SEBUAH video menampilkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, beredar di Facebook [arsip]. Isi video tersebut memuat klaim bahwa Netanyahu mengancam Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
Berdasarkan teks video, Netanyahu mengatakan situasi di wilayah konflik sebagai ancaman besar bagi siapa pun yang berani meninjaunya, termasuk Prabowo. Dia menyarankan untuk tidak terlalu dalam untuk mendukung Palestina karena menyangkut keselamatan semua pihak.
Benarkah Perdana Menteri Israel mengancam Presiden Prabowo?
(GFD-2025-26874) Keliru: Video Perdana Menteri Israel Mengancam Presiden Prabowo
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi video itu dengan bantuan Google Lens, Yandex Image dan mesin penelusuran YouTube. Hasilnya, video tersebut hasil suntingan. Faktanya, Netanyahu saat itu memberikan pesan Paskah kepada rakyat Israel.
Video identik pernah diunggah oleh akun YouTube Danny Myers pada 14 April 2025 berjudul R.Myers:Bibi's Pesach message: God-partnering with Zahal-will once again defeat our enemies Y"S.7278.
Video pendek yang sama juga diunggah oleh akun Youtube WION (World is One News) berjudul In Passover Message, Netanyahu Notes Many Families To Mark Festival With ’Empty Chairs’ | WION pada 11 April 2025. WION adalah saluran berita berbahasa Inggris India berkantor pusat di New Delhi.
Tempo mentranskrip video dan menterjemahkan Bahasa Ibrani ke Bahasa Indonesia untuk memahami pernyataan yang disampaikan Netanyahu. Berikut pesan Paskah yang disampaikan. Netanyahu:
"Yang hidup dan yang menghidupkan, maka Israel hidup.? Di antara suara kita yang terangkat, bergema dengan mereka yang bersama kita,? suara kita menceritakan kisah leluhur kita yang keluar dari perbudakan menuju kebebasan.? Namun di hari raya ini, bagi banyak keluarga, ada kursi-kursi kosong.? Kursi milik orang-orang terkasih yang diculik dan kini berada di tangan Hamas,? kursi mereka yang gugur dengan gagah berani di medan perang,? dan kursi orang-orang terkasih kita yang terluka dan sedang berjuang untuk hidup kembali di bangsal rehabilitasi.”
“Tetapi dari kekosongan ini, muncul suara pahlawan-pahlawan kita,? seperti pesan terakhir dari Elkanah Wiesel (zal) yang ia tulis kepada keluarganya.?'Janganlah bersedih ketika kalian berpisah dariku.?Bernyanyilah, kuatkanlah satu sama lain, karena kita adalah generasi penebusan.?Ya, kita adalah generasi yang bangkit, generasi kemenangan.? Bersama-sama kita akan membawa pulang para sandera kita, bersama kita akan mengalahkan musuh kita,? bersama kita akan memeluk para korban luka kita, dan bersama kita akan menundukkan kepala untuk yang gugur.”
“Pada 7 Oktober, ada yang percaya bahwa kita akan hancur oleh badai yang datang.? Namun bukan hanya kita tidak hancur, kita bangkit dengan kekuatan yang luar biasa dan dengan keberanian yang hebat kita hancurkan musuh dari dalam.?Seluruh dunia menyaksikan dengan takjub bangsa kuno ini,? yang sekali lagi mengalahkan yang tampaknya mustahil. Di setiap generasi, mereka bangkit melawan kita untuk memusnahkan kita.? Tetapi Yang Kudus, terpujilah Dia, menyelamatkan kita dari tangan mereka.? Dan kini, hari raya kebebasan ini, Paskah ini, menjadi berat bagi seluruh bangsa Israel.”
Dalam pesan tersebut, tidak ada pernyataan ancaman kepada Presiden Prabowo seperti klaim video di atas.
Video identik pernah diunggah oleh akun YouTube Danny Myers pada 14 April 2025 berjudul R.Myers:Bibi's Pesach message: God-partnering with Zahal-will once again defeat our enemies Y"S.7278.
Video pendek yang sama juga diunggah oleh akun Youtube WION (World is One News) berjudul In Passover Message, Netanyahu Notes Many Families To Mark Festival With ’Empty Chairs’ | WION pada 11 April 2025. WION adalah saluran berita berbahasa Inggris India berkantor pusat di New Delhi.
