• (GFD-2024-24388) [HOAKS] Foto Peti Mati Pasukan Khusus Inggris yang Bertempur untuk Kiev

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar sebuah foto menampilkan peti mati yang ditutupi oleh bendera Inggris. Foto beredar di media sosial pada November 2024.

    Narasi yang beredar menyebutkan, peti mati tersebut berisi jenazah 18 Pasukan Khusus Inggris yang gugur setelah bertempur untuk Kiev, Ukraina.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam foto keliru.

    Foto peti mati Pasukan Khusus Inggris yang bertempur untuk disebarkan oleh akun Facebook ini pada 3 November 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.

    Berikut narasi yang ditulis:

    18 anggota Pasukan Khusus Inggris telah kembali ke rumah setelah upaya "berhasil" untuk bertempur di pihak Kiev.

    Benar, itu disembunyikan bersama mereka di dalam peti kayu.

    Narasi serupa juga beredar dalam bahasa Inggris di platform X, seperti diunggah oleh akun ini, ini, dan ini.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri jejak digital foto yang beredar dengan metode reverse image search.

    Hasil pencarian gambar di Google Lens mengarahkan ke situs berbagi gambar PA Images.

    Keterangannya menjelaskan, foto tersebut menampilkan 14 peti mati dari tentara Inggris yang tewas dalam kecelakaan udara, yang dibawa kembali dari Afghanistan dengan menggunakan pesawat angkut RAF C-17.

    Adapun foto tersebut diambil pada 13 September 2006 oleh Kementerian Pertahanan Inggris.

    Foto yang sama juga dipakai pada pemberitaan BBC.

    Sebanyak 14 prajurit tewas akibat jatuhnya pesawat Nimrod RAF di Afghanistan. Jatuhnya pesawat diduga karena kesalahan teknis.

    Kejadian tersebut tidak terkait dengan perang antara Ukraina dan Rusia.

    Kesimpulan

    Foto peti mati 14 prajurit yang tewas akibat jatuhnya pesawat Nimrod RAF di Afghanistan disebarkan dengan konteks keliru.

    Foto diambil pada 13 September 2006 oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Foto tersebut tidak terkait dengan perang antara Ukraina dan Rusia.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24389) [HOAKS] Pemain Jepang Kaoru Mitoma Menangis Saat Minta Maaf ke Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan dengan narasi pemain sepak bola Jepang Kaoru Mitoma menangis ketika meminta maaf kepada tim nasional Indonesia.

    Dalam unggahan disebutkan, permintaan maaf itu dilakukan karena Mitoma merasa telah mengganggu momen sakral saat timnas Indonesia menyanyikan lagu "Tanah Airku" selepas pertandingan.

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut keliru dan perlu diluruskan.

    Sebagai konteks, pemain timnas Jepang sempat menunda waktu saat timnas Indonesia akan menyanyikan lagu "Tanah Airku" seusai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 15 November lalu. 

    Penundaan itu terjadi karena beberapa pemain Jepang masih berada di lapangan untuk melakukan joging setelah mengalahkan Indonesia dengan skor 0-4.

    Adapun menyanyikan lagu "Tanah Airku" bersama suporter merupakan tradisi timnas Indonesia setelah pertandingan. 

    Unggahan yang mengeklaim Mitoma menangis ketika meminta maaf ke timnas Indonesia muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini. 

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Mitoma menangis saat diwawancara. Video diberi keterangan:

    Pemain jepang menangis ingin minta maaf karena telah mengganggu moment sakral menyanyikan lagu tanah airku

    Akun Facebook Tangkapan layara Facebook, narasi yang menyebut pemain Jepang menangis saat meminta maaf ke timnas Indonesia

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video yang menampilkan Kaoru Mitoma menangis dan menelusurinya menggunakan Yandex.

    Hasilnya, video yang memperlihatkan pemain yang membela Brighton and Hove Albion di Liga Inggris tersebut identik dengan unggahan kanal YouTube berbahasa Jepang ini.

    Video itu telah diunggah sejak 6 Desember 2022, jauh sebelum laga Indonesia melawan Jepang pada 15 November 2024. Saat itu, Piala Dunia 2022 di Qatar sedang berlangsung.

    Dalam video, Mitoma mengungkapkan kekecewaan dia terkait pertandingan yang dijalani bersama Samurai Biru di Piala Dunia 2022. Kemudian, di akhir video itu Kaoru Mitoma menangis.

    Tim Cek Fakta juga menemukan artikel di laman The Argus soal video Mitoma menangis saat diwawancara.

    Dalam keterangannya, Mitoma menangis setelah Jepang dikalahkan Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022. 

