• (GFD-2024-21175) [SALAH] Video Pesawat Milik Taylor Swift Disemprot Cat oleh Aktivis Lingkungan

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita

    β€œDua aktivis lingkungan dari kelompok Just Stop Oil berhasil membobol Bandara Stansted, Inggris pada Kamis (19/6/2024) dan menyemprot pesawat pribadi Taylor Swift dengan cat oranye. Sebelumnya mereka menyemprot situs bersejarah Stonehenge. Polish Essex menangkap Jennifer Kowalski (28) dan Cole Macdonald (22) atas tuduhan tindak kriminal dan gangguan infrastruktur. Aksi ini menuntut Pemerintah Inggris untuk berkomitmen menghapuskan bahan bakar fosil pada 2030. Taylor Swift dikritik atas penggunaan pesawat jet pribadinya yang dianggap berkontribusi siqnifikan terhadap emisi C02."

    Hasil Cek Fakta

    Artikel disadur dari AFP.

    Sebuah video beredar di Facebook menunjukkan dua orang yang disebut aktivis dari kelompok Just Stop Oil membobol Bandara Stansted, London, Inggris yang diklaim telah menyemprotkan cat pada pesawat pribadi milik Taylor Swift. Diketahui Taylor Swift sedang melakukan tur konsernya di London.

    Setelah ditelusuri oleh Pemeriksa Fakta AFP, pesawat yang disemprotkan cat dalam video tersebut berbeda dengan pesawat milik Taylow Swift. Pesawat yang digunakan Taylor merupakan tipe Falcon 7X yang memiliki mesin pesawat pada bagian atas dekat ekor pesawat, sedangkan pesawat dalam video tersebut tidak memiliki mesin di atasnya.

    Dari BBC juga menyebut bahwa pesawat pribadi Taylor Swift tidak ada di bandara pada saat aksi tersebut terjadi.

    Perlu diketahui, Just Stop Oil diketahui merupakan kelompok aktivis yang berfokus pada perubahan iklim, Taylor Swift sendiri sering dikritik karena menyebabkan jejak karbon yang besar dengan penggunaan jet pribadinya.

    Dengan demikian, video pesawat pribadi Taylor Swift disemprot cat oleh aktivis lingkungan adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya pesawat yang terkena cat berbeda dengan pesawat pribadi milik Taylor Swift. Pesawat pribadi milik Taylor Swift tidak ada di bandara saat aksi tersebut terjadi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21176) Keliru, Video dari Pelaku Penembakan Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita



    Sebuah video terduga pelaku penembakan mantan presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump beredar di Instagram. Laki-laki dalam video tersebut berambut pirang sebahu, berkacamata dan menggunakan kaos berwarna biru. 

    Dia mengatakan bernama Thomas Matthew Crooks. Ia membenci partai Republik dan Donald Trump. "I hate Republicans, I hate Trump and guess what? You got the wrong guy.”

     

    Video yang diunggah dua hari lalu itu sudah disukai 818 dan banyak disisipkan dalam tayangan media-media mainstream di Indonesia. Benarkah orang dalam video tersebut Thomas Matthew Crooks, penembak Trump?

    Hasil Cek Fakta



    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa laki-laki dalam video itu bukanlah Thomas Matthew Crooks. Postingan tersebut sebenarnya muncul beberapa jam setelah polisi dan pejabat setempat mengonfirmasi bahwa tersangka penembakan sebenarnya telah tewas. 

    Mengutip jurnalis BBC Shayan Sardarizadeh, pria dalam video itu adalah pengguna X (sebelumnya Twitter) yang berpura-pura menjadi penembak dengan tujuan trolling yang aneh. “Dia memposting video ini satu jam yang lalu dan dengan cepat menghapusnya. Sekarang dibagikan seolah-olah itu adalah pesan dari penembak sebenarnya.”

    Dikutip dari USA Today, pengguna tersebut kemudian menulis dalam postingan tanggal 14 Juli (waktu Amerika), “Saya bukan Thomas, saya bukan penembak, saya bukan siapa-siapa, hanya memperjelas hal itu.”

    Pengguna X tersebut menulis serangkaian postingan lain hari itu yang mengklarifikasi bahwa dia bukan penjahat, termasuk postingan yang mengatakan bahwa dia “membuat lelucon tetapi sekarang serius” dan bahwa dia “seharusnya tidak memposting video itu.” 

    Pada 15 Juli, pengguna tersebut telah mengubah nama profilnya dan membagikan ulang postingan dari orang lain tentang video yang telah dihapus tersebut. Postingan sebelumnya yang mencoba mengklarifikasi bahwa dia bukanlah penembak Trump tetap aktif di akun itu.

