Akun Facebook “Rini Rini” pada Senin (12/5/2025) mengunggah video [arsip], isinya diklaim sebagai dokumentasi kedatangan pasukan Garuda Indonesia di Palestina.
Unggahan berisi narasi:
Pasukan Garuda Indonesia Telah sampai ke palestina
Kini telah bertambah Kekuatan untuk melawan negara zionis
Per Minggu (18/5/2025), unggahan telah dilihat lebih dari 1,4 juta kali dan mendapat lebih dari 36 ribu tanda suka, dan dibagikan ulang 2.000-an kali.
Unggahan serupa ditemukan di akun TikTok “Anak Sholeh” [arsip].
(GFD-2025-27024) [SALAH] Video "Pasukan Garuda Indonesia Tiba di Palestina"
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 18/05/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com.
Tim Cek Fakta Kompas.com mencermati video tersebut dan menemukan petunjuk yang mengindikasikan bahwa lokasi video bukan di Palestina. Di salah satu truk militer tertera tulisan "RINDAMXVII/CEN" yang merujuk kepada Resimen Induk Kodam XVII/Cenderawasih di Jayapura, Papua.
Rindam XVII Cenderawasih adalah satuan pelaksana pendidikan di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih yang bertugas menyelenggarakan pendidikan dasar kemiliteran.
Kompas.com kemudian menelusuri video tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, visual yang sama ditemukan di pemberitaan media Selandia Baru, RNZ yang tayang Senin (3/5/2025).
Foto rombongan tentara itu disebut sebagai momen kedatangan pasukan Indonesia di Jayapura, Papua pada Maret 2021.
Tim Cek Fakta Kompas.com mencermati video tersebut dan menemukan petunjuk yang mengindikasikan bahwa lokasi video bukan di Palestina. Di salah satu truk militer tertera tulisan "RINDAMXVII/CEN" yang merujuk kepada Resimen Induk Kodam XVII/Cenderawasih di Jayapura, Papua.
Rindam XVII Cenderawasih adalah satuan pelaksana pendidikan di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih yang bertugas menyelenggarakan pendidikan dasar kemiliteran.
Kompas.com kemudian menelusuri video tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, visual yang sama ditemukan di pemberitaan media Selandia Baru, RNZ yang tayang Senin (3/5/2025).
Foto rombongan tentara itu disebut sebagai momen kedatangan pasukan Indonesia di Jayapura, Papua pada Maret 2021.
Kesimpulan
Unggahan video disertai klaim “pasukan Garuda Indonesia tiba di Palestina” merupakan konten menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Vania)
(Ditulis oleh Vania)
Rujukan
(GFD-2025-27025) [SALAH] Video "Pembangunan Patung Paus Fransiskus Berukuran Raksasa"
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 18/05/2025
Berita
Akun Facebook “Irene Daeli” pada Sabtu (3/5/2025) mengunggah video [arsip] beserta narasi:
“Selamat siang semuanya
Proses pembuatan patung bapa Paus Fransiskus”
Per Minggu (18/5/2025), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 3 juta kali, mendapat lebih dari 148 ribu tanda suka, dan dibagikan ulang 3.600-an kali.
“Selamat siang semuanya
Proses pembuatan patung bapa Paus Fransiskus”
Per Minggu (18/5/2025), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 3 juta kali, mendapat lebih dari 148 ribu tanda suka, dan dibagikan ulang 3.600-an kali.
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan pemberitaan valid soal pembangunan patung Paus Fransiskus seperti dalam video.
Terdapat kejanggalan yang mengindikasikan konten tersebut merupakan rekayasa AI. terlihat dari pria dalam video yang tidak bisa menggenggam batu bata saat proses pembangunan.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengecek video tersebut menggunakan deteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,7 persen.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan pemberitaan valid soal pembangunan patung Paus Fransiskus seperti dalam video.
Terdapat kejanggalan yang mengindikasikan konten tersebut merupakan rekayasa AI. terlihat dari pria dalam video yang tidak bisa menggenggam batu bata saat proses pembangunan.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengecek video tersebut menggunakan deteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,7 persen.
Kesimpulan
Unggahan video disertai klaim "proses pembangunan patung Paus Fransiskus berukuran raksasa" merupakan konten konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh Vania)
(Ditulis oleh Vania)
Rujukan
(GFD-2025-27026) Hoaks! Video Presiden Prabowo resmikan pinjol
Sumber:Tanggal publish: 18/05/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan Presiden Prabowo sedang memotong pita dan berjalan diatas karpet merah khas sebuah acara peresmian.
Dalam video tersebut, dinarasikan Presiden Prabowo meresmikan perusahaan pinjaman online atau pinjol.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“10 Mei 2025
PAK PRABOWO TELAH MERESMIKAN PINJAMAN ONLINE MBT AL-FALAH
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Minimal pinjaman 5jt-500jt tanpa bunga (0%) tanpa riba Melayani seluruh Indonesia AYO AJUKAN SEKARANG”
Namun, benarkah video Presiden Prabowo resmikan pinjol tersebut?