    Pertandingan itu harus diselesaikan lewat adu penalt setetah kedua tim bermain imbang 1-1.

    Mitoma menjadi salah satu pemain yang dipercaya intuk menendang penalti, namun sayang eksekusinya berhasil digagalkan oleh kiper Kroasia.

    Jepang pun kalah 1-3 dalam adu penalti. Hal itu membuat Mitoma menangis saat wawancara.

    Adapun video adu penalti antara Jepang melawan Kroasia di Piala Dunia 2022 Qatar bisa dilihat di sini.

    Kesimpulan

    Unggahan yang mengeklaim pemain Jepang menangis untuk meminta maaf ke timnas Indonesia adalah keliru.

    Faktanya, konten yang beredar adalah momen ketika pemain Jepang, Kaoru Mitoma menangis usai negaranya dikalahkan Kroasia di Piala Dunia Qatar 2022. Dalam pertandingan itu Mitoma gagal mengeksekusi penalti. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-24336) [SALAH] Shell Mau Tutup Seluruh SPBU-nya di Indonesia

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 29/11/2024

    Berita

    Akun X “innovacommunity” pada Sabtu (23/11/2024) mengunggah foto [arsip] tangkapan layar, disertai narasi:
    “Bye bye shell👋
    Jasa mu akan kami kenang”

    Per Kamis (28/11/2024), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 3,6 juta kali dan dibagikan ulang sekitar 2.600-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pertama-tama mencari pemberitaan bloombergtechnoz.com yang menjadi konten tangkapan layar tersebut. Hasilnya, dalam berita “Shell Disebut Bakal Tutup SPBU-nya di RI Usai Jual Kilang di TPIA” tidak ada pernyataan dari pihak Shell tentang penutupan seluruh SPBU di Indonesia.
    TurnBackHoax melanjutkan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Shell menutup SPBU di Indonesia”. Pencarian teratas mengarah ke pemberitaan antaranews.com. Dilansir dari reportase yang tayang Minggu (24/11/2024) itu, pihak Shell Indonesia menegaskan perusahaan masih berfokus terhadap kegiatan operasi SPBU.
    "Shell Indonesia menginformasikan bahwa informasi yang beredar terkait rencana Shell untuk menutup seluruh SPBU di Indonesia adalah tidak benar," kata Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea saat dihubungi Antara.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi informasi “Shell mau tutup seluruh SPBU-nya di Indonesia” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
    (Ditulis oleh Vania Astagina)
  • (GFD-2024-24337) Cek Fakta: Kementerian Pertanian Akan Impor Susu dari Vietnam Sebanyak 1,8 Ton

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/11/2024

    Berita

    Suara.com - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menyampaikan narasi bahwa Kementerian Pertanian atau disingkat Kementan akan mengimpor susu dari Vietnam sebanyak 1,8 ton. Susu itu nantinya akan disalurkan lewat program makan bergizi gratis.

    Berikut narasi yang disampaikan:

    “Beda nasib petani boyolali dan petani vietnam

    Kirain suplai susunya bakal diambil dari peternak lokal, karena itu akan ikut membantu perputaran ekonomi dalam negri, harusnya bisa untuk mencicil hutang juga

    Netizen menduga adanya indikasi permainan lahan bisnis, dan yang diuntungkan adalah tender kolega sendiri”

    Lantas benarkah klaim tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Hasil pemeriksaan tim cek fakta Antara menemukan fakta bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan tidak ada rencana untuk mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Alih-alih mengimpor susu dari Vietnam, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Moch. Arief Cahyono mengatakan pihaknya lebih berfokus mengajak investor dari Vietnam untuk membangun industri sapi perah di tanah air.

    "Perlu ditegaskan bahwa Indonesia tidak merencanakan impor 1,8 juta ton susu dari Vietnam. Kebijakan yang diinisiasi oleh Kementan adalah mengundang investor asal Vietnam untuk membangun industri sapi perah di Indonesia dengan tujuan meningkatkan produksi susu nasional, bukan untuk mengimpor produk susu," kata Arief, seperti dikutip dari ANTARA.

    Lebih lanjut Arief mengungkapkan, investor asal Vietnam yang berminat mengembangkan industri sapi perah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, rencananya akan mengelola lahan seluas 10.000 hektar dan membangun fasilitas pengolahan susu yang diproyeksikan akan menghasilkan produksi susu hingga 1,8 juta ton per tahun.

    Rencana ini diharapkan mampu memberikan dampak positif berupa penciptaan lapangan kerja, penurunan angka pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan di sekitar lokasi investasi.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Kementan akan mengimpor 1,8 ton susu dari Vietnam merupakan klaim yang tidak benar.