• (GFD-2025-26134) [SALAH] Erick Thohir Jadi Tersangka Korupsi Pertamina, Resmi Dipecat Prabowo

    Sumber: YouTube.com
    Tanggal publish: 14/03/2025

    Berita

    Kanal YouTube “KajianOnline” pada Selasa (4/3/2025) membagikan video [arsip] disertai judul dan sampul (thumbnail) berisi narasi:
    “Erick Thohir RESMI DICOPOT Prabowo! KPK & Kejaksaan TETAPKAN Erick Jadi Tersangka Korupsi Pertamina”
    “Erick Thohir Resmi Dipecat! Prabowo Copot Menteri BUMN Erick Thohir Terseret Korupsi Pertamina, Erick Kini Diperiksa KPK. Kejaksaan & KPK Tetapkan Erick Jadi Tersangka Baru!”

    Hingga Jumat (14/3/2025) unggahan tersebut sudah disukai oleh hampir 600 pengguna dan sudah ditayangkan sebanyak 39.000 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri “siapa saja tersangka korupsi Pertamina?” ke kolom pencarian Google. Hasilnya, diitemukan pemberitaan metrotvnews.com “Korupsi Pertamina Harus Fokus ke Kasus dan Dalangnya”.

    Dalam pemberitaan yang tayang pada Minggu (9/3/2025) itu, diketahui terdapat sembilan tersangka dalam kasus korupsi Pertamina, yaitu:
    - Riva Siahaan,
    - Yoki Firnandi,
    - Muhammad Kerry Andrianto Riza,
    - Agus Purwono,
    - Gading Ramadhan Joedo,
    - Sani Dinar Saifuddin,
    - Dimas Werhaspati,
    - Maya Kusmaya, dan
    - Edward Corne.

    TurnBackHoax kemudian mengakses bagian profil di laman resmi Kementerian BUMN dan laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Nama Erick Thohir masih menjabat sebagai Menteri BUMN.

    Dari pengamatan TurnBackHoax, narator dalam video berdurasi 10 menit unggahan kanal YouTube “KajianOnline” itu hanya mengulas opini pengamat politik Yusri Usman yang meminta Presiden Prabowo menonaktifkan Erick Thohir buntut adanya kasus korupsi di Pertamina.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Erick Thohir jadi tersangka korupsi Pertamina, resmi dipecat Prabowo” merupakan konten yang palsu (fabricated content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26135) Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Berhadiah Spesial Bulan Ramadhan dari BSI

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/03/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan tautan pendaftaran undian berhadiah spesial bulan Ramadhan dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Maret 2025.
    Berikut isi postingannya:
    "Hadiah Apresiasi :
    ° 5 Unit BMW 520i M Sport
    ° 10 Unit Pajero Sport
    ° 20 Unit Hyundai Creta Alpha
    ° 40 Unit Beat Street
    ° 30 Unit N-Max 2024
    ° 50 Unit Iphone 14 Promax
    ° 30 Unit Vespa Primavera
    ° 30 Unit Kulkas 2 Pintu
    ° 50 Unit iPhone 15 Pro Max
    ° 1.000 Tabungan Emas 5 Juta
    ° 20 Paket Umroh Plus Turki 15 Hari Khusus Nasabah Bank BSI Byond by BSI
    Daftar Sekarang (GRATIS)."
    Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran undian berhadiah spesial bulan Ramadhan dari Bank Syariah Indonesia (BSI)?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan melihat tautan yang disertakan pada postingan. Ternyata tautan itu mengarah ke website yang tidak jelas dan bukan website resmi Bank BSI, www.bankbsi.co.id.
    Website seperti ini merupakan modus pencurian data pribadi atau bisa menghubungkan kita pada pinjaman online ilegal.
    BSI sendiri pernah memberikan pernyataan agar masyarakat mewaspadai segala informasi yang kerap mencatut nama bank tersebut.
    "Nasabah kami ingatkan untuk mengecek transaksi finansial secara berkala dan juga tidak memberikan password data pribadi, OTP kepada keluarga, oknum yang mengatasnamakan BSI maupun pihak lainnya selain diri sendiri," ujar Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar dilansir dari laman Liputan6.com.
    "Selain itu, nasabah dapat mengecek kebenaran informasi melalui kanal komunikasi resmi BSI, mulai dari Call Center 14040, situs www.bankbsi.co.id, seluruh outlet BSI, maupun kanal media sosial, seperti Instagram (@banksyariahindonesia), Facebook & Youtube (Bank Syariah Indonesia), dan X (@bankbsi_id)."

