Akun Facebook “Papahe Dzakira Aftani” [arsip] dan akun TikTok “bangripstore” [arsip] pada Rabu (15/1/2025) membagikan unggahan yang menyebut Shin Tae-yong menjadi pelatih Timnas Brunei Darussalam.
Berikut narasi lengkapnya:
“Resmi,Shin Tae Yong menjadi pelatih timnas Brunei Darusalam...Mungkinksh Brunei menjelma jadi raksasa baru di asia tenggara??kita nantikan saja kiprahnya bersama pelatih barunya”
“Shin Tae Yong-Pelatih Brunei Darussalam. Rank 184 FIFA”
Hingga Selasa (21/1/2025) unggahan Facebook “Papahe Dzakira Aftani” telah disukai oleh 68 pengguna dan menuai 24 komentar. Sementara unggahan TikTok “embunfajar6” telah disukai oleh 4.000-an pengguna dan mendapatkan 800-an komentar.
(GFD-2025-25211) [SALAH] Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Brunei Darussalam
Sumber: Facebook.com, TikTok.comTanggal publish: 21/01/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari tahu kebenaran informasi tersebut dengan mengunjungi the Football Association of Brunei Darussalam (FABD), the-fabd.com, dan memasukkan kata kunci “Shin Tae Yong” dalam kolom pencarian. Hasilnya, tidak ada satu pun informasi yang didapat dalam pencarian tersebut.
TurnBackHoax kemudian menelusuri kanal komunikasi FABD lainnya, seperti Instagram “fa.bruneidarussalam” juga tidak ditemukan informasi resmi yang membenarkan klaim. Dalam salah satu unggahan, diketahui Pelatih Kepala Timnas Brunei Darussalam adalah Vinicius Soares Eutropio. Dilansir dari transfermarkt.co.id, Timnas Brunei Darussalam masih dilatih Vinicius Soares Eutropio sejak Oktober 2024.
TurnBackHoax kemudian menelusuri kanal komunikasi FABD lainnya, seperti Instagram “fa.bruneidarussalam” juga tidak ditemukan informasi resmi yang membenarkan klaim. Dalam salah satu unggahan, diketahui Pelatih Kepala Timnas Brunei Darussalam adalah Vinicius Soares Eutropio. Dilansir dari transfermarkt.co.id, Timnas Brunei Darussalam masih dilatih Vinicius Soares Eutropio sejak Oktober 2024.
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi ”Shin Tae-yong jadi pelatih Timnas Brunei Darussalam” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
Rujukan
- http[the-fabd.com] Arsip penelusuran “Shin Tae Yong” di laman resmi the Football Association of Brunei Darussalam (FABD) [Instagram] Unggahan akun Instagram “fa.bruneidarussalam” [transfermarkt.co.id] Detail karier kepelatihan Vinicius Soares Eutropio
- https://www.facebook.com/triztariuz.vzentaria.33/posts/pfbid034afYXJPiy6WpyzfiVyXC1qkjAzp7x4XtKEpBLXDFckxpYaQ4YXFswEfaqLDJX55Ql?rdid=Yg64ukBvF2O2wINM (unggahan akun Facebook “Papahe Dzakira Aftani”)
- https://archive.ph/eAp6O (arsip unggahan akun Facebook “Papahe Dzakira Aftani”)
- https://www.tiktok.com/@bangripstore/video/7459979008738872583 (unggahan akun TikTok “bangripstore”)
- https://archive.ph/84nYZ (arsip unggahan akun TikTok “bangripstore”)
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2025/01/Arsip-hasil-penelusuran-Shin-Tae-Yong-di-laman-resmi-FABD.png
- https://www.instagram.com/p/DCYP61vSp6o/
- https://www.transfermarkt.co.id/vinicius-eutropio/stationen/trainer/10810/plus/1
(GFD-2025-25212) Cek Fakta: PSSI Terancam Dibekukan Imbas Pemecatan Shin Tae-yong
Sumber:Tanggal publish: 21/01/2025
Berita
Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video dengan narasi yang menyebut tentang PSSI yang terancam dibekukan serta Erick Thohir yang berpotensi dipecat oleh Prabowo.
