(GFD-2025-27018) Cek Fakta: Link Pendaftaran Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
Murianews, Kudus – Beredar sebuah tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian. Jangan keburu daftar, cek faktanya dulu yuk.
Tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian itu disebarkan bersamaan dengan unggahan di media sosial. Salah satunya diunggah akun Facebook Petani Milenial, pada 18 April 2025.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyertakan gambar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Unggahan itu juga menyebutkan jenis bantuan yang diberikan, yakni Traktor Roda 4, Traktor Roda 2, Traktor Panen, Traktor Tanam, dan Pompa Air.
Pendaftaran bantuan itu disebut dilakukan secara online yang diklaim melalui link https://sillahkandaftarsekarang.llaily.com/.
Berikut tangkap layar dari postingan tersebut.
Tangkap layar postingan yang menautkan link pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian. (Istimewa/Facebook)
Jangan mudah percaya dengan postingan tersebut. Yuk cek faktanya dulu sebelum mendaftar.
Simak hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com di halaman berikut.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri tautan dalam unggahan yang diklaim sebagai link pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian dengan menggunakan pemeriksa website milik Norton.
Hasilnya, situs atau link https://sillahkandaftarsekarang.llaily.com yang disematkan dalam postingan tersebut masuk dalam kategori phishing atau penipuan online.
Berikut tangkap layar dari hasil pemeriksaan menggunakan tool pemeriksa website milik Norton:
Tangkap layar hasil penelusuran website yang diklaim sebagai link pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian. (Dok. Murianews)
Web phishing merupakan serangan melalui situs web palsu yang dirancang untuk menipu pengguna agar mengungkapkan informasi pribadi atau keuangan.
Penyerang biasanya menciptakan website yang meniru tampilan atau nuansa dari web resmi milik perusahaan, pemerintahan, maupun layanan online terkenal lainnya.
Melansir dari Antara, untuk memperoleh bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pada tahun 2025, langkah-langkah pengajuannya sebagai berikut:
Secara umum, pengajuan alsintan dilakukan melalui Dinas Pertanian masing-masing kabupaten. Belum ada situs secara nasional untuk pengajuan bantuan alsintan.
Untuk petunjuk teknis penyediaan dan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) 2025, masyarakat dapat mengetahuinya dari tautan ini atau ini.
Kesimpulan…
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, unggahan dengan tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian adalah disinformasi jenis fabricated content alias konten palsu.
(GFD-2025-27019) [HOAKS] Tautan untuk Undian Haji Gratis 2025 dari Kemenag
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Unggahan media sosial berupa poster dan tautan pendaftaran undian haji gratis mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag) beredar pada Mei 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks. Waspada, unggahan itu diindikasi sebagai modus penipuan.
Unggahan soal pendaftaran undian haji gratis mengatasnamakan Kemenag muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks. Waspada, unggahan itu diindikasi sebagai modus penipuan.
Unggahan soal pendaftaran undian haji gratis mengatasnamakan Kemenag muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Hasil Cek Fakta
Saat tautan dalam unggahan dibuka, warganet diminta memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram yang berisiko disalahgunakan.
Ini merupakan modus penipuan yang dilakukan dengan metode phishing atau memancing calon korban memberikan data pribadi.
Phishing merupakan pencurian data pribadi yang berbahaya karena berpotensi merugikan kita secara material. Data pribadi bisa digunakan untuk membobol rekening perbankan.
Selain itu, berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, di website dan media sosial resmi Kemenag tidak ditemukan informasi soal program haji gratis pada tahun 2025.
Kemenag telah membantah unggahan soal undian pendaftaran haji gratis yang mengarah pada penipuan.
"Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan syarat tertentu," tulis Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag di Instagram-nya.
Kemenag mengimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada pihak yang menawarkan ibadah haji gratis maupun percepatan keberangkatan haji secara gratis.
Sampai saat ini juga tidak ada informasi valid Kemenag mengadakan program haji gratis untuk masyarakat umum.
Ini merupakan modus penipuan yang dilakukan dengan metode phishing atau memancing calon korban memberikan data pribadi.
Phishing merupakan pencurian data pribadi yang berbahaya karena berpotensi merugikan kita secara material. Data pribadi bisa digunakan untuk membobol rekening perbankan.
Selain itu, berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, di website dan media sosial resmi Kemenag tidak ditemukan informasi soal program haji gratis pada tahun 2025.
Kemenag telah membantah unggahan soal undian pendaftaran haji gratis yang mengarah pada penipuan.
"Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan syarat tertentu," tulis Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag di Instagram-nya.
Kemenag mengimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada pihak yang menawarkan ibadah haji gratis maupun percepatan keberangkatan haji secara gratis.
Sampai saat ini juga tidak ada informasi valid Kemenag mengadakan program haji gratis untuk masyarakat umum.
Kesimpulan
Unggahan soal pendaftaran undian haji gratis mengatasnamakan Kemenag tidak benar atau hoaks.
Kemenag tidak pernah mengadakan undian haji gratis 2025. Unggahan itu mengarah pada penipuan.
Kemenag tidak pernah mengadakan undian haji gratis 2025. Unggahan itu mengarah pada penipuan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1ALB7BEFdG/
- https://www.facebook.com/share/p/1G9bjzbU9N/
- https://www.facebook.com/share/p/1Y1KBRSbdg/
- https://kemenag.go.id/
- https://www.instagram.com/p/DFW1rRPzuHh/?utm_source=ig_embed&ig_rid=f549dd4f-270b-4d66-822c-43c3ec7d9715
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27020) [HOAKS] Video Bill Gates Marah dan Akhiri Wawancara
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan filantropis dan pendiri Microsoft, Bill Gates, marah kepada seorang presenter dan mengakhiri wawancara.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu palsu dan telah dimanipulasi menggunakan artificial intelligence (AI).
Video yang diklaim menunjukkan Bill Gates marah kepada seorang presenter dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Rabu (14/5/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
WAWANCARA YANG MEMBUAT BIL GATES EMOSI KARENA MERASA "DITELANJANGI" DAN MENGAKHIRI SESI WAWANCARA TERSEBUT
Video yang dicantumkan berdurasi 1 menit 40 detik dan dibuka dengan sang presenter menanyakan kepada Bill Gates soal kontribusinya terhadap dunia.
Gates menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan bahwa ia telah menciptakan sistem operasi komputer yang paling populer di dunia, yakni Windows.
Namun, presenter itu membantah dan mengatakan bahwa Gates sebenarnya mencuri sistem operasi lain dan mengubahnya sehingga seolah ia adalah penciptanya.
Kemudian, presenter menanyakan tanggapan Gates soal perannya di dunia kesehatan yang telah mengakibatkan jutaan orang cedera dan tewas karena obat yang dipromosikannya.
Gates menolak menjawab pertanyaan tersebut dan mengakhiri wawancara.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu palsu dan telah dimanipulasi menggunakan artificial intelligence (AI).
Video yang diklaim menunjukkan Bill Gates marah kepada seorang presenter dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Rabu (14/5/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
WAWANCARA YANG MEMBUAT BIL GATES EMOSI KARENA MERASA "DITELANJANGI" DAN MENGAKHIRI SESI WAWANCARA TERSEBUT
Video yang dicantumkan berdurasi 1 menit 40 detik dan dibuka dengan sang presenter menanyakan kepada Bill Gates soal kontribusinya terhadap dunia.
Gates menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan bahwa ia telah menciptakan sistem operasi komputer yang paling populer di dunia, yakni Windows.
Namun, presenter itu membantah dan mengatakan bahwa Gates sebenarnya mencuri sistem operasi lain dan mengubahnya sehingga seolah ia adalah penciptanya.
Kemudian, presenter menanyakan tanggapan Gates soal perannya di dunia kesehatan yang telah mengakibatkan jutaan orang cedera dan tewas karena obat yang dipromosikannya.
Gates menolak menjawab pertanyaan tersebut dan mengakhiri wawancara.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video wawancara Bill Gates itu dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.
Hasilnya, video tersebut berasal dari program 7.30 yang ditayangkan oleh ABC News Australia pada 30 Januari 2023. Isi lengkap wawancara itu dapat disimak di sini.
Dalam program tersebut, presenter Sarah Ferguson dan Bill Gates membicarakan banyak topik, seperti teori konspirasi soal Gates, teknologi AI, dan kegiatan amal.
Pada salah satu sesi, Gates mengatakan kepada Ferguson bahwa media arus utama telah memperburuk penyebaran teori konspirasi tentang dirinya.
Video wawancara Gates yang ditayangkan oleh ABC News Australia berdurasi 12 menit 32 detik. Namun, Kompas.com tidak menemukan peristiwa seperti klip yang beredar di Facebook.
Ferguson tidak menanyakan soal sistem operasi komputer atau menuduh Gates mencelakakan banyak orang. Gates juga tidak mengakhiri wawancara karena marah.
