JOKOWI PANAS DINGIN !! BUKTI KUAT PDIP ANCAM BATALKAN PELANTIKAN GIBRAN
BREAKING NEWS
JOKOWI PANAS DINGIN
TUNTUTAN PDIP BIKIN TERANCAM GAGAL DILANTIK
(GFD-2024-21363) [SALAH] BUKTI KUAT PDIP ANCAM BATALKAN PELANTIKAN GIBRAN
Sumber: youtube.comTanggal publish: 26/07/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Channel youtube bernama KOPI POLITIK membagikan sebuah video bernarasikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden.
Setelah menonton keseluruhan isi video, tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar. Video tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa video berbeda yang digabung menjadi satu.
Thumbnail yang ditampilkan tersebut juga merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Dalam video tersebut terdapat narasi yang membahas tentang PDIP menggugat KPU terkait dugaan melakukan perbuatan melawan hukum karena tetap menerima pendaftaran Gibran sebagai bakal cawapres di Pilpres 2024 lalu. Narasi tersebut bersumber dari artikel cnnindonesia.com berjudul “Gugat KPU ke PTUN, Pengacara PDIP Sebut Gibran Bisa Tak Dilantik”.
Dengan demikian, narasi dengan klaim PDIP memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah menonton keseluruhan isi video, tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar. Video tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa video berbeda yang digabung menjadi satu.
Thumbnail yang ditampilkan tersebut juga merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Dalam video tersebut terdapat narasi yang membahas tentang PDIP menggugat KPU terkait dugaan melakukan perbuatan melawan hukum karena tetap menerima pendaftaran Gibran sebagai bakal cawapres di Pilpres 2024 lalu. Narasi tersebut bersumber dari artikel cnnindonesia.com berjudul “Gugat KPU ke PTUN, Pengacara PDIP Sebut Gibran Bisa Tak Dilantik”.
Dengan demikian, narasi dengan klaim PDIP memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya dalam video tersebut tidak ditemukan informasi valid bahwa PDIP memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, beberapa cuplikan yang ditampikan juga tidak mendukung klaim narasi.
Faktanya dalam video tersebut tidak ditemukan informasi valid bahwa PDIP memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, beberapa cuplikan yang ditampikan juga tidak mendukung klaim narasi.
Rujukan
(GFD-2024-21364) Cek Fakta: Tidak Benar Argentina Keluarkan Mata Uang Bergambar Lionel Messi dan Timnasnya
Sumber:Tanggal publish: 26/07/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Argentina keluarkan mata uang bergambar Lionel Messi dan Timnas Argentina, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Juli 2024.
klaim Argentina keluarkan mata uang bergambar Lionel Messi dan Timnas Argentina menampilkan gambar dengan menampilkan wajah mesi dan nominal 1.000, selain itu juga ada gambar sekelompok orang sedang berpose satu di antaranya memegang piala.
Gambar tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Argentina Mengeluarkan Mata Unag pertama dengan gambar Leo Messi dan Timnas Argentina Kertas fisik ini adalah yang termahal dalam sejarah America Latin".
Benarkah klaim Argentina keluarkan mata uang bergambar Lionel Messi dan Timnas Argentina? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Argentina keluarkan mata uang bergambar Lionel Messi dan Timnas Argentina, dengan memeriksa situs Bank Sentral Argentina Argentina’s Central Bank (BCRA) bcra.gob.ar, namun tidak ditemukan informasi terkait dengan keluarkan mata uang bergambar Lionel Messi dan Timnas Argentina.
Penelusuran menggunakan Google Search dengan kata kunci 'Messi on currency' penelusuran mengarah pada sejumlah artikel, salah satunya berjudul "False posts about 'new Argentinian banknote featuring Messi' spread worldwide" yang dimuat situs factcheck.afp.com, pada 5 Desember 2022.
Artikel situs factcheck.afp.com menyebutkan, Bank sentral Argentina membantah klaim tersebut, mengatakan kepada AFP bahwa mereka "tidak memiliki rencana" untuk menerbitkan mata uang yang menampilkan Messi.