    Penembak Donald Trump

    Thomas Matthew Crooks yang diidentifikasi oleh otoritas setempat sebagai penembak Trump berasal dari Bethel Park, Pennsylvania, pinggiran kota Pittsburgh sekitar satu jam di selatan Butler. Dia lulus dari Community College of Allegheny County dengan gelar associate di bidang sains di bidang ilmu teknik.  

    Dua foto Thomas Matthew Crooks saat masih sekolah dirilis ke publik. Satu diantaranya hasil tangkapan layar dari moment wisuda Crooks di tahun 2022. Video upacara wisuda diunggah oleh akun YouTube ini pada menit ke-01:08:18 sampai dengan 01:08:21.



    Namun motif ia menembak Trump belum diketahui. USA Today menyebutkan dia terdaftar sebagai anggota Partai Republik tetapi memberikan sumbangan $15 ke Progressive Turnout Project, sebuah kelompok yang berupaya meningkatkan jumlah pemilih di Partai Demokrat pada Januari 2021. 

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa video penembak mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, adalah keliru.

    Video itu dibuat oleh pengguna X yang telah mengakui kebohongannya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21177) Keliru, Video Berisi Klaim Mengobati Sesak Nafas dengan Pijat Tangan

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita



    Sebuah akun Facebook [ arsip ] membagikan video reels berisi tata cara pengobatan sesak nafas dan nyeri dada dengan memijat lengan tangan selama 10 menit. Pembuat konten kemudian menuliskan keterangan sebagai berikut: “Sesak nafas dan nyeri dada, pijat 10 menit pada titik ini.”



    Sejak diunggah, 5 Juli 2024 video ini telah disukai 31 pengguna Facebook, mendapat 29 komentar dan 2 kali dibagikan ulang. Namun, benarkah sesak nafas bisa disembuhkan dengan memijat lengan tangan?

    Hasil Cek Fakta



    Untuk memverifikasi kebenaran klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menghubungi dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru), dr. Erlang Samoedro, Sp.P di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta. Metode pengobatan sesak nafas dengan memijat bagian lengan tangan, menurut Erlang, tidak direkomendasikan secara medis.

    “Tidak direkomendasikan karena belum terbukti mengurangi sesak nafas. Kalau ada pasien asma berat, terus hanya dipijat-pijat, kan sesaknya gak hilang,” kata Erlang kepada Tempo saat dihubungi pada Rabu, 17 Juli 2024.

    Memijat lengan tangan saat pasien sesak napas, berdampak negatif pada penanganan sesak yang justru bisa tertunda. Sehingga, Erlang menyarankan langkah yang harus dilakukan terhadap pasien sesak nafas adalah dengan pemberian oksigen.

    Dalam website resmi Siloam Hospitals disebutkan beberapa langkah pertolongan pertama, meredakan dan mencegah sesak nafas, yaitu: 

    Kemudian cara meredakan sesak nafas antara lain:

    Langkah pencegahan sesak nafas:

    Kesimpulan



    Berdasarkan pemeriksaan fakta, video berisi klaim mengobati sesak nafas dengan memijat lengan tangan adalah keliru.

    Memijat lengan pada pasien yang sesak nafas justru berisiko dapat menunda pertolongan pertama atau penanganan. Langkah yang harus dilakukan terhadap pasien sesak nafas adalah diberikan oksigen.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21180) [PENIPUAN] Jusuf Hamka Berikan Uang untuk Membangun Rumah

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita

    πŸŽ‰ Selamat’ πŸŽ‰

    Uang telah datang untuk membangun rumah untuk Anda 🏠🏑 KLAIM. πŸ’βœ¨πŸ™

    Hasil Cek Fakta

    Beredar unggahan di Facebook mengenai giveaway uang jutaan rupiah yang dibagikan oleh akun yang mengatasnamakan seorang pengusaha ternama, Jusuf Hamka. Pada bagian kolom komentar, akun tersebut menyertakan sebuah link https://heylink[dot]me/Undian-Hadiah24/ ?βœ… yang diklaim sebagai link pendaftaran giveaway.

    Namun, giveaway tersebut merupakan informasi yang tidak benar karena melalui akun Instagram resmi Jusuf Hamka (@jusufhamka), ia pernah mengunggah sebuah tentang bantahan bahwa akun media sosial resmi miliknya hanya ada dua yakni Instagram dan Tiktok.

    Melalui Instagramnya tersebut, ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang dilakukan oleh akun-akun sosial media yang mengatasnamakan dirinya.

    Kesimpulan

    Tidak benar bahwa akun Facebook tersebut milik Jusuf Hamka karena melalui Instagram resminya ia telah membuat klarifikasi jika dirinya tidak pernah membuat giveaway apapun di sosial media.

    Rujukan