Video tersebut diunggah di Kanal YouTube “Sport news” pada Sabtu (11/1/2025) dengan 7 menit 57 detik dan narasi lengkap sebagai berikut:
“PSSI TERANCAM DI BEKUKAN, RUGIKAN TIMNAS INDONESIA PRESIDEN PRABOWO ANCAM PECAT ERIK TOHIR | IMBAS PEMECATAN SHIN TAE YONG!!PRABOWO MURKA PSSI TERANGCAM DIBUBARKAN HARI INI JUGA”
Terpantau pada hari Selasa (21/1/2025), unggahan tersebut sudah ditonton hampir 6 ribu kali.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Video tersebut diunggah di Kanal YouTube “Sport news” pada Sabtu (11/1/2025) dengan 7 menit 57 detik dan narasi lengkap sebagai berikut:
“PSSI TERANCAM DI BEKUKAN, RUGIKAN TIMNAS INDONESIA PRESIDEN PRABOWO ANCAM PECAT ERIK TOHIR | IMBAS PEMECATAN SHIN TAE YONG!!PRABOWO MURKA PSSI TERANGCAM DIBUBARKAN HARI INI JUGA”
Terpantau pada hari Selasa (21/1/2025), unggahan tersebut sudah ditonton hampir 6 ribu kali.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Suara.com, tidak didapati informasi tepercaya mengenai pembekuan PSSI sebagai buntut pemecatan Shin Tae-yong. Dalam video yang diunggah di kanal tersebut, hanya ditemukan sepak terjang Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.
Kemudian, ditelusuri pula foto Presiden Prabowo yang dijadikan sebagai thumbnail dalam video tersebut. Pengecekan ini dilakukan dengan memasukkan kata kunci “Pidato Prabowo” pada kolom pencarian di kanal YouTube resmi milik Sekretariat Presiden.
Hasil paling atas mengarah pada video dengan judul “LIVE: Penyerahan DIPA dan TKD 2025 serta Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6, 10 Desember 2024” yang tayang Desember 2024 lalu.
Alih-alih membahas soal pembekuan PSSI, video tersebut memperlihatkan momen ketika Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025.
Kemudian, ditelusuri pula foto Presiden Prabowo yang dijadikan sebagai thumbnail dalam video tersebut. Pengecekan ini dilakukan dengan memasukkan kata kunci “Pidato Prabowo” pada kolom pencarian di kanal YouTube resmi milik Sekretariat Presiden.
Hasil paling atas mengarah pada video dengan judul “LIVE: Penyerahan DIPA dan TKD 2025 serta Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6, 10 Desember 2024” yang tayang Desember 2024 lalu.
Alih-alih membahas soal pembekuan PSSI, video tersebut memperlihatkan momen ketika Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video dengan narasi “PSSI terancam dibekukan usai pecat Shin Tae-yong” merupakan konten palsu (fabricated content).
(GFD-2025-25216) [HOAKS] BP2MI Berikan Bantuan Rp 300 Juta kepada TKI
Sumber:Tanggal publish: 21/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan video dengan narasi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan bantuan Rp 300 juta kepada tenaga kerja Indonesia (TKI).
Namun setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim BP2MI memberikan bantuan Rp 300 juta kepada TKI muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini pada 18 Januari 2025.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan mantan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dan diberi keterangan teks:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"Kami dari "BP2MI"
Memberikan DANA bantuan ke SEHATAN khusus nya seluruh warga negara Indonesia yg bekerja sebagai TKI yg berjuan sebagai Pahlawan DEVISA NEGARA.
Bagi yg belum menerima DANA bantuan Sosial di wajibkan untukTKW sebesar.Rp 300.000.000(TIGA RATUS JUTA RUPIAH)
Untuk Info penerimaan Dana bantuan Sosial nya
Silahkan menghubungi kami secepat nya supaya segera kami cair kan Dana bantuan SosialResmi di berikan kepada seluruh TKI/ Hubungi Layanan Kami.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut BP2MI memberikan dana bantuan Rp 300 juta kepada TKI
Namun setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim BP2MI memberikan bantuan Rp 300 juta kepada TKI muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini pada 18 Januari 2025.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan mantan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dan diberi keterangan teks:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"Kami dari "BP2MI"
Memberikan DANA bantuan ke SEHATAN khusus nya seluruh warga negara Indonesia yg bekerja sebagai TKI yg berjuan sebagai Pahlawan DEVISA NEGARA.
