• (GFD-2024-21073) [HOAKS] Tempo Beritakan Agenda Partai Komunis China Kuasai Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar klaim bahwa Tempo memberitakan agenda Partai Komunis China untuk menguasai Indonesia.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Klaim soal Tempo memberitakan agenda Partai Komunis China untuk menguasai Indonesia dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Senin (8/7/2024).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Berita Tempo...Awas bahaya komunis Semua Orang.

    Salah satu akun membagikan rekaman suara yang mengeklaim Tempo memberitakan tentang agenda Partai Komunis China di Indonesia.

    "Dia membongkar semua dan saya yakin Tempo bukan cuma tuduhan-tuduhan. Tidak mungkin Tempo melakukan sesuatu ini tanpa bukti data," kata narator.

    Narator mengatakan, Tempo telah membongkar agenda Partai Komunis China untuk menguasai Indonesia, yakni dengan memiskinkan negara secara sistematis, menjauhkan umat Islam dari ajaran agama, dan mengadu domba.

    Hasil Cek Fakta

    Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, membantah medianya memberitakan agenda Partai Komunis China untuk menguasai Indonesia.

    “Ini hoaks dibuat orang jahat dengan menggunakan nama Tempo (yang) semakin tidak bermutu, dan mendekati brutal. Tempo tidak pernah mengeluarkan liputan, artikel, opini, ceramah dan penelitian soal tersebut,” kata Setri, dikutip dari Tempo.co, Rabu (10/7/2024).

    Menurut Setri, hoaks itu adalah fitnah yang mengganggu kerja jurnalistik Tempo dan berpotensi merusak kredibilitas.

    Ia juga mengatakan, pencatutan nama Tempo merupakan upaya merusak kebebasan pers.

    Setri mengimbau masyarakat menggunakan dan mengutip produk jurnalistik Tempo dengan mengikuti aturan yang berlaku.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim bahwa Tempo memberitakan agenda Partai Komunis China di Indonesia adalah hoaks.

    Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, membantah klaim tersebut. Ia mengatakan, hoaks tersebut merupakan fitnah yang mengganggu kerja jurnalistik Tempo.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21080) [HOAKS] Poster Pengobatan Ida Dayak di Banjarmasin pada 19-23 Juli

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar poster pengobatan alternatif Ida Dayak di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 19 sampai 23 Juli 2024.

    Namun, setelah ditelusuri, poster tersebut tidak benar atau hoaks.

    Poster yang menyebut Ida Dayak akan melakukan praktik pengobatan di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, pada 19-23 Juli 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini dan ini.

    Dalam poster tercantum nomor WhatsApp untuk mendaftar berobat. 

    Hasil Cek Fakta

    Dikutip dari Tribun Banjarmasin, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Budaya Kalimantan Selatan sekaligus pengelola Gedung Sultan Suriansyah membantah informasi itu.

    Melalui unggahan story Instagram @tamanbudayakalsel, UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan menyebut poster itu penipuan.

    Ketika dikonfirmasi, Kepala Taman Budaya Kalsel Suharyanti mengatakan, tidak ada agenda pengobatan Ida Dayak di Gedung Sultan Suriansyah, seperti tertera pada poster.

    "Saya cek di kantor dan bagian penerima peminjaman gedung, tidak ada. Dan saya juga tidak mendisposisikan adanya surat masuk peminjaman gedung," ujar Suharyanti. 

    Suharyanti menduga, poster yang ramai beredar di media sosial dan grup WhatApps tersebut adalah hoaks.

    "Tidak benar. Makanya kami minta masyarakat juga berhati-hati atas informasi yang tidak bertanggung jawab ini," kata dia.

    Kesimpulan

    Poster pengobatan Ida Dayak di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, pada 19-23 Juli 2024 merupakan hoaks.

    UPTD Taman Budaya Kalsel mengatakan, tidak ada ada agenda pengobatan Ida Dayak di Gedung Sultan Suriansyah, seperti yang tertera pada poster.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21081) [KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Marine Le Pen Menangis karena Kalah Pemilu

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Foto politikus sayap kanan Perancis Marine Le Pen menangis beredar di media sosial.

    Marine Le Pen disebut menangis setelah partainya, National Rally, kalah dalam pemilihan legislatif, pada Senin (8/7/2024), dan aliansi sayap kiri unggul.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto Marine Le Pen dibagikan dengan konteks keliru.

