• (GFD-2024-21185) [SALAH] Video “Penampakan Kapal AS Bolong Dibom Houthi”

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita

    “Penampakan Kapal AS Bolong Dibom Houthi”

    Hasil Cek Fakta

    Artikel disadur dari AFP.

    Beredar sebuah video di TikTok yang menunjukkan sebuah kapal ditembak yang diklaim merupakan kapal induk milik Amerika Serikat, Dwigh D. Eisenhower, yang dilakukan oleh Houthi hingga terlihat kapal induk tersebut bolong.

    Setelah ditelusuri oleh AFP, faktanya kapal Eisenhower yang terlihat bolong tersebut merupakan hasil manipulasi. Kapal asli menunjukkan citra satelit dari Google Earth menunjukkan kapal tersebut tidak bolong.

    Selain itu, cuplikan yang menunjukkan sebuah kapal ditembak pada footage di awal video merupakan video dari gim Arma 3, bukan video sungguhan.

    Sebelumnya Pemeriksa Fakta Mafindo juga telah membantah klaim serupa, dalam bantahan tersebut disebutkan bahwa pemerintah Amerika Serikat melalui VOA membantah adanya serangan terhadap kapal Eisenhower.

    Dengan demikian, video yang menunjukkan penampakan kapal Eisenhower bolong karena diserang Houthi adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya penampakan kapal Dwigh D. Eisenhower milik Amerika Serikat yang terlihat bolong dalam foto tersebut merupakan hasil manipulasi. Selain itu, pada awal video yang memperlihatkan sebuah kapal terbakar merupakan video dari gim Arma 3. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21186) Keliru, Klaim Video Ikan Bermotif Harimau Pembawa Keberuntungan

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita



    Video seseorang yang menunjukkan ikan bermotif harimau dalam sebuah wadah, beredar luas di platform media sosial Facebook [ arsip ] dan YouTube. Ikan bermotif harimau dalam video pendek itu diklaim dapat membawa keberuntungan atau rezeki.  

    Video itu juga disertai narasi, "Jika video ini lewat di béranda kalian, yakinlah rezekimu akan datang secara tidak terduga".



    Apa benar ini ikan bermotif harimau yang dapat membawa keberuntungan?

    Hasil Cek Fakta



    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tempo memindainya dengan perangkat pendeteksi gambar buatan Artificial Intelligence atau AI.  

    Hasil pemindaian pada salah satu bagian cuplikan gambar dengan perangkat Maybe's AI Art Detector menunjukkan 75 persen peluang gambar tersebut dibuat oleh AI.



    Seluruh akun yang membagikan video ikan harimau tersebut memiliki watermark atau tanda air maupun tanda pagar di bagian bawah kanan. Dengan menggunakan Google Lens, tanda air itu merujuk pada nama Ke Ling AI [Kling]. 



    Keling AI sendiri merupakan produk AI generatif dari sebuah perusahaan teknologi Cina bernama Kuaishou Technologies. Perusahaan ini telah merilis model AI bernama Keling yang diklaim mampu menghasilkan video dengan kualitas setara dengan SORA – model AI yang dapat menciptakan scene yang realistis dan imajinatif lewat perintah teks.



    Seluruh produk video animasi berbasis AI yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut, ditandai dengan tanda air "Keling AI" dalam bahasa Mandarin, tertera pada pojok kanan bawah. Produk-produk Keling AI dapat diakses dalam website mereka.

    Kesimpulan



    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim ikan bermotif harimau yang dapat membawa keberuntungan adalah keliru. Video tersebut merupakan buatan AI generatif.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21187) Keliru, Ilustrasi Perbedaan Pikiran Perempuan dan Laki-laki

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita



    Sebuah ilustrasi kerangka otak manusia diklaim merupakan perbedaan pikiran antara laki-laki dan perempuan beredar di Threads. Dalam ilustrasi digambarkan pikiran perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan yang cukup mencolok seperti perempuan berfikir lebih banyak terkait seks sementara laki-laki cenderung berpikir bekerja dan mencari uang. 



    Hingga artikel ini ditulis unggahan tersebut sudah dikomentari lebih dari 230 kali dan disukai 998 kali. Lantas benarkah ilustrasi gambar tersebut mencerminkan perbedaan pikiran antara perempuan dan laki-laki ?

    Hasil Cek Fakta



    Untuk membuktikan klaim itu, Tempo mewawancarai ahli neuroscience terkait struktur otak perempuan dan laki-laki. Menurut Fikri Suadu, ilustrasi yang menggambarkan perbedaan pikiran perempuan dan laki-laki dimana perempuan lebih banyak berpikir seks sementara laki-laki cenderung berpikir bekerja dan mencari uang merupakan ilustrasi yang salah dan menyesatkan.  