    Kesimpulan


    Postingan tautan pendaftaran undian berhadiah spesial bulan Ramadhan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26141) [KLARIFIKASI] Foto Mark Zuckerberg Terbaring di RS Merupakan Peristiwa 2023

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/03/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sejumlah pengguna Facebook membagikan foto CEO Meta, Mark Zuckerberg, terbaring di rumah sakit dengan kaki diperban.

    Pada bagian takarir foto, para pengguna Facebook itu mendoakan Zuckerberg agar lekas pulih dari sakitnya.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto itu dibagikan tanpa konteks utuh sehingga perlu diluruskan.

    Foto Zuckerberg terbaring di rumah sakit dengan kaki diperban dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini pada Maret 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Semangat Pak Bos....Dan Semoga Cepat Sembuh Bos Meta

    Screenshot Foto Zuckerberg terbaring di rumah sakit dibagikan tanpa konteks lengkap

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, diketahui bahwa foto Zuckerberg terbaring di rumah sakit itu adalah foto lama.

    Adapun unggahan yang menyebarkan foto tersebut banyak yang tidak disertai konteks utuh.

    Foto tersebut berasal dari unggahan akun Instagram Zuckerberg (terverifikasi) pada 4 November 2023. Foto itu disertai takarir sebagai berikut:

    ACL saya robek saat sparring dan baru saja selesai menjalani operasi untuk menggantinya. Bersyukur untuk para dokter dan tim yang merawat saya.

    Saya berlatih untuk pertarungan MMA kompetitif awal tahun depan, tetapi sekarang hal itu sedikit tertunda.

    Saya masih menantikan untuk melakukannya setelah saya pulih. Terima kasih kepada semua orang atas cinta dan dukungannya.

    Kemudian, Zuckerberg membagikan sebuah video pada 7 Agustus 2024 yang menunjukkan bahwa ia telah pulih dari operasi ACL.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto Zuckerberg terbaring di rumah sakit dengan kaki diperban dibagikan tanpa konteks utuh.

    Foto itu merupakan foto lama yang diambil dari unggahan Instagram Zuckerberg pada 4 November 2023. Foto itu menunjukkan Zuckerberg setelah operasi ACL.

    Zuckerberg saat ini telah pulih dari operasi tersebut. Hal ini terlihat dari video yang dibagikan Zuckerberg pada 7 Agustus 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26142) Situs Promosi Jual Beli Kripto Mencatut Media The Jakarta Post

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/03/2025

    Berita

    tirto.id - Belum lama ini beredar sebuah situs promosi jual beli kripto yang mencatut media Indonesia berbahasa Inggris, The Jakarta Post. Situs itu merilis berita berjudul “Central Bank of Indonesia sues Prabowo Subianto over statements he made on live television”, yang berarti “Bank Indonesia menggugat Prabowo Subianto atas pernyataan yang diucapkannya di siaran langsung televisi”.

    Berita itu menggunakan header foto Prabowo mengenakan jas berwarna abu-abu dan peci hitam. Isinya menyebut bahwa Presiden Prabowo secara tidak sengaja membocorkan rahasianya dalam suatu siaran.

    Namun demikian, dikatakan kalau acara itu sempat terjeda lantaran ada panggilan dari Bank Indonesia (BI) yang meminta agar siaran segera dihentikan.

    Rahasia Prabowo yang dimaksud yakni mengiklankan sebuah situs trading kripto. Dengan wawancara bersama seorang jurnalis, Abraham Silaban, Prabowo menyebut platform jual beli itu telah membuatnya kaya.

    “Platform ini adalah solusi sempurna bagi mereka yang ingin cepat kaya. Platform ini dibangun di atas kecerdasan buatan yang belajar sendiri, yang menukar mata uang kripto untuk Anda. Artinya, Anda tidak perlu memahami cara kerja bitcoin atau mata uang digital lainnya,” kata Prabowo dalam situs tersebut.

    Kemudian di bagian bawah laman, terdapat ulasan platform penjualan kripto, yang diklaim ditulis oleh editor. Ulasan itu menunjukkan testimoni menggunakan sebuah platform trading kripto yang memberikan untung puluhan juta rupiah dalam sepekan.

    Ada pula langkah-langkah untuk mendapat untung lewat kripto, termasuk dengan cara mengakses tautan yang diklaim berasal dari Prabowo. Nilai deposit minimum disebut sebesar Rp4 juta.

    Tak lupa disisipkan pula langkah-langkah memanfaatkan platform trading kripto yang dipromosikan, beserta testimoni dari sejumlah pengguna.

    Pertanyaannya, benarkah The Jakarta Post merilis berita tersebut? Bagaimana kebenaran narasi yang beredar?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Riset Tirto mencoba mengecek situs asli media https://www.thejakartapost.com/ dan memasukkan kata kunci seperti judul berita yang beredar. Setelah mengetik kalimat “Central Bank of Indonesia sues Prabowo Subianto over statements he made on live television” di kolom pencarian situs media tersebut, kami tak menemukan adanya berita dengan judul tersebut.

    Baik situs palsu yang mempromosikan platform trading kripto, maupun situs asli The Jakarta Post, memang menunjukkan tampilan halaman depan serupa, seperti adanya pilihan menu tiga garis di pojok kiri. Ada juga beberapa menu di bagian atas yang sama persis, termasuk pilihan “Indonesia”, ”business”, dan “world”, yang menunjukkan kanal-kanal di media tersebut.

    Meski begitu, satu hal yang berbeda yakni di situs palsu, opsi tiga garis di pojok kiri tidak bisa diklik, sementara di situs asli The Jakarta Post, menu itu memunculkan beberapa pilihan, seperti “Multimedia” dan “Travel”.

    Beberapa menu yang dimunculkan di situs palsu juga tidak mengarah ke situs resmi The Jakarta Post.

    Untuk melakukan penelusuran lebih jauh, Tirto juga menghubungi Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Taufiq Rahman. Kepada Tirto, ia telah menyatakan narasi yang beredar tidak benar.

    “Betul sekali, kami tidak pernah menerbitkan berita tersebut dan ini contoh kesekian kali nama dan logo TJP dipakai untuk menyebarkan fake news dengan tema politik,” kata Taufiq lewat keterangan tertulis, Jumat (14/3/2025).

    Jadi, bisa dikatakan bahwa logo The Jakarta Post telah dicatut untuk membuat klaim tak akurat yang berisi promosi platform jual beli kripto.

    Tirto kemudian mencari konteks foto Prabowo mengenakan jas abu-abu yang digunakan sebagai header dalam berita promosi trading kripto mengatasnamakan The Jakarta Post tersebut. Dengan memanfaatkan Google Image, kami menemukan foto ini identik dengan jepretan fotografer Antara.

    Gambar Prabowo itu kemungkinan besar merupakan momen saat pelantikan pimpinan dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2024).

    “Presiden Prabowo Subianto melantik Setyo Budiyanto sebagai Ketua KPK dan empat Wakil Ketua KPK, yakni Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak dan Agus Joko Pramono, serta lima Dewan Pengawas KPK yaitu Jozua Mamoto, Chisca Mirawati, Wisnu Baroto, Gusrizal, dan Sumpeno,” tulis keterangan fotonya.

    Artinya, dokumentasi Prabowo yang digunakan juga tidak ada kaitannya dengan jual beli kripto. Tirto tak menemukan adanya sumber resmi maupun pemberitaan dari media lain yang mengonfirmasi narasi seperti yang tengah berlalu-lalang.

    Kami juga menelusuri laman situs melalui URLscan.io. Hasilnya, domain dari situs tersebut ada di Belanda dan tak berafiliasi sama sekali dengan The Jakarta Post.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa situs promosi penjualan kripto yang mencatut nama media The Jakarta Post bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Hasil pengecekan di situs asli https://www.thejakartapost.com/ menunjukkan tidak adanya berita yang sesuai. Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Taufiq Rahman, pun menyatakan pihaknya tidak pernah menerbitkan berita tersebut.

    Gambar Prabowo yang digunakan sebagai header dalam situs palsu sama sekali tidak berkaitan dengan isu jual beli kripto. Foto itu identik dengan momen Prabowo saat melantik pimpinan dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2024).

    Rujukan