    Foto Marine Le Pen menangis dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, antara 9 sampai 10 Juli 2024. Berikut narasi yang dibagikan:

    Marine Le Pen, politisi fasis, menangis karena kalah telak di Perancis kemarin, setelah sebelumnya terlihat akan meraih kemenangan. Saya tidak berlebihan menyebutnya fasis. Partai politiknya secara harfiah didirikan oleh anggota SS.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan logo "Europe1" pada foto tersebut, seperti di mikrofon, latar belakang, dan watermark.

    Kemudian, Kompas.com menelusuri kata kunci "Marine Le Pen Europe1" di YouTube. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu diambil dari unggahan kanal Europe1, 9 Oktober 2021.

    Menurut deskripsi yang dicantumkan, Le Pen menghadiri sebuah acara yang dipandu oleh penyiar Thomas Sotto, pada Maret 2017.

    Sepanjang acara, sang politisi tak kuasa menahan tawanya melihat presenter Jean-Jacques Bourdin melakukan impresi terhadap gaya bicaranya.

    Dilansir Kompas.com, aliansi partai sayap kiri Perancis secara mengejutkan meraih kursi parlemen terbanyak pada pemilihan legislatif, pada Minggu (7/7/2024).

    Kejutan ini merupakan pukulan telak bagi aliansi sayap kanan yang diprediksi akan memenangi pemilihan, setelah sebelumnya unggul di putaran pertama.

    Hasil perhitungan suara yang dirilis Senin (8/7/2024) menunjukkan, aliansi sayap kiri New Popular Front (NPF) meraih lebih dari 180 kursi.

    Sementara aliansi poros tengah atau sentris, termasuk partai Presiden Emmanuel Macron, meraih lebih dari 160 kursi.

    Adapun aliansi partai sayap kanan yang dinaungi National Rally pimpinan Marine Le Pen berada di tempat ketiga dengan lebih dari 140 kursi.

    Kesimpulan

    Foto Marine Le Pen saat menghadiri sebuah acara pada Maret 2017 disebarkan dengan konteks yang keliru.

    Foto itu tidak memperlihatkan Marine Le Pen menangis setelah partainya, National Rally, kalah dalam pemilu parlemen di Perancis.

    Dalam foto tersebut, Le Pen tertawa karena melihat presenter Jean-Jacques Bourdin melakukan impresi terhadap gaya bicaranya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21082) [KLARIFIKASI] Manipulasi Foto Biden Arahkan Pistol ke Istrinya

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah foto memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menodongkan pistol kepada istrinya, Jill Biden.

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut merupakan konten manipulatif bernada satire.

    Foto Joe Biden menodongkan pistol pada istrinya disebarkan oleh akun Twitter ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun, pada Senin (8/7/2024):

    Joe?????? plz don’t resort to murder.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan metode reverse image search untuk mengecek rekam jejak foto yang beredar.

    Hasil pencarian di Google Lens mengarahkan ke situs Getty Images. Dalam foto aslinya, Joe Biden bukan memegang pistol, melainkan bunga dandelion untuk istrinya.

    Saat itu, Joe Biden memetik setangkai dandelion kemudian memberikan kepada istrinya.

    Momen yang dipotret oleh Sarah Silbiger itu terjadi saat mereka berjalan ke Marine One di Ellipse dekat Gedung Putih, Washington, DC, pada 29 April 2021.

    Presiden AS dan Ibu Negara berencana menghabiskan waktu di Georgia untuk memperingati 100 hari pertama menjabat dan mengunjungi mantan Presiden Jimmy Carter.

    Kunjungan mereka juga diwartakan oleh People dan Newsweek.

    Foto Biden memegang pistol merupakan konten manipulatif bernada satire.

    Joe Biden digadang-gadang kembali berkontestasi dalam Pilpres AS 2024 mewakili Partai Demokrat, sehingga muncul konten bernada satire dari kubu politik yang bertentangan.

    Kesimpulan

    Foto Joe Biden menodongkan pistol pada istrinya merupakan konten manipulatif. Dalam foto aslinya, Joe Biden hendak memberikan bunga dandelion.

    Momen tersebut diabadikan ketika Jill dan Joe Biden berjalan ke Marine One di Ellipse dekat Gedung Putih, Washington, DC, pada 29 April 2021.

    Rujukan