Bagi yg belum menerima DANA bantuan Sosial di wajibkan untukTKW sebesar.Rp 300.000.000(TIGA RATUS JUTA RUPIAH)
Untuk Info penerimaan Dana bantuan Sosial nya
Silahkan menghubungi kami secepat nya supaya segera kami cair kan Dana bantuan SosialResmi di berikan kepada seluruh TKI/ Hubungi Layanan Kami.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut BP2MI memberikan dana bantuan Rp 300 juta kepada TKI
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video yang menampilkan Benny Rhamdani menggunakan Google Lens.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia pada 2022.
Setelah disimak sampai tuntas, tidak ada pernyataan Benny soal bantuan Rp 300 juta kepada TKI. Ia hanya menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2022.
Menurut Benny, para pekerja migran merupakan pejuang keluarga sekaligus pahlawan devisa bagi Indonesia.
Saat ini Benny tidak lagi menjabat sebagai Kepala BP2MI.
Tidak hanya itu, BP2MI telah berubah status menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang dipimpin oleh politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding.
Ketika dicek di laman Kementerian Perlindungan Pekerja Migran/BP2MI, tidak ada informasi valid soal pemberian bantaun Rp 300 juta kepada TKI pada Januari 2025.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia pada 2022.
Setelah disimak sampai tuntas, tidak ada pernyataan Benny soal bantuan Rp 300 juta kepada TKI. Ia hanya menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2022.
Menurut Benny, para pekerja migran merupakan pejuang keluarga sekaligus pahlawan devisa bagi Indonesia.
Saat ini Benny tidak lagi menjabat sebagai Kepala BP2MI.
Tidak hanya itu, BP2MI telah berubah status menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang dipimpin oleh politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding.
Ketika dicek di laman Kementerian Perlindungan Pekerja Migran/BP2MI, tidak ada informasi valid soal pemberian bantaun Rp 300 juta kepada TKI pada Januari 2025.
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim BP2MI memberikan bantuan Rp 300 juta kepada TKI tidak benar atau hoaks.
Dalam video yang beredar, mantan Kepala BP2MI Benny Rhamdani hanya mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2022.
Selain itu, Benny tidak lagi menjabat kepala BP2MI. Lembaga itu telah berubah status menjadi menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan dipimpin oleh Abdul Kadir Karding.
Dalam video yang beredar, mantan Kepala BP2MI Benny Rhamdani hanya mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2022.
Selain itu, Benny tidak lagi menjabat kepala BP2MI. Lembaga itu telah berubah status menjadi menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan dipimpin oleh Abdul Kadir Karding.
Rujukan
(GFD-2025-25217) Hoaks Obat Pembunuh Parasit Mencatut Dokter Tirta
Sumber:Tanggal publish: 21/01/2025
Berita
tirto.id - Beragam iklan atau informasi mengenai obat banyak tersebar di Facebook. Banyak iklan obat di media sosial yang memanfaatkan sosok terkenal untuk mempromosikan produknya.
Sayangnya, tidak semua membagikan informasi yang benar. Terdapat sejumlah iklan obat di media sosial yang mencatut artis atau tokoh besar. Tirto sempat menemukan sejumlah unggahan yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI), untuk merekayasa pesan yang disampaikan seorang tokoh.
Terbaru, kami menemukan sebuah unggahan yang mencatut nama dr. Tirta Mandira Hudhi di Facebook. Unggahan dari akun "The Class" berisikan sebuah video yang menunjukkan dokter Tirta berbicara soal pengobatan alternatif selain ke rumah sakit (arsip).
“Jika anda ingin sehat dan berhenti pergi ke dokter, berhentilah menderita masalah perut setiap hari, kembung, dan diare dan singkirkan penyakit seperti alergi, kulit gatal, masalah jerawat, bau mulut, kecemasan, insomnia dan depresi, masalah hati dan ginjal, risiko serangan jantung, dan stroke. Maka anda perlu mengetahui penyebab sebenarnya dari penyakit anda. Agar anda tidak menghabiskan banyak uang untuk dokter yang tidak kompeten, pengobatan yang salah, dan mengkonsumsi obat yang justru membawa anda ke liang kubur,” begitu ucap dr Tirta dalam video.
Video tersebut juga banyak membahas tentang parasit sebagai masalah utama bagi kesehatan. Pengunggah juga mencantumkan tautan menuju halaman pemesanan obat pembunuh parasit. Sekilas melihat video tersebut, terlihat beberapa potongan pembicaraan dr. Tirta yang kurang terpotong dengan rapi. Hal ini menimbulkan kecurigaan terhadap keaslian video.
Meski begitu, nyatanya video ini cukup populer. Sudah ada 280 ribu orang menonton video tersebut sampai Selasa (22/1/2025). Terdapat juga lebih dari 1,1 ribu tanda suka dan 76 komentar di unggahan ini.
Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benar dr Tirta mempromosikan obat pembunuh parasit?
Sayangnya, tidak semua membagikan informasi yang benar. Terdapat sejumlah iklan obat di media sosial yang mencatut artis atau tokoh besar. Tirto sempat menemukan sejumlah unggahan yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI), untuk merekayasa pesan yang disampaikan seorang tokoh.
Terbaru, kami menemukan sebuah unggahan yang mencatut nama dr. Tirta Mandira Hudhi di Facebook. Unggahan dari akun "The Class" berisikan sebuah video yang menunjukkan dokter Tirta berbicara soal pengobatan alternatif selain ke rumah sakit (arsip).
“Jika anda ingin sehat dan berhenti pergi ke dokter, berhentilah menderita masalah perut setiap hari, kembung, dan diare dan singkirkan penyakit seperti alergi, kulit gatal, masalah jerawat, bau mulut, kecemasan, insomnia dan depresi, masalah hati dan ginjal, risiko serangan jantung, dan stroke. Maka anda perlu mengetahui penyebab sebenarnya dari penyakit anda. Agar anda tidak menghabiskan banyak uang untuk dokter yang tidak kompeten, pengobatan yang salah, dan mengkonsumsi obat yang justru membawa anda ke liang kubur,” begitu ucap dr Tirta dalam video.
Video tersebut juga banyak membahas tentang parasit sebagai masalah utama bagi kesehatan. Pengunggah juga mencantumkan tautan menuju halaman pemesanan obat pembunuh parasit. Sekilas melihat video tersebut, terlihat beberapa potongan pembicaraan dr. Tirta yang kurang terpotong dengan rapi. Hal ini menimbulkan kecurigaan terhadap keaslian video.
Meski begitu, nyatanya video ini cukup populer. Sudah ada 280 ribu orang menonton video tersebut sampai Selasa (22/1/2025). Terdapat juga lebih dari 1,1 ribu tanda suka dan 76 komentar di unggahan ini.
Lalu, bagaimana faktanya? Apakah benar dr Tirta mempromosikan obat pembunuh parasit?
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba menyaksikan keseluruhan video tersebut. Meski durasi maksimal video 10 menit, nyatanya konten dalam video hanya ada pada sekitar tiga menit pertama.
Dalam video tersebut terlihat dr. Tirta menarasikan berbagai hal, mulai dari beragam masalah kesehatan, peran parasit dalam merusak kesehatan, sampai dengan penelitian dengan Kementerian Kesehatan untuk meneliti penyakit mematikan.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, video monolog dr. Tirta tersebut terlihat mencurigakan. Sebab gerak mulut dan audio yang ada tidak sinkron di beberapa bagian.
Melihat beberapa kecurigaan, Tirto melakukan pemindaian kandungan konten AI. Kami menggunakan perangkat Hive Moderation dan TrueMedia.
Hasil pemindaian Hive Moderation terhadap potongan video di bagian awal tersebut, menunjukkan kemungkinan yang sangat tinggi, 99,8 persen, bahwa konten audio dalam video itu adalah buatan AI.
Kesimpulan serupa juga datang dari TrueMedia. Alat pemindai ini merekam bahwa terdapat bukti substansial kalau konten audio dalam video dr. Tirta tersebut mengandung manipulasi menggunakan AI.
Kami kemudian juga melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap potongan video. Hasil pencarian mengarahkan ke foto berikut, tangkapan layar Pikiran Rakyat dari artikel bertanggal 10 Oktober 2022. Di bagian kredit foto tersebut, tertulis bahwa foto diambil dari kanal YouTube Tirta PengPengPeng.
Kami mencoba mengunjungi akun YouTube tersebut dan menemukan video berikut. Video unggahan 1 Agustus 2021 tersebut berjudul, "#suaratirta: SPELE NAMUN BERBAHAYA DAN MENGANCAM NYAWA".
Dalam video tersebut, dr. Tirta membahas kebiasaan sepele yang bisa membahayakan kesehatan. Terlihat dalam video itu, dr. Tirta mengenakan pakaian serba putih, serupa dengan yang dia kenakan di video unggahan di Facebook. Begitu pula latar putih dengan rak di sisi kiri video juga serupa dengan unggahan di Facebook.
