(GFD-2025-25464) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Gempa Terjadi di Dataran Tinggi Dieng
Sumber:Tanggal publish: 05/02/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim gempa terjadi di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Instagram pada 22 Januari 2025.
Dalam video tersebut, terlihat sebuah jalanan mengalami retak. Tak haya itu, sejumlah tembok rumah warga juga tampak retak. Video itu kemudian dikaitkan dengan gempa yang terjadi di Deing, Banjarnegara pada 22 Januari 2025.
"DIENG GEMPA," tulis salah satu akun Instagram.
Konten yang disebarkan akun Instagram tersebut telah beberapa kali ditonton dan mendapat reaksi dari warganet.
Benarkah dalam video itu merupakan suasana dataran tinggi Dieng saat diguncang gempa? Berikut penelusurannya.
Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
Caranya mudah:
* Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
* Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
* Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
* Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim gempa terjadi di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "video dieng gempa" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah mengenai video yang diklaim gempa terjadi di dataran tinggi Dieng. Satu di antaranya artikel berjudul "Beredar Vidio di Media Sosial Bencana Gempa Di Dieng, Kominfo Banjarnegara Pastikan Berita Itu Hoax" yang dimuat situs banjarnegarakab.go.id pada 29 Januari 2025.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa video yang diklaim terjadi gempa di dataran tinggi Dieng ternyata keliru. Video tersebut merupakan peristiwa bencana tanah bergerak dan longsor di Dukuh Kali Ireng, Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran.
Lokasi tersebut menjadi lokasi bencana tanah longsor yang paling parah di Banjarnegara. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjarnegara Barijadi Jumpaedo meminta, kepada masyarakat untuk lebih selektif dan bijak dalam melihat tayangan bencana di media sosial.
"Kami selalu menyampaikan update beriita terkait dengan perkembangan bencana di Banjarnegara, dan kami siarkan melalui media sosial, televisi maipun koran," kata Barijadi.
Video identik juga ditemukan di akun TikTok Banjarnegara Terkini. Video tersebut merupakan kondisi terkini di Kali IReng, Pejawaran, Banjarnegara usai mengalami tanah longsor dan bergerak pada Selasa 21 Januari 2025.
"Kondisi Terkini di Kali Ireng kec Pejawaran Banjarnegara yang mengalami Insiden Tanah Longsong dan Bergerak pada hari ini selasa (21/1).
Terlihat banyak rumah sudah dalam kondisi rusak dan temboknya retak retak serta jalan yang amblas dalam.
** Demikian informasi sementara yang bisa disampaikan, bila ada tambahan, update terbaru ataupun koreksi bisa disampaikan melalui kolom komentar.
Kiriman Warga Banjarnegara," tulis akun TikTok Banjarnegara Terkini pada 21 Januari 2025.
Kesimpulan
Video yang diklaim gempa terjadi di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara ternyata tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan peristiwa tanah bergerak di Dukuh Kali Ireng, Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran pada 21 Januari 2025.
Rujukan
(GFD-2025-25467) [HOAKS] Foto Piala Oscar di Antara Puing Kebakaran Los Angeles
Sumber:Tanggal publish: 05/02/2025
Berita
KOMPAS.com - Piala Oscar terlihat berada di antara puing atau sisa-sisa kebakaran Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS) yang terjadi pada 7 Januari 2025.
Piala dari penghargaan film bergengsi dari Academy Award itu diklaim milik aktor dan sutradara Robert Redford, yang dimenangkan pada 1980.
Namun setelah ditelusuri Tim Cek Kompas.com, foto tersebut merupakan konten manipulatif.
Foto Piala Oscar di antara puing kebakaran Los Angeles disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Ada juga sejumlah akun berbahasa Inggris yang mengaitkan Oscar itu dengan Robert Redford, misalnya akun ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun berbahasa Indonesia pada 16 Januari 2025:
Dari Sini kita belajar begitu murahnya dunia ..dan tidak berarti apabila maut telah mengintai.Terlihat sebuah patung Oscar yang ditinggal pemiliknya dirumah yg hangus terbakar ..
Piala dari penghargaan film bergengsi dari Academy Award itu diklaim milik aktor dan sutradara Robert Redford, yang dimenangkan pada 1980.
Namun setelah ditelusuri Tim Cek Kompas.com, foto tersebut merupakan konten manipulatif.
Foto Piala Oscar di antara puing kebakaran Los Angeles disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Ada juga sejumlah akun berbahasa Inggris yang mengaitkan Oscar itu dengan Robert Redford, misalnya akun ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun berbahasa Indonesia pada 16 Januari 2025:
Dari Sini kita belajar begitu murahnya dunia ..dan tidak berarti apabila maut telah mengintai.Terlihat sebuah patung Oscar yang ditinggal pemiliknya dirumah yg hangus terbakar ..
