KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial menampilkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo memakai rompi tahanan.
Dengan demikian, muncul kesan bahwa Roy Suryo saat ini sedang terjerat kasus hukum. Sebagai konteks, nama Roy Suryo memang dalam perbincangan terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Namun, setelah ditelusuri unggahan itu perlu diluruskan karena informasinya keliru.
Unggahan yang menampilkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan dibagikan akun Facebook ini pada 30 April 2025.
Berikut keterangan teks yang disampaikan:
Selamat Siang Indonesia
Selamat siang semuanya..
Kecuali Roy Suro 'selamat kembali'
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook foto Roy Suryo mengenakan rompi tahanan yang diklaim pada 2025Penelusuran Kompas.com
Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan foto itu identik dengan yang ada di laman Kompas.com ini.
Foto itu adalah momen Roy Suryo meninggalkan Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menuju Rutan Salemba pada 29 September 2022.
Saat itu, Roy Suryo divonis 9 bulan penjara dalam kasus meme stupa Candi Borobudur yang diubah mirip Jokowi.
Roy Suryo dinyatakan bersalah telah menyebarkan informasi yang mengarah pada kebencian atau permusuhan individu berdasarkan suku, ras, agama, dan antar-golongan (SARA).
Diberitakan Kompas.comsebelumnya, pada 30 April 2025 Jokowi mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk melaporkan sejumlah pihak terkait tuduhan ijazah palsu.
Salah satu terlapor yang diadukan Jokowi adalah Roy Suryo. Namun hingga kini tidak ada informasi valid Roy Suryo ditahan.
Unggahan itu tidak memberikan konteks peristiwa yang utuh sehingga berpotensi menjadi gangguan informasi.
(GFD-2025-27030) [KLARIFIKASI] Foto Roy Suryo Pakai Rompi Tahanan pada 2022, Bukan 2025
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Foto yang menampilkan Roy Suryo memakai rompi tahanan dibagikan dengan narasi keliru.
Adapun foto itu diambil pada 2022 ketika Roy Suryo divonis 9 bulan penjara dalam kasus meme stupa Candi Borobudur yang diubah mirip Jokowi. Hingga artikel itu dibuat, tidak ada informasi valid Roy Suryo ditahan aparat pada 2025.
Adapun foto itu diambil pada 2022 ketika Roy Suryo divonis 9 bulan penjara dalam kasus meme stupa Candi Borobudur yang diubah mirip Jokowi. Hingga artikel itu dibuat, tidak ada informasi valid Roy Suryo ditahan aparat pada 2025.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/r/1Asj5VwzS6/
- https://www.kompas.com/tren/read/2022/12/29/180000065/kasus-roy-suryo--bermula-dari-meme-stupa-hingga-divonis-9-bulan-penjara
- https://megapolitan.kompas.com/read/2025/05/15/12123351/roy-suryo-dan-dokter-tifa-diperiksa-terkait-tudingan-ijazah-palsu-jokowi
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27031) [HOAKS] Video Bill Gates Emosi Saat Diwawancara di Televisi
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar video pendiri Microsoft sekaligus filantropis Bill Gates menjawab rangkaian pertanyaan dalam sebuah wawancara eksklusif.
Awalnya topik wawancara membahas soal teknologi, kemudian Gates mulai emosi ketika ditanyai mengenai pengembangan obat. Ia lantas meminta wawancara dihentikan.
Video itu beredar pada Mei 2025, ketika masyarakat menyoroti kunjungan Bill Gates ke Indonesia terkait bantuan dan uji khasiat vaksin TBC.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video Bill Gates emosi saat diwawancara disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Video serupa juga ditemukan di Instagram, seperti diunggah oleh akun ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (15/5/2025):
Reporter TV menguak secara mendalam tentang Bill Gates. Bill Gates emosi, dan akhiri wawancara TV ini
Awalnya topik wawancara membahas soal teknologi, kemudian Gates mulai emosi ketika ditanyai mengenai pengembangan obat. Ia lantas meminta wawancara dihentikan.