Terlihat dalam video di Facebook, gerakan dr Tirta menunjuk ke telinganya. Sementara di video aslinya, dr. Tirta menjelaskan soal bahaya mengorek kuping. Oleh sebab itu, gestur mendekatkan jari ke telinga relevan dengan bahasan soal bahaya menggunakan korek kuping.
Di video tersebut dia membahas empat kebiasaan sepele yang dapat mengganggu kesehatan. Empat bahaya tersebut adalah mengorek kuping, menahan buang air kecil, duduk terlalu lama tanpa olahraga, dan memaksa fisik untuk olahraga.
Tidak ada bahasan soal parasit ataupun promosi obat untuk pengobatannya dalam video asli tersebut.
Dalam video tersebut terlihat dr. Tirta menarasikan berbagai hal, mulai dari beragam masalah kesehatan, peran parasit dalam merusak kesehatan, sampai dengan penelitian dengan Kementerian Kesehatan untuk meneliti penyakit mematikan.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, video monolog dr. Tirta tersebut terlihat mencurigakan. Sebab gerak mulut dan audio yang ada tidak sinkron di beberapa bagian.
Melihat beberapa kecurigaan, Tirto melakukan pemindaian kandungan konten AI. Kami menggunakan perangkat Hive Moderation dan TrueMedia.
Hasil pemindaian Hive Moderation terhadap potongan video di bagian awal tersebut, menunjukkan kemungkinan yang sangat tinggi, 99,8 persen, bahwa konten audio dalam video itu adalah buatan AI.
Kesimpulan serupa juga datang dari TrueMedia. Alat pemindai ini merekam bahwa terdapat bukti substansial kalau konten audio dalam video dr. Tirta tersebut mengandung manipulasi menggunakan AI.
Kami kemudian juga melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap potongan video. Hasil pencarian mengarahkan ke foto berikut, tangkapan layar Pikiran Rakyat dari artikel bertanggal 10 Oktober 2022. Di bagian kredit foto tersebut, tertulis bahwa foto diambil dari kanal YouTube Tirta PengPengPeng.
Kami mencoba mengunjungi akun YouTube tersebut dan menemukan video berikut. Video unggahan 1 Agustus 2021 tersebut berjudul, "#suaratirta: SPELE NAMUN BERBAHAYA DAN MENGANCAM NYAWA".
Dalam video tersebut, dr. Tirta membahas kebiasaan sepele yang bisa membahayakan kesehatan. Terlihat dalam video itu, dr. Tirta mengenakan pakaian serba putih, serupa dengan yang dia kenakan di video unggahan di Facebook. Begitu pula latar putih dengan rak di sisi kiri video juga serupa dengan unggahan di Facebook.
Terlihat dalam video di Facebook, gerakan dr Tirta menunjuk ke telinganya. Sementara di video aslinya, dr. Tirta menjelaskan soal bahaya mengorek kuping. Oleh sebab itu, gestur mendekatkan jari ke telinga relevan dengan bahasan soal bahaya menggunakan korek kuping.
Di video tersebut dia membahas empat kebiasaan sepele yang dapat mengganggu kesehatan. Empat bahaya tersebut adalah mengorek kuping, menahan buang air kecil, duduk terlalu lama tanpa olahraga, dan memaksa fisik untuk olahraga.
Tidak ada bahasan soal parasit ataupun promosi obat untuk pengobatannya dalam video asli tersebut.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan video dr Tirta mempromosikan obat pembunuh parasit di Facebook bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Video yang beredar di media sosial adalah hasil suntingan menggunakan suara buatan AI. Dokter Tirta tidak mempromosikan ataupun membahas soal pengobatan parasit dalam video aslinya.
Video yang beredar di media sosial adalah hasil suntingan menggunakan suara buatan AI. Dokter Tirta tidak mempromosikan ataupun membahas soal pengobatan parasit dalam video aslinya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/61555520851872/videos/907528391518120/
- https://archive.ph/wip/7qR1Q
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://detect.truemedia.org/media/analysis?id=FyaDIOo0IMEgpeJHfpaWAL4gmec.mp4&post=qgsPYAEynJtCqwSAZF78BQ%3D%3D
- https://assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/703x0/webp/photo/2021/08/01/274344048.jpg
- https://www.youtube.com/watch?v=1FYXn9qhGro
Halaman: 2191/7897



