• (GFD-2025-25173) [SALAH] Potret “Gereja Selamat dari Kebakaran Los Angeles”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 19/01/2025

    Berita

    Pada Selasa (14/1/2025) akun Facebook “Lee Kriting” membagikan foto [arsip], diklaim sebagai gereja yang selamat dari kebakaran besar di Los Angeles, California.

    Berikut narasi selengkapnya :

    “Salah satu gereja di los angeles California

    Yang selamat dari kebakaran hebat yang terjadi…..📍”

    Hingga Minggu (19/1/2025), unggahan mendapat lebih dari 18 tanda suka, 3 komentar dan telah bagikan ulang 1 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa kebenaran foto dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, tidak ditemukan berita atau informasi valid mengenai foto gereja yang selamat dari kebakaran Los Angeles.

    TurnBackHoax kemudian memeriksa foto itu lewat perangkat deteksi artificial intelligence/AI, Hive Moderation. Diketahui, konten tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 95,8 persen.

    Kesimpulan

    Unggahan dengan klaim “potret gereja selamat dari kebakaran Los Angeles” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-25174) [SALAH] Senjata Canggih yang Terarah Jadi Penyebab Kebakaran di California

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 19/01/2025

    Berita

    Pada Jumat (10/1/2025) akun Facebook “ساتريا الفاروق” membagikan video dan foto [arsip], isinya mengklaim penyebab kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat adalah uji coba senjata terarah atau direct energy weapon (DEW).

    Berikut narasi selengkapnya :

    “Kebakaran besar di beberapa titik di AS yg telah membakar ribuan rumah disinyalir kuat akibat serangan salah satu senjata militer AS yaitu : Senjata berenergi terarah (DEW)

    Salah satu agenda “Inside Job” dari pihak AS sendiri yg salah satu tujuannya adalah utk Great Reset dan akan dibangun LA Smart City 2028.”

    Hingga Minggu (19/1/2025), unggahan mendapat lebih dari 38 tanda suka, 4 komentar dan telah bagikan ulang 19 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com

    Angin kencang menjadi penyebab utama meluasnya kebakaran hutan di Los Angeles. Dikutip dari USA Today, sebelum kebakaran terjadi, Layanan Cuaca Nasional telah mengeluarkan angin kencang dan peringatan tertinggi untuk kondisi kebakaran ekstrem di sebagian besar wilayah Los Angeles.

    Penasihat Kebakaran dari Universitas Pertanian dan Sumber Daya Alam Universitas California, Luca Carmignani mengatakan, angin kencang dapat menyebabkan kabel listrik bergerak, yang dapat menghasilkan percikan api yang akhirnya mengenai bahan bakar kering seperti rumput atau tumbuh-tumbuhan.

    Pemeriksa fakta Reuters juga telah membantah teori konspirasi yang mengklaim DEW sebagai penyebab kebakaran di California.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “senjata canggih yang terarah (direct energy weapon/DEW) jadi penyebab kebakaran di California” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
  • (GFD-2025-25168) Hoaks Video Tornado Api Kembar di California

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/01/2025

    Berita

    tirto.id - Kebakaran hebat yang menimpa wilayah California, Amerika Serikat, masih terus berlanjut. Hingga Jumat (17/1/2025), untuk wilayah Los Angeles saja, musibah ini telah menelan 27 orang korban jiwa, menukil dari CBS News.

    Di tengah kebakaran ini, terjadi pula fenomena "Fire Tornado" atau tornado api. "Firenado" terlihat muncul di kawasan Pacific Palisades pada Jumat (10/1/2025) sekitar pukul 22.45 waktu setempat. "Firenado", dalam kondisi terburuk, diperkirakan dapat melebar hingga 12 meter dan memperburuk kebakaran lahan.

    Di media sosial fenomena "firenado" menjadi bahan perbincangan di masyarakat. Beberapa akun media sosial bahkan menunjukkan sebuah video yang menunjukkan dua tornado api yang keluar bersamaan.

    "Usai Kebakaran hutan, kini muncul tornado api kembar di California," begitu tulis keterangan dalam video unggahan akun @asiknya_hijrah (arsip) di Threads pada Senin (13/1/2024). Unggahan tersebut mendapat 493 tanda suka, 29 komentar, dan 16 repost. Post ini juga telah 13 kali dibagikan ulang.