    Dalam banyak studi terkait tentang struktur otak manusia, sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok tentang otak perempuan dan laki-laki. Yang membedakannya hanya ukuran bentuk otak, dan bentuk itu tidak serta merta berpengaruh pada cara berpikir antara perempuan dan laki-laki. 

    Pada pusat saraf otak, semua cara berpikir dikendalikan oleh "nucleus prepticus medialis". Ini adalah pusat kendali dimana mengendalikan tentang dominasi, agresi dan dorongan seks. Pada pria itu saling berkaitan, sedangkan pada perempuan terpisah. 

    “Jadi secara prinsip sebenarnya tidak ada perbedaan. Hanya saja memang otak perempuan konstruksinya lebih spesifik pada fungsi-fungsi emosi seperti pengasuhan anak, menyusui. Selebihnya sama,” kata Fikri yang dihubungi Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.

    Tempo lalu mula-mula menelusuri informasi terkait perbedaan pikiran antara perempuan dan laki-laki dari sumber yang lebih kredibel. Menurut Amber Ruigrok dan Profesor John Suckling serta Simon Baron-Cohen seperti dilansir laman resmi Universitas Cambridge, hasil pencitraan otak manusia tidak menemukan adanya relasi bentuk otak dengan cara berpikir antara perempuan dan laki-laki. Perbedaan yang muncul umumnya soal struktur otak dan itu kemungkinan akibat dari cermin faktor lingkungan atau sosial.

    Zeenat F. Zaidi dari Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran,Universitas King Saud, Riyadh, Saudi dalam penelitiannya mengungkapkan, dari hasil studi tentang persepsi, kognisi, memori, dan fungsi saraf, perbedaan berpikir antara laki-laki dan perempuan umumnya lebih banyak dikaitkan dengan berbagai faktor genetik, hormonal, dan lingkungan. Kedua jenis kelamin ini sebenarnya memiliki kecerdasan yang sama, tetapi cenderung beroperasi secara berbeda. Pria dan wanita tampaknya menggunakan bagian otak yang berbeda untuk menjadikan ingatan, merasakan emosi, mengenali wajah, memecahkan masalah tertentu, dan membuat keputusan. 

    Profesor Irvine Larry Cahill, ahli neurologi dan perilaku seperti dilansir dari Universitas Stanford mengatakan, jika disesuaikan dengan ukuran otak, maka perbedaan berpikir antara perempuan dan laki-laki cenderung terlihat. Pada hippocampus wanita akan lebih banyak diarahkan berpikir untuk belajar dan menghafal. Sementara pria untuk mengelola emosi.

    Dikutip dari DW, situs media yang berbasis di Jerman, ada ribuan studi ilmiah yang berusaha untuk menemukan perbedaan signifikan antara kemampuan kognitif pria dan perempuan. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan, yang ada justru lebih besar persamaan antara pria dan perempuan.

    Pusat kesehatan Carolina Utara (AHEC) mengungkapkan perbedaan mendasar antara cara berpikir perempuan dan laki-laki cenderung berhubungan dengan struktur dan kimia otak pria dan wanita. Perbedaan ini dimulai sejak dalam rahim, bahkan sebelum kita dilahirkan. Perempuan memiliki koneksi neurologis (konektivitas fungsional) yang hampir tidak ada pada otak laki-laki. Oleh karena itu, ada perbedaan yang tertanam sebelum kita terpapar pada pengaruh budaya, lingkungan, atau keluarga.

    Kesimpulan



    Hasil pemeriksaan Tempo, ilustrasi yang menggambarkan perempuan berpikir lebih banyak terkait seks sementara laki-laki cenderung berpikir bekerja dan mencari uang adalah keliru.  

    Fikri Suadu, ahli Neuroscience mengatakan dalam banyak studi tentang struktur otak manusia, sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok tentang otak perempuan dan laki-laki. Yang membedakannya hanya ukuran bentuk otak, dan itu tidak serta merta berpengaruh pada cara berpikir antara perempuan dan laki-laki. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-21188) Keliru, Kata Jancok Berasal Dari Nama Tank Belanda

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/07/2024

    Berita



    Sebuah akun Facebook [ arsip ] mengunggah sebuah gambar yang disertai keterangan tentang asal muasal kata “jancok”.

    Akun ini menuliskan, “Sudah bukan rahasia lagi, kalau orang Jawa lagi kesal atau marah, pasti kata kata ini yg terucap, tahukah Anda bahwa Jan Cox itu adalah nama pada sebuah tank pada jaman penjajahan Belanda..”