Video itu beredar pada Mei 2025, ketika masyarakat menyoroti kunjungan Bill Gates ke Indonesia terkait bantuan dan uji khasiat vaksin TBC.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video Bill Gates emosi saat diwawancara disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Video serupa juga ditemukan di Instagram, seperti diunggah oleh akun ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (15/5/2025):
Reporter TV menguak secara mendalam tentang Bill Gates. Bill Gates emosi, dan akhiri wawancara TV ini
Hasil Cek Fakta
Video yang beredar bersumber dari video wawancara Bill Gates bersama jurnalis Sarah Ferguson.
Video lengkapnya dapat dilihat di kanal YouTube ABC News Australia, pada 21 Januari 2023.
Wawancara tersebut membahas soal investasi dalam teknologi ramah lingkungan, yang diharapkan dapat mengatasi krisis iklim.
Bill Gates juga berbagi pandangannya soal perusahaan di balik chatbot terbaru yang dan tantangan di masa depan.
Wawancara itu juga membahas kegiatan filantropis Bill Gates untuk menanggulangi kemiskinan, penyakit, kematian bayi, bahkan Covid-19.
Tidak ada bagian dalam wawancara menampilkan Bill Gates emosi atau meminta menghentikan tanya jawab.
Apabila dicermati, pada pertengahan klip yang beredar di media sosial, suara Bill Gates terdengar berbeda.
Gerak mulut dan wajah juga tidak selaras dengan ucapannya.
Video wawancaranya tampak disunting dengan menambahkan audio yang berbeda dari versi aslinya.
Pemeriksa fakta Associated Press menghubungi ahli digital forensik Universitas California Berkeley, Hany Farid.
Farid memastikan klip yang beredar di media sosial merupakan rekayasa.
"Selain memiliki akses ke video asli sebagai titik perbandingan, sinkronisasi bibir dalam video palsu tersebut dilakukan dengan sangat buruk. Sepertinya audionya dihasilkan oleh AI," ujarnya.
Video lengkapnya dapat dilihat di kanal YouTube ABC News Australia, pada 21 Januari 2023.
Wawancara tersebut membahas soal investasi dalam teknologi ramah lingkungan, yang diharapkan dapat mengatasi krisis iklim.
Bill Gates juga berbagi pandangannya soal perusahaan di balik chatbot terbaru yang dan tantangan di masa depan.
Wawancara itu juga membahas kegiatan filantropis Bill Gates untuk menanggulangi kemiskinan, penyakit, kematian bayi, bahkan Covid-19.
Tidak ada bagian dalam wawancara menampilkan Bill Gates emosi atau meminta menghentikan tanya jawab.
Apabila dicermati, pada pertengahan klip yang beredar di media sosial, suara Bill Gates terdengar berbeda.
Gerak mulut dan wajah juga tidak selaras dengan ucapannya.
Video wawancaranya tampak disunting dengan menambahkan audio yang berbeda dari versi aslinya.
Pemeriksa fakta Associated Press menghubungi ahli digital forensik Universitas California Berkeley, Hany Farid.
Farid memastikan klip yang beredar di media sosial merupakan rekayasa.
"Selain memiliki akses ke video asli sebagai titik perbandingan, sinkronisasi bibir dalam video palsu tersebut dilakukan dengan sangat buruk. Sepertinya audionya dihasilkan oleh AI," ujarnya.
Kesimpulan
Video Bill Gates emosi saat diwawancara merupakan konten manipulatif.
Video aslinya bersumber dari wawancara ABC News Australia pada 2023, lantas disunting dan disebarkan dengan narasi menyesatkan.
Dalam video aslinya, tidak ada bagian yang menampilkan Gates emosi dan meminta menghentikan tanya jawab.
Video aslinya bersumber dari wawancara ABC News Australia pada 2023, lantas disunting dan disebarkan dengan narasi menyesatkan.