Gambar uang kertas yang diduga dibagikan dalam postingan palsu tersebut tidak sesuai dengan foto alat pembayaran resmi Argentina yang dipublikasikan di situs web bank sentral.
Pada bulan Mei, Argentina mengumumkan seri uang kertas baru yang menampilkan para pahlawan bersejarah negara tersebut. Dalam seri ini, uang kertas 1.000 peso memperlihatkan Jose de San Martin, seorang tokoh penting dalam perang kemerdekaan Spanyol-Amerika.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim Argentina keluarkan mata uang bergambar Lionel Messi dan Timnas Argentina tidak benar.
Bank sentral Argentina membantah klaim tersebu dan tidak memiliki rencana untuk menerbitkan mata uang yang menampilkan Messi dan Timnas Argentina.
Rujukan
(GFD-2024-21367) Cek fakta, Lionel Messi jadi gambar di uang kertas Argentina
Sumber:Tanggal publish: 26/07/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Striker Timnas Argentina Lionel Messi dikenal dengan ketajamannya dalam mencetak gol.
Lionel Messi dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dalam sepak bola.
Sebuah unggahan menampilkan foto uang 1.000 peso Argentina yang menampilkan wajah Messi dan Timnas Sepakbola Argentina.
Diketahui, unggahan yang menampilkan wajah Messi dalam mata uang Argentina tersebut beredar setelah Argentina memenangi Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Perancis di Lusail Iconic Stadium, Minggu (18/12).
Dianggap membanggakan negara, foto Messi dan Timnas Sepakbola lain dicetak pada mata uang Argentina, 1.000 peso.
Namun, benarkah Lionel Messi jadi gambar di uang kertas Argentina?
Lionel Messi dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dalam sepak bola.
Sebuah unggahan menampilkan foto uang 1.000 peso Argentina yang menampilkan wajah Messi dan Timnas Sepakbola Argentina.
Diketahui, unggahan yang menampilkan wajah Messi dalam mata uang Argentina tersebut beredar setelah Argentina memenangi Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Perancis di Lusail Iconic Stadium, Minggu (18/12).
Dianggap membanggakan negara, foto Messi dan Timnas Sepakbola lain dicetak pada mata uang Argentina, 1.000 peso.
Namun, benarkah Lionel Messi jadi gambar di uang kertas Argentina?
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari laman resmi BCRA, tidak ada cetakan uang 1.000 peso yang menampilkan wajah Lionel Messi dan Timnas Sepakbola Argentina.
Fernando Alonso, manajer senior komunikasi dan hubungan masyarakat di Banco Central De La Republica Argentina (BCRA), telah membantah klaim tersebut.
“Tidak ada kebenaran dalam hal ini. Topik ini tidak ada dalam agenda kerja,” katanya dilansir dari Goal.com.
Sebelumnya, Bank Sentral Republik Argentina telah merencanakan untuk menempatkan wajah Lionel Messi pada catatan sejak sebelum kemenangan tim atas Prancis di Qatar.
Mock-up uang kertas menjadi viral di media sosial dan orang-orang tampaknya ingin melihat wajah Messi di uang kertas. Namun, surat kabar itu juga mengatakan bahwa semuanya "diusulkan secara bercanda”, dilansir dari Wionews.
Klaim: Lionel Messi jadi gambar di uang kertas Argentina
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Fernando Alonso, manajer senior komunikasi dan hubungan masyarakat di Banco Central De La Republica Argentina (BCRA), telah membantah klaim tersebut.
“Tidak ada kebenaran dalam hal ini. Topik ini tidak ada dalam agenda kerja,” katanya dilansir dari Goal.com.
Sebelumnya, Bank Sentral Republik Argentina telah merencanakan untuk menempatkan wajah Lionel Messi pada catatan sejak sebelum kemenangan tim atas Prancis di Qatar.
Mock-up uang kertas menjadi viral di media sosial dan orang-orang tampaknya ingin melihat wajah Messi di uang kertas. Namun, surat kabar itu juga mengatakan bahwa semuanya "diusulkan secara bercanda”, dilansir dari Wionews.
