Akun Facebook “Nasmir L” pada Rabu (11/12/2024) membagikan foto [arsip] disertai narasi:
“Promo akhir tahun PLN hadirkan gratis voucher listrik bagi pengguna dengan KWh 2200 kebawah Daftar sekarang sebelum batas yang ditentukan melalui link di bawah.”
Hingga Selasa (17/12/2024) unggahan tersebut disukai hampir 150 pengguna dan menuai belasan komentar.
(GFD-2024-24640) [PENIPUAN] Promo Akhir Tahun: PLN Hadirkan Gratis Voucher Listrik
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 17/12/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba mengunjungi tautan yang tersemat dalam unggahan. Hasilnya, tautan mengarah ke formulir “Pendaftaran PLN Peduli”, bukan merupakan laman resmi PLN (web.pln.co.id). Warganet diminta mengisi nama pelanggan, ID pelanggan, serta nomor Telegram di formulir tersebut.
TurnBackHoax kemudian mencari tahu informasi tentang voucer listrik gratis PLN. Penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com yang tayang Januari 2021. Diketahui, pemerintah melalui PLN pada awal 2021 memberikan subsidi listrik untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Token listrik gratis diklaim melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat diminta memasukkan ID pelanggan di bagian “PLN Peduli Covid-19”.
Guna mencari informasi terbaru terkait program tersebut, penelusuran berlanjut dengan mengunjungi Instagram resmi PLN “pln_id” dan Instagram resmi Contact Center PLN “pln123_official”. Namun, tidak ditemukan informasi terkait promo akhir tahun voucher listrik
TurnBackHoax kemudian mencari tahu informasi tentang voucer listrik gratis PLN. Penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com yang tayang Januari 2021. Diketahui, pemerintah melalui PLN pada awal 2021 memberikan subsidi listrik untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Token listrik gratis diklaim melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat diminta memasukkan ID pelanggan di bagian “PLN Peduli Covid-19”.
Guna mencari informasi terbaru terkait program tersebut, penelusuran berlanjut dengan mengunjungi Instagram resmi PLN “pln_id” dan Instagram resmi Contact Center PLN “pln123_official”. Namun, tidak ditemukan informasi terkait promo akhir tahun voucher listrik
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “promo akhir tahun PLN hadirkan gratis voucher listrik” merupakan konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
Rujukan
- http[web.pln.co.id] Laman Resmi PLN [kompas.com] Cara Menggunakan PLN Mobile, Bisa untuk Klaim Token Listrik Gratis [Instagram] Akun Instagram Resmi PLN "pln_id" [Instagram] Akun Instagram Resmi Contact Center PLN 123 ""pln123_official"
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0rcHgfud5N1jUyy4JX3PZ4HVAtBKYq4JiTy6NFZrpMKUcUDgkewEZb8STJ6SfZYYQl&id=61568879529935 (tautan asli unggahan akun Facebook “Nasmir L”)
- https://archive.ph/UbATd (arsip unggahan akun Facebook “Nasmir L”)
- https://web.pln.co.id/
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/08/082700365/cara-menggunakan-pln-mobile-bisa-untuk-klaim-token-listrik-gratis?page=all
- https://www.instagram.com/pln_id/
- https://www.instagram.com/pln123_official/
(GFD-2024-24641) [SALAH] Abu Janda Kandidat Utusan Khusus Presiden, Pengganti Gus Miftah
Sumber: Instagram.comTanggal publish: 17/12/2024
Berita
Akun Instagram “terongrebus.id” pada Senin (9/12/2024) membagikan video [arsip] berisi narasi:
“Permadi Arya, Menjadi Kandidat Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Keagamaan, Menggantikan Gus Miftah.”
Per Selasa (17/12/2024), unggahan tersebut disukai lebih dari 1.000 akun lainnya dan dihujani 3.000-an komentar.
“Permadi Arya, Menjadi Kandidat Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Keagamaan, Menggantikan Gus Miftah.”
Per Selasa (17/12/2024), unggahan tersebut disukai lebih dari 1.000 akun lainnya dan dihujani 3.000-an komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim yang disebutkan dalam narasi menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci “Permadi Arya, Menjadi Kandidat Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Keagamaan, Menggantikan Gus Miftah”. Hasilnya, tidak ditemukan sumber valid atau informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Dilansir dari setkab.go.id, Presiden Prabowo dalam keterangan pers pada Jumat (6/12/2023) menyebut akan mencari pengganti Gus Miftah yang mundur dari jabatannya sebagai utusan khusus presiden bidang toleransi kerukunan umat beragama dan prasarana keagamaan. Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut tentang pengganti Gus Miftah.
