• (GFD-2024-22083) [KLARIFIKASI] Video Anak-anak Tidur Berlokasi di Turkiye, Bukan Gaza

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video sekumpulan anak-anak tidur di luar ruangan yang diklaim berlokasi di Gaza.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video keliru.

    Video anak-anak yang diklaim berlokasi di Gaza disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat (16/8/2024):

    THE LAST CHILDREN IN GAZALihatlah di mana dan bagaimana anak-anak Gaza tidur.Masya Allah nak.. semoga Allah senantiasa melindungi kalian.

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar pertama kali diunggah oleh fotografer Turkiye bernama Umit Kavak melalui akun Instagramnya, pada 11 Agustus 2024.

    Ia merekam anak-anak tidur di luar ruangan di Mardin, sebuah kota di Provinsi Mardin, Turkiye.

    "Tidur terindah di dunia," tulis Kavak, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

    Video tersebut tidak terkait dengan perang yang terjadi di Gaza.

    Sebagai konteks, serangan Israel ke Gaza dan wilayah Palestina lainnya yang berlangsung sejak Oktober 2023.

    Serangan itu merupakan balasan terhadap tindakan Hamas yang menginfiltrasi dan menyandera warga Israel pada 7 Oktober 2023.

    Berdasarkan catatan Al Jazeera, Kamis (21/8/2024), serangan Israel telah mengakibatkan kematian lebih dari 40.223 warga Palestina. Termasuk sekitar 16.500 di antaranya anak-anak.

    Selain itu, lebih dari 92.981 orang terluka dan lebih dari 10.000 orang dilaporkan hilang.

    Kesimpulan

    Video anak-anak tidur di Mardin, Turkiye, disebarkan dengan konteks keliru.

    Video tersebut pertama kali diunggah oleh fotografer Turkiye, Umit Kavak, pada 11 Agustus 2024.

    Kejadian dalam video tidak terkait dengan konflik di Gaza.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22098) [KLARIFIKASI] Keramaian Jakarnaval 22 Juni Dinarasikan Demonstrasi di DPR

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim memperlihatkan pengunjuk rasa telah memadati Gedung DPR di Senayan, Jakarta, sejak Kamis (22/8/2024) dini hari.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu perlu diluruskan.

    Video yang diklaim menunjukkan pengunjuk rasa memadati Gedung DPR sejak Kamis (22/8/2024) dini hari dibagikan oleh akun TikTok ini dan akun Facebook ini.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    peringatan darurat Demo di Gedung DPR hari ini tanggal 22 Agustus 2024. ribuan orang sudah datang sejak subuh. #peringatandarurat #darurat

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video kerumunan orang itu dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, video serupa telah diunggah akun TikTok ini pada 22 Juni 2024. Video itu tidak disertai takarir (caption), tetapi perekam menyebutkan lokasi pengambilan gambar.

    "Dilaporkan untuk massa dari pintu Monas Pertamina atau Medan Merdeka Utara membludak seperti semut. Sementara pintu yang sebelah tidak bisa dibuka karena stuck," demikian suara perekam video.

    Berbekal petunjuk tersebut, peristiwa dalam video dapat dikerucutkan sebagai keramaian di seputar Monas pada 22 Juni 2024.

    Kemudian, Kompas.com menemukan unggahan dari akun X (Twitter) resmi TMC Polda Metro Jaya pada 22 Juni 2024 tentang keramaian di seputar Monas.

    Menurut TMC Polda Metro Jaya, terjadi kepadatan lalu lintas di seputar Monas dari pukul 19.30 WIB sampai 24.00 WIB karena kegiatan karnaval ulang tahun Jakarta.

     

    Seperti yang sudah diberitakan Kompas.com, Monas menjadi lokasi penyelenggaraan acara malam puncak hari ulang tahun (HUT) ke-497 Jakarta, Jakarta Night Carnival atau Jakarnaval.

    Jakarnaval atau disebut juga "Malam Jaya Raya" merupakan acara rutin yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setiap ulang tahun.

    Terdapat beragam aktivitas dalam Jakarnaval, seperti karnaval mobil hias, pertunjukan kembang api, fashion show, video mapping Monas, dan penampilan Abang None Jakarta.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan pengunjuk rasa memadati Gedung DPR sejak Kamis (22/8/2024) dini hari perlu diluruskan.

    Video tersebut dibagikan dengan konteks keliru. Peristiwa dalam video adalah kepadatan pengunjung Jakarta Night Carnival di Monas pada 22 Juni 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22016) [PENIPUAN] Akun Tiruan Bupati Koltim Abdul Azis

    Sumber: WhatsApp.com
    Tanggal publish: 21/08/2024

    Berita

    NARASI:
    A: Ada kie pak
    B: iye
    A: iye kirim kan dulu ki ke orang kotamobagu bisa jie pak
    Sore saya ganti kie 5 jt
    B: oh d mana z mau kirim
    A: /melakukan panggilan suara
    Bisa pak di trf dulu itu ntr sore saya ganti 7 jt kie
    Trf kn dlu 5 jt pak
    B: kirim kemana ini
    A: said m zulkifli
    Allo bank
    085175181550
    B: kenapa bed aini pak bukan rekta sendiri
    A: langsung saja kie kesana saya limit harian kie pak

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari akun Facebook Pemkab Kolaka Timur.

    Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Abdul Azis, Bupati Koltim. Nomor yang digunakan yaitu 0822 7604 6574 lalu meminta transfer sejumlah Rp5 juta ke nomor rekening atas nama Said M Zulkifli, lalu akan dikembalikan sejumlah Rp7 juta. Pada percakapan terlihat penerima pesan menanyakan mengapa tidak memakai nomor rekening sendiri, namun nomor WhatsApp yang mengaku sebagai Abdul Azis menjelaskan bahwa nomor rekeningnya terkena limit harian.

    Kadis Kominfo Koltim, I Nyoman Abdi dengan tegas menyatakan akun tersebut merupakan modus penipuan dan bapak bupati tidak pernah meminta permintaan seperti hal tersebut.

    “Untuk itu, kepada seluruh masyarakat, untuk tidak menggubris atau melayani jika akun-akun ini menghubungi apalagi meminta sejumlah uang. Karena pak bupati tidak pernah melakukan seperti itu, apalagi mau minta kiri-kanan,” tegas Kadis Kominfo Koltim I Nyoman Abdi pada akun Facebook Pemkab Kolaka Timur (4/8/24).

    Ia juga mengimbau kepada masyarakat tidak dilayani atau merespon akun-akun tersebut. Nyoman juga mengingatkan untuk melakukan pencegahan seperti memverifikasi informasi yang diterima.

    Kesimpulan

    Kadis Kominfo Kolaka Timur, I Nyoman Abdi menyatakan bahwa akun-akun palsu yang mengatasnamakan Bupati Abdul Azis merupakan penipuan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22017) [PENIPUAN] Surat Undangan Rapat Penetapan Calon Mitra Kerja Oleh Dinas Perkebunan Kaltim

    Sumber: Flyer.com
    Tanggal publish: 21/08/2024

    Berita

    Nomor: 1579/DTPHP.07/2024
    Lamp: 1(Satu)Berkas
    Hal: Undangan Rapat Pembahasan Penetapan Calon Mitra Kerja Dinas Perkebunan Prov Kaltim dan Penandatanganan Perjanjian Penyediaan Pengadaan.

    Dengan Hormat,
    Menindaklanjuti permohonan permintaan bantuan pemda kabupaten di wilayah Provinsi Kalimantan Timur untuk segera direalisasikannya bantuan benih/bibit, pupuk, pestisida maupun alsintan dalam rangka pemberdayaan dan kesejahteraan pelaku tani maupun pelaku perkebunan sebagai bentuk upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu dan memudahkan masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan di bidang pertanian dan perkebunan.

    Dengan ini Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur mengundang dengan hormat pimpinan usaha yang tertera diatas untuk hadir membahas kerjasama dalam rangka pengadaan pembelanjaan dan penyaluran Benih/Bibit Tanaman Pangan dan Hortikultura, pupuk, pestisida, alsintan yang segera akan dialokasikan ke pemda kabupaten.

    Rencana Kerja,
    Pembahasan: Penunjukan Calon Mitra Kerja Penyediaan Pengadaan Bibit Benih Tanaman, Serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama.
    Sumber Dana: Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian
    Pelaksana Pekerjaan: Mitra Kerja Rekanan yang disetujui dan ditunjuk oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim.

    Dilaksanakan,
    Hari, Tanggal: Jumat 9 Agustus 2024
    Waktu: Pukul 14.00
    Tempat: Ruang rapat Dinas Perkebunan Kaltim

    Demikian surat undangan ini kami sampaikan terima kasih.

    Hasil Cek Fakta

    Artikel ini disadur dari akun Instagram Dinas Perkebunan Kaltim.

    Telah beredar surat bernomor 1579/OTPHP.07/2024 undangan rapat penetapan calon mitra kerja penyediaan pengadaan bibit benih tanaman. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat Dinas Perkebunan Kaltim pada 9 Agustus. Selain itu, terdapat bubuhan tandatangan dan stempel atas nama Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim.

    Setelah dilakukan penelusuran pada media sosial resmi Dinas Perkebunan Kalimantan Timur ditemukan adanya bantahan surat tersebut. Disbun Kaltim pada akun Instagram resminya menjelaskan surat yang beredar adalah penipuan. Pihak Disbun Kaltim meminta masyarakat jika menemukan surat yang mencurigakan mengatasnamakan pejabat Disbun Kaltim segera melapor dan bisa kroscek langsung ke kantor Dinas Perkebunan Kaltim.

    Berdasarkan penjelasan di atas surat undangan rapat penetapan calon mitra kerja penyediaan pengadaan bibit benih tanaman oleh Dinas Perkebunan Kalimantan Timur adalah palsu dan dapat dikategorikan sebagai konten palsu.

    Kesimpulan

    Dinas Perkebunan Kalimantan Timur membantah hal tersebut dan menjelaskan surat yang beredar adalah penipuan.

    Rujukan