEdu: “Huruf Y Akan Dihapus dari Alfabet”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/06/2024

    Berita

    “Huruf ‘Y’ akan dihapus dari Alfabet”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah informasi dengan klaim bahwa huruf Y akan dihapus dari Alfabet. Informasi tersebut beredar pada postingan Facebook dengan menampilkan tangkapan layar dari judul berita dari DetikEdu sebagai buktinya.

    Setelah ditelusuri dengan mengunjungi laman detik.com dan mencari dengan kata kunci “Huruf Y akan dihapus dari Alfabet” pada mesin pencariannya, tidak ditemukan artikel yang dijadikan bukti tersebut.

    Dilansir dari Kompas.com, Prof E Aminudin Aziz selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Ristek membantah klaim tersebut. Ia menyebut bahwa Badan Bahasa tidak pernah membahas mengenai isu penghapusan huruf Y dari alfabet.

    Dengan demikian, DetikEdu memberitakan huruf Y akan dihapus adalah tidak benar dengan kategori Satire/Parodi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
    Faktanya tidak ditemukan artikel dari DetikEdu yang mempublikasi artikel dengan klaim tersebut. Selain itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Ristek membantah klaim tersebut. Ia juga menyebut dari pihak Badan Bahasa tidak pernah membahas penghapusan huruf Y tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20768) Disinformasi! PSSI putuskan timnas tidak ikut Piala AFF 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/06/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) resmi merilis turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara (ASEAN) yang akan diselenggarakan pada 23 November hingga 21 Desember 2024.

    Sebuah unggahan di YouTube menarasikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan Timnas Indonesia tidak mengikuti Piala AFF 2024 karena sudah bukan levelnya.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “RESMI ! PSSI PUTUSKAN PIALA AFF TIDAK MASUK LAGI KALENDER TIMNAS INDONESIA. AFF BUKAN LEVEL LAGI.”

    Namun, benarkah PSSI putuskan timnas tidak ikut Piala AFF 2024?

    Hasil Cek Fakta

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut raihan prestasi timnas sepak bola Indonesia di SEA Games 2025 tetap menjadi prioritas bagi organisasi yang dipimpinnya, sedangkan Piala AFF 2024 merupakan sasaran antara.

    Piala AFF 2024 akan berlangsung pada November sampai Desember 2024. Sementara itu, pada akhir tahun timnas Indonesia akan memainkan pertandingan-pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yakni pada enam laga yang terentang mulai 5 September sampai 19 November.

    “Untuk SEA Games dan AFF kita masih menunggu putusan AFF dan juga SEA Games itu usia berapa yang akan dimainkan di SEA Games. Jadi memang SEA Games menjadi target juga buat kita di mana, tentu salah satu membentuk tim jangka panjang melalui beberapa event kompetisi salah satunya AFF,” kata Erick, dilansir dari ANTARA.

    Erick Thohir juga telah memastikan pihaknya dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga Indonesia sudah menyinkronkan jadwal kompetisi dalam negeri dengan jadwal tim nasional.

    “Dan tentu kita juga sudah melihat bagaimana target. SEA Games, itu liga berhenti, AFF tidak berhenti. Ya ini ada semua tentu perhitungan semua, tidak berarti kita melihat sebelah mata AFF, tapi konsekuensinya Liga harus jalan, AFF harus jalan, apalagi sekarang ada kejuaraan AFF dan AFC untuk klub,” kata Erick dilansir dari ANTARA.

    Selain itu, Indonesia juga telah dijadwalkan mengikuti Piala AFF yang tergabung di grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar dan Laos.

    Klaim: PSSI putuskan timnas tidak ikut Piala AFF 2024

    Rating: Disinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-20769) Salah, Formulir Pendaftaran Gebyar Undian Bank BCA

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/06/2024

    Berita

    tirto.id - Tirto menemukan sebuah unggahan media sosial soal gebyar undian Bank BCA di platform media sosial Facebook. Unggahan itu disebar akun bernama "Promo Bank Central Asia" (arsip).

    "Program Berhadiah Khusus Nasabah Bank BCA Yang Sudah Aktif M-BCA. GEBYAR UNDIAN GRAND PRIZE TABUNGAN BANK BCA Hadir lagi, Ayo buruan Daftar agar memenangkan Grand Prize," begitu bunyi pesan dalam unggahan tersebut.

    Pesan dalam unggahan tersebut menjabarkan hadiah yang bisa dimenangkan dari gebyar undian tabungan Bank BCA. Mulai dari unit mobil Toyota Alphard, Honda CR-V Turbo, Toyota Fortuner, BMW, dan sebagainya. Ada juga hadiah unit sepeda motor, televisi, smartphone, wisata ke Singapura, dan paket umroh gratis.