    Apakah kata Jancox itu berasal dari nama tank era kolonial Belanda? Berikut pemeriksaan faktanya.

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi narasi tersebut dengan menggunakan sumber terbuka seperti hasil riset dan pendapat ahli.

    Kata jancok, jancuk atau dancok adalah kata bahasa Jawa yang umumnya ada dalam percakapan masyarakat Jawa Timur atau komunitas masyarakat Jawa Timur. Lebih sering ada dalam percakapan masyarakat Surabaya. 

    Di beberapa wilayah di luar Jawa Timur, kata  jancok berkonotasi negatif atau kasar. Kata ini dianggap saru (tidak sopan atau tidak pantas) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya

    Ada beberapa versi penjelasan tentang asal kata jancok, jancuk atau dancok. Salah satunya ditulis oleh Khoirul Hasyim, S.Pd. dan dilengkapi oleh Sam Saroh dari STKIP Jombang melakukan dalam makalah berjudul “ Discourse Analysis About "Jancok or Dancok" In Discourse (Semantic And Pragmatic)”.



    Dalam makalah tersebut, kata jancok, jancuk atau dancok, dapat ditelusuri dengan kajian semantik. Kajian semantik merupakan kajian tentang makna kata, frase, dan kalimat, termasuk jenis, pembagian, pembentukan, dan perubahan makna.

    “ Kata 'Jancok atau Dancok' sinonim 'Encuk', sinonim dengan kata 'Encuk' atau 'Di-Encuk' yang artinya bercinta sebelum menikah. Jadi dapat dikatakan  'Jancok atau Dancok' merupakan modifikasi kata 'Encuk'.”tulis Hasyim dan Saroh.

    Hasyim dan Saroh mengatakan kajian semantik ini dapat jadi acuan asal muasal kata 'Jancok atau Dancok'. Ini  juga diperkuat dengan temuan bahwa masyarakat Jawa Timur memiliki banyak kata ganti atau sebutan lain dari jancok, seperti  jancuk, dancuk, dancok, damput, dampot, diancuk, diamput, diampot, diancok, mbokne ancuk, jangkrik, jambu, jancik, hancurit, hancik, hancuk, hancok yang semuanya bermakna negatif atau digunakan untuk mengumpat.

    Kajian ini juga menyebut kata 'Jancok atau Dancok' bisa jadi berasal dari kata bahasa Belanda “yantye ook” yang artinya kamu juga. Kedua peneliti mengutip pendapat ini dari Eddy Emanuel Samson, yang berdasarkan tesis Rosyidah Putri Hidayah berjudul “ Oral History Biografi: Eddy Samson Sebagai Saksi Perjuangan Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia ” disebut sebagai pegiat komunitas berbahasa Belanda di Surabaya.

    Dituliskan, menurut  Eddy Samson, kata “yantye ook” dipakai oleh warga Surabaya mengolok orang Indo-Belanda. Namun karena pelafalan “ yantye ook” tidak tepat, kata tersebut terdengar seperti "yanty-ok"atau “yantcook". Kata "yanty-ok"atau “yantcook" kemudian mengalami modifikasi menjadi “jancok atau dancok”.

    Kajian semantik 'Encuk' dalam bahasa Jawa  dan “yantye ook” bahasa Belanda, menurut dua peneliti ini dapat menjadi acuan tentang asal muasal kata “Jancok atau Dancok” .

    Tenang Tank bertulis Jan Cox

    Foto tank bertuliskan Jan Cox ditemukan pada laman Ministerie van Defensie, website pemerintah Belanda yang berisi dokumentasi dan foto sejarah.



    Dilansir National Geographic Indonesia, foto tank bertuliskan Jan Cox ini diambil di Garut pada Oktober 1947. Tank bertulis Jan-Cox adalah tank tipe Stuart M3 yang ditunggangi Captain Nix. 

    Kesimpulan



    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim yang menyebut kata “Jancok” berasal dari nama tank Belanda adalah keliru.

    Ada dua kemungkinan yang menjadi asal kata “Jancok atau Dancok”. Kajian semantik menunjukkan kata ini dekat dengan kata Encuk', atau 'Di-Encuk' yang dalam bahasa Jawa berarti "bercinta sebelum menikah". Juga dekat dengan kata dalam bahasa Belanda, yantye ook, yang diucapkan dengan bunyi “yantcook” oleh warga Surabaya. Kata ini dipakai untuk mengejek orang Belanda.

    Rujukan