Tempo mentranskrip video dan menterjemahkan Bahasa Ibrani ke Bahasa Indonesia untuk memahami pernyataan yang disampaikan Netanyahu. Berikut pesan Paskah yang disampaikan. Netanyahu:
"Yang hidup dan yang menghidupkan, maka Israel hidup.? Di antara suara kita yang terangkat, bergema dengan mereka yang bersama kita,? suara kita menceritakan kisah leluhur kita yang keluar dari perbudakan menuju kebebasan.? Namun di hari raya ini, bagi banyak keluarga, ada kursi-kursi kosong.? Kursi milik orang-orang terkasih yang diculik dan kini berada di tangan Hamas,? kursi mereka yang gugur dengan gagah berani di medan perang,? dan kursi orang-orang terkasih kita yang terluka dan sedang berjuang untuk hidup kembali di bangsal rehabilitasi.”
“Tetapi dari kekosongan ini, muncul suara pahlawan-pahlawan kita,? seperti pesan terakhir dari Elkanah Wiesel (zal) yang ia tulis kepada keluarganya.?'Janganlah bersedih ketika kalian berpisah dariku.?Bernyanyilah, kuatkanlah satu sama lain, karena kita adalah generasi penebusan.?Ya, kita adalah generasi yang bangkit, generasi kemenangan.? Bersama-sama kita akan membawa pulang para sandera kita, bersama kita akan mengalahkan musuh kita,? bersama kita akan memeluk para korban luka kita, dan bersama kita akan menundukkan kepala untuk yang gugur.”
“Pada 7 Oktober, ada yang percaya bahwa kita akan hancur oleh badai yang datang.? Namun bukan hanya kita tidak hancur, kita bangkit dengan kekuatan yang luar biasa dan dengan keberanian yang hebat kita hancurkan musuh dari dalam.?Seluruh dunia menyaksikan dengan takjub bangsa kuno ini,? yang sekali lagi mengalahkan yang tampaknya mustahil. Di setiap generasi, mereka bangkit melawan kita untuk memusnahkan kita.? Tetapi Yang Kudus, terpujilah Dia, menyelamatkan kita dari tangan mereka.? Dan kini, hari raya kebebasan ini, Paskah ini, menjadi berat bagi seluruh bangsa Israel.”
Dalam pesan tersebut, tidak ada pernyataan ancaman kepada Presiden Prabowo seperti klaim video di atas.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klim video Perdana Menteri Israel mengancam Presiden Prabowo adalah klaim keliru.
Rujukan
(GFD-2025-26875) [HOAKS] Tautan untuk Dapat Bantuan Rumah Gratis dari Pemerintah
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial Facebook beredar tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan rumah gratis dari pemerintah.
Tautan tersebut disertai narasi yang mencantumkan foto Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks. Waspada penipuan dengan modus yang memberikan penawaran menarik.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan rumah gratis dari pemerintah dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
Program penyerahan 25.000 unit rumah untuk masyarakat Indonesia yang tidak memiliki gaji tetap seperti pedagang atau pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan yang tidak menentu. Segera daftarkan diri anda melalui link di bio.
Tautan tersebut disertai narasi yang mencantumkan foto Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks. Waspada penipuan dengan modus yang memberikan penawaran menarik.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan rumah gratis dari pemerintah dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
Program penyerahan 25.000 unit rumah untuk masyarakat Indonesia yang tidak memiliki gaji tetap seperti pedagang atau pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan yang tidak menentu. Segera daftarkan diri anda melalui link di bio.
Hasil Cek Fakta
Setelah diperiksa, tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan rumah gratis tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung untuk memasukkan nama lengkap, asal provinsi, dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data. Awas, jangan masukkan data pribadi ke situs tersebut.
Diberitakan Antara, pemerintah melalui Kementerian PKP memang mengadakan program 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, program ini menyasar kelompok pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji.
Program ini dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sebagaimana pernah diberitakan Kompas.com, Kementerian PKP menunjuk Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mengatur penyaluran 25.000 unit rumah tersebut
BP Tapera mengalokasikan sebanyak 25.000 unit rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bekerja di sektor non-formal atau pekerja berpenghasilan tidak tetap (non-fixed income).
Syarat utama pengajuan FLPP bagi MBR berpenghasilan tidak tetap adalah surat keterangan penghasilan sebagai pengganti slip gaji,
Surat keterangan tersebut harus diketahui dan ditandatangani kepala desa/lurah setempat. Selanjutnya, surat dan dokumen lainnya diserahkan kepada bank penyalur.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung untuk memasukkan nama lengkap, asal provinsi, dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data. Awas, jangan masukkan data pribadi ke situs tersebut.
Diberitakan Antara, pemerintah melalui Kementerian PKP memang mengadakan program 25.000 unit rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki gaji tetap.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, program ini menyasar kelompok pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki slip gaji.
Program ini dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sebagaimana pernah diberitakan Kompas.com, Kementerian PKP menunjuk Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mengatur penyaluran 25.000 unit rumah tersebut
BP Tapera mengalokasikan sebanyak 25.000 unit rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bekerja di sektor non-formal atau pekerja berpenghasilan tidak tetap (non-fixed income).
