• (GFD-2024-21576) Cek Fakta: Hoaks Artikel Berjudul Bos CIA Sebut Indonesia Sudah Rusak di Mata Dunia

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/08/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel berjudul bos CIA menyebut Indonesia sudah rusak di mata dunia. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 31 Juli 2024.
    Dalam postingannya terdapat artikel dari situs berita dengan judul sebagai berikut:
    "Bos CIA William Burns sebut: Indonesia sudah rusak di mata dunia"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Rusak sdh smua tatanan berbangsa dan bernegara. Martabat n harkat bangsa sdh dicabik2 oleh ambisi kekuasaan. CELENG msh pingsan smua.."
    Lalu benarkah postingan artikel berjudul bos CIA menyebut Indonesia sudah rusak di mata dunia?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah Sindonews.com pada 27 Juli 2024.
    Namun dalam artikel asli mempunyai judul sebagai berikut "Bos CIA akan Bertemu Pejabat Israel, Qatar, dan Mesir di Roma Bahas Gencatan Senjata Gaza".
    Kesamaan terdapat pada nama penulis artikel dan tanggal serta waktu artikel itu diunggah yakni pada Sabtu 27 Juli 2024 pukul 08.45 WIB.
    Berikut isi artikelnya:
    "ROMA - Direktur CIA William Burns akan bertemu dengan pejabat senior dari Israel, Qatar, dan Mesir di ibu kota Italia, Roma, pada Minggu (28/7/2024). “Pertemuan tersebut bertujuan memajukan negosiasi, menyelesaikan perbedaan yang tersisa, dan membuka jalan bagi perjanjian gencatan senjata terakhir di Gaza,” ungkap situs berita Axios, mengutip pejabat AS dan Israel yang tidak disebutkan namanya.
    Burns akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Qatar Mohammed Bin Abdul Rahman al-Thani, Direktur Mossad David Barnea, dan kepala mata-mata Mesir Abbas Kamel, menurut laporan tersebut. Tidak ada sumber resmi yang mengonfirmasi atau membantah laporan tersebut hingga Jumat sore.
    "Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya para mediator untuk mencapai perjanjian gencatan senjata," papar saluran berita Al-Qahera yang berafiliasi dengan negara Mesir mengutip sumber penting yang tidak disebutkan namanya.
    Sumber tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tetapi mengatakan Kepala Mossad Israel David Barnea akan menghadiri pertemuan tersebut. Para negosiator Israel dilaporkan tidak berharap adanya terobosan di Roma, dengan alasan tekanan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak efektif dalam melunakkan tuntutan keras baru Netanyahu.
    "Netanyahu menginginkan kesepakatan yang mustahil didapatkan," ujar seorang pejabat Israel kepada Axios. Netanyahu sedang dalam perjalanan ke AS dan dilaporkan membahas tuntutan barunya dengan Biden pada hari Kamis.
    Pada Kamis, Presiden Israel Isaac Herzog bertemu dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni di Roma. Mesir dan Qatar telah memimpin upaya mediasi, bekerja untuk menengahi proposal gencatan senjata bertahap yang melibatkan Hamas untuk membebaskan sandera dengan imbalan penarikan pasukan Israel."

    Kesimpulan


    Postingan artikel berjudul bos CIA menyebut Indonesia sudah rusak di mata dunia adalah tidak benar. Faktanya judul dalam artikel itu telah disunting.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21578) Cek Fakta: Tidak Benar Huruf dan Angka di Tabung Elpiji Kode Masa Kadaluarsa

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/08/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim huruf dan angka pada tabung elpiji kode masa kadaluarsa, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada Agustus 2016.
    Unggahan klaim huruf dan angka pada tabung elpiji kode masa kadaluarsa berupa tulisan sebagai berikut.
    "Informasi penting:
    Tahukah anda jika TABUNG nya gas elpiji ada masa kadaluwarsanya. ?
    Jika anda beli gas, harap diperiksa lebih dahulu, kapan TABUNG tersebut berakhir masa pakainya.
    Penulisan kadaluwarsa berupa " ALFA CODE ". Contoh " A 09 "
    A = Januari - Maret
    B = April - Juni
    C = Juli - September
    D = Oktober - Desember
    maka A 09 adalah :Jan- Mart tahun 2009
    Sebarkan pengetahuan ini , barangkali anda bisa menyelamatkan seseorang. Ini penting karena tabung gas yg sdh kadaluwarsa bisa berbahaya.
    SEMOGA BERMANFAAT."
    Benarkah klaim huruf dan angka pada tabung elpiji kode masa kadaluarsa? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim huruf dan angka pada tabung elpiji kode masa kadaluarsa,  penelusuran mengarah pada tulisan berjudul "Pertamina Tegaskan Tidak Ada Tabung Kadaluarsa" yang dimuat situs resmi PT Pertamina (Persero).
    Dalam tulisan tersebut, Pertamina menegaskan bahwa tidak ada istilah tabung elpiji yang kadaluarsa. Kode yang tercantum pada tabung elpiji menunjukkan tahun dimana tabung elpiji harus ditest ulang, kode pada tabung elpiji bukan merupakan kode berakhirnya penggunaan tabung tersebut.
    “Setiap tabung elpiji akan diuji ulang setiap 5 tahun, untuk memastikan seluruh tabung yang telah digunakan konsumen, tetap memenuhi standar keamanan yang telah ditentukan,” kata Vice Presiden Corporate Communicaton saat dijabat oleh Fajriyah Usman.
    Setiap tabung elpiji akan diuji ulang setiap 5 tahun, untuk memastikan seluruh tabung yang telah digunakan konsumen, tetap memenuhi standar keamanan yang telah ditentukan.
    Jika hasil test ulang bagus, lanjut Fajriyah, maka tabung tersebut dapat tetap digunakan, namun sebaliknya jika tabung dinyatakan kurang layak, akan ditarik dari peredaran diganti dengan tabung baru.
     
    Sumber: https://pertamina.com/en/news-room/news-release/pertamina-tegaskan-tidak-ada-tabung-kadaluarsa

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim huruf dan angka pada tabung elpiji kode masa kadaluarsa tidak benar.
    Pertamina menegaskan bahwa tidak ada istilah tabung elpiji yang kadaluarsa. Kode yang tercantum pada tabung elpiji menunjukkan tahun dimana tabung elpiji harus ditest ulang, kode pada tabung elpiji bukan merupakan kode berakhirnya penggunaan tabung tersebut.
     
  • (GFD-2024-21579) Cek Fakta: Satir Foto Bocoran Menteri Kabinet Prabowo Subianto Berisi Keluarga Jokowi

