• (GFD-2025-26839) [SALAH] Video “Tentara Rusia Datang Membantu Indonesia Serang Malaysia”

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    Akun TikTok “65bintoro” membagikan video [arsip] disertai narasi:
    “inilah tentara Rusia yang dikirim oleh persdie Rusia terkait komplik Malaysia”

    Hingga Selasa (6/5/2025) unggahan telah disukai 56.000 pengguna dan menuai hampir 3.000 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta tempo.co.

    Tempo menggunakan analisis visual dan pencarian peristiwa dengan kata kunci di mesin pencari Google untuk memverifikasi video tersebut. Hasilnya, prajurit-prajurit tersebut tidak berasal dari Rusia, melainkan dari Belanda. Mereka datang bukan untuk menyerang Malaysia.

    Dalam video terlihat badge simbol bendera warna merah-putih-biru ada di lengan WNA yang berbicara ke depan kamera. Setelah mencocokkan dengan daftar bendera di laman Uni Eropa, badge simbol bendera tersebut adalah bendera negara Belanda. Sementara warna bendera kenegaraan Rusia berwarna putih-biru-merah, seperti yang dimuat di laman resmi Kepresidenan Rusia.

    Video sesungguhnya dibuat oleh seorang perwira menengah TNI bernama Kolonel Edward Sitorus yang diunggah ke akun TikTok pribadinya “edwardsitorus70”. Video ia buat saat kunjungan Resimen Lapis Baja Angkatan Darat Kerajaan Belanda (Regiment Huzaren Van Boreel) ke Pusat Pendidikan Kavaleri (Pussenkav), Bandung Barat, Jawa Barat, pada Kamis (14/11/2024).

    Akun Instagram resmi Pussenkav pada November 2024 memang pernah membagikan momen kunjungan tersebut. Adapun lokasi dalam video sesuai dengan lingkungan Pusdikkav, terlihat dari tulisan “Opleidings Centrum Pantsertroepen” di gerbang masuk—nama dalam bahasa Belanda yang merujuk pada pusat pelatihan pasukan lapis baja.

    Diketahui dari laman Indonesia Defense, Resimen Huzaren van Boreel adalah unit militer pengintai dari Angkatan Darat Belanda yang telah berdiri sejak 1813. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari napak tilas sejarah serta mempererat kerja sama antara militer Indonesia dan Belanda.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “tentara Rusia datang untuk membantu Indonesia menyerang Malaysia” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26845) [KLARIFIKASI] Orang Meninggal Tidak Ditagih Pajak Jika Ahli Waris Ajukan Penghapusan NPWP

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi di media sosial yang menyebutkan warga yang dinyatakan meninggal dunia diklaim tetap wajib melaporkan pajak.

    Jika tidak membuat laporan pajak, maka ahli waris akan mendapat sanksi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.

    Informasi mengenai orang meninggal wajib lapor pajak disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 21 Maret 2025:

    Berarti yang sudah meninggal mesti di Edo Tensei no jutsu supaya bikin laporan wajib pajak

    Pengunggah menyertakan foto Menteri Keuangan Sri Mulyani, disertai teks berikut:

    Parah, Sekarang Orang Yang Sudah Mninggal Masih Wajib Lapor Pajak Jika Tidak, Ahli Waris Akan Kena Sangsi...!!!

    Hasil Cek Fakta

    Wajib pajak yang sudah meninggal memang kadang dikirimi surat pemberitahuan dari kantor pajak, baik melalui surat fisik, maupun elektronik.

    Alasannya, NPWP mereka terdata masih aktif di DJP.

    Ketika warga yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) meninggal dunia, data mereka tidak otomatis terhubung dengan kantor pajak.

    Berdasarkan informasi di laman DJP, NPWP akan terus berstatus aktif apabila tidak mengajukan permohonan untuk menghapus kewajiban perpajakannya.

    Ahli waris sebagai perantara wajib pajak yang sudah meninggal wajib mengurus permohonan penghapusan NPWP ke kantor pajak.

    Hal ini sesuai dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor 04/PJ/2020.

    "Wajib pajak yang NPWP-nya telah dihapus, maka tidak terdapat lagi kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu, Dwi Astuti sebagaimana pernah ditulis Kompas.com.

    Permohonan dapat dilakukan secara langsung melalui Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) di Kantor Pelayanan Pajak atau mengirimkan permohonan melalui pos ke alamat Kantor Pelayanan Pajak.

    Dokumen persyaratannya meliputi akta kematian, KTP, KK, surat pernyataan ahli waris, dan surat keterangan terdaftar bagi wajib pajak orang.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai orang meninggal wajib lapor pajak merupakan informasi keliru dan perlu diluruskan.

    NPWP orang yang meninggal akan tetap aktif di data DJP, selama ahli waris atau wakilnya tidak mengurus permohonan penghapusan NPWP.

    Ketika warga yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) meninggal dunia, data mereka tidak otomatis terhubung dengan kantor pajak.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26846) [SALAH] Jokowi Kaget Kehilangan Ijazah Aslinya Padahal akan ditunjukkan ke Publik

    Sumber: X/Twitter
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    Pada Minggu (13/4/2025) beredar unggahan di X (arsip cadangan) yang membagikan gambar tangkapan layar artikel oleh Gelora News dengan judul:

    "Joko Widodo: Ijazah Saya Hilang, Tadinya Saya Akan Menunjukkan Kepada Publik Ijazah Asli Saya. Ini Sangat Membuat Saya Kaget”

    disertai narasi:

    "Jagonya ngedabrus"
    di unggahan.