Berdasarkan penelusuran gambar dengan Google Lens, video unggahan akun Instagram “terongrebus.id” identik dengan dokumentasi yang tayang di rilpolitik.com dan kontenislam.com. Konteks asli video adalah momen Permadi Arya sedang makan siang bersama Prabowo pada September 2023.
Sebelumnya, TurnBackHoax pernah mengupas hoaks seputar Permadi Arya atau Abu Janda, salah satunya lewat artikel “[SALAH] Permadi Arya (Abu Janda) Jadi Wamenag Urusan Intoleransi Agama”, dipublikasikan Oktober 2024.
Dilansir dari setkab.go.id, Presiden Prabowo dalam keterangan pers pada Jumat (6/12/2023) menyebut akan mencari pengganti Gus Miftah yang mundur dari jabatannya sebagai utusan khusus presiden bidang toleransi kerukunan umat beragama dan prasarana keagamaan. Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut tentang pengganti Gus Miftah.
Berdasarkan penelusuran gambar dengan Google Lens, video unggahan akun Instagram “terongrebus.id” identik dengan dokumentasi yang tayang di rilpolitik.com dan kontenislam.com. Konteks asli video adalah momen Permadi Arya sedang makan siang bersama Prabowo pada September 2023.
Sebelumnya, TurnBackHoax pernah mengupas hoaks seputar Permadi Arya atau Abu Janda, salah satunya lewat artikel “[SALAH] Permadi Arya (Abu Janda) Jadi Wamenag Urusan Intoleransi Agama”, dipublikasikan Oktober 2024.
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “Abu Janda (Permadi Arya) menjadi kandidat utusan khusus presiden” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
Rujukan
- http[setkab.go.id] Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia terkait Pengunduran Diri Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman [rilpolitik.com] Abu Janda Unggah Video Makan Siang Bareng Prabowo, Loyalis Ganjar: Tidak Ada yang Gratis [kontenislam.com] Makan siang sama Presiden RI ke-8 Prabowo… by abu janda ??? [turnbackhoax.id] [SALAH] Permadi Arya (Abu Janda) Jadi Wamenag Urusan Intoleransi Agama
- https://www.instagram.com/p/DDWTNNRSQwf/ (tautan asli unggahan akun Instagram “terongrebus.id”)
- https://bit.ly/3Def3CF (arsip unggahan akun Instagram “terongrebus.id”)
- https://setkab.go.id/keterangan-pers-presiden-republik-indonesia-terkait-pengunduran-diri-utusan-khusus-presiden-bidang-kerukunan-beragama-dan-pembinaan-sarana-keagamaan-miftah-maulana-habiburrahman/
- https://rilpolitik.com/abu-janda-unggah-video-makan-siang-bareng-prabowo-loyalis-ganjar-tidak-ada-yang-gratis/ www.kontenislam.com/2023/08/makan-siang-sama-presiden-ri-ke-8.html
- https://turnbackhoax.id/2024/10/21/salah-permadi-arya-abu-janda-jadi-wamenag-urusan-intoleransi-agama/
(GFD-2024-24642) Cek Fakta: Bambang Pacul Keluar dari PDIP
Sumber:Tanggal publish: 17/12/2024
Berita
Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video dengan narasi yang menyebut politisi senior Bambang Pacul keluar dari PDIP.
Akun TikTok “kang_edo_3” pada Selasa (10/12/2024) membagikan video tersebut dengan menyertakan narasi sebagai berikut:
“hancurnya PDIP akibat serang jokowi, politikus senior PDIP bambang pacul keluar dari PDIP”
Terpantau pada Senin (16/12/2024) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 40 ribu, dibagikan ulang 800-an kali, dan dihujani 3.000 komentar.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Akun TikTok “kang_edo_3” pada Selasa (10/12/2024) membagikan video tersebut dengan menyertakan narasi sebagai berikut:
“hancurnya PDIP akibat serang jokowi, politikus senior PDIP bambang pacul keluar dari PDIP”
Terpantau pada Senin (16/12/2024) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 40 ribu, dibagikan ulang 800-an kali, dan dihujani 3.000 komentar.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), narator dalam video menyebut Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) mengimbau agar tidak menyerang sosok Jokowi karena hanya akan menimbulkan kerugian.
