• (GFD-2024-24317) Benar, Klaim Video Surat Suara di Desa Juranalas, Sumbawa Sudah Tercoblos

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/11/2024

    Berita



    Beredar di Facebook, sebuah video protes warga pendukung pasangan calon nomor urut 2 Zul Uhel soal surat suara tercoblos di sebuah Tempat Pemungutan Suara di Sumbawa. Dalam video tersebut, seorang laki-laki berkaos dan bertopi bertuliskan Zul Uhel mengatakan bahwa di TPS 6 Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, NTB terindikasi kartu suara sudah dicoblos duluan.

    Laki-laki lain berbaju merah menyebutkan jumlah surat suara yang sudah dicoblos sebanyak 60 untuk Cagub No.3, 1 surat suara untuk Cagub No.1 dan 1 batal. Kemudian surat suara untuk calon bupati nomor urut 2 sebanyak 59 yang sudah dicoblos duluan.



    Benarkah surat suara di Desa Juran Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah tercoblos?

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim di atas dengan bantuan mesin pencarian Google. Dilansir situs Suara NTB bahwa surat suara Paslon Gubernur-Wakil Gubernur NTB telah tercoblos 60 surat suara untuk Paslon No. 3 (Iqbal-Dinda), dan 2 surat suara untuk Paslon Cagub Nomor 1 (Rohmi Firin) termasuk satu surat suara batal. Sedangkan di TPS yang sama untuk Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, tercatat 59 surat suara tercoblos untuk Paslon No. 2 (Jarot-Ansori).

    Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Sumbawa, Jusriadi membenarkan adanya surat suara tercoblos di Desa Juran Alas tersebut dan saat ini masih dalam proses tindak lanjut.

    “Sudah kami konfirmasi ke Panwascam Alas, memang benar ada kejadian itu,” ujarnya.

    Surat suara yang sudah tercoblos tersebut sudah diamankan petugas di lokasi. Meski demikian proses pemilihan (pencoblosan) di TPS 06 Juranalas tetap berlangsung aman dan lancar.

    “Kami masih menunggu laporan hasil pengawasan secara lengkap dari Panwascam Alas, sehingga diketahui kronologisnya. Dari laporan ini akan dikaji dan dilanjutkan dengan mekanisme penanganan,” ujarnya.

    Dikutip dari Kompas.com, bahwa Ridha Husain, tim dari Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Dewi Noviany dan Talifuddin (Novi Talif), serta Paslon Pilgub Nomor 2 Zulkieflimansyah dan Suhaili (Zul Uhel). Ridha saat dikonfirmasi mengakui usai mendapatkan informasi tentang peristiwa tersebut langsung bergegas ke TPS 06 Juran Alas. 

    “Semua barang bukti sudah diamankan petugas polisi dan TNI yang kebetulan bertugas di TPS tersebut,” ungkap Ridha.

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa video surat suara di Desa Juranalas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah tercoblosbenar.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24318) Benar, Ada Dugaan Warga Coblos Dua Surat Suara di Pilkada Serentak Sumatera Utara 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/11/2024

    Berita



    Sebuah video beredar di TikTok [ arsip ] yang diklaim memperlihatkan seorang perempuan mencoblos dua surat suara pemilihan gubernur Sumatera Utara, dalam Pilkada Serentak 2024.

    Pertama dia mencoblos surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2024, dan menunjukkan pilihannya paslon nomor urut 01, Bobby Nasution-Surya. Dia kembali membuka surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2024 satunya, dan kembali mencoblos, kemudian menunjukkan pilihannya paslon nomor urut 1. Hal yang sama dilakukannya pada surat suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan 2024. Ia memilih paslon nomor urut 01, Rico Waas dan Zaki.



    Namun, benarkah video itu memperlihatkan seorang pemilih yang mencoblos surat suara Pilgub Sumut 2024 sebanyak dua kali?

    Hasil Cek Fakta



    Setelah menonton isi video lebih detail, surat suara yang diperlihatkan adalah dua surat suara Pilgub Sumut 2024 dan Pilwalkot Medan 2024 dengan posisi lubang yang berbeda sebagaimana ditampilkan video.

    Surat suara Pilgub Sumut 2024 yang dicoblos pertama memperlihatkan lubang yang lebih dekat dengan kepala Boby. Sementara surat suara kedua, posisi lubangnya berada di tengah antara kepala Bobby dan Surya.



    Dilansir Detik Sumut, peristiwa itu diduga terjadi di Kota Medan, Sumut. Koordinator Divisi Humas dan Datin Bawaslu Sumut Saut Boangmanalu menyatakan pihaknya akan mengecek dulu tentang dugaan pemilih mencoblos surat suara Pilgub Sumut 2024 sebanyak dua kali itu.

    "Kita cek dulu ya," kata Saut, Rabu, 27 November 2024.

    Berita lanjutan dari Detik Sumut menyatakan bahwa Ketua Tim Hukum calon Pilgub Sumut 2024, nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala, Yance Aswin mengatakan hendak membawa dugaan pelanggaran Pilkada tersebut ke jalur hukum.

    Dia mengaku telah mengantongi data identitas perempuan dalam video dan tempat ia mencoblos. Menurutnya, video itu direkam di TPS 008 Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumut.

    Yance mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan materi untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi. "Yang tadi akan kita pidanakan sedang kita persiapkan untuk laporan, ini nanti langsung ke pihak kepolisian," kata Yance, Rabu, 27 November 2024.

    Dilansir Detik.com, terdapat sejumlah larangan saat mencoblos di TPS. Di antaranya tidak boleh membawa ponsel dan merekam saat mencoblos di bilik suara. Juga tidak boleh mencoblos lebih dari satu kali.

    Pemilih juga tidak boleh membuka dan menunjukkan surat suara yang telah ia coblos kepada orang lain. Mereka juga tidak boleh mengintimidasi dan menekan pemilih lain di TPS tersebut.

    Kesimpulan



    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan adanya dugaan pelanggaran pemilih mencoblos surat suara Pilgub Sumut 2024 sebanyak dua kali adalah klaim yangbenar.

    Namun keputusan ada atau tidaknya pelanggaran merupakan kewenangan Bawaslu setempat, berdasarkan bukti dan serangkaian proses sesuai kewenangannya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24320) [HOAKS] Video Sembako dari Tim Andika-Hendi untuk Serangan Fajar

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Video dengan narasi kubu Calon Gubernur - Calon Wakil Gubernur  Jawa Tengah nomor urut 1 Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi) memborong sembako untuk serangan fajar di hari pemungutan suara beredar di media sosial.

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut keliru. Informasinya perlu diluruskan karena keliru.

    Video dengan narasi kubu Andika dan Hendi memborong sembako untuk serangan fajar di hari pemungutan suara muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan video berisi foto sembako dengan stiker Andika-Hendi dan diberi keterangan demikian:

    "Wah ngeri banget ini PDI Perjuangan, Setelah ditelusuri lebih dalam ternyata mereka sendirilah pelakunya. Telah diborong sendiri oleh PDI Perjuangan."

    "Sembako itu akan digunakan sebagai serangan fajar, udah gak habis pikir lagi, ngelihat kelakuan PDIP semakin ke sini, udahlah PDIP emang senyaman itu ya berkuasa?"

     

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook sembako Andika-Hendi yang diklaim digunakan untuk serangan fajar

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri konten tersebut mirip dengan video akun TikTok @sobatkaisar.

    Dalam video tersebut, terlihat sejumlah paket sembako  yang sama dengan konten yang beredar di media sosial. 

    Video itu adalah kegiatan tebus murah di Cilacap yang diadakan oleh relawan anggota DPR RI Fraksi PDI-P, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra pada Sabtu (23/11/2024).

    Disebutkan, kegiatan itu dilakukan sebagai wujud dukungan Kaisar kepada Andika-Hendi di Pilkada Jawa Tengah 2024. Video itu tidak memperlihatkan serangan fajar sebagaimana narasi dalam unggahan.

    Adapun program tebus murah sembako dilakukan oleh relawan Andika-Hendi di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

    Diberikatakan Antara, pada awal November 2024 Perempuan Jawa Tengah Pilih Andika-Hendi (Pandhita)  juga mengadakan kegiatan tebus murah sembako di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang. 

    Kesimpulan

    Video dengan narasi kubu Andika dan Hendi memborong sembako untuk serangan fajar merupakan informasi keliru.

    Faktanya, video itu adalah kegiatan tebus murah sembako yang diadakan di Cilacap sebagai dukungan kepada Andika-Hendi di Pilkada Jawa Tengah. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-24204) Benarkah Daun Meniran Bisa Atasi Batu Ginjal Tanpa Operasi?

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/11/2024

    Berita

    tirto.id - Meniran hijau, yang memiliki nama ilmiah Phyllanthus niruri, adalah tanaman liar yang kerap ditemukan di pinggir jalan atau di alam bebas. Daunnya berbentuk bulat kecil dan sekilas mirip tanaman putri malu.

    Menyoal manfaat daun meniran, belakangan beredar informasi kalau tanaman ini bisa digunakan sebagai obat mengatasi penyakit batu ginjal. Salah satu akun Facebook bernama “Linda Heniwaty” (arsip) membagikan klaim ini dalam bentuk video berdurasi sekira 25 detik.