Hasil Cek Fakta
Robert Redford memenangkan Oscar pada 1981, bukan 1980 sebagaimana disampaikan sejumlah unggahan.
Berdasarkan informasi di situs Oscar, Redford menjadi sutradara terbaik atas film Ordinary People.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek gambar yang beredar dengan tools pendeteksi gambar artificial intelligence (AI) bernama Was It AI.
Hasilnya menunjukkan, gambar Piala Oscar di antara puing kebakaran Los Angeles kemungkinan besar dibuat dengan kecerdasan buatan.
Sebelumnya, pemeriksa fakta Politifact dan AFP telah menelusuri gambar serupa.
Keduanya mengidentifikasinya sebagai gambar yang dihasilkan AI.
Dilansir dari Entertainment Weekly, foto itu bahkan juga diunggah oleh aktris Isabella Rossellini di akun Instagram-nya.
Ada juga akun Instagram populer yang menyatakan bahwa foto itu pernah di-share oleh Robert Redford. Sejak itulah kesalahpahaman bermula.
Akan tetapi, perwakilan Robert Redford sudah membantah kabar itu.
"Itu palsu," ujarnya. "Dia tinggal di Santa Fe (New Mexico), Itu bukan Oscar miliknya."
Berdasarkan informasi di situs Oscar, Redford menjadi sutradara terbaik atas film Ordinary People.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek gambar yang beredar dengan tools pendeteksi gambar artificial intelligence (AI) bernama Was It AI.
Hasilnya menunjukkan, gambar Piala Oscar di antara puing kebakaran Los Angeles kemungkinan besar dibuat dengan kecerdasan buatan.
Sebelumnya, pemeriksa fakta Politifact dan AFP telah menelusuri gambar serupa.
Keduanya mengidentifikasinya sebagai gambar yang dihasilkan AI.
Dilansir dari Entertainment Weekly, foto itu bahkan juga diunggah oleh aktris Isabella Rossellini di akun Instagram-nya.
Ada juga akun Instagram populer yang menyatakan bahwa foto itu pernah di-share oleh Robert Redford. Sejak itulah kesalahpahaman bermula.
Akan tetapi, perwakilan Robert Redford sudah membantah kabar itu.
"Itu palsu," ujarnya. "Dia tinggal di Santa Fe (New Mexico), Itu bukan Oscar miliknya."
Kesimpulan
Gambar Piala Oscar di antara puing kebakaran Los Angeles merupakan konten manipulatif.
Was It AI mengidentifikasinya sebagai gambar yang dihasilkan AI. Selain itu, Robert Redford memenangkan Oscar pada 1981, bukan 1980.
Was It AI mengidentifikasinya sebagai gambar yang dihasilkan AI. Selain itu, Robert Redford memenangkan Oscar pada 1981, bukan 1980.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=1154394649382106&set=a.136997241121857
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122131918370558037&set=a.122110015604558037
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=909481454685857&set=a.128773536089990
- https://www.facebook.com/theatreintheparkraleigh/posts/pfbid0T5rAfwfEbzvFN4SP5LsbCLMpiUFCKoBRYz1XcLCpPH7rHB82iQmWvuBMySYcigAal
- https://www.oscars.org/oscars/ceremonies/1981
- https://wasitai.com/
- https://www.politifact.com/factchecks/2025/jan/15/social-media/this-image-of-an-oscar-statuette-destroyed-in-los/
- https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.36VU6WD
- https://ew.com/fake-viral-oscar-photo-robert-redford-isabella-rossellini-8773999
- https://www.instagram.com/p/DEvdawwvUky/?utm_source=ig_web_copy_link
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25468) [HOAKS] Shin Tae-yong Resmi Latih Timnas Indonesia U20 Gantikan Indra Sjafri
Sumber:Tanggal publish: 05/02/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengeklaim pelatih sepak bola asal Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY), kembali bekerja untuk tim nasional Indonesia.
Menurut unggahan, STY resmi dikontrak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melatih timnas Indonesia U20 menggantikan Indra Sjafri.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim Shin Tae-yong resmi dikontrak PSSI untuk melatih timnas U20 muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini pada 2 Februari 2025.
Akun tersebut membagikan foto Shin Tae-yong dan diberi keterangan teks:
Timnas Indonesia U-20 Sudah Resmi Kontrak Shin Tae-yong Gantikan Inda Sjafri.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Shin Tae-yong dikontrak PSSI untuk melatih timnas Indonesia U-20
Menurut unggahan, STY resmi dikontrak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melatih timnas Indonesia U20 menggantikan Indra Sjafri.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim Shin Tae-yong resmi dikontrak PSSI untuk melatih timnas U20 muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini pada 2 Februari 2025.
