• (GFD-2024-24363) [HOAKS] Prabowo Berencana Membuat Polri di Bawah Naungan TNI

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto akan membuat institusi kepolisian berada di bawah naungan Tentara Republik Indonesia (TNI).

    Rencana itu akan diwujudkan jika Polri tidak melakukan perbaikan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.

    Informasi mengenai Prabowo berencana membuat Polri di bawah naungan TNI disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Pengguna Facebook menyertakan poster dengan teks berikut:

    POLRI BAKAL DI BAWAH NAUNGAN (TNI) APABILA TIDAK PERBAIKI INSTITUSI MEREKA SENDIRI, MASYARAKAT SUDAH BANYAK YANG TERIAK SAMA SAYA

    PRABOWO SAMPAIKAN

    akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Jumat (29/11/2024), mengenai Prabowo berencana membuat Polri di bawah naungan TNI.

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang dipakai pada poster bersumber dari artikel situs berita JPNN, 13 Juli 2023.

    Artikel membahas mengenai pencalonan Prabowo dalam Pilpres 2024.

    Foto tersebut tidak terkait dengan struktur TNI dan Polri dalam pemerintahan Prabowo.

    Posisi institusi TNI dan Polri selama pemerintahan presiden ke-8 tersebut, tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 139 Tahun 2024 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

    TNI dan Polri ada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

    Sejauh ini, tidak ada pernyataan dari Prabowo atau aturan yang menyatakan bahwa institusi Polri berada di bawah naungan TNI.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai Prabowo berencana membuat Polri di bawah naungan TNI merupakan hoaks.

    TNI dan Polri berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

    Tidak ada peraturan atau ucapan dari Prabowo yang menyatakan bahwa institusi Polri berada di bawah naungan TNI.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24364) [KLARIFIKASI] Shell Bantah Tutup Semua SPBU di Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Tersiar kabar perusahaan energi dan petrokimia Shell akan menutup seluruh stasiun pengisian bahan bakarnya di Indonesia.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut keliru.

    Informasi yang mengeklaim Shell akan menutup semua SPBU-nya di Indonesia disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (24/11/2024):

    Lohh, kabarnya shell akan tutup SPBU nya

    Pengguna Facebook turut menyertakan tangkapan layar artikel dari Bloomberg Tchnoz dengan judul berikut:

    Shell Disebut Bakal Tutup SPBU-nya di RI Usai Jual Kilang ke TPIA

    Hasil Cek Fakta

    Tangkapan artikel yang disebarkan membahas mengenai sejumlah SPBU Shell yang tutup, seperti di Sumatera Utara.

    Artikel membahas akuisisi kilang Shell di Singapura oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melalui perusahaan patungan bersama Glencore.

    Kendati demikian, kabar SPBU Shell tutup di seluruh Indonesia tidak benar.

    Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea membantah kabar tersebut.

    "Shell Indonesia menginformasikan bahwa informasi yang beredar terkait rencana Shell untuk menutup seluruh SPBU di Indonesia adalah tidak benar," kata Susi, Minggu (24/11/2024), dilansir Antara.

    Kabar SPBU Shell akan tutup di seluruh Indonesia dikaitkan dengan kondisi penyaluran ritel bahan bakar minyak di Indonesia.

    Namun Shell masih memiliki satu pabrik pelumas di Marunda, Jakarta, untuk mendukung bisnis hilirnya dan juga satu terminal penyimpanan bahan bakar di Gresik, Jawa Timur.

    Hingga kini, Shell masih berfokus pada kegiatan operasi SPBU.

    "Kami tidak dapat berkomentar atas spekulasi yang terjadi di pasar. Shell Indonesia tetap berfokus pada kegiatan operasi SPBU untuk para pelanggan kami," ujar Susi.

    Shell merupakan perusahaan global yang memiliki sekitar 93.000 karyawan di lebih dari 70 negara, termasuk Indonesia.

    Dikutip dari situs Shell, perusahaan ini telah membangun lebih dari 190 SPBU, seperti di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Shell akan menutup semua SPBU-nya di Indonesia merupakan hoaks.

    Shell membantah kabar tersebut. Salah satu SPBU di Sumatera Utara memang tutup, tetapi penutupan tidak berlaku di seluruh Indonesia.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24367) [KLARIFIKASI] Penjelasan Panwascam soal Surat Suara Pilkada Sulbar Sudah Tercoblos

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang menunjukkan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat sudah tercoblos sebelum pemungutan suara.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konteks video perlu diperjelas.