    Kami menemukan unggahan serupa di akun Instagram dari nama akun yang sama (arsip). Di situ, video ini mengumpulkan lebih dari 2.700 tanda suka. Kami juga menemukan unggahan akun @bummimadara (arsip), yang memuat narasi yang sama dan mengumpulkan lebih dari 5 ribu tanda suka.

    Lalu, bagaimana faktanya? Apakah video yang menunjukkan tornado kembar di California tersebut benar adanya?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan fitur penelusuran gambar terbalik (reverse image search) pada Google, dengan menggunakan salah satu potongan gambar dalam video tersebut.

    Hasil pencocokan gambar mengarahkan kami ke video dari akun TikTok @m_307reinke (arsip). Video yang sama, namun tidak menyebut tempat di California tersebut, diunggah pada 28 Agustus 2024.

    Berdasar keterangan pelengkap video, diketahui kalau kejadian ini terjadi pada pertengahan Agustus 2024 di wilayah Wyoming. Kejadian tersebut dikenal dengan nama Kebakaran Remington.

    “Kebakaran Remington yang bermula di Wyoming utara meluas hingga 194.527 hektar dan memasuki daerah Montana pada Jumat malam. Kejadian ini termasuk ke kebakaran hutan besar di area tersebut. Lebih dari 400.000 hektar telah terbakar di wilayah tersebut sejauh ini. Lebih dari 30 kebakaran terjadi di Wyoming pada Rabu, 21 Agustus 2024, saat badai petir kering melanda area tersebut,” tulis keterangan pelengkap unggahan.

    Akun tersebut juga membagikan video dalam durasi yang lebih panjang. Dalam keterangan teksnya, disebut kalau kejadian tersebut tepatnya terjadi di wilayah Clearmont/Arvada, Wyoming. Pengunggah video adalah relawan pemadam api di wilayah Clearmont.

    Kami juga mendapatkan video serupa yang dibagikan akun X @HotshotWake, pada 25 Januari 2024. Informasinya pun senada, bahwa kejadian tersebut bertempat di Clearmont, Wyoming.

    Kami juga menemukan artikel dari USA Today yang menyebut informasi dalam video tersebut adalah hoaks. Kepala Distrik Pemadam Kebakaran Clearmont, Josh McKinley, berada di TKP saat kejadian. "Saya adalah komandan lapangan pada kebakaran itu dan mengambil foto dan video dari peristiwa yang sama," ujarnya dalamsurel kepada USA Today.

    Akun Facebook Pemadam Kebakaran Distrik Clearmont juga membagikan foto terkait tornado api tersebut pada 25 Agustus 2024.

    Mengutip Kompas.com, asisten profesor dari Departemen Politeknik di Worcester Plythecnic Institute, James Urban, mengatakan, tornado api terjadi karena efek gabungan dari angin dan peningkatan laju pembakaran yang disebabkan oleh pusaran api atau pembakaran yang lebih intens.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan, video yang menunjukkan tornado kembar di California, yang tersebar di media sosial bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Video tornado api kembar tersebut adalah video dari kejadian lampau. Tornado api kembar tersebut adalah imbas dari Kebakaran Remington di Wyoming, pada akhir Agustus 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25169) [SALAH] Gambar Sampul Artikel Kompas.com “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai”

    Sumber: X.com
    Tanggal publish: 18/01/2025

    Berita

    Akun X “kang___L” pada Senin (16/12/2024) mengunggah gambar sampul artikel Kompas.com [arsip] dengan narasi “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai.”

    Berikut narasi lengkapnya :

    “ Jokowi : SAYA MAU MAU MASUK GRINDRA, SYARATNYA APA SAJA PAK. Sekjen Gerindra : SYARATNYA 1. PUNYA SKCK 2 TIDAK SUKA BERBOHONG 3 IDZASAHNYA ASLI

    Bertemu dengan Sekjen Gerindra, Jokowi Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri sampul foto lewat Instagram Kompascom. Diketahui, pada Selasa (10/12/2024) Kompas mengunggah foto yang menunjukan pertemuan Jokowi dengan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

    Pada unggahan tersebut, Kompascom menuliskan narasi “Bertemu dengan Sekjen Gerindra, Jokowi Bahas soal Ekonomi dan Politik”.

    Pembuat konten yang disebarkan oleh akun X “kang___L” memanipulasi sampul tersebut dengan mengubah kalimat “soal Ekonomi dan Politik” dengan “Lamaran Menjadi Anggota Partai”.

    Kesimpulan

    Unggahan dengan narasi “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai” merupakan satire.

    Rujukan