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/08/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto bocoran menteri kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming yang berisi keluarga Jokowi. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Juli 2024.
    Dalam unggahannya terdapat foto dengan narasi "Kabinet Prabowo Subianto Widodo"
    Di dalam foto tersebut terdapat gambar Presiden Jokowi sebagai Menko Perekonomian, Kaesang Pangarep sebagai Menko Marves hingga Jan Ethes sebagai Menteri BUMN.
    Akun itu menambahkan narasi "#sekilasinfo Sedikit Bocoran ‼️ Kabinet Jokowi Prabowo Gibran 2024~2029"
    Lalu benarkah postingan foto bocoran menteri kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming yang berisi keluarga Jokowi?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bahwa postingan tersebut merupakan konten satir. Hal ini berkaitan dengan posisi Gibran Rakabuming yang merupakan Wakil Presiden terpilih merupakan putra dari Presiden saat ini, Jokowi.
    Terlebih sejumlah nama keluarga Jokowi yang terdapat dalam postingan masih anak-anak.
    Selain itu pengumuman menteri kabinet dilakukan usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2024 mendatang. Gibran Rakabuming Raka juga menjelaskan pemilihan menteri-menteri masih dalam tahap proses.
    Hal ini disampaikan dalam artikel Liputan6.com berjudul "Gibran Rakabuming Raka Bocorkan Progres Penyusunan Kabinet Prabowo-Gibran" yang tayang pada 30 Juli 2024.
    Berikut isi artikelnya:
    "Liputan6.com, Jakarta - Wakil presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, akhirnya buka suara mengenai proses penyusunan kabinet pemerintahannya bersama Presiden terpilih Prabowo Subianto.
    Dalam kunjungannya ke Tangerang pada Selasa, (30/7/2024), Gibran mengungkapkan bahwa pembahasan kabinet telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
    "Ini bulan apa? Juli, Agustus, September, Oktober," kata Gibran sambil tersenyum.
    Saat ini, kata dia, prosesnya terus berjalan dan sudah memasuki tahap finalisasi.
    Gibran juga memberikan sedikit bocoran mengenai calon-calon menteri. "Ya, ini semakin mengerucut ke beberapa nama. Tapi, mohon bersabar, publik akan segera mengetahui hasilnya," ucapnya.
    Ketika disinggung mengenai jumlah nomenklatur kementerian dan anggaran yang dialokasikan, Gibran memilih untuk tidak berkomentar. "Belum dilantik kok ya, nanti," tukasnya sambil berlalu.
    Sebagai informasi, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan dilantik oleh MPR RI pada tanggal 20 Oktober 2024. Publik pun menantikan siapa saja yang akan mengisi posisi strategis di kabinet pemerintahan baru tersebut."

    Kesimpulan


    Postingan foto bocoran menteri kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming yang berisi keluarga Jokowi merupakan satir.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21583) Salah, Filter Rokok di Indonesia Mengandung Darah Babi

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/08/2024

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial, sebuah unggahan yang menyebut bahwa filter rokok mengandung darah babi untuk memberi efek kecanduan pada perokok. Unggahan tersebut juga mengeklaim ada penelitian internasional yang membuktikan bahwa semua perusahaan rokok menggunakan darah babi untuk filter rokoknya, termasuk yang beredar di Indonesia.

    Narasi tersebut diunggah oleh sejumlah akun Facebook, di antaranya “Darussalam” dan “Nur Sen” pada Minggu (14/7/2024) dan Rabu (24/7/2024). Dilampirkan juga video berdurasi 3 menit yang diklaim berisi pernyataan dari Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Hakim Sarimuda Pohan, yang menyebut bahwa filter rokok mengandung darah babi.

    “Jadi ternyata filter itu diberikan hemoglobin. Tetapi celakanya hemoglobin berasal dari darah yang diambil dari rumah potong hewan babi,” katanya dalam video.

    Sementara itu, keterangan takarir dalam unggahan tersebut berbunyi:

    “SEMUA PABRIK ROKOK MENGGUNAKAN DARAH BABI SUPAYA PARA PEROKOK KECANDUAN* *TIDAK BISA DIBANTAH LAGI. YANG MEROKOK SAMPAI MATI PASTI TIDAK BISA BERTAUBAT DAN PASTI MASUK NERAKA*

    Hakim Sarimuda Pohan - *Penelitian Internasional membuktikan* : Bahwa semua perusahaan rokok *menggunakan DARAH (HEMOGLOBIN) BABI* untuk Filter Rokoknya, termasuk *SEMUA ROKOK (FILTER) YANG BEREDAR DI INDONESIA* SUDAH KAMI SAMPAIKAN KEPADA ANDA : *ROKOK ITU HAROM*”

    Sepanjang Minggu (14/7/2024) hingga Kamis (1/8/2024), atau selama 18 hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan tersebut telah memperoleh 2 tanda suka dan telah ditonton sebanyak 32 kali.

    Lantas, benarkah klaim yang menyebut bahwa filter rokok yang beredar di Indonesia mengandung darah babi?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mencoba menelusuri klaim ini melalui Google. Kami menemukan narasi bahwa filter rokok mengandung darah babi telah beredar di Indonesia sejak beberapa tahun lalu, seperti yang terlihat juga di arsip berita milik Antara pada tahun 2013.