Dalam video aslinya, tidak ada bagian yang menampilkan Gates emosi dan meminta menghentikan tanya jawab.
Rujukan
- https://www.facebook.com/peter.huang.378537/videos/1020204790202426
- https://www.facebook.com/jaya.Melok/videos/9480825885373804
- https://www.facebook.com/bintang.sahala/videos/693103023654021/
- https://www.facebook.com/siregar.yarpin/videos/2867390506786567/
- https://www.instagram.com/hk_pro78._/reel/DJlm-TVyAB5/
- https://www.instagram.com/jonisoepardi/reel/DJnrMHtp3KU/
- https://www.instagram.com/bayongwong/reel/DJoeM9CzKQy/
- https://www.instagram.com/3uk4n514p4_2/reel/DJlvU5rTeOE/
- https://www.youtube.com/watch?v=nDyzcqAaJ2s
- https://apnews.com/article/fact-check-bill-gates-interview-661059591134
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27038) [HOAKS] Video Dedi Mulyadi Resmikan Layanan Pinjol
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah unggahan video yang diklaim menampilkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan layanan pinjaman online (pinjol) beredar di media sosial.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut adalah hoaks.
Video yang diklaim menampilkan Dedi Mulyadi meresmikan pinjo salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Video itu menampilkan Dedi sedang memimpin sebuah rapat dan diberi keterangan:
KDM MERESMIKANPINJAMAN ONLINE
Pinjaman onlineTanpa bunga 0%
Ajukan sekarang5 juta500juta
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Dedi Mulyadi meresmikan pinjol
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut adalah hoaks.
Video yang diklaim menampilkan Dedi Mulyadi meresmikan pinjo salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Video itu menampilkan Dedi sedang memimpin sebuah rapat dan diberi keterangan:
KDM MERESMIKANPINJAMAN ONLINE
Pinjaman onlineTanpa bunga 0%
Ajukan sekarang5 juta500juta
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Dedi Mulyadi meresmikan pinjol
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL yang diunggah pada 22 Maret 2025.
Video asli berjudul: "HANYA 20 MENIT KDM PIMPIN RAPAT - TUNTASKAN PROBLEM INVESTASI BYD | REKRUT 18 RIBU KARYAWAN".
Video tersebut menampilkan momen ketika Dedi memimpin rapat soal masalah investasi di Jawa Barat.
Video tersebut menampilkan momen ketika Dedi memimpin rapat soal masalah investasi di Jawa Barat.
Kepada investor yang hadir di rapat, Dedi menjelaskan terkait komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung investasi di wilayahnya.
Ketika video disimak sampai tuntas tidak ditemukan pembahasan soal pinjol seperti dalam unggahan yang beredar.
Sebelumnya, di media sosial juga muncul video terkait peresmian perusaahan pinjol yang mencatut Presiden Prabowo Subianto.
Padahal, video aslinya adalah peresmian kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Selatan. Penelusuran Kompas.com bisa dilihat di sini.
Video asli berjudul: "HANYA 20 MENIT KDM PIMPIN RAPAT - TUNTASKAN PROBLEM INVESTASI BYD | REKRUT 18 RIBU KARYAWAN".
Video tersebut menampilkan momen ketika Dedi memimpin rapat soal masalah investasi di Jawa Barat.
Video tersebut menampilkan momen ketika Dedi memimpin rapat soal masalah investasi di Jawa Barat.
Kepada investor yang hadir di rapat, Dedi menjelaskan terkait komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung investasi di wilayahnya.
Ketika video disimak sampai tuntas tidak ditemukan pembahasan soal pinjol seperti dalam unggahan yang beredar.
Sebelumnya, di media sosial juga muncul video terkait peresmian perusaahan pinjol yang mencatut Presiden Prabowo Subianto.
Padahal, video aslinya adalah peresmian kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Selatan. Penelusuran Kompas.com bisa dilihat di sini.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan Dedi Mulyadi meresmikan pinjol tidak benar atau hoaks.