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Kompas.com menemukan artikel dari AFP yang memuat penjelasan dari juru bicara ABC News Australia.
Juru bicara Sally Jackson mengatakan kepada AFP bahwa video Gates marah dan mengakhiri wawancara dengan Ferguson adalah video palsu.
Ia mengonfirmasi bahwa Gates tidak mengahkiri wawancara. Hasil dari wawancara tersebut adalah yang ditampilkan dalam video di situs web ABC News Australia.
Sementara itu, jurnalis dan pakar deepfake Bruno Sartori mengatakan kepada AFP bahwa video palsu itu kemungkinan besar dibuat menggunakan AI.
Menurut Sartori, indikasi ini terlihat dari kualitas video yang rendah untuk menutupi gerak bibir yang tidak sinkron dengan kalimat yang diucapkan.
Hasilnya, video tersebut berasal dari program 7.30 yang ditayangkan oleh ABC News Australia pada 30 Januari 2023. Isi lengkap wawancara itu dapat disimak di sini.
Dalam program tersebut, presenter Sarah Ferguson dan Bill Gates membicarakan banyak topik, seperti teori konspirasi soal Gates, teknologi AI, dan kegiatan amal.
Pada salah satu sesi, Gates mengatakan kepada Ferguson bahwa media arus utama telah memperburuk penyebaran teori konspirasi tentang dirinya.
Video wawancara Gates yang ditayangkan oleh ABC News Australia berdurasi 12 menit 32 detik. Namun, Kompas.com tidak menemukan peristiwa seperti klip yang beredar di Facebook.
Ferguson tidak menanyakan soal sistem operasi komputer atau menuduh Gates mencelakakan banyak orang. Gates juga tidak mengakhiri wawancara karena marah.
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Kompas.com menemukan artikel dari AFP yang memuat penjelasan dari juru bicara ABC News Australia.
Juru bicara Sally Jackson mengatakan kepada AFP bahwa video Gates marah dan mengakhiri wawancara dengan Ferguson adalah video palsu.
Ia mengonfirmasi bahwa Gates tidak mengahkiri wawancara. Hasil dari wawancara tersebut adalah yang ditampilkan dalam video di situs web ABC News Australia.
Sementara itu, jurnalis dan pakar deepfake Bruno Sartori mengatakan kepada AFP bahwa video palsu itu kemungkinan besar dibuat menggunakan AI.
Menurut Sartori, indikasi ini terlihat dari kualitas video yang rendah untuk menutupi gerak bibir yang tidak sinkron dengan kalimat yang diucapkan.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang beredar di Facebook dan diklaim menunjukkan Bill Gates marah kepada seorang presenter adalah hoaks.
Video itu merupakan hasil manipulasi AI. Video asli yang ditayangkan ABC News Australia tidak menunjukkan peristiwa seperti dalam klip yang dibagikan di Facebook.
Video itu merupakan hasil manipulasi AI. Video asli yang ditayangkan ABC News Australia tidak menunjukkan peristiwa seperti dalam klip yang dibagikan di Facebook.
Rujukan
- https://www.facebook.com/hariono.soeharyo34343434535/videos/2249612042160616/
- https://www.facebook.com/watch/?v=714301727815946
- https://www.facebook.com/reel/1404941300659772
- https://www.abc.net.au/news/2023-01-30/bill-gates-complained-to-tech-companies-conspiracy-theories/101907020
- https://factuel.afp.com/doc.afp.com.33NG8JV
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27029) [HOAKS] TBC Disebarkan Lewat Langit Menggunakan Pesawat
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim penyakit tuberkulosis atau TBC disebarkan lewat langit menggunakan pesawat.
Narasi itu beredar setelah pemerintah mengumumkan kerja sama dengan Gates Foundation milik Bill Gates untuk menggelar uji klinis vaksin TBC.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim TBC disebarkan lewat langit menggunakan pesawat dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Jumat (16/5/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Selalu Perhatikan Langit Kita...
Chemtrail / racun di Sebar , gak lama batuk2 , pilek , meriang , klo dlu di Vonis c19 , skrg bakal di vonis TBC ...Ada gejala gak ada gejala Kalian di Vonis TB.
Ingat dlu 99% yg Meninggal di COVID kan , semua Wa…
Screenshot Hoaks, TBC disebarkan lewat langit menggunakan pesawat
Narasi itu beredar setelah pemerintah mengumumkan kerja sama dengan Gates Foundation milik Bill Gates untuk menggelar uji klinis vaksin TBC.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim TBC disebarkan lewat langit menggunakan pesawat dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Jumat (16/5/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Selalu Perhatikan Langit Kita...