    Artikel itu memuat pernyataan Ketua Komnas PT, Hakim Samudra Pohan, saat menjadi pembicara dalam dialog bahaya merokok bagi kehidupan berbangsa di Balaikota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada tahun 2013 lalu.

    Dalam kesempatan tersebut, Hakim memang menyebut filter rokok yang banyak digunakan di Indonesia terkandung bahan yang berasal dari darah babi. Ia menambahkan, hemoglobin atau protein darah babi digunakan dalam filter rokok untuk menyaring racun kimia agar tidak masuk ke dalam paru-paru perokok.

    Hakim menyebut pernyataannya tersebut berdasarkan pernyataan yang diungkapkan Profesor Kesehatan Masyarakat dari Universitas Sydney, Simon Chapman, yang merujuk pada penelitian di Belanda, yang mengungkap bahwa 185 perusahaan berbeda menggunakan hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok.

    Tirto kemudian menelusuri konteks pernyataan Simon Chapman dan penelitian terkait yang diklaim menemukan kandungan hemoglobin babi dalam filter rokok.

    Mengutip laporan SCMP, pernyataan Simon Chapman, terkait adanya 185 perusahaan berbeda menggunakan hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok, merujuk pada buku yang ditulis oleh penulis asal Belanda bernama Christien Meindertsma berjudul “Pig 050409”, yang diterbitkan pada tahun 2007.

    Meski begitu, berdasarkan penelusuran SCMP terkait buku tersebut, sang penulis tidak menuliskan secara spesifik merek rokok dan asal negara rokok yang diklaim mengandung darah babi dalam filternya.

    Kami juga menemukan penelitian yang ditulis Simon berjudul “Pig's blood in cigarette filters: how a single news release highlighted tobacco industry concealment of cigarette ingredients” yang meneliti reaksi global terhadap klaim penggunaan darah babi pada filter rokok.

    Namun, dalam penelitian tersebut juga tidak disebutkan secara spesifik merek rokok asal Indonesia yang terbukti filter rokoknya mengandung darah babi.

    Terkait hal ini, kami menemukan bantahan resmi dari pemerintah soal klaim yang menyebut bahwa filter rokok yang beredar di Indonesia mengandung darah babi, yang disampaikan oleh sejumlah instansi, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM).

    Kominfo misalnya, telah dua kali membantah kebenaran terkait klaim ini pada tahun 2019 dan 2024. Sementara itu, BPOM pada tahun 2017 juga telah menerbitkan penjelasan terkait isu bahwa filter rokok yang beredar di Indonesia mengandung darah babi.

    BPOM sendiri pernah melakukan uji filter rokok terhadap lima merek rokok berfilter yang beredar di Indonesia yang dilakukan di laboratorium Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) pada tahun 2010 dan 2013 silam. Hasilnya, tidak ada satupun merek rokok filter tersebut yang terdeteksi ada kandungan DNA babi.

    Sebagai informasi, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, BPOM diamanahkan untuk mengawasi produk dan iklan rokok yang beredar.

    Pengawasan yang dimaksud hanya terkait beberapa hal yaitu kebenaran kandungan nikotin dan tar, pencantuman peringatan kesehatan pada label, dan ketaatan dalam pelaksanaan penayangan iklan dan promosi rokok.

    Terkait klaim ini, BPOM mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu terkait obat dan makanan yang beredar melalui media.

    Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM di nomor telp. 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa filter rokok yang beredar di Indonesia mengandung darah babi.

    Isu ini merupakan isu lama yang telah beredar sejak beberapa tahun lalu. Instansi pemerintah terkait seperti Kominfo dan BPOM telah membantah terkait kebenaran isu ini.

    Jadi, informasi yang menyebutkan bahwa filter rokok yang beredar di Indonesia mengandung darah babi bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Rujukan