Adapun video aslinya adalah momen ketika Dedi memimpin rapat dengan para investor terkait komitmen pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung investasi di wilayahnya. Tidak ada pembahasan pinjol saat itu.
Adapun video aslinya adalah momen ketika Dedi memimpin rapat dengan para investor terkait komitmen pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung investasi di wilayahnya. Tidak ada pembahasan pinjol saat itu.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/r/1ALCDZH6qK/
- https://www.facebook.com/share/p/16RSLErvKk/
- https://www.facebook.com/share/p/1DbbfTXkJC/
- https://www.youtube.com/watch?v=g15Bv5qoO9c&ab_channel=LEMBURPAKUANCHANNEL
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/05/16/143200882/-hoaks-video-prabowo-meresmikan-perusahaan-pinjol
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27039) [HOAKS] Tautan untuk Dapat Token Listrik PLN Gratis Senilai Rp 300.000
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan token listrik gratis senilai Rp 300.000 dari PLN.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis Rp 300.000 dari PLN dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Mei 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Di tahun 2025 PLN Bagi-bagi token listrik gratis sebesar Rp. 300.000, Ayo buruan segera daftarkan dan klaim token gratisnya
Screenshot Hoaks, tautan token listrik gratis Rp 300.000 dari PLN
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu.
Tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis Rp 300.000 dari PLN dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Mei 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Di tahun 2025 PLN Bagi-bagi token listrik gratis sebesar Rp. 300.000, Ayo buruan segera daftarkan dan klaim token gratisnya
Screenshot Hoaks, tautan token listrik gratis Rp 300.000 dari PLN
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, tautan yang dicantumkan oleh akun Facebook tersebut mengarah ke situs mencurigakan.
Situs tersebut meminta pengunjung memasukkan nama lengkap sesuai KTP dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan itu kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, tautan tersebut tidak ditemukan di unggahan media sosial resmi PLN.
Sebelumnya, informasi pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000 juga sempat beredar di Facebook pada Februari 2025.
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana mengatakan, informasi tersebut dipastikan hoaks.
"PLN tidak pernah membagikan token listrik gratis melalui link atau tautan yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata Yudha seperti diberitakan Kompas.com, 28 Februari 2025.
Situs tersebut meminta pengunjung memasukkan nama lengkap sesuai KTP dan nomor akun Telegram aktif.
Tautan itu kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data. Sebab, tautan tersebut tidak ditemukan di unggahan media sosial resmi PLN.
Sebelumnya, informasi pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000 juga sempat beredar di Facebook pada Februari 2025.
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana mengatakan, informasi tersebut dipastikan hoaks.
"PLN tidak pernah membagikan token listrik gratis melalui link atau tautan yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata Yudha seperti diberitakan Kompas.com, 28 Februari 2025.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk mendapatkan token listrik gratis Rp 300.000 dari PLN adalah hoaks.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Selain itu, PLN telah membantah adanya pembagian token listrik gratis.
Tautan tersebut kemungkinan adalah modus phishing atau pencurian data. Selain itu, PLN telah membantah adanya pembagian token listrik gratis.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02de8r5UjnUW41rGyLpXcXS1n4ihdmgtnFsf2wZYg9bxZe4JgQteMa9pR8dSsVc7Ywl&id=61575054968532
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid05P9dLbX35aznc7wySpu3KXATnyDTRh4QtxFCGLpn2Sii2sxPmHBTe8uKWBePNjCAl&id=61576204295627
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid03duqUisxUpDWj2kJRfjkioasR86jDHgQUe9ChDVPdaCWfXRU28nrgDTmkjLyCHZHl&id=61566932660475
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid037YC9iCtfCaKcvvFjnCwQrgtr2LQBJLr6x4eRG47K2M5f6jHtEmQcC2WATGTkQfV2l&id=61575697029259
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/02/28/121800782/-hoaks-pln-bagikan-token-listrik-gratis-senilai-rp-250.000
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2000/8128