Chemtrail / racun di Sebar , gak lama batuk2 , pilek , meriang , klo dlu di Vonis c19 , skrg bakal di vonis TBC ...Ada gejala gak ada gejala Kalian di Vonis TB.
Ingat dlu 99% yg Meninggal di COVID kan , semua Wa…
Screenshot Hoaks, TBC disebarkan lewat langit menggunakan pesawat
Hasil Cek Fakta
Narasi tersebut menyebutkan tentang chemtrail, teori konspirasi yang mengeklaim pesawat digunakan untuk menyebarkan bahan kimia beracun.
Teori chemtrail telah dibantah akademisi dan pakar penerbangan. Kemunculan jejak putih di langit setelah pesawat melintas adalah fenomena biasa yang disebut contrail, bukan chemtrail.
Diberitakan Kompas.com, 14 Juli 2021, Kepala Dinas Penerbangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, jejak atau asap putih seperti awan yang terlihat di langit setelah pesawat terbang melintas adalah hal yang biasa.
"Ini merupakan hasil dari pengembunan udara dengan kadar air tinggi yang bergesekan dengan mesin pesawat. Ada juga yang menyebutnya dengan vapor trails tapi jika bentuknya mulai berpendar atau melebar seperti awan biasa juga disebut dengan aviaticus cloud," ujar Indan.
Penjelasan serupa juga diungkapkan oleh pengamat penerbangan yang juga mantan KSAU, Cheppy Hakim.
Cheppy mengatakan, fenomena ekor pesawat yang meninggalkan jejak asap terjadi karena adanya proses kondensasi.
"Intinya karena di atas itu temperaturnya dingin, exhaust knalpotnya itu panas, maka terjadilah proses kondensasi yang terlihat seperti asap putih itu," kata Cheppy.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Penularan TBC dapat berasal dari percikan droplet saat berbicara, batuk atau bersin. TBC utamanya menyerang organ paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti selaput otak, kulit, tulang, dan kelenjar getah bening.
Teori chemtrail telah dibantah akademisi dan pakar penerbangan. Kemunculan jejak putih di langit setelah pesawat melintas adalah fenomena biasa yang disebut contrail, bukan chemtrail.
Diberitakan Kompas.com, 14 Juli 2021, Kepala Dinas Penerbangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, jejak atau asap putih seperti awan yang terlihat di langit setelah pesawat terbang melintas adalah hal yang biasa.
"Ini merupakan hasil dari pengembunan udara dengan kadar air tinggi yang bergesekan dengan mesin pesawat. Ada juga yang menyebutnya dengan vapor trails tapi jika bentuknya mulai berpendar atau melebar seperti awan biasa juga disebut dengan aviaticus cloud," ujar Indan.
Penjelasan serupa juga diungkapkan oleh pengamat penerbangan yang juga mantan KSAU, Cheppy Hakim.
Cheppy mengatakan, fenomena ekor pesawat yang meninggalkan jejak asap terjadi karena adanya proses kondensasi.
"Intinya karena di atas itu temperaturnya dingin, exhaust knalpotnya itu panas, maka terjadilah proses kondensasi yang terlihat seperti asap putih itu," kata Cheppy.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Penularan TBC dapat berasal dari percikan droplet saat berbicara, batuk atau bersin. TBC utamanya menyerang organ paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti selaput otak, kulit, tulang, dan kelenjar getah bening.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim TBC disebarkan lewat langit menggunakan pesawat adalah hoaks.
Teori chemtrail telah dibantah akademisi dan pakar penerbangan. Kemunculan jejak putih di langit setelah pesawat melintas adalah fenomena biasa yang disebut contrail, bukan chemtrail.
Teori chemtrail telah dibantah akademisi dan pakar penerbangan. Kemunculan jejak putih di langit setelah pesawat melintas adalah fenomena biasa yang disebut contrail, bukan chemtrail.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=1405415673802230
- https://www.facebook.com/61566920406136/videos/1334737314287168/
- https://www.facebook.com/nur.izzati.pencinta.palestini/videos/626389197103236/
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/07/14/120300365/ramai-video-sebut-chemtrail-sebar-bahan-kimia-dari-pesawat-ini-faktanya?page=all#page4
- https://ayosehat.kemkes.go.id/ayo-kenali-gejala-tuberkulosis-yang-perlu-diwaspadai-mulai-dari-batuk-hingga-berat-badan-menurun
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1999/8128