Penelusuran lebih lanjut dari TurnBackHoax dilakukan dengan mencari tahu kebenaran informasi tersebut lewat Instagram resmi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, “pdipjateng”.
Foto Bambang Pacul masih terlihat dalam sejumlah unggahan terkini. Diketahui juga, Bambang Pacul masih tercatat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah ketika dicek di laman resmi PDIP Jateng, pdiperjuangan-jateng.com.
Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri narasi yang dibacakan narator, yang berbunyi “Bambang Pacul berpesan untuk tidak menyerang sosok Jokowi sebab hanya akan menimbulkan kerugian”.
Ketika narasi tersebut dimasukkan ke pencarian Google, hasilnya mengarah ke video serupa yang ditayangkan di kanal YouTube Tribun MedanTV berjudul “Peringatan untuk Tidak Menyerang Jokowi, Pernyataan Bambang Pacul Kembali Viral” pada Februari 2024. Diketahui, Bambang Pacul menyampaikan hal tersebut dalam siniar Total Politik pada Desember 2023.
Ketika kata kunci “podcast Bambang Pacul dengan Total Politik” dimasukkan ke kolom pencarian YouTube, hasilnya, ditemukan video “Bambang Pacul: Rocky Gerung Bingung Membaca Jokowi” di kanal YouTube Total Politik. Dalam video itu tidak ada pernyataan yang membenarkan klaim “Bambang Pacul keluar dari PDIP”.
Penelusuran lebih lanjut dari TurnBackHoax dilakukan dengan mencari tahu kebenaran informasi tersebut lewat Instagram resmi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, “pdipjateng”.
Foto Bambang Pacul masih terlihat dalam sejumlah unggahan terkini. Diketahui juga, Bambang Pacul masih tercatat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah ketika dicek di laman resmi PDIP Jateng, pdiperjuangan-jateng.com.
Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri narasi yang dibacakan narator, yang berbunyi “Bambang Pacul berpesan untuk tidak menyerang sosok Jokowi sebab hanya akan menimbulkan kerugian”.
Ketika narasi tersebut dimasukkan ke pencarian Google, hasilnya mengarah ke video serupa yang ditayangkan di kanal YouTube Tribun MedanTV berjudul “Peringatan untuk Tidak Menyerang Jokowi, Pernyataan Bambang Pacul Kembali Viral” pada Februari 2024. Diketahui, Bambang Pacul menyampaikan hal tersebut dalam siniar Total Politik pada Desember 2023.
Ketika kata kunci “podcast Bambang Pacul dengan Total Politik” dimasukkan ke kolom pencarian YouTube, hasilnya, ditemukan video “Bambang Pacul: Rocky Gerung Bingung Membaca Jokowi” di kanal YouTube Total Politik. Dalam video itu tidak ada pernyataan yang membenarkan klaim “Bambang Pacul keluar dari PDIP”.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan berisi narasi “Bambang Pacul keluar dari PDIP” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(GFD-2024-24645) Sampul Palsu Majalah The Economist dengan Narasi Soal Kiamat
Sumber:Tanggal publish: 17/12/2024
Berita
tirto.id - Konflik antara Rusia dan Ukraina makin memanas. Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, untuk pertama kalinya mengizinkan penggunaan rudal jarak jauh yang dipasok Washington ke Ukraina untuk menyerang Rusia di akhir November 2024, seperti diberitakan Associated Press.
Anggota Parlemen Rusia, Maria Butina, serta putra sulung Donald Trump, Donald Trump Jr., menyebut kalau langkah ini bisa mengundang terjadinya Perang Dunia 3.
Di media sosial, narasi ini turut beredar dan mendapat amplifikasi. Di berbagai platform beredar sebuah gambar sampul majalah The Economist dengan narasi soal kiamat. Di gambar sampul tersebut terlihat sosok Presiden Terpilih Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin saling berhadapan dengan latar merah. Terdapat teks besar bertuliskan “APOCALYPSE”.
