• (GFD-2025-25180) Cek Fakta: Hoaks Artikel Berjudul Warga Arab Saudi Heran Sandal dan Rambut Nabi Muhammad SAW Berada di Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/01/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel berjudul warga Arab Saudi heran sandal dan rambut Nabi Muhammad SAW bisa berada di Indonesia. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 15 Januari 2024.
    Dalam postingannya terdapat artikel dari IndeksNews berjudul:
    "Warga Arab Saudi Sebut: Kami Heran Sendal Dan Rambut Nabi Muhammas Swt, Bisa Berada di Indonesia"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Sayapun heran,siapa yang membawa rambut dan sandal beliau? Atau waktu jumatan.sandal ketukar sampai Indonesia"
    Lalu benarkah postingan artikel berjudul warga Arab Saudi heran sandal dan rambut Nabi Muhammad SAW bisa berada di Indonesia?
    Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
    Caranya mudah:
    * Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
    * Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
    * Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
    * Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi situs berita Indeksnews.com seperti dalam postingan. Di dalam kolom pencarian kami memasukkan kata kunci "Arab Saudi".
    Hasilnya terdapat artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah pada 10 Juli 2023 dan ditulis oleh "Redaksi".
    Kesamaan juga terdapat dalam foto artikel. Namun dalam artikel asli berjudul "242 Warga Arab Saudi Klaim Diri Jadi Atheis" bukan seperti dalam postingan.
    Berikut isi artikelnya:
    "Warga Arab Saudi kini semakin moderat, bahkan mereka berbondong-bondong mengklaim diri jadi Atheis. Fenomena di balik semua itu kini tengah menjadi sorotan.
    Banyaknya warga Arab Saudi memilih untuk menjadi Atheis atau agnostik disebut-sebut karena kecewa terkait tentang aturan di tempat mereka tinggal. Bersumber dari data yang dihimpun, terlihat tren peningkatan jumlah warga atheis di Arab Saudi.
    Berdasarkan Data Agama Dunia pada 2020 dari Universitas Boston, populasi di Arab Saudi mencakup sekitar 31,5 juta Muslim, 2,1 juta Kristen, 708 ribu Hindu, 242 ribu atheis atau agnostik, 114 ribu Buddha, dan 67 ribu Sikh.
    Data tersebut tertuang dalam laporan berjudul “2021 Report on International Religious Freedom: Saudi Arabia” yang dirilis di situs Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada Juni 2022 lalu.
    Atheisme yang menjalari warga Arab Saudi sebetulnya sudah terlihat sejak satu dekade lalu. Menurut jajak pendapat Gallup International pada 2012 yang dikutip, sekitar 5 persen warga Saudi menganggap diri mereka atheis, dan 19 persen lainnya tidak beragama.
    Walaupun jumlah warga atheis di Arab Saudi relatif tak terlalu tinggi, angka ini dianggap signifikan, lantaran negara itu menerapkan hukuman ketat bagi orang yang menentang agama.
    Mereka bisa dijerat hukuman fisik, penjara, atau bahkan eksekusi mati. Biasanya, mereka yang murtad dari Islam juga mendapat hukuman penjara dalam waktu lama.
    Berdasarkan Undang-undang Dasar Pemerintahan Saudi tahun 1992, agama resmi negara adalah Islam, dan konstitusinya berdasarkan Al Quran serta Sunnah atau tindakan dan hukum yang dilakukan zaman Nabi Muhammad.
    UU itu juga melarang promosi ideologi atheisme dalam bentuk apapun dan melarang upaya untuk meragukan dasar-dasar Islam.
    Menurut artikel di lembaga Think Tank Secular Humanism, banyak warga Arab Saudi mengaku atheis karena kecewa atas aturan pemerintah yang dianggap kaku dan terlampau ketat.
    Selain itu, warga juga kecewa atas represi dari Arab Saudi. Pemerintah membatasi akses ke situs dan media sosial yang dianggap subversif.
    Di tengah tekanan itu, diskusi soal atheisme di Saudi justru lebih intensif dalam beberapa tahun terakhir.
    Beberapa memilih anonim, sebagian lagi mempertaruhkan kebebasan mereka untuk meningkatkan kesadaran mengenai sekularisme dan atheisme melalui situs, video, dan media sosial."

    Kesimpulan


    Postingan artikel berjudul warga Arab Saudi heran sandal dan rambut Nabi Muhammad SAW bisa berada di Indonesia adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25184) [SALAH] Prabowo Pecat Erick Thohir dari PSSI

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 20/01/2025

    Berita

    Kanal Youtube “Suporter ID” pada Kamis (9/01/2025) mengunggah video [arsip], isinya mengeklaim Presiden Prabowo memecat Erick Thohir dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
    Video durasi 8 menit 14 detik tersebut menjelaskan keputusan Prabowo memecat Erick Thohir dilatar belakangi oleh pemutusan kontrak dengan Shin Tae-yong dan pergantian pelatih Timnas Indonesia.
    Unggahan disertai takarir:
    " TERSIPU MALU DI ISTANA PRESIDEN. ERICK THOHIR DIPECAT SECARA TIDAK HORMAT. PRABOWO NYATAKAN KERAS ERICK THOHIR ANGKAT KAKI DARI KETUM PSSI”
    Per Rabu (15/01/2025), konten tersebut sudah ditonton sekitar 6,8 ribu kali dan disukai oleh 195 pengguna.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) mencoba menelusuri klaim melalui mesin pencarian Google dengan kata kunci “Presiden Prabowo Pecat Erick Thohir”. Tidak ditemukan pemberitaan atau pernyataan kredibel yang membenarkan klaim.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri akun Instagram PSSI “pssi”. Dalam unggahan terbarunya pada Senin (13/01/2025), Erick Thohir—sebagai Ketua Umum PSSI—sedang bersama pelatih baru Timnas Indonesia (Patrick Kluivert) di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “Prabowo pecat Erick Thohir dari PSSI” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-25185) [SALAH] Video “Dokumentasi Kebakaran di Los Angeles”

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 20/01/2025

    Berita

    Akun Instagram “har.030324” pada Sabtu (11/1/2025) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    SETELAH LOS ANGELES KINI API MULAI MEMBAKAR NEW YORK

    Ya Rabb. Maha Benar Eangkau dengan segala firman-Mu ketika Engkau memberi pelajaran kepada kami, bahwa Engkau tidak tidur. Mungkin selama ini mereka merasa semua kejahatan yang mereka lakukan tidak akan ada yang membalas. Tapi, Engkau Dzat yang Maha Hebat Membuat Balasan.

    ……

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Periksa Fakta tirto.id

    Tirto melakukan pemindaian menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasil pemindaian dari dua video memberi penilaian agregat skor 98,2 persen dan 99,1 persen. Artinya perangkat pemindai meyakini di atas 98 persen video dibuat dengan AI.

    Secara khusus bagian video yang menunjukkan kebakaran di ambil dari kamera dari atas langit, dengan keyakinan tertinggi terkait konten buatan AI. Di salah satu klip video juga terlihat papan bertuliskan "Hollywood" yang terbakar. Monumen tersebut memang menjadi salah satu ikon dari Los Angeles yang terletak di kawasan Hollywood Hills.

    Hasil pencarian kami mengarahkan ke cuitan berikut di X (dulu Twitter). Unggahan tersebut menunjukkan kejadian serupa, tulisan "Hollywood" yang terbakar. Namun, unggahan tersebut mendapat catatan komunitas yang menyebut kalau video tersebut adalah buatan AI. Dalam video yang tersebar di X, terlihat jelas kepalsuan video dari tulisan "Holllywood", dengan huruf "L" yang lebih banyak dari seharusnya.

    Catatan komunitas juga menegaskan kalau berdasar pemberitaan, landmark tersebut tidak dalam kondisi terbakar. Hal ini seperti diberitakan ABC 10 News San Diego, sebuah media lokal.

    Reuters juga menegaskan kalau informasi tersebut adalah hoaks. Berdasar konfirmasi dari Ketua Hollywood Sign Trust, Jeff Zarrinnam, monumen tersebut tidak terdampak kebakaran dan dalam keadaan aman. Mereka juga membandingkan dengan foto yang mereka ambil pada Kamis (9/1/2025), terlihat kalau tulisan tersebut masih aman, tanpa ada api di sekitarnya.

    Kesimpulan

    Video berisi klaim “dokumentasi kebakaran di Los Angeles” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-25186) [SALAH] Prabowo Jemput Paksa Shin Tae-yong di Korea

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 20/01/2025

    Berita

    Kanal YouTube “Sport news” pada Minggu (12/1/2025) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    TERBANG LANGSUNG KE KOREA!!DEMI TIMNAS LOLOS PIALA DUNIA PRESIDEN PRABOWO JEMPUT PAKSA SHIN TAE YONG

    Sampul video (thumbnail) memperlihatkan Presiden Prabowo bersama Shin Tae-yong (STY) turun dari pesawat.

    Video ini sudah ditonton sebanyak 3 ribu kali dan mendapatkan 37 tanda suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri sumber asli thumbnail dengan bantuan Google Lens. Hasilnya, konteks asli potret tersebut merupakan momen Prabowo tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma usai kunjungan dari Mesir.

    Foto serupa digunakan oleh media online voi.id dalam berita “Tiba dari Mesir, Prabowo Langsung Ratas Bahas Natal dan Tahun Baru di Halim Perdanakusuma” yang tayang Senin (23/12/2024). Foto tersebut tidak memperlihatkan STY turun dari pesawat yang sama dengan Prabowo.

    Lebih lanjut, video berdurasi 8 menit unggahan kanal YouTube “Sport news” itu hanya menjelaskan pencapaian Timnas Indonesia sejak dilatih STY mulai akhir 2019. Tidak ada pembahasan tentang “Prabowo jemput paksa STY di Korea”.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “Prabowo jemput paksa Shin Tae-yong di Korea” adalah konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan