KOMPAS.com - Sejumlah pengguna Facebook membagikan foto yang diklaim menunjukkan kreator konten YouTube, Alshad Ahmad, diterkam harimau putih yang dia pelihara.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu perlu diluruskan.
Foto yang diklaim menunjukkan Alshad Ahmad diterkam harimau putih dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Kamis (13/3/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Inalillahi...Alhsad Ahmad saudara Raffi Ahmad Di terk4m Har1m4u.. Semoga Alhs..Lihat selengkapnya
Screenshot Klarifikasi, Alshad Ahmad bukan diterkam harimau
(GFD-2025-26151) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Alshad Ahmad Diterkam Harimau yang Dipeliharanya
Sumber:Tanggal publish: 14/03/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, visual yang sama ditemukan di unggahan Instagram Alshad Ahmad.
Kreator konten itu mengunggah klip yang diambil dari rekaman CCTV dan menunjukkan ia sedang bermain bersama harimau putih yang dipeliharanya.
"Jiwa kucing rumahan, badan harimau. Selen lupa kalo sekarang badan nya udah besar dan berat maen nemplok2 aja jadi gue kewalahan," tulis Alshad, 2 Mei 2024.
Dalam video utuh, tampak Alshad bukan diterkam, tetapi terjatuh saat sedang bermain dengan harimau peliharaannya.
Beberapa saat setelah terjatuh, seorang pawang bergegas menghampiri Alshad dan memastikan keselamatannya.
Kreator konten itu mengunggah klip yang diambil dari rekaman CCTV dan menunjukkan ia sedang bermain bersama harimau putih yang dipeliharanya.
"Jiwa kucing rumahan, badan harimau. Selen lupa kalo sekarang badan nya udah besar dan berat maen nemplok2 aja jadi gue kewalahan," tulis Alshad, 2 Mei 2024.
Dalam video utuh, tampak Alshad bukan diterkam, tetapi terjatuh saat sedang bermain dengan harimau peliharaannya.
Beberapa saat setelah terjatuh, seorang pawang bergegas menghampiri Alshad dan memastikan keselamatannya.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto yang diklaim menunjukkan Alshad Ahmad diterkam harimau putih perlu diluruskan.
Setelah ditelusuri, foto itu bersumber dari video yang dibagikan oleh Alshad Ahmad melalui akun Instagram-nya pada 2 Mei 2024.
Alshad bukan diterkam, tetapi terjatuh saat sedang bermain dengan harimau peliharaannya.
Setelah ditelusuri, foto itu bersumber dari video yang dibagikan oleh Alshad Ahmad melalui akun Instagram-nya pada 2 Mei 2024.
Alshad bukan diterkam, tetapi terjatuh saat sedang bermain dengan harimau peliharaannya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/vitodanivana/posts/pfbid021Lxy9YEkf8Z2mHQw4dji3ZFURFFtL17MUjqY5PXDUAPrtwaEvk2BWfpNewCMJEAWl
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02CSkyM2m5ZDN268mRjk8mCsgtXDHe8nijdapiPf6YEWzzg8mWNk3qBGqTEG7NUcuMl&id=100090372595112
- https://www.instagram.com/alshadahmad/reel/C6dhuvLPgUw/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26152) Hoaks! Video temuan brankas uang hasil korupsi tata kelola minyak mentah
Sumber:Tanggal publish: 14/03/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menampilkan beberapa orang berseragam merah menemukan tumpukan uang yang diletakan di kardus yang dinarasikan uang hasil korupsi tata kelola minyak mentah.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Korupsi pertamax jadi pertalit
Uangnya Di simpan di berangkas ngeri,,ngerii”
Namun, benarkah video temuan brankas uang hasil korupsi tata kelola minyak mentah?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Korupsi pertamax jadi pertalit
Uangnya Di simpan di berangkas ngeri,,ngerii”
Namun, benarkah video temuan brankas uang hasil korupsi tata kelola minyak mentah?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran ANTARA, video tersebut serupa dengan unggahan YouTube TV One News berjudul “Penggeledahan di Dua Kantor PT Asset Pacific, Kejagung Sita Uang Tunai Sebanyak 372 Miliar | tvOne”.
Dalam keterangannya, Kejaksaan Agung menyatakan telah menyita uang tunai sebanyak Rp 372 miliar milik tersangka korporasi PT Asset Pacific yang berada di bawah naungan PT Duta Palma Group. Penyitaan ini berhubungan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang ditangani kejaksaan.
Sebelumnya diketahui, penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018–2023.
Dengan demikian, video yang menarasikan temuan brangkas uang hasil korupsi tata kelola minyak mentah merupakan hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dalam keterangannya, Kejaksaan Agung menyatakan telah menyita uang tunai sebanyak Rp 372 miliar milik tersangka korporasi PT Asset Pacific yang berada di bawah naungan PT Duta Palma Group. Penyitaan ini berhubungan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang ditangani kejaksaan.
Sebelumnya diketahui, penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018–2023.
Dengan demikian, video yang menarasikan temuan brangkas uang hasil korupsi tata kelola minyak mentah merupakan hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
(GFD-2025-26166) [HOAKS] Warga Bongkar Warung Makan yang Buka Siang Hari Saat Ramadhan
Sumber:Tanggal publish: 14/03/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial tersiar unggahan video dengan narasi sekelompok warga melakukan perusakan sebuah bangunan.
Video itu diklaim sebagai pembongkaran warung makan yang buka siang hari saat bulan Ramadhan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan konteks keliru.
Video warga bongkar warung makan yang buka siang hari saat bulan puasa disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (12/3/2025):
Momen Saat Si Paling Puasa Lagi Sibuk Ngamukin Warung Makan Yang Buka Siang Hari Saat Bulan Ramadhan!
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Rabu (12/3/2025), mengenai video warga bongkar warung makan yang buka siang hari saat bulan puasa.
Video itu diklaim sebagai pembongkaran warung makan yang buka siang hari saat bulan Ramadhan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan konteks keliru.
Video warga bongkar warung makan yang buka siang hari saat bulan puasa disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (12/3/2025):
Momen Saat Si Paling Puasa Lagi Sibuk Ngamukin Warung Makan Yang Buka Siang Hari Saat Bulan Ramadhan!
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Rabu (12/3/2025), mengenai video warga bongkar warung makan yang buka siang hari saat bulan puasa.
Hasil Cek Fakta
Klip yang beredar bukanlah pembongkaran warung yang buka di siang hari saat Ramadhan.
Video serupa ditemukan di akun TikTok @info_banten4 dan Instagram @halogadingserpong.
Peristiwa dalam vudeo merupakan perusakan dan pembakaran kandang ayam di Desa Cibetus, Kecamatan Padarincang, Serang, Banten pada 24 November 2024.
Sebagaimana pernah diberitakan Kompas.com, tersangka CS memprovokasi dan mengumpulkan massa untuk merusak dan membakar kandang ayam milik PT Sinar Ternak Sejahtera (STS).
Polda Banten melakukan penyelidikan dan telah menangkap 11 orang tersangka.
Peristiwa perusakan dan pembakaran itu diduga dipicu oleh keluhan warga terkait bau dan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh kandang ayam.
Video serupa ditemukan di akun TikTok @info_banten4 dan Instagram @halogadingserpong.
Peristiwa dalam vudeo merupakan perusakan dan pembakaran kandang ayam di Desa Cibetus, Kecamatan Padarincang, Serang, Banten pada 24 November 2024.
Sebagaimana pernah diberitakan Kompas.com, tersangka CS memprovokasi dan mengumpulkan massa untuk merusak dan membakar kandang ayam milik PT Sinar Ternak Sejahtera (STS).
Polda Banten melakukan penyelidikan dan telah menangkap 11 orang tersangka.
Peristiwa perusakan dan pembakaran itu diduga dipicu oleh keluhan warga terkait bau dan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh kandang ayam.
Kesimpulan
Video perusakan kandang ayam PT STS disebarkan dengan konteks keliru. Lokasi dalam video bukanlah warung yang buka saat bulan puasa.
Perusakan kandang ayam di Desa Cibetus, Kecamatan Padarincang, Serang, Banten pada 24 November 2024 tersebut dipicu keluhan warga terkait bau dan dampak kesehatan.