Syarat utama pengajuan FLPP bagi MBR berpenghasilan tidak tetap adalah surat keterangan penghasilan sebagai pengganti slip gaji,
Surat keterangan tersebut harus diketahui dan ditandatangani kepala desa/lurah setempat. Selanjutnya, surat dan dokumen lainnya diserahkan kepada bank penyalur.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan rumah gratis dari pemerintah adalah hoaks.
Pemerintah melalui Kementerian PKP memang mengadakan program subsidi 25.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Namun, pendaftaran program tersebut tidak melalui tautan yang disebarkan di Facebook.
Pemerintah melalui Kementerian PKP memang mengadakan program subsidi 25.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Namun, pendaftaran program tersebut tidak melalui tautan yang disebarkan di Facebook.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0EG4yAt8zb4WnksybF96WefmtjXLG8GgL8erdVZJa246KwwHxivbeVrrceLQ2DyBol&id=61570842115333
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02Zmp5huZHrLiFYHZhwcxNhWpWYkcrjp6XnbV9vNZ6oQi8wZWBWZCNkBhY1HPPLfsJl&id=61570842115333
- https://www.facebook.com/reel/1323939178695496
- https://www.antaranews.com/berita/4723421/pemerintah-serahkan-25-ribu-rumah-untuk-warga-tanpa-gaji-april-2025
- https://www.kompas.com/properti/read/2025/04/26/113000721/mbr-tak-punya-slip-gaji-dapat-kuota-rumah-subsidi-flpp-25.000-unit
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26878) [HOAKS] OJK Adakan Program Pemutihan Data Nasabah Pinjol Mulai 1 Mei
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar unggahan media sosial dengan narasi yang mengeklaim Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan program pemutihan utang bagi nasabah pinjaman online (pinjol) mulai 1 Mei 2025.
Namun, setelah ditelusuri unggahan itu tidak benar atau hoaks.
Unggahan yang mengeklaim OJK akan mengadakan program pemutihan utang untuk nasabah pinjol mulai 1 Mei 2025 salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan poster dan tautan untuk mendaftar pemutihan pinjol. Keterangan dalam video yakni sebagai berikut:
KABAR GEMBIRA UNTUK KITA SEMUA..OJK Resmikan Pemutihan Data Bagi Nasaba Pinjol Terutama Bagi Nasaba Gagal bayar Mulai 1 Mei 2025.
Dengan Ini OJK Resmikan Cara Pemutihannya .Konsultasi Pinjol Dan Daftarkan Diri Kalian Sekarang Juga....!!https://daftarsekarang13.upduc.my.id/
Ayo buruan....
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim OJK melakukan pemutihaan pinjol mulai 1 Mei 2025
Hasil Cek Fakta
Ketika dibuka, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi OJK ini.
Di laman resminya, OJK juga tidak pernah mengumumkan soal program pemutihan pinjol seperti dalam unggahan yang beredar.
Melalui unggahan di Instagram, OJK membantah narasi soal program pemutihan pinjol. Mereka menegaskan, unggahan tersebut tidak benar dan merupakan bentuk penipuan.
"OJK tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan data pinjaman online," tulis OJK di Instagram-nya Senin (5/5/2025).
OJK pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan mengatasnamakan lembaganya.
Masyarakat bisa mengakes informasi resmi melalui media sosial OJK yang terverifikasi atau menghubungi layanan konsumen OJK melalui kontak 157 atau nomor WhtasApp 081157157157.
Di laman resminya, OJK juga tidak pernah mengumumkan soal program pemutihan pinjol seperti dalam unggahan yang beredar.
Melalui unggahan di Instagram, OJK membantah narasi soal program pemutihan pinjol. Mereka menegaskan, unggahan tersebut tidak benar dan merupakan bentuk penipuan.
"OJK tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan data pinjaman online," tulis OJK di Instagram-nya Senin (5/5/2025).
OJK pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan mengatasnamakan lembaganya.
Masyarakat bisa mengakes informasi resmi melalui media sosial OJK yang terverifikasi atau menghubungi layanan konsumen OJK melalui kontak 157 atau nomor WhtasApp 081157157157.
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim OJK melakukan pemutihan pinjol mulai 1 Mei 2025 tidak benar atau hoaks. Informasi yang beredar mengarah pada penipuan.
OJK menegaskan, pihaknya tidak pernah mengadakan program pemutihan pinjol seperti dalam unggahan yang beredar.
