KOMPAS.com - Sebuah konten mengeklaim Presiden Prabowo Subianto melantik mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Video mengenai Prabowo melantik Ahok menjadi ketua KPK disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.
"PAK PRABOWO LANTIK AHOK JADI KETUA KPK," tulis salah satu akun pada Minggu (5/1/2025).
Sementara akun Facebook ini dan ini menyebarkan tautan kanal YouTube dari video serupa.
Berikut judul video berdurasi kurang dari tiga menit tersebut:
Hari Ini Prabowo Lantik Ahok Jadi Ketua KPK, Mega Korupsi Era Jokowi Diburu Hingga Liang Kubur !!
(GFD-2025-24892) [HOAKS] Prabowo Lantik Ahok Jadi Ketua KPK
Sumber:Tanggal publish: 06/01/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Bagian awal video menampilkan Ahok sedang menerima telepon. Video tersebut serupa dengan video di kanal YouTube Kompascom Reporter on Location, 22 September 2016.
Video diambil ketika Ahok yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ahok menelepon Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi di Balai Kota DKI Jakarta, kesal karena terkait masalah penggusuran.
Selebihnya isi video menampilkan foto-foto politisi PDI Perjuangan itu. Misalnya, foto Ahok dari Tribunnews, 30 Januari 2024.
Tidak ada konten visual dalam video yang menunjukkan bukti Prabowo melantik Ahok sebagai ketua KPK.
Pengangkatan pimpinan dan dewan pengawas KPK dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 161/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dengan Hormat dan Pengangkatan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Keanggotaan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan Tahun 2024-2029.
Dilansir situs web KPK, ketua KPK saat ini adalah Setyo Budiyanto.
Berdasarkan susunan pimpinan dan dewan pengawas KPK, tidak tercantum nama Ahok.
Sejauh ini tidak ada pengumuman resmi atau keputusan mengenai pengangkatan Ahok sebagai ketua KPK.
Video diambil ketika Ahok yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ahok menelepon Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi di Balai Kota DKI Jakarta, kesal karena terkait masalah penggusuran.
Selebihnya isi video menampilkan foto-foto politisi PDI Perjuangan itu. Misalnya, foto Ahok dari Tribunnews, 30 Januari 2024.
Tidak ada konten visual dalam video yang menunjukkan bukti Prabowo melantik Ahok sebagai ketua KPK.
Pengangkatan pimpinan dan dewan pengawas KPK dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 161/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dengan Hormat dan Pengangkatan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Keanggotaan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan Tahun 2024-2029.
Dilansir situs web KPK, ketua KPK saat ini adalah Setyo Budiyanto.
Berdasarkan susunan pimpinan dan dewan pengawas KPK, tidak tercantum nama Ahok.
Sejauh ini tidak ada pengumuman resmi atau keputusan mengenai pengangkatan Ahok sebagai ketua KPK.
Kesimpulan
Narasi mengenai Prabowo melantik Ahok menjadi ketua KPK merupakan hoaks. Judul dan isi video tidak menunjukkan bukti bahwa Ahok diangkat sebagai ketua KPK.
Ketua KPK masih Setyo Budiyanto berdasarkan Keppres Nomor 161/P Tahun 2024.
Ketua KPK masih Setyo Budiyanto berdasarkan Keppres Nomor 161/P Tahun 2024.
Rujukan
- https://www.facebook.com/100052254075209/videos/2052118151906021
- https://www.facebook.com/rubelyonatan/videos/4049106141992021
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02BsxYDY3qAdoRy3EVY7MKqa4wixnznYXoVC4oHFmW1R66oqj56jMaJsuHhAExeoVrl&id=100081200867034
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02uygJQ243VZWH7tzzDY3gfAVRGwha4TsGZyRuMTRtidF4zMRMFfEbBrFYPxssbEHGl&id=100077934697466
- https://www.youtube.com/watch?v=ceGdXn-R2Y8
- https://www.youtube.com/watch?v=GywV68XYBls
- https://www.tribunnews.com/bisnis/2024/01/30/disebut-bakal-turun-gunung-kampanyekan-ganjar-mahfud-ahok-saya-kerja-sesuai-tugas-partai
- https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/presiden-resmi-melantik-pimpinan-dan-dewas-kpk-terpilih-2024-2029
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-24901) [KLARIFIKASI] Sisa kWh di Meteran Listrik Tidak Hangus saat Periode Diskon Berakhir
Sumber:Tanggal publish: 06/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar informasi yang menyebutkan bahwa sisa kWh di meteran listrik akan hangus saat diskon token listrik 50 persen berakhir pada 28 Februari 2025.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi itu perlu diluruskan karena keliru.
Informasi sisa kWh akan hangus saat diskon token listrik 50 persen berakhir dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Minggu (5/1/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Yg belom ngisi token listrik jngn banyak*, jngn serakah ya we Karna cuma berlaku di February aja, jika masih ada sisa KWH nya bakal hangus..
Jadi isi seperti biasa aja, kan sayang duit nya nnty udh ngisi Sampek ratusan ribu malah hangus..
Screenshot Klarifikasi, sisa kWh di meteran listrik tidak akan hangus saat diskon listrik 50 persen berakhir
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi itu perlu diluruskan karena keliru.
Informasi sisa kWh akan hangus saat diskon token listrik 50 persen berakhir dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Minggu (5/1/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Yg belom ngisi token listrik jngn banyak*, jngn serakah ya we Karna cuma berlaku di February aja, jika masih ada sisa KWH nya bakal hangus..
Jadi isi seperti biasa aja, kan sayang duit nya nnty udh ngisi Sampek ratusan ribu malah hangus..
Screenshot Klarifikasi, sisa kWh di meteran listrik tidak akan hangus saat diskon listrik 50 persen berakhir
Hasil Cek Fakta
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto memastikan, sisa kWh di meteran listrik tidak akan hangus setelah periode diskon listrik berakhir.
"KWh tersebut tidak hangus setelah bulan Februari 2025 dan masih bisa digunakan pada bulan selanjutnya," kata Gregorius, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (6/1/2025).
Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan diskon tarif listrik 50 persen pada Januari-Februari 2025 sebagai stimulus ekonomi.
Diskon tarif listrik 50 persen bagi pelanggan pascabayar akan dinikmati secara otomatis dan tanpa perlu mendaftar dan tanpa biaya apa pun.
Sementara, pelanggan prabayar cukup membeli setengah atau 50 persen dari harga token untuk mendapatkan energi (kWh) yang sama.
Namun, terdapat batas pembelian token listrik bagi pelanggan prabayar. Berikut rinciannya:
Daya 450 VA
Daya 900 VA
Daya 1.300 VA
Daya 2.200 VA
"KWh tersebut tidak hangus setelah bulan Februari 2025 dan masih bisa digunakan pada bulan selanjutnya," kata Gregorius, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (6/1/2025).
Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan diskon tarif listrik 50 persen pada Januari-Februari 2025 sebagai stimulus ekonomi.
Diskon tarif listrik 50 persen bagi pelanggan pascabayar akan dinikmati secara otomatis dan tanpa perlu mendaftar dan tanpa biaya apa pun.
Sementara, pelanggan prabayar cukup membeli setengah atau 50 persen dari harga token untuk mendapatkan energi (kWh) yang sama.
Namun, terdapat batas pembelian token listrik bagi pelanggan prabayar. Berikut rinciannya:
Daya 450 VA
Daya 900 VA
Daya 1.300 VA
Daya 2.200 VA
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi sisa kWh akan hangus saat diskon token listrik 50 persen berakhir perlu diluruskan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto memastikan, sisa kWh di meteran listrik tidak akan hangus setelah periode diskon listrik berakhir.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto memastikan, sisa kWh di meteran listrik tidak akan hangus setelah periode diskon listrik berakhir.
Rujukan
- https://www.facebook.com/Dymazz.Pradhana/posts/pfbid0uWGUnNWmuN9XKe5GCph1QWEPwPJhqHBjewMDvKpz6vZvHpRs4mNT6toQajC3uFYBl
- https://www.facebook.com/dean.fidiani/posts/pfbid0iVH9zZZS1mNYazpn49xr68GK14oAPfeuAwj8Wynhpe9f84umfiF22zy1UX2MVVVpl
- https://www.facebook.com/leo.kurniawan.75839/posts/pfbid02R3zXkdpDstm8PX1kRs1sjYJRM4ngBetjQBv3wUmERRYKtp8NiMU9iFcAR2K3LWZnl
- https://www.kompas.com/tren/read/2025/01/06/110000665/ramai-soal-sisa-kwh-akan-hangus-saat-diskon-listrik-50-persen-berakhir-ini
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-24902) [HOAKS] Prabowo Pecat Hakim yang Beri Vonis Ringan untuk Harvey Moeis
Sumber:Tanggal publish: 06/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat memvonis terdakwa kasus korupsi timah Harvey Moeis dengan hukuman 6 tahun dan 6 bulan penjara, denda Rp 1 miliar subsider 16 bulan kurungan, serta uang pengganti Rp 210 miliar subsider 2 tahun kurungan.
Namun, Presiden Prabowo Subianto diklaim telah memecat hakim yang memberi vonis 6,5 tahun penjara kepada terdakwa Harvey Moeis.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
Informasi yang menyebutkan Prabowo memecat hakim yang memberi vonis ringan pada Harvey Moeis disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Pengguna Facebook menyertakan gambar berisi teks, beserta foto Prabowo di hadapan hakim. Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (1/1/2025):
Pak Prabowo Bukan hanya bersih-bersih jenderal Jokowi ,Hakim pun ikut di sapu.sekarang semakin jelas kemana arahany,bahwa siasat presiden kita susah di tebak
Sementara, berikut teks yang tertulis pada gambar yang beredar:
PRABOWO PECAT HAKIM YANG VONIS HARVEY MOEIS HANYA 6,5 TAHUN! DIUMUMKAN HARI INI, KORUPSI 300 TRILIUN AKAN DIHUKUM MATI!!
Namun, Presiden Prabowo Subianto diklaim telah memecat hakim yang memberi vonis 6,5 tahun penjara kepada terdakwa Harvey Moeis.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
Informasi yang menyebutkan Prabowo memecat hakim yang memberi vonis ringan pada Harvey Moeis disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Pengguna Facebook menyertakan gambar berisi teks, beserta foto Prabowo di hadapan hakim. Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (1/1/2025):
Pak Prabowo Bukan hanya bersih-bersih jenderal Jokowi ,Hakim pun ikut di sapu.sekarang semakin jelas kemana arahany,bahwa siasat presiden kita susah di tebak
Sementara, berikut teks yang tertulis pada gambar yang beredar:
PRABOWO PECAT HAKIM YANG VONIS HARVEY MOEIS HANYA 6,5 TAHUN! DIUMUMKAN HARI INI, KORUPSI 300 TRILIUN AKAN DIHUKUM MATI!!
Hasil Cek Fakta
Foto yang diunggah oleh para pengguna Facebook merupakan hasil suntingan.
Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan metode pencarian reverse image untuk mengetahui sumber foto tersebut.
Foto di sebelah kiri bersumber dari situs web Pengadilan Negeri Wetansoppeng, 23 April 2020.
Foto itu menampilkan momen pelantikan hakim Elisabeth Panjaitan, Moh Kurniawan Sidiq, dan Willfrid Partohap Lumban Tobing. Tidak ada sosok Prabowo dalam foto aslinya.
Sementara, foto di sebelah kanan serupa dengan foto di portal berita Antara, 26 Juli 2023.
Foto tersebut menampilkan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita sejumlah aset, seperti uang dan koin emas dari Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe terkait kasus tindak pidana pencucian uang.
Saat acara Musrenbangnas di Kantor Bappenas, Prabowo sempat menyinggung tentang vonis ringan kepada koruptor yang mendapat vonis ringan meski telah merugikan negara triliunan rupiah.
"Saya mohon ya, kalau sudah jelas melanggar, jelas mengakibatkan kerugian triliunan, ya semua unsur lah, terutama juga hakim-hakim, ya vonisnya jangan terlalu ringan," kata Prabowo, Senin (30/12/2024) dikutip dari Kompas.com.
Kendati demikian, Prabowo tidak menyebutkan secara spesifik kasus korupsi yang dimaksud.
"Tolong menteri pemasyarakatan ya, Jaksa Agung. Naik banding, enggak? Naik banding. Vonisnya ya 50 tahun begitu kira-kira, ya," ucap Prabowo.
Belakangan, vonis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kepada Harvey Moeis menjadi sorotan warga. Hukuman penjara 6,5 tahun dinilai terlalu ringan dibanding kerugian negara.
Harvey Moeis merupakan terdakwa dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang disebut merugikan negara sebesar Rp 300 triliun.
Sejauh ini belum ada keputusan mengenai pemecatan hakim yang menangani kasus tersebut.
Di sisi lain, Mahkamah Agung (MA) mengajak semua pihak bersabar dan menunggu putusan banding yang bakal dijatuhkan kepada Harvey Moeis.
Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan metode pencarian reverse image untuk mengetahui sumber foto tersebut.
Foto di sebelah kiri bersumber dari situs web Pengadilan Negeri Wetansoppeng, 23 April 2020.
Foto itu menampilkan momen pelantikan hakim Elisabeth Panjaitan, Moh Kurniawan Sidiq, dan Willfrid Partohap Lumban Tobing. Tidak ada sosok Prabowo dalam foto aslinya.
