KOMPAS.com - Beredar sebuah video menampilkan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 3 Rano Karno. Video itu beredar di media sosial, terutama TikTok.
Dalam video tersebut, Rano Karno atau akrab disapa Si Doel berjanji akan mengirim uang Rp 50 juta bagi pengguna TikTok yang mengikuti, menekan love, dan membagikan ulang video.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video Rano Karno membagikan uang Rp 50 juta disebarkan oleh akun TikTok ranokarnoo__1 pada 16 Oktober 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.
Berikut perkataan Rano Karno dalam video:
Halo semuanya! Saya Rano Karno. Saya mencalonkan diri sebagai calon gubernur di Jakarta. Siapa saja yang dukung saya jadi cagub, berlimpahnya rezeki yang sudah diberikan kepada saya.
Hari ini saya berbagi rezeki, di akun TikTok yang baru ini. Bagi siapa saja yang kebetulan menemukan postingan ini, saya kirim Rp 50 juta langsung. Apabila Anda sudah follow, tekan tanda love dan panah.
Ini berlaku bagi siapa saja dan di mana saja ya. Saya akan kirim asal digunakan dengan amanah untuk keluarga Anda.
(GFD-2024-23867) [HOAKS] Rano Karno Bagikan Rp 50 Juta Lewat TikTok
Sumber:Tanggal publish: 06/11/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Akun TikTok yang menyebarkan video pembagian uang Rp 50 juta bukanlah akun asli milik Rano Karno.
Akun resmi miliknya memiliki nama h.ranokarno disertai centang biru, tanda akun telah terverifikasi. Tidak ada video yang menjanjikan uang Rp 50 juta di akun tersebut.
Adapun video yang beredar merupakan konten manipulatif.
Video merupakan hasil suntingan dari foto Rano Karno saat mengunjungi kantor Viva.co.id dalam rangka promosi film Si Doel 2 The Movie, pada 2019.
Foto tersebut disunting sehingga menghasilkan video deepfake.
Sementara, suaranya dibuat dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Tim Cek Fakta Kompas.com mengeceknya dengan tools pendeteksi AI, Hive Moderation.
Hasil pengidentifikasiannya menunjukkan, suara Rano Karno membagikan uang Rp 50 juta di TikTok memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan oleh AI.
Akun resmi miliknya memiliki nama h.ranokarno disertai centang biru, tanda akun telah terverifikasi. Tidak ada video yang menjanjikan uang Rp 50 juta di akun tersebut.
Adapun video yang beredar merupakan konten manipulatif.
Video merupakan hasil suntingan dari foto Rano Karno saat mengunjungi kantor Viva.co.id dalam rangka promosi film Si Doel 2 The Movie, pada 2019.
Foto tersebut disunting sehingga menghasilkan video deepfake.
Sementara, suaranya dibuat dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Tim Cek Fakta Kompas.com mengeceknya dengan tools pendeteksi AI, Hive Moderation.
Hasil pengidentifikasiannya menunjukkan, suara Rano Karno membagikan uang Rp 50 juta di TikTok memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan oleh AI.
Kesimpulan
Video Rano Karno membagikan uang Rp 50 juta di TikTok merupakan konten manipulatif berbasis AI.
Foto Rano Karno saat mempromosikan Si Doel 2 The Movie disunting sehingga menghasilkan deepfake. Sementara, suaranya dihasilkan oleh AI.
Akun TikTok yang menyebarkan video tersebut bukan akun resmi milik Rano Karno.
Foto Rano Karno saat mempromosikan Si Doel 2 The Movie disunting sehingga menghasilkan deepfake. Sementara, suaranya dihasilkan oleh AI.
Akun TikTok yang menyebarkan video tersebut bukan akun resmi milik Rano Karno.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@ranokarnoo__1/video/7426119640973200646
- https://ghostarchive.org/archive/wsVnz
- https://www.tiktok.com/@h.ranokarno
- https://www.viva.co.id/berita/politik/1177508-12-artis-lolos-anggota-dpr-ada-si-doel-dan-panji-manusia-millenium
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-23868) [HOAKS] Khofifah Bagi Bantuan Jumat Berkah Rp 10 Juta di TikTok
Sumber:Tanggal publish: 06/11/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video TikTok menampilkan calon gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa.
Dalam video, Khofifah membagikan bantuan sebesar Rp 10 juta dalam rangka Jumat berkah, bagi pengguna TikTok yang menekan love dan menyebarkan videonya.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video Khofifah membagikan bantuan Rp 10 juta diunggah oleh akun TikTok khofifah_indar.official pada 4 Oktober 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 10.400 kali dan dibagikan ulang 435 kali oleh pengguna TikTok.
