• (GFD-2024-24708) [HOAKS] Video Tentara Israel Rayakan Kesuksesan di Suriah

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video di media sosial menampilkan sekelompok tentara Israel Defense Force (IDF), yang diklaim sedang merayakan kesuksesan di Suriah.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan konteks keliru.

    Video menampilkan tentara Israel rayakan kesuksesan di Suriah disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (15/12/2024):

    Jauh di dalam wilayah Suriah, Tentara Toghut Zioinis Israel merayakan “Kemenangan” apa yang dibicarakan Khowarij ISIS dan Toghut Zionis ketika mereka memasuki Suriah?

    Pasukan ini adalah orang-orang yang sama yang membantai saudara kalian di Gaza dan Lebanon ......

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar pertama kali diunggah oleh akun X Al Jazeera Palestina pada 8 Mei 2024.

    Deskripsi video menyebutkan, komandan Israel sedang memberikan semangat kepada pasukannya di Rafah.

    Video dari momen yang sama tetapi dengan sudut pandang berbeda, ditemukan di kanal YouTube Middle East Eye dan Instagram Middle East Monitor.

    "Tentara Israel berkumpul di Jalur Gaza yang diduduki ketika seorang perwira militer menyemangati mereka dengan nyanyian menjelang invasi mereka ke Rafah," tulis Middle East Monitor.

    Keterangan video menyebutkan, tentara Israel merayakan penghancuran Rafah, yang berada di selatan Jalur Gaza menjelang invasi selama berkonflik dengan kelompok Hamas.

    Sebagai informasi, IDF telah mengerahkan pasukan di zona penyangga dan di beberapa tempat lain di Suriah.

    Pengerahan itu dilakukan menyusul jatuhnya pemerintahan Presiden Bashar al-Assad yang digulingkan oleh kelompok oposisi.

    "Kami menekankan bahwa IDF tidak mencampuri urusan internal di Suriah. IDF akan terus beroperasi selama diperlukan untuk menjaga zona penyangga dan membela Israel dan warga sipilnya," tulis IDF melalui akun X-nya pada 8 Desember 2024.

    Kesimpulan

    Video tentara Israel merayakan serangan di Rafah pada Mei 2024 disebarkan dengan konteks keliru.

    Video tersebut bukan berlokasi di Suriah. Komandan Israel sedang memberikan semangat kepada pasukannya terkait perebutan Gaza dari Palestina.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24709) [KLARIFIKASI] Video Ustaz Adi Hidayat Beri Nasihat ke Prabowo Terjadi 2019, Bukan 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 19/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim menampilkan Ustaz Adi Hidayat sedang memberikan nasihat kepada Presiden Prabowo Subianto.

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut perlu diluruskan karena konteksnya keliru.

    Video yang diklaim menampilkan Ustaz Adi Hidayat memberikan nasihat kepada Prabowo muncul di media sosial pada Desember 2024. Sehingga, terkesan peristiwa itu baru saja terjadi.

    Video itu salah satu dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Salah satu akun menuliskan keterangan:

    MIMPI DAN DEMI ALLAH SAYA TIDAK MEMINTA JABATAN, DAN ITU SAYA TAKUT .

    _*PRESIDEN PRABOWO LAGI DINASEHATIN OLEH USTADZ ADI HIDAYAT SEMOGA ALLAAH MENJADIKAN PRABOWO SEBAGAI PRESIDEN YG BISA MEMBAWA BANGSA INI LEBIH BAIK. .

    .AAMIIN YA ALLAAH AAMIIN*_

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Adi Hidayat memberikan nasehat kepada Prabowo pada tahun 2024

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video tersebut dan menelusurinya menggunakan Yandex.

    Hasilnya, ditemukan video serupa di kanal YouTube Gerindra TV ini dan akun X presenter Arie Untung ini.

    Video itu adalah momen ketika Adi Hidayat bersama beberapa artis mengunjungi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada 2019. Peristiwa terjadi pada masa Pemilihan Presiden 2019.

    Adi Hidayat saat itu merupakan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

    Dalam kunjungan itu, Adi Hidayat berbincang dengan Prabowo dan memberikan beberapa pesan atau nasihat. Salah satunya, ia berpesan kepada Prabowo untuk menjadi pemimpin yang amanah jika ditetapkan menjadi presiden.

    "Buat maslahat yang baik sebagai bagian dari ibadah maka saya akan jadi orang pertama bersaksi di hadapan Allah di Hari Kiamat. Saya akan gandeng tangan bapak ke surga," kata Adi.

