Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menampilkan foto hewan panjang meliuk yang diklaim sebagai bangkai ular yang berada tepat di atas makanan.
Dalam unggahan tersebut, dinarasikan makan bergizi gratis atau MBH terkontaminasi oleh ular yang menyebabkan ratusan siswa sakit.
Judul dalam tautan berita tidak disebutkan lokasi kejadian ratusan siswa sekolah mana yang sakit usai menyantap MBG terkontaminasi ular. Sehingga, beberapa warganet mengira kejadian tersebut terjadi di Indonesia.
Dilansir dari laman Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), program MBG merupakan program yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Waduh! Ratusan Siswa Sekolah Sakit Setelah Menyantap MBG Terkontaminasi Bangkai Ular
Kira2 negara luar masih ingin mo mencontoh program MBG ini gak yaa????”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah ratusan siswa sakit usai MBG terkontaminasi bangkai ular di Indonesia?
(GFD-2025-26862) Misinformasi! Ratusan siswa sakit usai MBG terkontaminasi bangkai ular di Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran ANTARA, berita dalam laman tersebut memberitakan kejadian MBG di Mokama, Bihar, India, yang menyebabkan ratusan anak mengalami sakit setelah mengonsumsi makan siang gratis yang terkontaminasi bangkai ular.
ANTARA menemukan gambar serupa dalam media India berjudul “Hindistan'da okul yemeinden ylan kalnts çkt” yang diunggah pada 2 Mei 2025. Dalam berita tersebut menjelaskan kejadian makanan siswa di sekolah menengah terkontaminasi bangkai ular.
Dilansir dari laman Setneg, secara global program makan bergizi gratis sejatinya telah menjadi kebijakan strategis di berbagai negara dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas SDM meskipun dengan penamaan yang berbeda-beda. Berdasarkan data dari World Food Programme (WFP) 2022, rata-rata negara di seluruh kawasan dunia mempunyai program makan bergizi gratis.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hal ini tercatat dalam laporan The State of School Feeding Worldwide 2022 dari World Food Programme (WFP) yang menyebutkan setidaknya 53 negara di kawasan Eropa dan Asia Tengah punya kebijakan makan bergizi gratis. Selanjutnya 44 negara di kawasan Afrika-Sub Sahara memiliki kebijakan serupa.
Sebanyak 37 negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia juga memiliki kebijakan serupa, 32 negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik, dan 19 negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara juga menerapkan kebijakan makan bergizi gratis.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
ANTARA menemukan gambar serupa dalam media India berjudul “Hindistan'da okul yemeinden ylan kalnts çkt” yang diunggah pada 2 Mei 2025. Dalam berita tersebut menjelaskan kejadian makanan siswa di sekolah menengah terkontaminasi bangkai ular.
Dilansir dari laman Setneg, secara global program makan bergizi gratis sejatinya telah menjadi kebijakan strategis di berbagai negara dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas SDM meskipun dengan penamaan yang berbeda-beda. Berdasarkan data dari World Food Programme (WFP) 2022, rata-rata negara di seluruh kawasan dunia mempunyai program makan bergizi gratis.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hal ini tercatat dalam laporan The State of School Feeding Worldwide 2022 dari World Food Programme (WFP) yang menyebutkan setidaknya 53 negara di kawasan Eropa dan Asia Tengah punya kebijakan makan bergizi gratis. Selanjutnya 44 negara di kawasan Afrika-Sub Sahara memiliki kebijakan serupa.
Sebanyak 37 negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia juga memiliki kebijakan serupa, 32 negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik, dan 19 negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara juga menerapkan kebijakan makan bergizi gratis.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
- https://x.com/johnytruee/status/1918705993325625451?s=48&t=4HQaKNbTsqPPStmJwP2WVQ
- https://www.setneg.go.id/baca/index/makan_bergizi_gratis_dan_sdm_unggul
- https://www.ensonhaber.com/dunya/hindistanda-okul-yemeginden-yilan-kalintisi-cikti
- https://www.setneg.go.id/baca/index/makan_bergizi_gratis_dan_sdm_unggul
(GFD-2025-26863) [SALAH] Video “Jokowi Menunjukkan Ijazah Asli Miliknya”
Sumber: TikTok.com, Instagram.comTanggal publish: 07/05/2025
Berita
Akun TikTok “hadiundercover” pada Jumat (25/4/2025) membagikan video [arsip], isinya diklaim memperlihatkan Jokowi yang mengenakan baju toga dan menunjukkan ijazah aslinya.