Sementara, foto di sebelah kanan serupa dengan foto di portal berita Antara, 26 Juli 2023.
Foto tersebut menampilkan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita sejumlah aset, seperti uang dan koin emas dari Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe terkait kasus tindak pidana pencucian uang.
Saat acara Musrenbangnas di Kantor Bappenas, Prabowo sempat menyinggung tentang vonis ringan kepada koruptor yang mendapat vonis ringan meski telah merugikan negara triliunan rupiah.
"Saya mohon ya, kalau sudah jelas melanggar, jelas mengakibatkan kerugian triliunan, ya semua unsur lah, terutama juga hakim-hakim, ya vonisnya jangan terlalu ringan," kata Prabowo, Senin (30/12/2024) dikutip dari Kompas.com.
Kendati demikian, Prabowo tidak menyebutkan secara spesifik kasus korupsi yang dimaksud.
"Tolong menteri pemasyarakatan ya, Jaksa Agung. Naik banding, enggak? Naik banding. Vonisnya ya 50 tahun begitu kira-kira, ya," ucap Prabowo.
Belakangan, vonis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kepada Harvey Moeis menjadi sorotan warga. Hukuman penjara 6,5 tahun dinilai terlalu ringan dibanding kerugian negara.
Harvey Moeis merupakan terdakwa dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang disebut merugikan negara sebesar Rp 300 triliun.
Sejauh ini belum ada keputusan mengenai pemecatan hakim yang menangani kasus tersebut.
Di sisi lain, Mahkamah Agung (MA) mengajak semua pihak bersabar dan menunggu putusan banding yang bakal dijatuhkan kepada Harvey Moeis.
Kesimpulan
Narasi yang menyebutkan Prabowo memecat hakim yang memberi vonis ringan pada Harvey Moeis merupakan hoaks.
Belum ada keputusan mengenai pemecatan hakim dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang melibatkan Harvey Moeis.
Belum ada keputusan mengenai pemecatan hakim dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang melibatkan Harvey Moeis.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122196393734037711&set=a.122128031750037711
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=907468841591054&set=a.371691708502106
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=4003296233245080&set=a.1387242608183802
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=1140583034342365&set=a.385115873222422
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=2975603992592683&set=gm.2047436019072929&idorvanity=1345936839222854
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=2308394592876031&set=a.165120257203486
- https://www.google.com/search?gsessionid=hpQw2O00YlKeC9XmOBJDSSxYN6qcHsKKuJeOX3vx3sMPg5H55XZwQg&lsessionid=vI7QT5SKBCRdwqTDfJuERtOWTkQaEUKaGkSgsqWDiS0RIPJGZZoiFg&vsdim=553,514&source=lns.web.ukn&vsrid=CN30y978_____wEQEBgBIiQ4MkUzODU4Ni0zNkRBLTRGMDMtQjdFRi0yNUIxRDRBMDg1QTY&udm=26&q&vsint=CAQqCgoCCAcSAggHIAE6IwoWDb68SD8VuOkbPx0GDd0-JalNzD4wARCpBBiCBCUAAIA_&lns_mode=un&qsubts=1736122017625&stq=1&cs=1&lei=nR57Z9eDIYXp1e8Pjdqm-Qw#vhid=uhk6P1roqGlzpM&vssid=mosaic
- https://www.pn-watansoppeng.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=345:pengambilan-sumpah-dan-pelantikan-hakim-pengadilan-negeri-watansoppeng&catid=29&Itemid=150
- https://kalsel.antaranews.com/rilis-pers/3607644/kpk-sita-sejumlah-aset-lukas-enembe-hasil-pencucian-uang
- https://nasional.kompas.com/read/2025/01/02/15365221/prabowo-minta-harvey-divonis-50-tahun-ma-kita-tunggu-putusan-banding
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-24903) [HOAKS] Video Van Gaal Menyatakan Tertarik Latih Timnas Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 06/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi yang mengeklaim bahwa mantan pelatih tim nasional sepak bola Belanda Louis van Gaal tertarik melatih timnas Indonesia.
Namun, setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi.
Video yang mengeklaim Louis van Gaal tertarik melatih timnas Indonesia muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Van Gaal sedang diwawancara menggunakan bahasa Belanda.
Terdapat takarir yang menyebutkan bahwa ia tertarik melatih timnas Indonesia.
Namun, setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi.
Video yang mengeklaim Louis van Gaal tertarik melatih timnas Indonesia muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Van Gaal sedang diwawancara menggunakan bahasa Belanda.