Klaim: Lionel Messi jadi gambar di uang kertas Argentina
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-21368) Klaim WEF Resmi Tetapkan Flu Burung sebagai Pandemi, Benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 26/07/2024
Berita
tirto.id - Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) kerap dicatut dalam narasi miring. Sebelumnya, para pemimpin muda global WEF diklaim akan mengambil kendali pertanian dan mengubah secara radikal cara menanam pangan. Hal itu berkaitan dengan narasi bahwa Bank Dunia (World Bank) yang disebut bakal mengakhiri pertanian.
Namun, setelah diperiksa Tirto, klaim itu terbukti tidak benar. Artikel yang disertakan dalam unggahan sebenarnya menggambarkan secara salah laporan Bank Dunia yang menyerukan peningkatan investasi dalam praktik pertanian berkelanjutan.
Narasi yang berkaitan dengan WEF kini kembali bergulir, kali ini dengan klaim yang berbeda. Teranyar, salah satu akun Facebook bernama “Michelle Castagnini” (arsip) menyebarkan informasi bahwa WEF resmi tetapkan flu burung sebagai pandemi Internasional.
Akun itu menyertakan sebuah artikel dari media “The People’s Voice” dan menyebut kalau Forum Ekonomi Dunia telah memerintahkan pemerintah di seluruh dunia untuk mulai memusnahkan miliaran ayam.
“Di Amerika, Colorado menjadi negara bagian pertama yang memberlakukan kebijakan darurat akibat wabah ini, dan telah memerintahkan para peternak untuk menyembelih jutaan ayam untuk menghentikan penularan penyakit ini,” tulis akun pengunggah dalam Bahasa Inggris, Jumat (12/7/2024).
Per Jumat (26/7/2024), unggahan ini sudah dibagikan ke 3 orang lainnya, serta mendapat 3 reaksi emoji, serta 2 komentar. Narasi dengan klaim serupa pun ditemukan di unggahan akun Facebook lain, seperti ini dan ini.
Lantas, bagaimana kebenarannya?
Namun, setelah diperiksa Tirto, klaim itu terbukti tidak benar. Artikel yang disertakan dalam unggahan sebenarnya menggambarkan secara salah laporan Bank Dunia yang menyerukan peningkatan investasi dalam praktik pertanian berkelanjutan.
Narasi yang berkaitan dengan WEF kini kembali bergulir, kali ini dengan klaim yang berbeda. Teranyar, salah satu akun Facebook bernama “Michelle Castagnini” (arsip) menyebarkan informasi bahwa WEF resmi tetapkan flu burung sebagai pandemi Internasional.
Akun itu menyertakan sebuah artikel dari media “The People’s Voice” dan menyebut kalau Forum Ekonomi Dunia telah memerintahkan pemerintah di seluruh dunia untuk mulai memusnahkan miliaran ayam.
“Di Amerika, Colorado menjadi negara bagian pertama yang memberlakukan kebijakan darurat akibat wabah ini, dan telah memerintahkan para peternak untuk menyembelih jutaan ayam untuk menghentikan penularan penyakit ini,” tulis akun pengunggah dalam Bahasa Inggris, Jumat (12/7/2024).
Per Jumat (26/7/2024), unggahan ini sudah dibagikan ke 3 orang lainnya, serta mendapat 3 reaksi emoji, serta 2 komentar. Narasi dengan klaim serupa pun ditemukan di unggahan akun Facebook lain, seperti ini dan ini.
Lantas, bagaimana kebenarannya?
Hasil Cek Fakta
Perlu diketahui bahwa sumber yang disertakan dalam unggahan, yakni “The People’s Voice”, merupakan situs yang memiliki kredibilitas rendah, berdasarkan identifikasi Media Bias/Fact Check.
Artikel-artikel yang diunggah di situs tersebut dikatakan memiliki kecenderungan berita palsu dan mengandung muatan propaganda serta konspirasi. Situs yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu juga memiliki bias ekstrem kanan.
Tirto lantas mengecek klaim ini dengan memasukkan kata kunci “WEF declares bird flu pandemic” ke mesin telusur Google. Kami menemukan narasi ini rupanya sudah diperiksa oleh lembaga pemeriksa fakta Reuters dan dinyatakan tidak benar.