Unggahan disertai narasi:
“Akhirnya jokowi menunjukkan ijazah aslinya. 😊”
Video serupa juga dibagikan oleh akun Instagram “melinjo.indonesia” [arsip] pada Minggu (27/4/2025).
Hingga Rabu (7/5/2025) unggahan TikTok “hadiundercover” telah disukai oleh hampir 27.000 pengguna dan menuai 12.000-an komentar.
Unggahan disertai narasi:
“Akhirnya jokowi menunjukkan ijazah aslinya. 😊”
Video serupa juga dibagikan oleh akun Instagram “melinjo.indonesia” [arsip] pada Minggu (27/4/2025).
Hingga Rabu (7/5/2025) unggahan TikTok “hadiundercover” telah disukai oleh hampir 27.000 pengguna dan menuai 12.000-an komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengamati terdapat beberapa gerakan objek yang tidak konsisten dalam video. TurnBackHoax kemudian mengunduh video itu dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Hasilnya, diketahui kalau konten tersebut merupakan hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 95,9 persen.
Dilansir dari pemberitaan kompas.com “Kenapa Pihak Jokowi Tak Mau Tunjukkan Ijazah Asli?” yang tayang Selasa (15/4/2025), dugaan ijazah palsu milik Jokowi sudah ramai dibicarakan sejak dua tahun lalu. Jokowi sampai saat ini belum menunjukkan ijazah aslinya ke publik dengan alasan tidak ada kewajiban hukum untuk melakukannya.
Dilansir dari pemberitaan kompas.com “Kenapa Pihak Jokowi Tak Mau Tunjukkan Ijazah Asli?” yang tayang Selasa (15/4/2025), dugaan ijazah palsu milik Jokowi sudah ramai dibicarakan sejak dua tahun lalu. Jokowi sampai saat ini belum menunjukkan ijazah aslinya ke publik dengan alasan tidak ada kewajiban hukum untuk melakukannya.
Kesimpulan
Unggahan video berisi klaim “Jokowi menunjukkan ijazah asli miliknya” merupakan konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
Rujukan
- http[Hive Moderation] Hasil analisa deteksi AI video Jokowi tunjukkan ijazah asli [kompas.com] Kenapa Pihak Jokowi Tak Mau Tunjukkan Ijazah Asli?
- https://www.tiktok.com/@hadiundercover/video/7497184122826263826 (unggahan akun TikTok “hadiundercover”)
- https://archive.ph/lByml (arsip unggahan akun TikTok “hadiundercover”)
- https://www.instagram.com/reel/DI71iyoJ-0v/ (unggahan akun Instagram “melinjo.indonesia”)
- https://archive.ph/AWKso (arsip unggahan akun Instagram “melinjo.indonesia)
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2025/05/Hasil-deteksi-AI-Video-Jokowi-Tunjukan-Ijazahnya.png
- https://www.kompas.com/tren/read/2025/04/15/160000965/kenapa-pihak-jokowi-tak-mau-tunjukkan-ijazah-asli-?page=all
(GFD-2025-26865) Cek Fakta: Hoaks OJK Adakan Program Pemutihan Data Nasabah Gagal Bayar Pinjol Mulai 1 Mei 2025
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan program pemutihan data nasabah yang gagal membayar pinjaman online (pinjol) mulai 1 Mei 2025 beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 2 Mei 2025.
Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi informasi bahwa OJK mengadakan program pemutihan data nasabah pinjol, terutama mereka yang gagal membayar tagihan. Selain itu, akun Facebook tersebut juga menyematkan tautan untuk mendaftar.
"KABAR GEMBIRA UNTUK KITA SEMUA..
OJK Resmikan Pemutihan Data Bagi Nasaba Pinjol Terutama Bagi Nasaba Gagal bayar Mulai 1 Mei 2025.
Dengan Ini OJK Resmikan Cara Pemutihannya .
Konsultasi Pinjol Dan Daftarkan Diri Kalian Sekarang Juga....!!
https://daftarsekarang13.upduc.my.id/
Ayo buruan...." tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 6 kali dibagikan dan mendapat 14 komentar dari warganet.
Benarkah OJK mengadakan program pemutihan data nasabah yang gagal membayar pinjol mulai 1 Mei 2025? Berikut penelusurannya.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang OJK mengadakan program pemutihan data nasabah yang gagal membayar pinjol mulai 1 Mei 2025. Penelusuran mengarah ke akun Instagram resmi OJK, @ojkindonesia.
Dalam salah satu postingannya, akun Instagram @ojkindonesia menyebut, tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan datan pinjol. Bahkan, akun Instagram @ojkindonesia memberikan stampel hoaks pada postingan yang mengklaim bahwa OJK mengadakan program pemutihan data nasabah yang gagal membayar pinjol mulai 1 Mei 2025.
Berikut gambar tangkapan layarnya.
"Waspada Penipuan Mengatasnamakan OJK
Sobat OJK,
OJK tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan data pinjaman online.
Hati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan OJK.
#CekDulu kebenaran informasi yang kamu terima ke Kontak OJK 157 @kontak157," tulis akun Instagram @ojkindonesia pada 4 Mei 2025.
Kesimpulan
Kabar tentang OJK mengadakan program pemutihan data nasabah yang gagal membayar pinjol mulai 1 Mei 2025 ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, OJK tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pemutihan data pinjaman online. Postingan tersebut diduga merupakan modus penipuan mencatut OJK.
Rujukan
(GFD-2025-26869) CEK FAKTA: Hoaks! Kemensos Buka Pendaftaran Bansos PKH Tahun 2025 - TIMES Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 07/05/2025
Berita
TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar pesan berantai di media sosial dan grup WhatsApp yang menyebut bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial RI (Kemensos) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 tahun 2025.
Dalam pesan yang beredar tersebut, diinformasikan tentang pembukaan pendaftaran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 tahun 2025 dari Kementerian Sosial (Kemensos RI).
Informasi tersebut menyebutkan bahwa masyarakat bisa mendapatkan bantuan hingga Rp750.000 untuk beberapa kategori penerima bansos, cukup dengan mendaftar lewat tautan tertentu.
Dalam narasi yang tersebar luas tersebut, diklaim bahwa pendaftaran bisa dilakukan hingga 20 Juli 2025, dan masyarakat akan dihubungi atau dikonfirmasi dalam waktu 1x24 jam setelah pendaftaran.
Berikut isi lengkap dari narasi yang beredar:
"Di tahun 2025 awal bulan Januari Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menyalurkan kembali BANTUAN melalui PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TAHAP KE-3
* Balita usia 0-6: Rp750.000
* Ibu hamil: Rp750.000
* Siswa SD: Rp225.000
* Siswa SMP: Rp225.000
* Siswa SMA: Rp500.000
* Lansia: Rp600.000
* Penyandang disabilitas: Rp600.000
Buruan daftarkan diri kalian! Akses website resmi Kementerian Sosial. Batas pendaftaran sampai 20 Juli 2025.
Cara Daftar dan Cek Klik ????????????????
https://rebrand.ly/BansosPKH-2025
Pendaftaran Bantuan PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) akan di Claim atau dihubungi dalam jangka 1x24 setelah mendaftar
#bantuansosial
#programkeluargaharapan
#bantuanlangsungtunai
#pkh
#blt
Dalam pesan yang beredar tersebut, diinformasikan tentang pembukaan pendaftaran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 tahun 2025 dari Kementerian Sosial (Kemensos RI).
Informasi tersebut menyebutkan bahwa masyarakat bisa mendapatkan bantuan hingga Rp750.000 untuk beberapa kategori penerima bansos, cukup dengan mendaftar lewat tautan tertentu.
Dalam narasi yang tersebar luas tersebut, diklaim bahwa pendaftaran bisa dilakukan hingga 20 Juli 2025, dan masyarakat akan dihubungi atau dikonfirmasi dalam waktu 1x24 jam setelah pendaftaran.
Berikut isi lengkap dari narasi yang beredar:
"Di tahun 2025 awal bulan Januari Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menyalurkan kembali BANTUAN melalui PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TAHAP KE-3
* Balita usia 0-6: Rp750.000
* Ibu hamil: Rp750.000
* Siswa SD: Rp225.000
* Siswa SMP: Rp225.000
* Siswa SMA: Rp500.000
* Lansia: Rp600.000
* Penyandang disabilitas: Rp600.000
Buruan daftarkan diri kalian! Akses website resmi Kementerian Sosial. Batas pendaftaran sampai 20 Juli 2025.
Cara Daftar dan Cek Klik ????????????????
https://rebrand.ly/BansosPKH-2025
Pendaftaran Bantuan PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) akan di Claim atau dihubungi dalam jangka 1x24 setelah mendaftar
#bantuansosial
#programkeluargaharapan
#bantuanlangsungtunai
#pkh
#blt
Hasil Cek Fakta
Hasil penelusuran Cek Fakta TIMES Indonesia melalui sumber resmi memastikan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks.
Kementerian Sosial RI telah mengeluarkan klarifikasi resmi melalui website resminya (www.kemensos.go.id) dan menyatakan bahwa tidak ada program seperti yang disebutkan dalam pesan tersebut.
Dalam klarifikasinya, Kemensos menegaskan:
“Masyarakat harus selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming bantuan yang tidak jelas sumbernya.”
Kemensos juga menekankan bahwa:
Modus penipuan yang mencatut program pemerintah bukanlah hal baru. Sebelumnya, metode serupa juga pernah digunakan dengan narasi berbeda, seperti:
Semua modus tersebut mengarah pada tujuan utama: mencuri data pribadi masyarakat. Bahkan dalam beberapa kasus, data yang sudah dikumpulkan bisa disalahgunakan untuk pembuatan akun pinjaman online (pinjol), pembobolan rekening, dan tindakan kejahatan digital lainnya.
Kementerian Sosial RI menyatakan bahwa banyak hoaks beredar dengan format serupa, menggunakan bahasa yang memikat, mencatut logo instansi pemerintah, serta memberikan batas waktu pendaftaran agar calon korban merasa terdesak dan segera mengisi.
Kementerian Sosial RI telah mengeluarkan klarifikasi resmi melalui website resminya (www.kemensos.go.id) dan menyatakan bahwa tidak ada program seperti yang disebutkan dalam pesan tersebut.
Dalam klarifikasinya, Kemensos menegaskan:
“Masyarakat harus selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming bantuan yang tidak jelas sumbernya.”
Kemensos juga menekankan bahwa:
Modus penipuan yang mencatut program pemerintah bukanlah hal baru. Sebelumnya, metode serupa juga pernah digunakan dengan narasi berbeda, seperti:
Semua modus tersebut mengarah pada tujuan utama: mencuri data pribadi masyarakat. Bahkan dalam beberapa kasus, data yang sudah dikumpulkan bisa disalahgunakan untuk pembuatan akun pinjaman online (pinjol), pembobolan rekening, dan tindakan kejahatan digital lainnya.
Kementerian Sosial RI menyatakan bahwa banyak hoaks beredar dengan format serupa, menggunakan bahasa yang memikat, mencatut logo instansi pemerintah, serta memberikan batas waktu pendaftaran agar calon korban merasa terdesak dan segera mengisi.
Kesimpulan
Informasi yang menyebutkan bahwa ada pembukaan pendaftaran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 tahun 2025 melalui tautan rebrand.ly adalah tidak benar alias hoaks.
Pesan tersebut merupakan fabricated content (konten palsu) yang sengaja disebarkan untuk menjebak masyarakat, mencuri data pribadi, atau bahkan menipu secara finansial.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati, tidak mudah percaya, dan selalu memverifikasi setiap informasi tentang bantuan sosial melalui kanal resmi Kemensos.
----
Pesan tersebut merupakan fabricated content (konten palsu) yang sengaja disebarkan untuk menjebak masyarakat, mencuri data pribadi, atau bahkan menipu secara finansial.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati, tidak mudah percaya, dan selalu memverifikasi setiap informasi tentang bantuan sosial melalui kanal resmi Kemensos.
----
Rujukan
Halaman: 2031/8125


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5211802/original/041214300_1746597084-OJK1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5211824/original/085787500_1746597313-SsOjk.jpg)