    Klip memperlihatkan langkah-langkah memanfaatkan daun meniran hijau, yakni merebus daun beserta batangnya dengan dua gelas air. Larutan itu kemudian ditunggu hingga mendidih dan menyusut menjadi satu gelas. Minuman ini dikatakan bisa dikonsumsi dalam keadaan hangat, selama dua kali sehari.

    “Batu ginjal keluar sendiri tanpa operasi, gunakan tanaman liar meniran hijau ini. Memiliki kandungan flavonoid dan kalsium dalam daun meniran ini dapat membentuk senyawa kompleks. Senyawa ini mudah larut dalam air sehingga batu ginjal bisa keluar sendiri dari tubuh,” kata narator video.

    Lalu, di kolom komentar, akun pengunggah turut menyertakan artikel Halodoc tentang manfaat daun meniran, sebagai referensi video. Meski mencantumkan sumber, klaim dalam unggahan ini dinarasikan secara berlebihan, seolah semua penyakit batu ginjal bisa sembuh dengan rebusan daun meniran hijau.

    Per Selasa (26/11/2024), klip yang diunggah Rabu (13/11/2024) ini sudah dibagikan sebanyak 782 kali dan meraup 2.700 tanda suka, serta 136 komentar. Beberapa pengguna Facebook di kolom komentar ramai mengucapkan terima kasih dan menyatakan bahwa mereka baru tahu terkait informasi tersebut.

    Beberapa bagian dari tanaman meniran lain seperti akarnya juga dikatakan bermanfaat untuk mengatasi batu ginjal, seperti tersebar di platform TikTok.

    Namun, bagaimana kebenaran klaim soal manfaat meniran hijau untuk atasi penyakit batu ginjal tanpa operasi?

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai informasi awal, penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah kondisi akibat terbentuknya endapan padat di dalam ginjal yang berasal dari zat kimia dalam urine. Menukil artikel Alodokter yang sudah ditinjau dr. Pittara, ukuran batu ginjal disebut bisa mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar kacang polong.

    Batu ginjal dapat terjadi di sepanjang saluran urine, yakni dari ginjal, ureter (saluran yang membawa urine dari ginjal menuju kandung kemih), kandung kemih, dan uretra (saluran yang membawa urine ke luar tubuh).

    Pada umumnya, batu ginjal yang berukuran kecil tidak akan menimbulkan gejala. Sebaliknya, batu ginjal yang berukuran besar dan tersangkut di dalam saluran urine dapat menimbulkan rasa nyeri hebat di bagian pinggang. Rasa nyeri tersebut membuat penderitanya merasa tidak nyaman meski sudah berganti posisi tubuh.

    Menurut informasi dari artikel Alodokter yang sama, metode pengobatan batu ginjal tergantung pada ukuran dan jenis batu ginjal. Jika batu ginjal berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala, perawatan dapat dilakukan di rumah. Akan tetapi, jika batu ginjal berukuran besar dan menimbulkan gejala, maka penanganan harus dilakukan oleh dokter.

    Cara yang tepat untuk mencegah penyakit batu ginjal yakni dengan menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal. Hal itu bisa dilakukan dengan banyak minum air putih, membatasi konsumsi garam, serta tidak mengonsumsi makanan yang mengandung kadar oksalat tinggi.

    Seperti disebutkan kalau batu ginjal yang berukuran besar dan menimbulkan gejala perlu penanganan dokter, maka klaim klaim meniran hijau sebagai obat batu ginjal tanpa operasi perlu diperiksa kebenarannya. Tirto mencoba menghubungi Dokter Nurul Fajriah Afiatunnisa, dari Praktek Mandiri Dokter Nurul, di Rangkasbitung, Banten untuk memastikan narasi tersebut.

    Ia menegaskan bahwa kondisi pasien dengan batu ginjal tidak bisa disembuhkan hanya dengan daun meniran. Senada dengan artikel Alodokter, dr. Nurul menyebut, penanganan batu ginjal mesti disesuaikan dengan letak, ukuran dan gejala yang dialami.

    “Apabila ukurannya besar dan sering menimbulkan gejala nyeri kolik abdomen atau nyeri yang sangat pada perut maka penanganan tidak bisa hanya dengan obat obatan apalagi dengan menggunakan daun, intervensi tindakan bedah mungkin diperlukan,” katanya saat dihubungi Tirto, Selasa (26/11/2024).