    Video surat suara Pilgub Sulbar sudah tercoblos dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (27/11/2024), dengan narasi sebagai berikut:

    CEH APA INI BEGINI BELUM DI TUSUK TERCOBLOS MEMANG MI.

    Dalam video, tampak seorang pria menunjukkan surat suara yang sudah berlubang di foto pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor urut 3, Suhardi Duka dan Salim S Mengga.

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir Tribun Sulbar, Rabu (27/11/2024), peristiwa dalam video terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

    Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kalukku, Muhammad Andi Saputra mengatakan, terdapat dua lembar surat suara untuk Pilgub Sulbar dan satu lembar surat suara untuk Pilbup Mamuju yang ditemukan sudah tercoblos.

    Surat suara tersebut langsung dikembalikan oleh pemilih yang mendapatkannya, dan petugas KPPS memberikan surat suara baru sebagai pengganti. 

    "Pemungutan suara kembali normal dan berjalan seperti biasa," kata Andi Saputra.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video surat suara Pilgub Sulbar sudah tercoblos sebelum pemungutan suara perlu diperjelas konteksnya.

    Peristiwa tersebut terjadi di 01 Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, pada Rabu (27/11/2024) dan telah diketahui oleh Panwascam Kalukku.

    Surat suara tersebut langsung dikembalikan oleh pemilih yang mendapatkannya, dan petugas KPPS memberikan surat suara baru sebagai pengganti.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24368) [KLARIFIKASI] Panwaslu Jelaskan Foto Tumpukan Elpiji 3 Kg di PAC PDI-P Banjarsari

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Unggahan foto yang memperlihatkan tumpukan elpiji 3 kilogram diklaim sedang ditimbun di kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-P Banjarsari, Surakarta beredar di media sosial.

    Dalam unggahan yang beredar menjelang Pilkada 2024 pada 27 November kemarin disebutkan, elpiji tersebut akan dibagikan kepada warga. 

    Namun, benarkah informasi tersebut? Bagaimana faktanya?

    Foto mengeklaim PDI-P menimbun elpiji 3 kilogram di kantor PAC Banjarsari, Surakarta muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan foto tumpukan gas elpiji 3 kilogram di kantor PAC PDI-P Banjarsari, Surakarta.

    Berikut keterangan teks yang disampaikan:

    Barang subsidi dan langka begini ditimbun buat bagi-bagi ke warga

    Kok bisa ya banteng pede banget? Kalau warga kesulitan cari gas melon, pasti pura-pura ga tau tuh pemimpinnya

     

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com foto unggahan tersebut mirip dengan yang ada di laman Solo Pos ini.

    Dalam keterangannya foto itu adalah kondisi Kantor PAC PDI-P Banjarsari setelah disidak oleh Panwaslu Kelurahan Kadipiro Minggu (24/11/2024). 

    Dikutip dari Tribun Jateng, sidak yang dilakukan di kantor PAC PDI-P Banjarsari dilakukan untuk menindaklanjuti laporan relawan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta nomor 2, Respati-Astrid terkait pelanggaran Pemilu. 

    Anggota Panwaslu Kadipiro, Aries Pratiwi menyampaikan, saat dilakukan sidak, tidak ada aktivitas di kantor tersebut.

    Namun berdasarkan hasil keterangan yang diperoleh ada aktivitas pengambilan barang sisa doorprize. 

    Adapun doorprize itu berupa elpiji 3 kilogram dan sepeda yang dibagikan saat kampanye di Lapangan Prawit Nusukan Kota Surakarta beberapa waktu lalu. 

    Panwaslu Kadipiro kemudian mengimbau supaya pengambilan doorprize dapat dilanjutkan pasca pilkada. 

    Kesimpulan

    Foto mengeklaim PDI-P menimbun elpiji 3 kilogram di kantor PAC Banjarsari perlu diluruskan.

    Berdasarkan keterangan Panwaslu Kadipiro elpiji tersebut merupakan doorprize yang belum diambil saat saat kampanye di Lapangan Prawit Nusukan Kota Solo. Panwaslu kemudian mengimbau agar doorprize diambil setelah Pilkada 2024. 

    Rujukan