Berikut ucapan Khofifah dalam video:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Semoga kita semua selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa.
Saya Khofifah Indar Parawansa. Di akun TikTok ini, spesial Jumat berkah, saya akan berbagi bantuan Rp 10 juta.
Bantuan ini hanya untuk yang benar-benar membutuhkan ya. Silakan bagikan postingan ini, lalu tekan tanda hati dan tanda panah. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat ya.
Dalam video, Khofifah membagikan bantuan sebesar Rp 10 juta dalam rangka Jumat berkah, bagi pengguna TikTok yang menekan love dan menyebarkan videonya.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video Khofifah membagikan bantuan Rp 10 juta diunggah oleh akun TikTok khofifah_indar.official pada 4 Oktober 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 10.400 kali dan dibagikan ulang 435 kali oleh pengguna TikTok.
Berikut ucapan Khofifah dalam video:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Semoga kita semua selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa.
Saya Khofifah Indar Parawansa. Di akun TikTok ini, spesial Jumat berkah, saya akan berbagi bantuan Rp 10 juta.
Bantuan ini hanya untuk yang benar-benar membutuhkan ya. Silakan bagikan postingan ini, lalu tekan tanda hati dan tanda panah. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat ya.
Hasil Cek Fakta
Akun TikTok yang menyebarkan video tersebut bukanlah akun resmi milik Khofifah.
Akun TikTok resminya memiliki nama khofifah.official dan telah memiliki centang biru tanda akun telah terverifikasi.
Video yang beredar merupakan hasil suntingan dari foto Khofifah.
Salah satunya foto yang dipakai dalam artikel Tribunnews, yang diambil dari akun Instagram Khofifah.
Foto tersebut disunting sehingga menghasilkan video deepfake.
Sementara, suara yang dipakai dalam video dibuat dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Tim Cek Fakta Kompas.com mengeceknya dengan Hive Moderation yang dapat mendeteksi probabilitas campur tangan AI dalam konten berupa teks, gambar, video, dan audio.
Hasil pengidentifikasian Hive Moderation menunjukkan, suara Khofifah membagikan bantuan Rp 10 juta memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI.
Akun TikTok resminya memiliki nama khofifah.official dan telah memiliki centang biru tanda akun telah terverifikasi.
Video yang beredar merupakan hasil suntingan dari foto Khofifah.
Salah satunya foto yang dipakai dalam artikel Tribunnews, yang diambil dari akun Instagram Khofifah.
Foto tersebut disunting sehingga menghasilkan video deepfake.
Sementara, suara yang dipakai dalam video dibuat dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Tim Cek Fakta Kompas.com mengeceknya dengan Hive Moderation yang dapat mendeteksi probabilitas campur tangan AI dalam konten berupa teks, gambar, video, dan audio.
Hasil pengidentifikasian Hive Moderation menunjukkan, suara Khofifah membagikan bantuan Rp 10 juta memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI.
Kesimpulan
Video Khofifah membagikan bantuan Rp 10 juta di TikTok merupakan konten manipulatif berbasis AI.
Videonya merupakan suntingan dari foto Khofifah sehingga menghasilkan deepfake. Sementara suaranya memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan oleh AI.
Akun TikTok yang menyebarkan video tersebut bukan akun resmi milik Khofifah.
Videonya merupakan suntingan dari foto Khofifah sehingga menghasilkan deepfake. Sementara suaranya memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan oleh AI.
Akun TikTok yang menyebarkan video tersebut bukan akun resmi milik Khofifah.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@khofifah_indar.official/video/7421597532909817094
- https://ghostarchive.org/archive/SZSHt
- https://www.tiktok.com/@khofifah.official
- https://jatim.tribunnews.com/2023/03/08/sosok-dan-biodata-lengkap-khofifah-gubernur-jatim-masuk-radar-pkb-berpeluang-ke-pilgub-jatim-2024
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-23869) [HOAKS] Video Denny Cagur Berjanji Berikan Bantuan Dana
Sumber:Tanggal publish: 06/11/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video yang menampilkan artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Denny Cagur berjanji memberikan bantuan dana.
Dalam video tersebut, Denny mengatakan akan memberikan bantuan biaya sekolah, kuliah, pelunasan utang, modal usaha, dan renovasi rumah.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut hoaks dan merupakan hasil manipulasi akal imitasi (AI).
Video Denny Cagur berjanji memberikan bantuan dana dibagikan oleh akun TikTok ini pada 24 Oktober 2024.