Kepala hubungan media WEF, Yann Zopf, mengatakan kepada Reuters, kalau klaim ini "sepenuhnya dibuat-buat” dan menegaskan pihaknya tidak pernah membuat pernyataan seperti itu.
Lalu, apa itu flu burung dan bagaimana kabar terbarunya?
Menukil laman Kementerian Kesehatan RI, flu burung merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A atau H5N1 yang ditularkan oleh unggas kepada manusia. Hal itu belakangan tengah menjadi sorotan di AS.
Pada pertengahan Juli lalu, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (16/7/2024), wabah flu burung H5N1 terjadi di sebuah peternakan unggas di Colorado, AS dan telah menyebabkan empat kasus terkonfirmasi pada manusia dan satu kasus dugaan.
Infeksi itu merupakan kasus pertama yang dilaporkan terjadi pada pekerja peternakan unggas di AS sejak tahun 2022. Kasus ini menyusul wabah flu burung H5N1 pada sapi perah di Amerika yang telah menginfeksi para pekerja peternakan sekira bulan Maret tahun ini.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) mencatat, sejak tahun 2022 – 2024, di AS ada total 11 kasus flu burung yang menginfeksi manusia.
CDC menyebut, meski risiko kesehatan masyarakat saat ini rendah, pihaknya tengah mengawasi situasi ini dengan hati-hati dan bekerja sama dengan negara-negara bagian untuk memantau orang-orang yang terpapar hewan.
Adapun badan yang berwenang menetapkan suatu penyakit sebagai pandemi bukanlah WEF, melainkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).
WHO akan menetapkan pandemi berdasarkan beberapa kriteria, termasuk apakah patogen tersebut menular dari manusia ke manusia dan apakah ada wabah pada manusia di lebih dari satu negara.
“WHO belum menyatakan wabah flu burung sebagai pandemi internasional,” kata juru bicara WHO, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/7/2024).
Menukil informasi di laman resmi WHO, sejak tahun 2022 disebut terdapat peningkatan laporan mengenai wabah mematikan pada mamalia yang juga disebabkan oleh virus influenza A (H5) – termasuk virus influenza A (H5N1).
Kemungkinan akan ada lebih banyak wabah yang belum terdeteksi atau dilaporkan. Mamalia darat dan laut telah terkena dampaknya, termasuk wabah pada hewan peliharaan berbulu, anjing laut, singa laut, dan deteksi pada hewan liar dan domestik lainnya seperti rubah, beruang, berang-berang, rakun, kucing, anjing, sapi, kambing, dan lain-lain.
Artikel-artikel yang diunggah di situs tersebut dikatakan memiliki kecenderungan berita palsu dan mengandung muatan propaganda serta konspirasi. Situs yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu juga memiliki bias ekstrem kanan.
Tirto lantas mengecek klaim ini dengan memasukkan kata kunci “WEF declares bird flu pandemic” ke mesin telusur Google. Kami menemukan narasi ini rupanya sudah diperiksa oleh lembaga pemeriksa fakta Reuters dan dinyatakan tidak benar.
Kepala hubungan media WEF, Yann Zopf, mengatakan kepada Reuters, kalau klaim ini "sepenuhnya dibuat-buat” dan menegaskan pihaknya tidak pernah membuat pernyataan seperti itu.
Lalu, apa itu flu burung dan bagaimana kabar terbarunya?
Menukil laman Kementerian Kesehatan RI, flu burung merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A atau H5N1 yang ditularkan oleh unggas kepada manusia. Hal itu belakangan tengah menjadi sorotan di AS.
Pada pertengahan Juli lalu, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (16/7/2024), wabah flu burung H5N1 terjadi di sebuah peternakan unggas di Colorado, AS dan telah menyebabkan empat kasus terkonfirmasi pada manusia dan satu kasus dugaan.
Infeksi itu merupakan kasus pertama yang dilaporkan terjadi pada pekerja peternakan unggas di AS sejak tahun 2022. Kasus ini menyusul wabah flu burung H5N1 pada sapi perah di Amerika yang telah menginfeksi para pekerja peternakan sekira bulan Maret tahun ini.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) mencatat, sejak tahun 2022 – 2024, di AS ada total 11 kasus flu burung yang menginfeksi manusia.
CDC menyebut, meski risiko kesehatan masyarakat saat ini rendah, pihaknya tengah mengawasi situasi ini dengan hati-hati dan bekerja sama dengan negara-negara bagian untuk memantau orang-orang yang terpapar hewan.
Adapun badan yang berwenang menetapkan suatu penyakit sebagai pandemi bukanlah WEF, melainkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).
WHO akan menetapkan pandemi berdasarkan beberapa kriteria, termasuk apakah patogen tersebut menular dari manusia ke manusia dan apakah ada wabah pada manusia di lebih dari satu negara.
“WHO belum menyatakan wabah flu burung sebagai pandemi internasional,” kata juru bicara WHO, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/7/2024).
Menukil informasi di laman resmi WHO, sejak tahun 2022 disebut terdapat peningkatan laporan mengenai wabah mematikan pada mamalia yang juga disebabkan oleh virus influenza A (H5) – termasuk virus influenza A (H5N1).
Kemungkinan akan ada lebih banyak wabah yang belum terdeteksi atau dilaporkan. Mamalia darat dan laut telah terkena dampaknya, termasuk wabah pada hewan peliharaan berbulu, anjing laut, singa laut, dan deteksi pada hewan liar dan domestik lainnya seperti rubah, beruang, berang-berang, rakun, kucing, anjing, sapi, kambing, dan lain-lain.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa narasi soal Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) resmi tetapkan flu burung sebagai pandemi internasional bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Kepala hubungan media di WEF, Yann Zopf, menyatakan kalau klaim ini "sepenuhnya dibuat-buat” dan menegaskan pihaknya tidak pernah membuat pernyataan seperti itu.
Adapun badan yang berwenang menetapkan suatu penyakit sebagai pandemi bukanlah WEF, melainkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO). Namun, juru bicara WHO juga bilang pihaknya belum menyatakan wabah flu burung sebagai pandemi internasional
Kepala hubungan media di WEF, Yann Zopf, menyatakan kalau klaim ini "sepenuhnya dibuat-buat” dan menegaskan pihaknya tidak pernah membuat pernyataan seperti itu.
Adapun badan yang berwenang menetapkan suatu penyakit sebagai pandemi bukanlah WEF, melainkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO). Namun, juru bicara WHO juga bilang pihaknya belum menyatakan wabah flu burung sebagai pandemi internasional
Rujukan
- https://tirto.id/apa-benar-bank-dunia-tuntut-diakhirinya-pertanian-pada-2030-gZwp
- https://www.facebook.com/michelle.castagnini/posts/pfbid0r4eW7Gfihphm4v9bwpgBKf4M9HjWVCUPuLzNDkGVBwWQLHWGGds4euiCqk1LtAFpl
- https://ghostarchive.org/archive/TYKCP
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02F8FchYfMNmeWgBqPnrMNnt8EF5cqvkY7BRoBNZSFrYo6mZ9qUdV8NadNmyedkgxdl&id=100008775071125
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0KESY4ndyadcbWrTdtAkYZETGXXakmpas2Vx8hbTgnZUD1k3axHXUuK6utbVf9Ev9l&id=100079344706822
- https://mediabiasfactcheck.com/news-punch/
- https://www.reuters.com/fact-check/wef-did-not-declare-bird-flu-an-international-pandemic-2024-07-23/
- https://ayosehat.kemkes.go.id/mengenal-gejala-flu-burung-pada-manusia
- https://www.reuters.com/business/healthcare-pharmaceuticals/us-colorado-probe-additional-h5n1-bird-flu-cases-poultry-farm-2024-07-15/
- https://www.cdc.gov/bird-flu/situation-summary/index.html
- https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/influenza-h5n1
Halaman: 3187/7946

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4901721/original/068456900_1721963881-messi_uang.jpg)