    Akun tersebut mengarahkan untuk klik tautan yang tersemat di bagian bawah unggahan untuk informasi lebih lanjut soal pendaftaran.

    Unggahan tersebut pertama muncul pada 23 Juni 2024. Tidak banyak impresi ataupun komentar yang dikumpulkan unggahan. Namun, Tirto menemukan unggahan serupa dari akun lain dengan nama "The New Gebyar Hadiah BCA 2024" (arsip). Tirto juga mendapati modus serupa di platform Instagram, dari akun @gebyarundibca (arsip).

    Lalu, bagaimana kebenarannya? Apakah benar ada gebyar undian BCA yang pendaftarannya tersebar di media sosial?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di bagian akhir unggahan. Ketika diklik, terbuka halaman baru yang langsung meminta nomor kartu ATM dan nomor handphone nasabah. Hal ini mencurigakan karena langsung ada permintaan data pribadi nasabah. Jika dilanjutkan, formulir tersebut bahkan meminta informasi seperti ID BCA dan kata sandi.

    Tautan dari unggahan lain yang kami temukan malah lebih terang-terangan meminta data pribadi. Mulai dari nama lengkap, nomor kartu, sampai CCV kartu, diminta dalam formulir pendaftaran tersebut.

    Kami kemudian mencoba menelusuri keabsahan tautan-tautan pendaftaran tersebut. Tirto melakukan pemindaian menggunakan URLScan.io. Hasil pemindaian (link 1, link 2) menunjukkan kalau tautan mengarahkan ke situs yang tidak ada kaitannya dengan Bank BCA. Selain itu, halaman tersebut juga tidak memiliki domain di Indonesia.

    Sementara itu pihak BCA juga sudah mewanti-wanti terkait modus penipuan mengatasnamakan program Gebyar Hadiah BCA. Dalam informasi di situs resmi BCA, tertanggal 13 Mei 2024, dijelaskan kalau antara 1 Mei - 31 Agustus 2024, Program Gebyar Hadiah BCA tengah berlangsung. Ini adalah program apresiasi dari Bank BCA bagi nasabah yang memiliki Tahapan BCA, Tahapan Gold BCA, dan/atau Tahapan Xpresi BCA.

    Namun, mereka menyadari adanya pihak-pihak yang mungkin berusaha mencari keuntungan pribadi dengan melakukan penipuan.

    Jangan tertipu dengan pesan palsu, iklan palsu, akun palsu dan website palsu BCA maupun pihak lainnya yang menawarkan pendaftaran program Gebyar Hadiah BCA! Untuk mengikuti program Gebyar Hadiah BCA, nasabah tidak perlu melakukan pendaftaran dalam bentuk apapun, baik melalui website, form ataupun cara lainnya," begitu bunyi penjelasan dari situs resmi BCA.

    Mereka menekankan tidak ada proses ataupun formulir pendaftaran yang perlu dilakukan oleh nasabah. Semua nasabah yang terdaftar memiliki Tahapan BCA, Tahapan Gold BCA, dan/atau Tahapan Xpresi BCA secara otomatis sudah dapat mengikuti program Gebyar Hadiah BCA.

    Lebih lanjut, pihak BCA juga menjelaskan kalau mereka tidak akan menghubungi pemenang secara langsung melalui sarana apapun untuk konfirmasi pemenang. Pengumuman pemenang program Gebyar Hadiah BCA hanya diumumkan di situs resmi BCA.

    Mereka juga mengimbau nasabahnya untuk berhati-hati dari berbagai modus penipuan dan tidak membagikan informasi pribadi, terutama yang terkait dengan kegiatan perbankan. "Untuk tetap terlindungi dari berbagai modus penipuan, jangan pernah klik pesan yang tidak jelas sumbernya dan jangan pernah berikan data pribadi perbankan yang bersifat rahasia seperti nomor kartu ATM, kode OTP, kode CVV/CVC, PIN, dan password kepada siapapun," begitu pesan penutup mereka dalam keterangan resmi tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan kalau tautan gebyar undian BCA yang pendaftarannya tersebar di media sosial bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Poster beserta tautan yang tersebar di media sosial mengarahkan ke halaman lain yang meminta data pribadi pengguna layanan. Setelah dilakukan pemindaian, halaman situs tersebut juga tidak terafiliasi dengan Bank BCA.

    Bank BCA, lewat keterangan resmi, menjelaskan, untuk ikut program Gebyar Hadiah BCA, nasabah tidak perlu melakukan pendaftaran dalam bentuk apapun. Nasabah yang sudah memiliki Tahapan BCA, Tahapan Gold BCA, dan/atau Tahapan Xpresi BCA otomatis terdaftar dalam program.

    Rujukan