OJK menegaskan, pihaknya tidak pernah mengadakan program pemutihan pinjol seperti dalam unggahan yang beredar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02ZTFFCDcWBqMaRDEgFeq8Zov3e7wP8A45Z1ogRXkSk9icV4ozg1Rn7Nosx7FNckAJl&id=61573892677143
- https://www.facebook.com/share/p/1AQNWfs6bN/
- https://www.facebook.com/share/p/1BabkVB4f2/
- https://www.ojk.go.id/id/Default.aspx
- https://www.instagram.com/p/DJOTXxtJ9K1/?igsh=MW12b3FxZGtzMDQwaQ%3D%3D
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26879) [HOAKS] Poster Konser Sheila on 7, NOAH, dan Bernadya di Banda Aceh pada 17 Mei
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial muncul poster yang memberikan informasi adanya konser "JBLMusikFest 2025" di Kota Banda Aceh pada 17 Mei 2025.
Konser itu diklaim menghadirkan band Sheila on 7, NOAH, dan penyanyi Bernadya yang digelar di Stadion Harapan Bangsa.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks, informasinya keliru.
Poster konser Sheila on 7, NOAH, dan Bernadya di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh pada 17 Mei 2025 diunggah oleh akun Instagram @jblmusikfest ini.
Akun tersebut juga mencantumkan tautan pembelian tiket dengan harga Rp 250.000 sampai Rp 350.000.
Konser itu diklaim menghadirkan band Sheila on 7, NOAH, dan penyanyi Bernadya yang digelar di Stadion Harapan Bangsa.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks, informasinya keliru.
Poster konser Sheila on 7, NOAH, dan Bernadya di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh pada 17 Mei 2025 diunggah oleh akun Instagram @jblmusikfest ini.
Akun tersebut juga mencantumkan tautan pembelian tiket dengan harga Rp 250.000 sampai Rp 350.000.
Hasil Cek Fakta
Dikutip dariTribunnews, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal memastikan poster "JBLMusikFest 2025" pada 17 Mei 2025 di Stadion Harapan Bangsa adalah hoaks.
Menurut dia, unggahan itu diindikasi sebagai modus penipuan.
"Kami tegaskan, konser JBLMusikFest 2025 tidak pernah ada dalam agenda resmi kegiatan ekonomi kreatif atau hiburan di Aceh. Poster yang beredar merupakan bentuk penipuan,"ujar Almuniza Kamal, Senin (5/52025).
Kasubag Tata Usaha UPTD GPOHB Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Muhammad Ridho juga menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin konser di Stadion Harapan Bangsa pada 17 Mei 2025.
"Tidak ada perizinan yang dikeluarkan untuk konser musik di tanggal itu,” jelas Ridho.
Sementara, Humas DPD Forum Backstagers Indonesia Aceh, Rizky menjelaskan, saat ini di media sosial sedang marak konser fiktif yang bertujuan menipu masyarakat.
Pelaku penipuan menarik korbannya dengan seolah-olah mengundang band terkenal Tanah Air seperti Sheila on 7 dan NOAH.
"Modus seperti ini makin marak, terutama di media sosial. Mereka membuat akun, website, dan sistem pembayaran yang tampak profesional," kata Rizky.
Menurut dia, unggahan itu diindikasi sebagai modus penipuan.
"Kami tegaskan, konser JBLMusikFest 2025 tidak pernah ada dalam agenda resmi kegiatan ekonomi kreatif atau hiburan di Aceh. Poster yang beredar merupakan bentuk penipuan,"ujar Almuniza Kamal, Senin (5/52025).
Kasubag Tata Usaha UPTD GPOHB Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Muhammad Ridho juga menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin konser di Stadion Harapan Bangsa pada 17 Mei 2025.
"Tidak ada perizinan yang dikeluarkan untuk konser musik di tanggal itu,” jelas Ridho.
Sementara, Humas DPD Forum Backstagers Indonesia Aceh, Rizky menjelaskan, saat ini di media sosial sedang marak konser fiktif yang bertujuan menipu masyarakat.
Pelaku penipuan menarik korbannya dengan seolah-olah mengundang band terkenal Tanah Air seperti Sheila on 7 dan NOAH.
"Modus seperti ini makin marak, terutama di media sosial. Mereka membuat akun, website, dan sistem pembayaran yang tampak profesional," kata Rizky.
Kesimpulan
Konser Sheila on 7, NOAH, dan Bernadya di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh pada 17 Mei 2025 tidak benar atau hoaks.
Pemerintah Provinsi Aceh memastikan di wilayahnya tidak ada event tersebut. Sampai saat ini tidak ada peminjaman Stadion Harapan Bangsa untuk konser pada 17 Mei 2025.
Pemerintah Provinsi Aceh memastikan di wilayahnya tidak ada event tersebut. Sampai saat ini tidak ada peminjaman Stadion Harapan Bangsa untuk konser pada 17 Mei 2025.
Rujukan
Halaman: 2033/8125