Perusakan kandang ayam di Desa Cibetus, Kecamatan Padarincang, Serang, Banten pada 24 November 2024 tersebut dipicu keluhan warga terkait bau dan dampak kesehatan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/koranpalpres/videos/967080612158940/
- https://www.facebook.com/reel/1169245938239342
- https://www.facebook.com/reel/968442072047452
- https://www.tiktok.com/@info_banten4/video/7480139226739248402?_r=1&_t=ZS-8ucCEk1O3vU
- https://www.instagram.com/reel/DHEBbFdPWMT/?igsh=MWJpbDl6NDJlMjRiag%3D%3D
- https://regional.kompas.com/read/2025/02/13/112907278/polisi-tangguhkan-penahanan-5-santri-tersangka-pembakaran-kandang-ayam-di
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26167) [HOAKS] PLN Bagikan Token Listrik Gratis Selama Ramadhan
Sumber:Tanggal publish: 14/03/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan disertai tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis dari PLN.
Narasi yang beredar menyebutkan, PLN membagikan token listrik gratis selama Ramadhan 1446 Hijriah.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks. Informasinya perlu diluruskan karena tautan itu diindikasi sebagai modus penipuan.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis dari PLN dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
PLN BAGI-BAGI TOKEN LISTRIK GRATIS RP.250.000
AYO BURUAN DAFTAR DAN KLAIM HADIANYA,,SEBELUM ANDA KEHABISAN!!!HANYA BERLAKU DI BULAN SUCI RAMADAN
CARA DAFTAR DAN KLAIM HADIANYA SILAKAN KLIK LINK
Screenshot Hoaks, PLN bagikan token listrik gratis selama Ramadhan
PLN Bagikan Token Listrik Gratis Selama Bulan Ramadan
Narasi yang beredar menyebutkan, PLN membagikan token listrik gratis selama Ramadhan 1446 Hijriah.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks. Informasinya perlu diluruskan karena tautan itu diindikasi sebagai modus penipuan.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis dari PLN dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
PLN BAGI-BAGI TOKEN LISTRIK GRATIS RP.250.000
AYO BURUAN DAFTAR DAN KLAIM HADIANYA,,SEBELUM ANDA KEHABISAN!!!HANYA BERLAKU DI BULAN SUCI RAMADAN
CARA DAFTAR DAN KLAIM HADIANYA SILAKAN KLIK LINK
Screenshot Hoaks, PLN bagikan token listrik gratis selama Ramadhan
PLN Bagikan Token Listrik Gratis Selama Bulan Ramadan
Hasil Cek Fakta
Setelah diperiksa, tautan yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut mengarah ke sebuah situs mencurigakan.
Situs tersebut meminta pengunjung memasukkan nama lengkap, nomor pelanggan PLN, dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, informasi pembagian token listrik gratis selama Ramadhan tidak ditemukan di media sosial resmi PLN.
Sebelumnya, informasi pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000 juga sempat beredar di Facebook pada Februari 2025.
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana mengatakan, informasi tersebut dipastikan hoaks.
"PLN tidak pernah membagikan token listrik gratis melalui link atau tautan yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata Yudha seperti diberitakan Kompas.com, 28 Februari 2025.
Konten itu diindikasi sebagai modus penipuan. Waspada, jangan mengikuti instruksi dalam tautan yang diberikan atau memberikan data pribadi Anda.
Situs tersebut meminta pengunjung memasukkan nama lengkap, nomor pelanggan PLN, dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, informasi pembagian token listrik gratis selama Ramadhan tidak ditemukan di media sosial resmi PLN.
Sebelumnya, informasi pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000 juga sempat beredar di Facebook pada Februari 2025.
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana mengatakan, informasi tersebut dipastikan hoaks.
"PLN tidak pernah membagikan token listrik gratis melalui link atau tautan yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata Yudha seperti diberitakan Kompas.com, 28 Februari 2025.
Konten itu diindikasi sebagai modus penipuan. Waspada, jangan mengikuti instruksi dalam tautan yang diberikan atau memberikan data pribadi Anda.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis dari PLN selama Ramadhan adalah hoaks.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Selain itu, PLN telah membantah adanya pembagian token listrik gratis.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Selain itu, PLN telah membantah adanya pembagian token listrik gratis.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02wVxVzUAoVkbaRcs4rhQSKCHnksMXJgjxUG5RxQocpqJC4yMEAvNGi8fXLMhENRZHl&id=61574135547537
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0FxDfrJ1aDnNygpKAKSMxk7YvWLz3gduhHhggx2Ga1LHopo69Myy3tEguRYPm9oLol&id=61574135547537
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/02/28/121800782/-hoaks-pln-bagikan-token-listrik-gratis-senilai-rp-250.000
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2188/8116