Akun tersebut membagikan foto Shin Tae-yong dan diberi keterangan teks:
Timnas Indonesia U-20 Sudah Resmi Kontrak Shin Tae-yong Gantikan Inda Sjafri.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Shin Tae-yong dikontrak PSSI untuk melatih timnas Indonesia U-20
Hasil Cek Fakta
Setelah Shin Tae-yong dipecat sebagai pelatih timnas senior Indonesia pada 6 Januari 2025, tidak ditemukan informasi valid pelatih asal Korea Selatan itu kembali dikontrak oleh PSSI.
STY telah pulang ke negara asalnya pada 26 Januari 2025.
Adapun, saat ini timnas Indonesia U20 masih ditangani oleh Indra Sjafri.
Dikutip dari BolaSport, Indra Sjafri tengah mempersiapkan timnas U20 untuk mengikuti Piala Asia U20 2025.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji menyebut, Indra Sjafri telah memilih 23 pemain yang akan dibawa ke China untuk mengikuti Piala Asia U20 2025.
Di Piala Asia U-20 2025, timnas Indonesia U20 tergabung di dalam Grup C bersama Uzbekistan, Irak, dan Yaman. Turnamen itu akan dimulai pada 12 Februari 2025.
STY telah pulang ke negara asalnya pada 26 Januari 2025.
Adapun, saat ini timnas Indonesia U20 masih ditangani oleh Indra Sjafri.
Dikutip dari BolaSport, Indra Sjafri tengah mempersiapkan timnas U20 untuk mengikuti Piala Asia U20 2025.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji menyebut, Indra Sjafri telah memilih 23 pemain yang akan dibawa ke China untuk mengikuti Piala Asia U20 2025.
Di Piala Asia U-20 2025, timnas Indonesia U20 tergabung di dalam Grup C bersama Uzbekistan, Irak, dan Yaman. Turnamen itu akan dimulai pada 12 Februari 2025.
Kesimpulan
Narasi soal Shin Tae-yong resmi dikontrak PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia U20 tidak benar atau hoaks.
Timnas Indonesia U20 dilatih oleh Indra Sjafri dan tengah bersiap mengikuti Piala Asia U-20 2025 di China.
Shin Tae-yong sendiri telah pulang ke Korea Selatan usai kontraknya tidak diperpanjang oleh PSSI.
Timnas Indonesia U20 dilatih oleh Indra Sjafri dan tengah bersiap mengikuti Piala Asia U-20 2025 di China.
Shin Tae-yong sendiri telah pulang ke Korea Selatan usai kontraknya tidak diperpanjang oleh PSSI.
Rujukan
(GFD-2025-25469) Tidak Benar Video Prabowo Berhasil Tangkap Harun Masiku
Sumber:Tanggal publish: 05/02/2025
Berita
tirto.id - Harun Masiku, yang namanya masuk ke dalam daftar buronan dunia dan masuk dalam daftar Red Notice Polisi Internasional (Interpol), belakangan mewarnai jagat maya. Harun merupakan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berstatus tersangka kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024.
Setelah ditetapkan KPK sebagai buronan pada 2020, empat tahun setelahnya, alias pada 2024, kasus Harun kembali diusut KPK. Kemudian pada Januari lalu, mencuat kabar miring bahwa Harun berhasil ditangkap oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sebuah akun TikTok dengan nama “usyah0” (arsip) membagikan narasi itu dalam bentuk video singkat sepanjang lima detik. Dalam video itu tampak foto Prabowo sedang berpose hormat, dan di sampingnya ada sosok Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri bersama anaknya, Puan Maharani.
Penangkapan ini disebut turut melibatkan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Akun pengunggah juga menambahkan teks di video, bertuliskan “GEGER! PRABOWO HARI INI BERHASIL TANGKAP HARUN MASIKU! ELIT POLITIK PDIP ‘KELOJOTAN’ !!”.
Selama sebulan beredar di TikTok, yakni dari Senin (6/1/2025) sampai Rabu (5/2/2025), unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 24 kali, dan memperoleh 278 tanda suka, serta 30 komentar.
Tirto menjumpai narasi identik juga beredar di Facebook, seperti ini (arsip) dan ini.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Setelah ditetapkan KPK sebagai buronan pada 2020, empat tahun setelahnya, alias pada 2024, kasus Harun kembali diusut KPK. Kemudian pada Januari lalu, mencuat kabar miring bahwa Harun berhasil ditangkap oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sebuah akun TikTok dengan nama “usyah0” (arsip) membagikan narasi itu dalam bentuk video singkat sepanjang lima detik. Dalam video itu tampak foto Prabowo sedang berpose hormat, dan di sampingnya ada sosok Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri bersama anaknya, Puan Maharani.
Penangkapan ini disebut turut melibatkan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Akun pengunggah juga menambahkan teks di video, bertuliskan “GEGER! PRABOWO HARI INI BERHASIL TANGKAP HARUN MASIKU! ELIT POLITIK PDIP ‘KELOJOTAN’ !!”.
Selama sebulan beredar di TikTok, yakni dari Senin (6/1/2025) sampai Rabu (5/2/2025), unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 24 kali, dan memperoleh 278 tanda suka, serta 30 komentar.
Tirto menjumpai narasi identik juga beredar di Facebook, seperti ini (arsip) dan ini.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto menelusuri narasi penangkapan Harun Masiku lewat pencarian Google. Namun demikian, kami tak menemukan adanya sumber resmi maupun media kredibel yang memberitakan soal Prabowo berhasil menciduk Harun.
Tirto justru menemukan artikel dari beberapa lembaga pemeriksa fakta yang telah menyanggah klaim yang beredar, seperti Kompas dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia/Mafindo.
Sebelumnya, mantan penyidik KPK, Praswad Nugraha, sempat mengungkap kalau KPK sebenarnya pernah hampir menangkap Harun Masiku pada tahun 2021 silam.
Seperti dilaporkan Kompas, Minggu (16/6/2024), Praswad menjelaskan, pada saat itu, tim gabungan yang mengejar Harun Masiku sudah mengidentifikasi keberadaan eks caleg PDIP tersebut.
"Bahwa benar pada awal tahun 2021, tim gabungan penyidik dan penyelidik yang dibentuk untuk mengejar buron Harun Masiku telah berhasil dan mengkonfirmasi keberadaan Harun Masiku," ujar Praswad, menukil Kompas.
Praswad mengatakan, berdasarkan informasi dari intelejen, Harun berada di salah satu pulau yang berada di luar teritori Indonesia. Saat itu, menurutnya, Harun teridentifikasi sedang menyamar menjadi guru bahasa Inggris.
Meski begitu, ketika melaporkan operasi penangkapan Harun, tiba-tiba digulirkan penonaktifan karyawan KPK yang disebut gagal lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Hingga artikel ini terbit pada Rabu (5/2/2025), Tirto belum menjumpai adanya berita yang melaporkan soal Harun berhasil ditangkap.
Kendati Harun belum ditemukan, kasus ini telah berkembang dan terdapat tersangka baru, yaitu Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan advokat, Donny Tri Istiqomah. Bahkan, bukan hanya jadi tersangka suap, Hasto juga jadi tersangka dugaan perintangan penyidikan kasus ini.
Sidang perdana praperadilan Hasto, yang sedianya digelar pada Selasa (21/1/2025) ditunda hingga Rabu (5/2/2025). Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengatakan pihaknya tetap melanjutkan penyidikan sebuah perkara, meski terdapat gugatan praperadilan yang diajukan seorang tersangka.
Tim Riset Tirto menemukan bahwa foto Prabowo berpose hormat yang dipakai dalam unggahan tidak ada kaitannya dengan penangkapan Harun. Dengan memanfaatkan alat telusur gambar, Yandex, kami menjumpai gambar Prabowo itu sebelumnya digunakan sebagai thumbnail video media Detik pada Agustus 2024.
Isi videonya yakni terkait ketidakhadiran Prabowo dalam pelantikan menteri baru Presiden RI ke-7, Joko Widodo. Dengan demikian, foto itu kemungkinan besar disunting supaya terlihat seolah bersanding dengan Megawati dan Puan.
Tirto justru menemukan artikel dari beberapa lembaga pemeriksa fakta yang telah menyanggah klaim yang beredar, seperti Kompas dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia/Mafindo.
Sebelumnya, mantan penyidik KPK, Praswad Nugraha, sempat mengungkap kalau KPK sebenarnya pernah hampir menangkap Harun Masiku pada tahun 2021 silam.
Seperti dilaporkan Kompas, Minggu (16/6/2024), Praswad menjelaskan, pada saat itu, tim gabungan yang mengejar Harun Masiku sudah mengidentifikasi keberadaan eks caleg PDIP tersebut.
"Bahwa benar pada awal tahun 2021, tim gabungan penyidik dan penyelidik yang dibentuk untuk mengejar buron Harun Masiku telah berhasil dan mengkonfirmasi keberadaan Harun Masiku," ujar Praswad, menukil Kompas.
Praswad mengatakan, berdasarkan informasi dari intelejen, Harun berada di salah satu pulau yang berada di luar teritori Indonesia. Saat itu, menurutnya, Harun teridentifikasi sedang menyamar menjadi guru bahasa Inggris.
Meski begitu, ketika melaporkan operasi penangkapan Harun, tiba-tiba digulirkan penonaktifan karyawan KPK yang disebut gagal lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Hingga artikel ini terbit pada Rabu (5/2/2025), Tirto belum menjumpai adanya berita yang melaporkan soal Harun berhasil ditangkap.
Kendati Harun belum ditemukan, kasus ini telah berkembang dan terdapat tersangka baru, yaitu Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan advokat, Donny Tri Istiqomah. Bahkan, bukan hanya jadi tersangka suap, Hasto juga jadi tersangka dugaan perintangan penyidikan kasus ini.
Sidang perdana praperadilan Hasto, yang sedianya digelar pada Selasa (21/1/2025) ditunda hingga Rabu (5/2/2025). Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengatakan pihaknya tetap melanjutkan penyidikan sebuah perkara, meski terdapat gugatan praperadilan yang diajukan seorang tersangka.
Tim Riset Tirto menemukan bahwa foto Prabowo berpose hormat yang dipakai dalam unggahan tidak ada kaitannya dengan penangkapan Harun. Dengan memanfaatkan alat telusur gambar, Yandex, kami menjumpai gambar Prabowo itu sebelumnya digunakan sebagai thumbnail video media Detik pada Agustus 2024.
Isi videonya yakni terkait ketidakhadiran Prabowo dalam pelantikan menteri baru Presiden RI ke-7, Joko Widodo. Dengan demikian, foto itu kemungkinan besar disunting supaya terlihat seolah bersanding dengan Megawati dan Puan.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang telah dilakukan, klaim Presiden RI, Prabowo Subianto, berhasil menciduk buronan KPK, Harun Masiku, pada awal 2025 bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Hingga artikel ini terbit pada Rabu (5/2/2025), Tirto belum menemukan adanya berita atau keterangan resmi soal Harun yang berhasil ditangkap. Kendati Harun belum ditemukan, kasus ini telah berkembang dan terdapat tersangka baru, yaitu Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan advokat, Donny Tri Istiqomah.
Tirto menemukan bahwa foto Prabowo berpose hormat yang dipakai dalam unggahan yang beredar tidak ada kaitannya dengan penangkapan Harun.
Hingga artikel ini terbit pada Rabu (5/2/2025), Tirto belum menemukan adanya berita atau keterangan resmi soal Harun yang berhasil ditangkap. Kendati Harun belum ditemukan, kasus ini telah berkembang dan terdapat tersangka baru, yaitu Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan advokat, Donny Tri Istiqomah.
Tirto menemukan bahwa foto Prabowo berpose hormat yang dipakai dalam unggahan yang beredar tidak ada kaitannya dengan penangkapan Harun.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@usyah0/video/7456816984471227654
- https://archive.ph/9RecC
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122200036952076756&set=a.122112558236076756
- https://archive.ph/9ofRx
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02WVWHtxvL1cvxSBF1hCoDQeUmuiVi3oZDZHjQ6xkF1tCkwK4fzccc2KMUa6R3iwMDl&id=100069830314042
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/01/15/143600982/-hoaks-prabowo-berhasil-tangkap-harun-masiku
- https://turnbackhoax.id/2025/01/14/salah-prabowo-berhasil-tangkap-harun-masiku/?fbclid=IwY2xjawIPvMNleHRuA2FlbQIxMAABHRgrQm3xR5W1z66M_figsJ0OMOyh3YTZ-EIdG6wUwD3LJlSTu0miWN_n-A_aem_evoi9eb3_-i__YTEG89rFQ
- https://nasional.kompas.com/read/2024/06/16/10131941/kpk-hampir-tangkap-harun-masiku-yang-nyamar-jadi-guru-di-luar-negeri-tapi?page=all
- https://tirto.id/kpk-geledah-rumah-di-menteng-terkait-kasus-harun-masiku-g7Es
- https://tirto.id/kpk-siap-hadir-sidang-praperadilan-hasto-rabu-pekan-depan-g7SY
- https://20.detik.com/detikupdate/20240819-240819078/prabowo-tak-hadiri-pelantikan-menteri-di-istana-supratman-ada-kunker
Halaman: 2348/8117
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5122632/original/062079900_1738747789-GempaDieng1.jpg)