Dalam video tersebut, dinarasikan Presiden Prabowo meresmikan perusahaan pinjaman online atau pinjol.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“10 Mei 2025
PAK PRABOWO TELAH MERESMIKAN PINJAMAN ONLINE MBT AL-FALAH
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Minimal pinjaman 5jt-500jt tanpa bunga (0%) tanpa riba Melayani seluruh Indonesia AYO AJUKAN SEKARANG”
Namun, benarkah video Presiden Prabowo resmikan pinjol tersebut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, unggahan video tersebut serupa dengan unggahan video di TikTok Ketua DPD Gerindra Sumatera Selatan Kartika Sandra Desi,, saat meresmikan kantor DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Selasa (9/1/2024).
Dalam video juga terdengan suara Prabowo meresmikan kantor DPD Partai Gerindra bukan perusahaan pinjol.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim video Presiden Prabowo resmikan pinjol merupakan disinformasi. atau hoaks.
Klaim: Video Presiden Prabowo resmikan pinjol
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dalam video juga terdengan suara Prabowo meresmikan kantor DPD Partai Gerindra bukan perusahaan pinjol.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim video Presiden Prabowo resmikan pinjol merupakan disinformasi. atau hoaks.
Klaim: Video Presiden Prabowo resmikan pinjol
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
(GFD-2025-27008) Hoaks! Vaksin TBC Bill Gates picu lonjakan autisme di Vietnam
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial X menarasikan angka autisme di Vietnam melonjak drastis setelah peluncuran vaksin tuberkulosis (TBC) yang dikembangkan perusahaan milik filantropis asal Amerika Serikat Bill Gates.
Pada awal Mei 2025, pendiri Microsoft itu mengunjungi Indonesia dan bertemu Presiden Prabowo Subianto. Salah satu topik pembahasan adalah uji klinis vaksin TBC M72 di Indonesia, yang dikembangkan perusahaannya.
Indonesia dipilih karena memiliki beban kasus TBC tertinggi kedua di dunia setelah India, dengan sekitar 100.000 kematian setiap tahun. Uji coba itu juga membuka peluang produksi vaksin dalam negeri melalui Bio Farma.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“ANGKA AUTISME DI VIETNAM MELONJAK SETELAH PELUNCURAN VAKSIN BUATAN BILL GATES
ANGKA AUTISME DI VIETNAM MELONJAK SETELAH PELUNCURAN VAKSIN BILL GATES
Autisme belum ada sejak tahun 1975, di tahun 200-2001. Gates Fondation meluncurkan program vaksinasi di Vietnam. Dan, Vienam memiliki peringkat lebih dari 300% autisme.”
Pada awal Mei 2025, pendiri Microsoft itu mengunjungi Indonesia dan bertemu Presiden Prabowo Subianto. Salah satu topik pembahasan adalah uji klinis vaksin TBC M72 di Indonesia, yang dikembangkan perusahaannya.
Indonesia dipilih karena memiliki beban kasus TBC tertinggi kedua di dunia setelah India, dengan sekitar 100.000 kematian setiap tahun. Uji coba itu juga membuka peluang produksi vaksin dalam negeri melalui Bio Farma.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“ANGKA AUTISME DI VIETNAM MELONJAK SETELAH PELUNCURAN VAKSIN BUATAN BILL GATES
ANGKA AUTISME DI VIETNAM MELONJAK SETELAH PELUNCURAN VAKSIN BILL GATES
Autisme belum ada sejak tahun 1975, di tahun 200-2001. Gates Fondation meluncurkan program vaksinasi di Vietnam. Dan, Vienam memiliki peringkat lebih dari 300% autisme.”
Hasil Cek Fakta
Video pria dalam unggahan tersebut berasal dari sebuah dokumenter berjudul Vaxxed: From Cover-up to Catastrophe (2016). Isi pebahasan dalam cuplikan tersebut juga bukan terkait vaksin TBC buatan perusahaan milik Bill Gates
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Menurut laporan AFP Fact Check, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Faktanya, Vietnam tidak memiliki data resmi nasional tentang prevalensi autisme. Namun, studi pada 2019 menunjukkan bahwa sekitar 0,75 persen anak-anak usia 18–30 bulan di Vietnam teridentifikasi berada dalam spektrum autisme.
Kenaikan angka itu lebih disebabkan oleh peningkatan kesadaran, metode diagnosis yang lebih baik, dan akses layanan kesehatan yang lebih luas, bukan karena vaksinasi .Baca selengkapnya di sini.
Selain itu, hubungan antara vaksin dan autisme telah dibantah oleh berbagai penelitian ilmiah. Dilansir dari VaccinesToday klaim yang mengaitkan vaksin dengan autisme berakar dari studi palsu oleh Andrew Wakefield pada 1998 yang telah ditarik dan didiskreditkan secara luas. Sejak itu, banyak studi berskala besar tidak menemukan hubungan kausal antara vaksinasi dan autisme .
Dengan demikian klaim bahwa vaksin TBC buatan perusahaan milik Bill Gates menyebabkan lonjakan kasus autisme di Vietnam adalah tidak benar dan tidak didukung oleh bukti ilmiah. Peningkatan angka diagnosis autisme lebih berkaitan dengan faktor-faktor seperti peningkatan kesadaran dan metode diagnosis yang lebih baik, bukan karena vaksinasi.
Menurut laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), autisme merupakan kondisi neurologis yang berlangsung seumur hidup dan biasanya terdeteksi sejak masa kanak-kanak. Kondisi ini tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin, ras, atau latar belakang sosial ekonomi.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Penyandang autisme umumnya memiliki pola interaksi, belajar, komunikasi, dan respons sensorik yang khas, serta bisa sangat aktif atau sangat pasif dalam beberapa kasus. Kasus autisme cukup umum terjadi dalam skala global, namun pemahaman masyarakat terhadap kondisi ini masih rendah. Baca selengkapnya di sini.
Dengan demikian klaim bahwa vaksin TBC buatan perusahaan milik Bill Gates menyebabkan lonjakan kasus autisme di Vietnam adalah tidak benar dan tidak didukung oleh bukti ilmiah. Peningkatan angka diagnosis autisme lebih berkaitan dengan faktor-faktor seperti peningkatan kesadaran dan metode diagnosis yang lebih baik, bukan karena vaksinasi.
Klaim: Vaksin Bill Gates sebabkan kasus Autisme di Vietnam melonjak
Rating: Hoaks
Baca juga : Ahli: Vaksin M72 tidak akan gantikan vaksin BCG
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Menurut laporan AFP Fact Check, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Faktanya, Vietnam tidak memiliki data resmi nasional tentang prevalensi autisme. Namun, studi pada 2019 menunjukkan bahwa sekitar 0,75 persen anak-anak usia 18–30 bulan di Vietnam teridentifikasi berada dalam spektrum autisme.
Kenaikan angka itu lebih disebabkan oleh peningkatan kesadaran, metode diagnosis yang lebih baik, dan akses layanan kesehatan yang lebih luas, bukan karena vaksinasi .Baca selengkapnya di sini.
Selain itu, hubungan antara vaksin dan autisme telah dibantah oleh berbagai penelitian ilmiah. Dilansir dari VaccinesToday klaim yang mengaitkan vaksin dengan autisme berakar dari studi palsu oleh Andrew Wakefield pada 1998 yang telah ditarik dan didiskreditkan secara luas. Sejak itu, banyak studi berskala besar tidak menemukan hubungan kausal antara vaksinasi dan autisme .
Dengan demikian klaim bahwa vaksin TBC buatan perusahaan milik Bill Gates menyebabkan lonjakan kasus autisme di Vietnam adalah tidak benar dan tidak didukung oleh bukti ilmiah. Peningkatan angka diagnosis autisme lebih berkaitan dengan faktor-faktor seperti peningkatan kesadaran dan metode diagnosis yang lebih baik, bukan karena vaksinasi.
Menurut laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), autisme merupakan kondisi neurologis yang berlangsung seumur hidup dan biasanya terdeteksi sejak masa kanak-kanak. Kondisi ini tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin, ras, atau latar belakang sosial ekonomi.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Penyandang autisme umumnya memiliki pola interaksi, belajar, komunikasi, dan respons sensorik yang khas, serta bisa sangat aktif atau sangat pasif dalam beberapa kasus. Kasus autisme cukup umum terjadi dalam skala global, namun pemahaman masyarakat terhadap kondisi ini masih rendah. Baca selengkapnya di sini.
Dengan demikian klaim bahwa vaksin TBC buatan perusahaan milik Bill Gates menyebabkan lonjakan kasus autisme di Vietnam adalah tidak benar dan tidak didukung oleh bukti ilmiah. Peningkatan angka diagnosis autisme lebih berkaitan dengan faktor-faktor seperti peningkatan kesadaran dan metode diagnosis yang lebih baik, bukan karena vaksinasi.
Klaim: Vaksin Bill Gates sebabkan kasus Autisme di Vietnam melonjak
Rating: Hoaks
Baca juga : Ahli: Vaksin M72 tidak akan gantikan vaksin BCG
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Rujukan
- https://x.com/Boediantar4/status/1922940755028349159?t=QL6vMI7jHKRtJliRB56vbA&s=08 counter
- https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.33PX7TD?utm_source=chatgpt.com
- http://
- https://www.thetransmitter.org/spectrum/large-survey-children-hints-true-autism-prevalence-vietnam/?utm_source=chatgpt.com
- https://www.vaccinestoday.eu/stories/bill-gates-anti-vaccine-myths-kill-children/?utm_source=chatgpt.com
- http://
- https://www.antaranews.com/berita/4039257/mengenal-sejarah-hari-peduli-autisme-sedunia
Halaman: 1997/8128