Terdapat takarir yang menyebutkan bahwa ia tertarik melatih timnas Indonesia.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video tersebut dan menelusurinya menggunakan Google Lens.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Voetbalzone yang diunggah pada 14 Mei 2022. Klip yang menampilkan Van Gaal bisa dilihat pada menit ke-1 detik ke-58.
Selain itu Tim Cek Fakta Kompas.com juga menemukan gambar serupa di akun Instagram instavoetbalzone pada 13 Mei 2022.
Setelah ditelusuri tidak ada pernyataan Van Gaal yang menyebut dirinya tertarik melatih timnas Indonesia.
Video itu adalah momen ketika Van Gaal menyerahkan penghargaan individu di kompetisi Keuken Kampioen Divisie (kompetisi kasta kedua di Belanda). Saat itu Van Gaal masih menjabat pelatih timnas Belanda.
Dalam video Van Gaal mengatakan, pemilihan untuk gelar individu merupakan hal yang bodoh, namun ia tetap hadir untuk memberikan penghargaan itu.
Sementara, saat ini kursi pelatih timnas Indonesia masih kosong, setelah Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memberhentikan Shin Tae-yong pada Senin (6/1/2025).
Diberitakan Kompas.id, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, pihaknya telah mengantongi nama pengganti Shin Tae-yong. Menurut Erick, calon pelatih timnas Indonesia berasal dari Belanda.
Ia akan tiba di Tanah Air pada Sabtu mendatang (11/1/2025) dan langsung diperkenalkan kepada publik pada Minggu (12/1/2025) sore.
Namun hingga Senin (6/1/2024) sore ini belum diketahui siapa nama pelatih yang dimaksud.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Voetbalzone yang diunggah pada 14 Mei 2022. Klip yang menampilkan Van Gaal bisa dilihat pada menit ke-1 detik ke-58.
Selain itu Tim Cek Fakta Kompas.com juga menemukan gambar serupa di akun Instagram instavoetbalzone pada 13 Mei 2022.
Setelah ditelusuri tidak ada pernyataan Van Gaal yang menyebut dirinya tertarik melatih timnas Indonesia.
Video itu adalah momen ketika Van Gaal menyerahkan penghargaan individu di kompetisi Keuken Kampioen Divisie (kompetisi kasta kedua di Belanda). Saat itu Van Gaal masih menjabat pelatih timnas Belanda.
Dalam video Van Gaal mengatakan, pemilihan untuk gelar individu merupakan hal yang bodoh, namun ia tetap hadir untuk memberikan penghargaan itu.
Sementara, saat ini kursi pelatih timnas Indonesia masih kosong, setelah Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memberhentikan Shin Tae-yong pada Senin (6/1/2025).
Diberitakan Kompas.id, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, pihaknya telah mengantongi nama pengganti Shin Tae-yong. Menurut Erick, calon pelatih timnas Indonesia berasal dari Belanda.
Ia akan tiba di Tanah Air pada Sabtu mendatang (11/1/2025) dan langsung diperkenalkan kepada publik pada Minggu (12/1/2025) sore.
Namun hingga Senin (6/1/2024) sore ini belum diketahui siapa nama pelatih yang dimaksud.
Kesimpulan
Video yang mengeklaim Louis van Gaal tertarik melatih timnas Indonesia merupakan hasil manipulasi. Video itu telah beredar sejak tahun 2022 dan dimanipulasi pada bagian takarir.
Video aslinya menampilkan momen ketika Van Gaal yang saat itu menjadi pelatih Belanda menyerahkan gelar individu pada kompetisi Keuken Kampioen Divisie (kompetisi kasta kedua di Belanda). Ia tidak menyampaikan soal ketertarikan melatih timnas Indonesia.
Video aslinya menampilkan momen ketika Van Gaal yang saat itu menjadi pelatih Belanda menyerahkan gelar individu pada kompetisi Keuken Kampioen Divisie (kompetisi kasta kedua di Belanda). Ia tidak menyampaikan soal ketertarikan melatih timnas Indonesia.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/890020286432556
- https://www.facebook.com/reel/1122582766096394
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1463180331300160&id=100028246200856&rdid=56ZxBllXhbHLNT49
- https://www.youtube.com/watch?v=YvxvXBtOYIQ&ab_channel=Voetbalzone
- https://www.instagram.com/p/CdfQjwDIJqk/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.kompas.id/artikel/pssi-putus-kontrak-shin-tae-yong-tunjuk-pelatih-belanda-jadi-pengganti
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2289/7906