Berikut perkataan Denny dalam video:
Tolong jawab jujur ya kalian sekarang butuh apa. Biaya sekolah, biaya kuliah, bayar utang, modal usaha, atau renovasi rumah.
Jika ada salah satu kebutuhan kalian yang saya sebutkan tadi segera hubungi saya sekarang. Insya Allah saya pasti bantu dengan satu syarat bantuan jangan kalian gunakan untuk foya-foya ya
Dalam video tersebut, Denny mengatakan akan memberikan bantuan biaya sekolah, kuliah, pelunasan utang, modal usaha, dan renovasi rumah.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut hoaks dan merupakan hasil manipulasi akal imitasi (AI).
Video Denny Cagur berjanji memberikan bantuan dana dibagikan oleh akun TikTok ini pada 24 Oktober 2024.
Berikut perkataan Denny dalam video:
Tolong jawab jujur ya kalian sekarang butuh apa. Biaya sekolah, biaya kuliah, bayar utang, modal usaha, atau renovasi rumah.
Jika ada salah satu kebutuhan kalian yang saya sebutkan tadi segera hubungi saya sekarang. Insya Allah saya pasti bantu dengan satu syarat bantuan jangan kalian gunakan untuk foya-foya ya
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan Hive Moderation untuk mengecek apakah suara Denny Cagur dalam video tersebut asli atau dihasilkan dengan AI.
Hasil pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan, suara Denny Cagur dalam video itu terdeteksi memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan dengan AI.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, pernyataan soal bantuan dana juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Denny Cagur @dennycagur (terverifikasi).
Sementara, akun TikTok Denny Cagur @dennycagur yang memiliki lebih dari 653.000 pengikut mencantumkan keterangan untuk mewaspadai penipuan mengatasnamakan dirinya.
Berikut keterangan yang dicantumkan:
"BANYAK PENIPU BERKELIARAN, UNDIAN/SAYEMBARA MENGATASNAMAKAN SAYA/ISTRI ITU HOAX!".
Hasil pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan, suara Denny Cagur dalam video itu terdeteksi memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan dengan AI.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, pernyataan soal bantuan dana juga tidak ditemukan di akun Instagram resmi Denny Cagur @dennycagur (terverifikasi).
Sementara, akun TikTok Denny Cagur @dennycagur yang memiliki lebih dari 653.000 pengikut mencantumkan keterangan untuk mewaspadai penipuan mengatasnamakan dirinya.
Berikut keterangan yang dicantumkan:
"BANYAK PENIPU BERKELIARAN, UNDIAN/SAYEMBARA MENGATASNAMAKAN SAYA/ISTRI ITU HOAX!".
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video Denny Cagur berjanji memberikan bantuan dana adalah hoaks.
Suara Denny Cagur dalam video tersebut terdeteksi oleh Hive Moderation memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan dengan AI.
Suara Denny Cagur dalam video tersebut terdeteksi oleh Hive Moderation memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan dengan AI.
Rujukan
(GFD-2024-23942) Hati-Hati, Ada Situs SATUSEHAT Health Pass Palsu
Sumber:Tanggal publish: 06/11/2024
Berita
tirto.id - Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut adanya indikasi penggunaan situs SATUSEHAT Health Pass (SSHP) palsu yang tersebar di internet.
Adapun Kemenkes menggunakan situs SSHP sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran wabah Mpox di Indonesia. Menukil informasi dari situs resmi Kemenkes, SATUSEHAT Health Pass adalah kartu kesehatan yang berisikan deklarasi kesehatan yang wajib diisi oleh pelaku perjalanan luar negeri.
Terdapat situs yang berusaha mengambil keuntungan dengan membuat situs tiruan terkait portal SSHP ini. Salah satunya situs dengan URL https://sshp.id/. Dalam situs tersebut, pelaku perjalanan internasional diminta membayar sejumlah biaya agar bisa mengisi formulir SSHP.
Situs tersebut dengan jelas menggunakan nama dari singkatan SATU SEHAT Health Pass. Namun, ada hal yang mencurigakan, karena umumnya situs pemerintah menggunakan domain ".go.id".
Lantas, bagaimana faktanya? Apakah benar alamat situs tersebut mengarah ke situs resmi pemerintah?
Adapun Kemenkes menggunakan situs SSHP sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran wabah Mpox di Indonesia. Menukil informasi dari situs resmi Kemenkes, SATUSEHAT Health Pass adalah kartu kesehatan yang berisikan deklarasi kesehatan yang wajib diisi oleh pelaku perjalanan luar negeri.
Terdapat situs yang berusaha mengambil keuntungan dengan membuat situs tiruan terkait portal SSHP ini. Salah satunya situs dengan URL https://sshp.id/. Dalam situs tersebut, pelaku perjalanan internasional diminta membayar sejumlah biaya agar bisa mengisi formulir SSHP.
Situs tersebut dengan jelas menggunakan nama dari singkatan SATU SEHAT Health Pass. Namun, ada hal yang mencurigakan, karena umumnya situs pemerintah menggunakan domain ".go.id".
Lantas, bagaimana faktanya? Apakah benar alamat situs tersebut mengarah ke situs resmi pemerintah?
Hasil Cek Fakta
Melansir keterangan resmi yang Tirto terima dari Kemenkes, situs https://sshp.id/ adalah situs palsu. Situs resmi dari Kemenkes mempunyai domain dengan akhiran "kemkes.go.id".
“Kami mengimbau kepada publik untuk selalu waspada. Pengisian SSHP hanya melalui situs resmi sshp.kemkes.go.id atau SATUSEHAT Mobile dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes RI, Setiaji, Selasa (5/11).
Lebih lanjut, kata Setiaji, pelaku perjalanan hanya perlu mengisi formulir daring (online) secara gratis di tautan berikut. Setelah itu, akan muncul barcode yang berisi riwayat kesehatan dan perjalanan orang tersebut. Barcode tersebut akan dipindai oleh petugas di pintu kedatangan bandara. Seterusnya, barcode juga dapat disimpan oleh pengguna.
Pada Rabu (6/11/2024), situs SSHP palsu ini sudah tidak dapat diakses. Namun, Setiaji mengimbau masyarakat, khususnya kepada pelaku perjalanan internasional, untuk tetap waspada terhadap potensi muncul kembalinya tindakan ilegal serupa.
Apabila menemukan tindakan ilegal semacam itu, masyarakat dapat ikut melapor melalui email helpdesk@kemkes.go.id.
Tidak hanya berpotensi merugikan secara finansial, tetapi juga tindakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut juga dapat berdampak pada keamanan dan perlindungan data pribadi masyarakat,” tutup Setiaji.
Berdasar pemantauan Tirto, setibanya di bandara Indonesia, biasanya ada sejumlah papan kode barcode untuk mengakses ke situs SSHP dari Kemenkes tersebut.
“Kami mengimbau kepada publik untuk selalu waspada. Pengisian SSHP hanya melalui situs resmi sshp.kemkes.go.id atau SATUSEHAT Mobile dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes RI, Setiaji, Selasa (5/11).
Lebih lanjut, kata Setiaji, pelaku perjalanan hanya perlu mengisi formulir daring (online) secara gratis di tautan berikut. Setelah itu, akan muncul barcode yang berisi riwayat kesehatan dan perjalanan orang tersebut. Barcode tersebut akan dipindai oleh petugas di pintu kedatangan bandara. Seterusnya, barcode juga dapat disimpan oleh pengguna.
Pada Rabu (6/11/2024), situs SSHP palsu ini sudah tidak dapat diakses. Namun, Setiaji mengimbau masyarakat, khususnya kepada pelaku perjalanan internasional, untuk tetap waspada terhadap potensi muncul kembalinya tindakan ilegal serupa.
Apabila menemukan tindakan ilegal semacam itu, masyarakat dapat ikut melapor melalui email helpdesk@kemkes.go.id.
Tidak hanya berpotensi merugikan secara finansial, tetapi juga tindakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut juga dapat berdampak pada keamanan dan perlindungan data pribadi masyarakat,” tutup Setiaji.
Berdasar pemantauan Tirto, setibanya di bandara Indonesia, biasanya ada sejumlah papan kode barcode untuk mengakses ke situs SSHP dari Kemenkes tersebut.
Kesimpulan
Berdasar pernyataan Kemenkes, yang bertanggung jawab terhadap situs SSHP, portal resmi SATUSEHAT hanya ada di tautan sshp.kemkes.go.id atau aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Kemenkes juga menegaskan, akses portal tersebut tidak dipungut biaya.
Oleh karena itu, situs lain yang mengatasnamakan SSHP, apalagi yang meminta bayaran untuk mengisi formulir, adalah situs palsu.
Kemenkes juga menegaskan, akses portal tersebut tidak dipungut biaya.
Oleh karena itu, situs lain yang mengatasnamakan SSHP, apalagi yang meminta bayaran untuk mengisi formulir, adalah situs palsu.
Rujukan
Halaman: 2545/7906