“‘KIAMAT: Membiarkan serangan rudal jauh ke Rusia adalah awal dari Perang Dunia III,’ demikian peringatan majalah The Economist yang ikonik dan penuh ramalan. Para ahli telah lama menduga bahwa para penulisnya adalah hasil karya elit global - mereka telah meramalkan dengan akurasi yang menakutkan semua peristiwa penting sejak 1983. Dalam peringatan untuk Desember-Januari: tindakan radikal apa yang akan diambil Rusia sebagai tanggapan, negara mana yang akan campur tangan dalam konflik tersebut dan siapa yang akan menjadi yang pertama menggunakan senjata nuklir," begitu tulis unggahan akun "John Traczyk" (arsip) pada 19 November 2024, yang menyertai gambar tersebut.
Unggahan tersebut dibatasi komentarnya, namun menunjukkan sudah dibagikan ulang sebanyak 103 kali. Tirto juga menemukan unggahan serupa di X (Twitter) dari unggahan akun @texan_maga (arsip) dan @Ghost420LXIX (arsip). Di Threads akun @zoezoe9564 (arsip) juga menyebarkan gambar yang sama dengan bahasa Spanyol.
Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benar ada sampul The Economist dengan narasi kiamat yang mengaitkan Trump dan Putin?
Anggota Parlemen Rusia, Maria Butina, serta putra sulung Donald Trump, Donald Trump Jr., menyebut kalau langkah ini bisa mengundang terjadinya Perang Dunia 3.
Di media sosial, narasi ini turut beredar dan mendapat amplifikasi. Di berbagai platform beredar sebuah gambar sampul majalah The Economist dengan narasi soal kiamat. Di gambar sampul tersebut terlihat sosok Presiden Terpilih Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin saling berhadapan dengan latar merah. Terdapat teks besar bertuliskan “APOCALYPSE”.
“‘KIAMAT: Membiarkan serangan rudal jauh ke Rusia adalah awal dari Perang Dunia III,’ demikian peringatan majalah The Economist yang ikonik dan penuh ramalan. Para ahli telah lama menduga bahwa para penulisnya adalah hasil karya elit global - mereka telah meramalkan dengan akurasi yang menakutkan semua peristiwa penting sejak 1983. Dalam peringatan untuk Desember-Januari: tindakan radikal apa yang akan diambil Rusia sebagai tanggapan, negara mana yang akan campur tangan dalam konflik tersebut dan siapa yang akan menjadi yang pertama menggunakan senjata nuklir," begitu tulis unggahan akun "John Traczyk" (arsip) pada 19 November 2024, yang menyertai gambar tersebut.
Unggahan tersebut dibatasi komentarnya, namun menunjukkan sudah dibagikan ulang sebanyak 103 kali. Tirto juga menemukan unggahan serupa di X (Twitter) dari unggahan akun @texan_maga (arsip) dan @Ghost420LXIX (arsip). Di Threads akun @zoezoe9564 (arsip) juga menyebarkan gambar yang sama dengan bahasa Spanyol.
Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benar ada sampul The Economist dengan narasi kiamat yang mengaitkan Trump dan Putin?
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap gambar tersebut. Hasil pencarian mengarahkan ke hasil pemeriksaan fakta dari beberapa lembaga internasional. Informasi ini mendapat cap hoaks, termasuk oleh USA Today.
Kemudian, kami juga menelusuri situs The Economist. Terdapat halaman arsip yang menunjukkan sampul majalah tiap edisi The Economist. Di edisi tahun 2024, tidak terlihat ada gambar sampul seperti yang tersebar di media sosial.
The Economist, dalam majalahnya juga selalu menaruh tanggal terbit edisi tersebut. Sampul yang tersebar di media sosial tidak memuat tulisan tanggal di bagian atasnya, di sebelah judul majalah.
Dalam sampul di bagian atas kanan, juga terdapat beberapa liputan utama dari edisi tersebut. Di edisi yang tersebar di media sosial tertulis liputan utama; America pumbed-up economy, Times up for TikTok, Crazy Rich Indians, A special report on oil industry, dan Biden left the White House. Terdapat beberapa salah ketik dari tulisan liputan utama tersebut seperti penulisan “pumbed-up” (seharusnya pumped-up), dan “Times” (seharusnya Time’s).
Tirto juga mendapatkan daftar liputan utama dari majalah ini serupa dengan edisi 16-22 Maret 2024. Hasil penelusuran ini menunjukkan adanya upaya memanipulasi gambar sampul The Economist yang tersebar di media sosial dari edisi majalah aslinya.
The Economist memang mempublikasikan artikel soal keputusan Biden untuk membiarkan Ukraina untuk menggunakan misil jarak jauh yang disuplai oleh AS untuk menyerang Rusia. Namun, tak seperti isi unggahan, artikel tersebut tidak menyebut langkah tersebut sebagai awal dari Perang Dunia III.
Kemudian, kami juga menelusuri situs The Economist. Terdapat halaman arsip yang menunjukkan sampul majalah tiap edisi The Economist. Di edisi tahun 2024, tidak terlihat ada gambar sampul seperti yang tersebar di media sosial.
The Economist, dalam majalahnya juga selalu menaruh tanggal terbit edisi tersebut. Sampul yang tersebar di media sosial tidak memuat tulisan tanggal di bagian atasnya, di sebelah judul majalah.
Dalam sampul di bagian atas kanan, juga terdapat beberapa liputan utama dari edisi tersebut. Di edisi yang tersebar di media sosial tertulis liputan utama; America pumbed-up economy, Times up for TikTok, Crazy Rich Indians, A special report on oil industry, dan Biden left the White House. Terdapat beberapa salah ketik dari tulisan liputan utama tersebut seperti penulisan “pumbed-up” (seharusnya pumped-up), dan “Times” (seharusnya Time’s).
Tirto juga mendapatkan daftar liputan utama dari majalah ini serupa dengan edisi 16-22 Maret 2024. Hasil penelusuran ini menunjukkan adanya upaya memanipulasi gambar sampul The Economist yang tersebar di media sosial dari edisi majalah aslinya.
The Economist memang mempublikasikan artikel soal keputusan Biden untuk membiarkan Ukraina untuk menggunakan misil jarak jauh yang disuplai oleh AS untuk menyerang Rusia. Namun, tak seperti isi unggahan, artikel tersebut tidak menyebut langkah tersebut sebagai awal dari Perang Dunia III.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan, gambar sampul The Economist dengan narasi kiamat yang menunjukkan wajah Putin dan Trump bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Dari arsip majalah The Economist, tidak ditemukan sampul dengan gambar seperti yang tersebar di media sosial. Terdapat juga penggunaan liputan utama yang mengambil dari edisi lain The Economist, mengindikasikan adanya upaya memanipulasi gambar sampul The Economist.
Dari arsip majalah The Economist, tidak ditemukan sampul dengan gambar seperti yang tersebar di media sosial. Terdapat juga penggunaan liputan utama yang mengambil dari edisi lain The Economist, mengindikasikan adanya upaya memanipulasi gambar sampul The Economist.
Rujukan
- https://apnews.com/article/biden-ukraine-long-range-weapons-russia-52d424158182de2044ecc8bfcf011f9c
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0BrJVoNUwjNN2YwVEprHz8xdyMfsCFXD7sKTLhDhb74ieH97ATdq9PhyCaCXALMidl&id=1505271291
- https://archive.ph/wip/nZAM2
- https://x.com/texan_maga/status/1859407943776485389
- https://archive.ph/wip/556kw
- https://x.com/Ghost420LXIX/status/1858670957537202260
- https://archive.ph/M7YQy
- https://www.threads.net/@zoezoe9564/post/DCmaGixpDps/-the-economist-se-aquece-com-imagens-apocal%C3%ADpticas
- https://archive.ph/iy5Xc
- https://www.google.com/search?vsrid=CJDq9-oEEAIYASIkMTk5OWY3YjAtNjAwNS00ZmRlLThlMDUtY2JkMDNiMmViMzg4&gsessionid=TQIm52lCpBcgIKVSsiOJjbaU_UzX0PDoTUovjsKZSaumhcvKn2miFg&lsessionid=y6VGxGgsr-LMBgZXqc-Y-zAZb0QFfHFyE5HSMFAAUznoYq2EYYrkdQ&vsdim=537,780&vsint=CAIqDAoCCAcSAggKGAEgATojChYNAAAAPxUAAAA_HQAAgD8lAACAPzABEJkEGIwGJQAAgD8&lns_mode=un&source=lns.web.gsbubb&udm=26&lns_vfs=e&qsubts=1734425001271&biw=1536&bih=776&hl=id
- https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2024/12/03/economist-cover-trump-putin-altered-fact-check/76709834007/
- https://www.economist.com/weeklyedition/archive
- https://www.economist.com/weeklyedition/2024-03-16
- https://www.economist.com/europe/2024/11/18/ukraine-can-at-last-use-its-western-missiles-inside-russia
Halaman: 2350/7911