    Lebih jauh dr. Nurul menjelaskan, nefrolitiasis atau batu ginjal memiliki jenis yang berbeda, ada yang berupa batu oksalat, batu asam urat dan sebagainya. Penelitian di Indonesia tentang daun meniran pada batu ginjal sendiri pernah dilakukan di tahun 2014.

    “Dalam penelitian tersebut daun meniran bisa melarutkan kalsium namun belum ada studi klinis lanjutan manusia. Selain itu, dosis dan campuran pelarut yang digunakan untuk daun meniranpun dosisnya perlu diteliti lebih lanjut takarannya, percobaan tersebut terbatas pada tingkatan laboratorium. Sedangkan nefrolitiasis pada manusia bisa merupakan penyakit yang kompleks dan mungkin tidak selalu berdiri sendiri sehingga klaim daun meniran tidak bisa dikatakan cukup bukti untuk menyembuhkan batu ginjal,” sambung dr. Nurul.

    Sementara untuk mencari tahu manfaat tanaman meniran hijau, Tim Riset Tirto mencoba mengecek artikel Halodoc yang ditautkan sebagai sumber video Facebook. Lansiran itu telah ditinjau oleh dr. Rizal Fadli dan disebutkan bahwa daun meniran memang kerap dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi batu ginjal.

    Sebab, ekstrak daun Phyllanthus niruri yang bersifat basa dikabarkan dapat mencegah serta mengatasi batu ginjal yang bersifat asam.

    Namun demikian, dalam artikel Halodoc tersebut tidak ada informasi bahwa meniran hijau bisa mengatasi batu ginjal tanpa tindakan operasi apapun.

    Artikel Alodokter yang sudah ditinjau secara medis oleh dr. Meva Nareza T, juga menyebut kalau meniran hijau bisa mengurangi ukuran batu ginjal yang sudah terbentuk. Kendati begitu, penggunaan meniran hijau disebut masih perlu diteliti lebih lanjut agar dosis, efektivitas, dan keamanannya bisa diketahui secara pasti.

    Senada, sebuah studi oleh Pucci, dkk yang dipublikasikan di jurnal International Braz J Urol (2018) juga menyebut bahwa masih perlu adanya studi klinis mengenai manfaat meniran hijau untuk mengurangi risiko batu ginjal.

    Meski studi tersebut menunjukkan adanya penurunan jumlah dan ukuran batu pada pasien batu ginjal yang terlibat, studi itu memberi catatan bahwa ukuran batu pada saluran kemih pasien yang terlibat dalam penelitian memang kecil.

    Menyoal khasiat meniran hijau sendiri dipercaya berasal dari senyawa fitokimia yang dikandungnya, seperti flavonoid, phyllanthin, dan hypophyllanthin. Senyawa ini juga diketahui dapat meningkatkan imunitas, menurunkan kadar gula darah, melindungi kesehatan hati, atau meredakan tegang otot.

    Bukan tanpa kewaspadaan, pada beberapa orang, konsumsi meniran hijau bisa menimbulkan efek samping berupa mual, sakit atau kram perut, nyeri saat buang air kecil, dan urine berdarah.

    “Banyak yang berpikir bahwa mengonsumsi obat herbal selalu aman karena kandungannya alami, tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Produk herbal tidak melewati tahap pengujian seperti obat-obatan dari dokter. Oleh karena itu, efek samping dan interaksi obatnya juga belum diketahui secara pasti,” tulis artikel Alodokter.

    Dengan demikian, agar aman masyarakat sebaiknya bertanya dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat herbal dan jangan menghentikan konsumsi obat lain yang diberikan oleh dokter tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video dengan klaim rebusan daun meniran hijau bisa mengatasi penyakit batu ginjal tanpa operasi bersifat missing context (menyesatkan tanpa tambahan keterangan tertentu).

    Meniran hijau memang dikabarkan dapat mencegah serta mengatasi batu ginjal yang bersifat asam, serta bisa mengurangi ukuran batu ginjal yang sudah terbentuk. Kendati begitu, penggunaan meniran hijau disebut masih perlu diteliti lebih lanjut agar dosis, efektivitas, dan keamanannya bisa diketahui secara pasti.

    Dokter Nurul Fajriah Afiatunnisa, dari Praktek Mandiri Dokter Nurul, di Rangkasbitung, Banten, juga menegaskan bahwa klaim penyakit batu ginjal dapat disembuhkan dengan daun meniran tidak cukup bukti.

    Penelitian terutama studi klinis pada manusia saat ini disebut dr. Nurul belum cukup untuk bisa membuktikan kalau daun meniran dapat menyembuhkan nefrolitiasis karena kompleksitas penyakit, letak, ukuran, penyakit penyerta, jenis batu ginjal hingga dosis yang tepat untuk setiap kasus.

    Rujukan