    Per tangkapan layar dibuat pada Kamis (1/5/2025) unggahan tersebut telah dilihat 415 kali, mendapatkan jawaban 2 kali, dibagikan ulang 1 kali, dan disukai oleh 2 pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim menggunakan perkakas (tools) pencarian foto RevEye Reverse Image Search dan Google Lens, hasilnya ditemukan foto Jokowi yang dibagikan di unggahan tersebut digunakan di berbagai unggahan oleh beberapa akun di media sosial dan di artikel beberapa media, salah satunya adalah yang dipublikasikan oleh Gelora News di artikel berjudul “Panik Jelang Geruduk UGM, Mulai Ada Alasan Ijazah Hilang, Pembatasan Tamu hingga Tunjuk Lawyer” terbitan Sabtu (12/4/2025). Tanggal ini adalah tanggal yang sesuai dengan foto tangkapan layar artikel hasil manipulasi yang dibagikan oleh akun X @LokalPendaki.

    Sehari sebelumnya, foto yang sama dimuat di metrotvnews.com dengan deskripsi “Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Metrotvnews.com/ Triawati Prihatsari” di artikel berjudul “Siapkan Langkah Hukum, Jokowi Tegaskan Ijazahnya Keluaran UGM” terbitan Jumat (11/4/2025). Foto ini adalah sumber foto yang dipublikasikan oleh Gelora News.

    Selain itu, menggunakan perkakas pencarian Google Image dengan kata kunci (keyword) “jokowi ijazah langkah hukum” ditemukan artikel-artikel yang memuat foto yang berdasarkan sudut pengambilan gambarnya mengkoroborasi mendukung artikel oleh Gelora News, beberapa diantaranya artikel "Jokowi Kaji Langkah Hukum soal Isu Ijazah Palsu: Yang Menuduh Harus Buktikan" oleh detikNews terbitan Jumat (11/4/2025), artikel “Siap Tempuh Langkah Hukum soal Ijazah Palsu, Jokowi: Siapa Menuduh Harus Bisa Dibuktikan!” terbitan Sabtu (12/4/2025), dan artikel “Jokowi Pertimbangkan Langkah Hukum soal Tudingan Ijazah Palsu UGM” terbitan Minggu (13/4/2025) oleh SinPo.tv yang menggunakan foto untuk gambar pratinjau (thumbnail) video.

    Kesimpulan

    Unggahan tersebut masuk ke kategori konten yang dimanipulasi (manipulated content), faktanya judul artikel yang benar adalah "Panik Jelang Geruduk UGM, Mulai Ada Alasan Ijazah Hilang, Pembatasan Tamu hingga Tunjuk Lawyer".

    Rujukan

  • (GFD-2025-26847) [SALAH] Kebakaran Gedung Royal Yak di Israel

    Sumber: X/Twitter
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    Pada Sabtu (3/5/2025) beredar unggahan di X (arsip cadangan) yang membagikan video dengan narasi:

    "Ini bukan Gaza, Palestina
    Ini Israel
    Adzab Tuhan benar-benar turun menghancurkan mereka kaum Zalim.“

    Per tangkapan layar dibuat pada Minggu (4/5/2025) unggahan tersebut telah ditonton 27.1 ribu kali, mendapatkan jawaban 84 kali, dibagikan 402 kali, dan disukai 1.5 ribu kali oleh pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim menggunakan perkakas (tools) InVID WeVerify yang memfragmentasi video untuk mencari bingkai utama (keyframe), hasilnya ditemukan aspek yang dapat dijadikan petunjuk di beberapa bingkai utama yaitu papan bertuliskan “Royal Yak” yang terlihat cukup jelas meskipun sedang tergelincir jatuh karena gedung sedang terbakar.

    Pencarian gambar (image search) di Keyframe #5 menggunakan Google Lens menghasilkan sumber-sumber yang menginformasikan bahwa video yang dibagikan adalah rekaman peristiwa kebakaran Royal Yak Casino yang terletak di Mexico, insiden tersebut terjadi pada Kamis (16/1/2025) lalu.

    Verifikasi lokasi menggunakan Google Street View dan Google Maps mengonfirmasi letak Royal Yak Casino di Plaza Cinepolis Culiacan, dengan alamat Culiacan y o Libramiento Recursos 450 A, Secretaría de Educación Pública, 80100 Culiacán Rosales, Sin., Mexico.

    Selain itu, pemeriksaan silang (cross check) menggunakan Google Videos dan Google News dengan kata kunci (keyword) “royal yak fire mexico” menghasilkan berbagai video dan artikel berita dari sumber-sumber otoritatif yang mengkoroborasi mendukung hasil pencarian gambar di atas.

    Berkaitan dengan peristiwa kebakaran di Israel yang masih berlangsung per artikel ini disusun, pencarian di Google Videos dan Google News menggunakan kata kunci “israel fire” menghasilkan berbagai video dan artikel berita dari sumber-sumber otoritatif.

    Kesimpulan

    Unggahan tersebut masuk ke kategori konten yang menyesatkan (misleading content), faktanya video yang dibagikan adalah peristiwa kebakaran Royal Yak Casino yang terletak di Mexico.

    Rujukan