Pada Selasa (14/12/2024) akun Facebook “𝙸𝙽𝙵𝙾 𝙻𝙾𝚆𝙾𝙽𝙶𝙰𝙽 𝙺𝙴𝚁𝙹𝙰” membagikan link [arsip] berisi informasi tentang lowongan kerja (loker) PT Halmahera Jaya Feronikel. Berikut narasi lengkapnya:
“Lowongan Kerja PT Halmahera Jaya Feronikel
Supervisor Finance & Accounting, Supervisor Dump Truck Maintenance, Supervisor Electrical, Supervisor Heavy Equipment Maintenance, Supervisor Mine Survey, Foreman Mine Survey, Foreman Mine Operation, Foreman Dump Truck Maintenance, Foreman Support Maintenance, Foreman Electrical, Foreman Pit Control, Foreman Logistic & Warehouse, Foreman Environment, Paramedic Safety Officer, Safety Patrol, Procurement Officer, HC Comben Officer.
Semua posisi tersebut terbuka untuk berbagai jurusan. Bahkan ada pula beberapa posisi yang mensyaratkan minimal lulusan SMA sebagai salah satu kriterianya.
𝗞𝗲𝘂𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻:
gaji Rp 10 jt – 27 jt, BPJS lengkap, tunjangan, jaminan hari tua,Kecelakaan kerja, pensiun dan jaminan kesehatan.
𝗞𝘂𝗮𝗹𝗶𝗳𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶:
pendidikan SMA SMK D3 D4 S1 sederajat, pria dan wanita minimal usia 21 tahun ke atas, berbagai jurusan , tidak pernah mengunakan narkoba/psikotropika dan lainnya, sehat jasmani rohani, berkelakuan baik, serta bertanggung jawab.”
Hingga Jumat (1/10/2025), unggahan menuai lebih dari 997 tanda suka dan 120-an komentar, serta dibagikan ulang 41 kali. Mayoritas percaya dengan informasi dalam unggahan, ditandai dengan komentar “lokasi dimana” “apakah masih tersedia” hingga “bagaimana caranya”.
(GFD-2025-24973) [PENIPUAN] Loker Halmahera Jaya Feronikel, Gaji Tembus Rp25 Juta
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 10/01/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan yang tersemat dalam unggahan. Hasilnya, tautan tersebut tak mengarah ke laman resmi PT Halmahera Jaya Feronikel. Warganet justru diminta mengisi nama, usia, jenis kelamin dan nomor telegram.
Dari penelusuran TurnBackHoax, tidak ditemukan informasi loker atau rekrutmen serupa di laman resmi PT Halmahera Jaya Feronikel (www.hjferonikel.com/id/)
Dari penelusuran TurnBackHoax, tidak ditemukan informasi loker atau rekrutmen serupa di laman resmi PT Halmahera Jaya Feronikel (www.hjferonikel.com/id/)
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “loker Halmahera Jaya Feronikel, gaji tembus Rp25 juta” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- http[www.hjferonikel.com/id] Laman resmi Halmahera Jaya Feronikel
- https://www.hjferonikel.com/id/
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122104023848673494&id=61570204834447 (tautan unggahan akun Facebook “???? ???????? ?????” )
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2024/12/18-scaled.jpg (arsip unggahan akun Facebook “???? ???????? ?????”)
(GFD-2025-26509) CEK FAKTA: Megawati Sebut Jokowi PKI
Sumber:Tanggal publish: 10/01/2025
Berita
Murianews, Kudus – Beredar sebuah video yang menarasikan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri menyebut Jokowi PKI dan Orangtuanya Cina. Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri kebenarannya.
Video yang menarasikan Megawati sebut Jokowi PKI itu salah satunya diunggah sebuah akun TikTok bernama @imammmahfud45, Minggu (17/11/2023) lalu. Klip berdurasi 24 detik itu diunggah dengan narasi:
”mega buka kartu”
Dalam video pendek itu, Megawati tampak mengatakan Jokowi itu PKI, orang tuanya Cina.
”Jokowi itu PKI. Orang tuanya cino. Sampe pak Jokowi pun kesian loh. Kamu itu jadi karena gara-gara PDI Perjuangan juga dibilang,” kata Megawati dalam unggahan tersebut.
Hingga Jumat (10/1/2025) unggahan tersebut telah disukai oleh lebih dari 3.000 pengguna dan menuai sekitar 400-an komentar.
Adapun video yang menarasikan Megawati menyebut Jokowi itu PKI dapat klik di tautan berikut.
Penelusuran...
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri dengan menggunakan beberapa metode, salah satunya dengan menggunakan tools Google Lens.
Dalam penelusuran ditemukan, klip yang menarasikan Megawati menyebut Jokowi itu PKI identik dengan video unggahan akun YouTube PDI Perjuangan.
Ditemukan fakta, yakni klip dengan narasi Megawati sebut Jokowi PKI merupakan hasil editing dengan metode cutting atau memotong video aslinya.
Klip itu mengambil dari video berdurasi 2 jam 28 menit 16 detik yang diunggah kanal YouTube PDI Perjuangan berjudul
“Pengumuman Pasangan Calon Gubernur & Wakil Gubernur PDI Perjuangan Live Stream”.
Video itu diunggah pada 7 Januari 2018. Di mana video itu berisi pidato Megawati dan pengumuman Pengumuman Pasangan Calon Gubernur & Wakil Gubernur PDI Perjuangan di Pemilu 2018.
Di video itu, Megawati awalnya menyampaikan banyak pihak yang menuduhnya dan ayahnya, Soekarno sebagai PKI. Padahal, PKI sebagai partai sudah tidak ada.
Megawati juga menegaskan, PDI Perjuangan berideologi Pancasila. Tuduhan serupa, Megawati melanjutkan, juga dilayangkan pada Jokowi.
Kesimpulan...
Tidak ditemukan dalam video itu, Megawati mengatakan Jokowi adalah PKI.
”Sampai Pak Jokowi pun. Kasihan lho Pak Jokowi. Oalah dek, kamu itu jadi karena gara-gara PDI Perjuangan juga dibilang, Jokowi itu PKI. Orangtuanya Cino. Lho orang tuane Cino, lha, orang saya kenal sama ibunya, Piye lho,” ucap Megawati yang berbicara dengan Bahasa Indonesia campur bahasa Jawa.
Adapun video selengkapnya dapat klik di tautan berikut.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran, Megawai memang mengatakan Jokowi itu PKI dan orang tuanya Cina. Namun, konteks dalam video tersebut Megawati mengungkapkan tuduhan yang dialamatkan pada Jokowi.
Dengan begitu, konten berisi klaim Megawati sebut Jokowi itu PKI, orang tuanya Cina merupakan disinformasi dengan jenis misleading content atau konten menyesatkan.
Konten ini biasanya bernuansa pelintiran untuk menyudutkan suatu pihak. Pembuatnya sengaja menciptakan konten ini dengan harapan menggiring opini sesuai dengan kehendaknya.
Biasanya, pembuat konten ini memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, tapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
(GFD-2025-24974) [PENIPUAN] Tautan Rekrutmen Matahari Department Store
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 10/01/2025
Berita
Pada Senin (30/11/2024) akun Facebook “Info lowongan kerja” membagikan tautan [arsip] berisi informasi tentang lowongan kerja (loker) PT Matahari Department Store untuk posisi pramuniaga.
Berikut narasi lengkapnya:
“MATAHARI BUKA LOKER
Dibutuhkan Secepatnya untuk bekerja di MATAHARI! pendaftaran Gratis tanpa dipungut biaya apapun!
Daftar segera sebelum loker ditutup karena kuota terbatas
Klik DAFTAR dibawah ini untuk memulai proses seleksi
⬇️⬇️⬇️”
Hingga Jumat (10/1/2025), unggahan menuai lebih dari 240 tanda suka dan 20-an komentar, dan dibagikan ulang 9 kali.
Berikut narasi lengkapnya:
“MATAHARI BUKA LOKER
Dibutuhkan Secepatnya untuk bekerja di MATAHARI! pendaftaran Gratis tanpa dipungut biaya apapun!
Daftar segera sebelum loker ditutup karena kuota terbatas
Klik DAFTAR dibawah ini untuk memulai proses seleksi
⬇️⬇️⬇️”
Hingga Jumat (10/1/2025), unggahan menuai lebih dari 240 tanda suka dan 20-an komentar, dan dibagikan ulang 9 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan yang tersemat dalam unggahan. Hasilnya, tautan tersebut tak mengarah ke laman resmi PT Matahari Department Store. Warganet justru diminta mengisi nama, usia, jenis kelamin dan nomor telegram.
Dari penelusuran TurnBackHoax, tidak ditemukan informasi loker atau rekrutmen serupa di laman resmi PT Matahari Department Store (www.matahari.com/corporate/career/jobvacancies/index/)
Dari penelusuran TurnBackHoax, tidak ditemukan informasi loker atau rekrutmen serupa di laman resmi PT Matahari Department Store (www.matahari.com/corporate/career/jobvacancies/index/)
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “lowongan kerja Matahari Department Store” yang disertai tautan ke laman tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- http[
- https://www.matahari.com/corporate/career/jobvacancies/index/] Laman karier PT Matahari Department Store
- https://www.matahari.com/corporate/career/jobvacancies/index/
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122122862072565370&id=61566961122987 (tautan unggahan akun Facebook “Info lowongan kerja”)
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2025/01/2.png (arsip unggahan akun Facebook “Info lowongan kerja”)
(GFD-2025-24975) Cek Fakta: Mahasiswa Gelar Demo Tuntut Harvey Moeis Dihukum Mati
Sumber:Tanggal publish: 10/01/2025
Berita
Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebut mahasiswa menggelar demo besar-besaran, menuntut agar Harvey Moeis dihukum mati atas kasus korupsi senilai ratusan triliun yang menjeratnya.
Akun TikTok “franspratam” pada Jumat (27/12/2024) mengunggah video tersebut dengan narasi sebagai berikut:
“DEMO BESAR BESARAN MAHASISWA AGAR HARVE MOEIS DI HUKUM MATI | korupsi # 300 T # harve moeis”
Terpantau pada Kamis (9/1/2025), konten tersebut sudah ditonton lebih dari 98 ribu kali dan disukai lebih dari 6.000 akun lainnya.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Akun TikTok “franspratam” pada Jumat (27/12/2024) mengunggah video tersebut dengan narasi sebagai berikut:
“DEMO BESAR BESARAN MAHASISWA AGAR HARVE MOEIS DI HUKUM MATI | korupsi # 300 T # harve moeis”
Terpantau pada Kamis (9/1/2025), konten tersebut sudah ditonton lebih dari 98 ribu kali dan disukai lebih dari 6.000 akun lainnya.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Hasil Cek Fakta
Melansir Turnbackhoax, Berdasarkan pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo, dalam video tersebut tepatnya di detik ke-3, terdapat petunjuk berupa potret spanduk hitam bertuliskan #REFORMASIDIKORUPSI dan potret mahasiswa yang memimpin orasi (detik ke-15).
Setelah kedua tangkapan layar tersebut menggunakan Yandex Image, ditemukan hasil berupa pemberitaan id.headtopics.com dan malay.news.
Sementara itu, konteks asli foto adalah demo mahasiswa pada April 2022 yang menolak perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo dan menuntut kestabilan harga barang pokok.
Setelah kedua tangkapan layar tersebut menggunakan Yandex Image, ditemukan hasil berupa pemberitaan id.headtopics.com dan malay.news.
Sementara itu, konteks asli foto adalah demo mahasiswa pada April 2022 yang menolak perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo dan menuntut kestabilan harga barang pokok.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Video berisi narasi “mahasiswa demo besar-besaran, tuntut Harvey Moeis dihukum mati” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Halaman: 2255/7906