    "Tapi kalau bapak mengkhianati amanah kepemimpinan maka saya akan jadi orang pertama di hadapan Allah yang bersaksi atas kecurangan bapak. Dan saya mohon akan dilipatganakan siksa bapak di neraka. Bertakwalah kepada Allah."

    Video itu terjadi saat Prabowo belum menjadi presiden. Sehingga informasi dalam unggahan itu perlu diluruskan.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan Ustaz Adi HIdayat memberikan nasehat kepada Prabowo dibagikan dengan konteks keliru. Video itu diambil pada 2019, bukan 2024.

    Saat itu Adi Hidayat mengunjung kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan bersama beberapa artis. Adi Hidayat merupakan pendukung Prabowo pada Pilpres 2019.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24652) [PENIPUAN] Gus Iqdam Bagi-Bagi Bantuan Lewat TikTok

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 18/12/2024

    Berita

    Akun TikTok “gus.iqdam.officia1” pada Jumat (6/12/2024) mengunggah video [arsip] yang memperlihatkan sosok Gus Iqdam yang sedang berbicara dengan narasi sebagai berikut:
    "ASSALAMUALAIKUM SEMUA. SAYA GUS IQDAM TEMAN DARI GUS MIFTAH. MARAKNYA BERITA TENTANG GUS MIFTAH SAYA IKUT PRIHATIN KARENA GUS MIFTAH JUGA MANUSIA KITA TIDAK HARUS UNTUK MENGHAKIMINYA. UNTUK KAMU YANG SUDAH MENEMUKAN VT INI SAYA JUGA AKAN MEMBANTU MUNGKIN BANYAK ORANG YANG LAGI KESULITAN SAYA AKAN BERBAGI AMANAH DAN AKAN NYATA UNTUK KAMU. TEKAN LOVE DAN PANAH SAJA KAMU BERKESEMPATAN UNTUK SAYA BANTU. SAYA GUS IKDAM BISMILLAH KUN FAYAKUN SAYA AKAN KIRIM #CapCut #gusiqdam #gusmiftah #sedangtrending #bagibagiuang #bansos2024kapancair #lewatberandamu #masukberandafyp #fyp #viral"
    Per Rabu (18/12/2024), konten tersebut mendapatkan lebih dari 230 tanda suka dan dibagikan ulang hampir 250 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan mengonversinya menjadi audio. TurnBackHoax kemudian menganalisanya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 92,8 persen.

    Berdasarkan penelusuran menggunakan Yandex Image, ditemukan sumber asli foto yang menjadi bahan unggahan akun TikTok “gus.iqdam.officia1”, yakni dari pemberitaan detik.com “Mengenal Gus Iqdam, Dai Milenial Asal Blitar” yang tayang Agustus 2023.

    Kesimpulan

    Video berisi narasi “Gus Iqdam bagi-bagi bantuan lewat TikTok” merupakan konten tiruan (impostor content).

    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2024-24653) [SALAH] Bakal Ada Pandemi Baru “SEERS” Mulai April 2025 di Brasil

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 18/12/2024

    Berita

    Pada Kamis (5/12/2024) akun Instagram “navious.19” membagikan video [arsip] disertai klaim adanya rencana pembuatan pandemi baru bernama SEERS. Berikut narasi lengkapnya:

    “Coming soon next pandemi SEER akan mulai di Brazil pada bulan April 2025

    Persiapkan diri, iman imun wajib kuat”

    Hingga Rabu (18/12/2024), unggahan mendapat lebih dari 1.000 tanda suka dan 100-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta Tempo.co.

    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan SEERS bukan pandemi yang disiapkan di Brasil pada April 2025. SEERS adalah nama virus fiktif untuk simulasi kesiapsiagaan pandemi di Brussels, Belgia, pada Oktober 2022.

    Dilansir pemeriksa fakta asal Amerika Serikat (AS), Associated Press, SEERS sesungguhnya adalah penyakit fiktif atau imajiner yang digunakan untuk melakukan simulasi kesiapsiagaan menghadapi pandemi di masa depan jika terjadi lagi seperti pandemi COVID-19. Simulasi berjudul “Catastrophic Contagion” itu digelar Bill Gates, WHO, dan Universitas Johns Hopkins. Namun, konten-konten tentang simulasi itu disalahartikan sebagai persiapan membuat pandemi baru.

    Narasi keliru itu pun menyebar dengan berbagai tuduhan, salah satunya menuding Bill Gates, Badan Kesehatan Dunia (WHO), dan Universitas Johns Hopkins tengah bersiap memunculkan pandemi baru.

    Kesimpulan

    Video berisi klaim “bakal ada pandemi baru ‘SEERS’ mulai April 2025 di Brasil” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan