• (GFD-2025-26825) [SALAH] IDI Rilis 19 Minuman Mengandung Aspartame Penyebab Pengerasan Otak

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 05/05/2025

    Berita

    Beredar pesan berantai di media sosial WhatsApp dengan narasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merilis daftar 19 minuman mengandung Aspartam yang menyebabkan pengerasan otak, diabetes, dan pengerasan sumsum tulang belakang. Dalam narasi tersebut mencatut nama Dr. H. Ismuhadi, MPH sebagai narasumber.

    Berikut narasi lengkapnya:

    “Kenali RACUN INI!*

    Tolong disebar luas kan

    Mohon ijin info Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak (Kanker Otak), Diabetes dan Pengerasan Sumsum Tulang Belakang (Mematikan sumsum tulang belakang).

    Untuk itu, hindarilah minuman sbb:

    👉1. Extra Joss,

    👉2. M-150,

    👉3. Kopi Susu Gelas (Granita),

    👉4. Kiranti,

    👉5. Krating Daeng,

    👉6. Hemaviton,

    👉7. Neo Hemaviton,

    👉8. Marimas,

    👉9. Segar Sari shachet,

    👉10. Frutillo,

    👉11. Pop Ice,

    👉12. Segar Dingin Vit. C,

    👉13. Okky Jelly Drink,

    👉14. Inaco,

    👉15. Gatorade,

    👉16. Nabati,

    👉17. Adem Sari,

    👉18. Naturade Gold,

    👉19. Aqua Splash Fruit.

    Karena ke-19 minuman tsb mengandung ASPARTAME (lebih keras dr biang gula) racun yg menyebabkan diabetes, v otak, dan mematikan sumsum tulang.

    Info:

    RS Fatmawati , RSCM , RS Siloam , All RS

    Nara sumber :

    Dr. H. Ismuhadi, MPH

    Mohon dishare, sayangi keluarga anda.”

    Hasil Cek Fakta

    Informasi serupa pernah diulas oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) dengan judul “[SALAH] Daftar Minuman Instan yang Dapat Sebabkan Diabetes dan Matikan Sumsum Tulang” tayang pada Sabtu (23/10/2021).

    BPOM membantah narasi yang beredar tersebut melalui Press Release yang diunggah di laman resminya pada Selasa (12/1/2010).

    Dalam rilis tersebut menjelaskan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai 19 minuman mengandung Aspartam yang menyebabkan pengerasan otak, diabetes, dan pengerasan sumsum tulang belakang.

    Dalam pengaturan Codex disebutkan bahwa Aspartam dapat digunakan untuk berbagai jenis makanan dan minuman antara lain minuman berbasis susu, permen, makanan dan minuman ringan.

    Penggunaan Aspartam dalam makanan dan minuman sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dapat digunakan dengan batas maksimum penggunaannya masing-masing.

    Kesimpulan

    Pesan berantai dengan klaim “IDI rilis 19 minuman yang mengandung Aspartame penyebab pengerasan otak” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-26828) Keliru: Video-video Kebakaran yang Diklaim Terjadi di Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/05/2025

    Berita

    AKUN @PPQSI_ di media sosial X, mengunggah video peristiwa kebakaran seperti pada video satu dan video dua pada 3 Mei 2025 diikuti klaim bahwa peristiwa tersebut terjadi di Israel. Video ini beredar bersamaan dengan peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Yerusalem Hills, Israel, sejak Rabu, 30 April 2025.



    Namun, benarkah peristiwa kebakaran dalam video tersebut terjadi di Israel?

    Hasil Cek Fakta

    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, dua video tersebut tidak terjadi di Israel. Salah satu video bahkan dibuat dengan kecerdasan buatan.

    Tempo mengecek menggunakan mesin pencari Google, Yandex, serta aplikasi pendeteksi kecerdasan buatan untuk memverifikasi dua video yang beredar tersebut. 



    Video pertama memperlihatkan sebuah gedung yang roboh dan terbakar. Tampak pula papan reklame bertuliskan “Royal Yak” yang ikut roboh. Papan reklame itu Tempo jadikan petunjuk dan memasukkan kata kunci “Royal Yak” ke mesin pencarian Google untuk menelusuri lokasi bagunan. 

    Berdasarkan situs berita Daily Mail yang ditayangkan pada 17 April 2025, Royal Yak adalah nama kasino di Meksiko bagian barat. Dalam tayangan berita itu, video serupa yang beredar juga ditampilkan. Ternyata video tersebut merupakan peristiwa ledakan dan kebakaran yang terjadi di Royal Yak serta tempat bermain anak-anak di Air Jump Trampolines Park di Cinépolis Plaza, Meksiko barat.

    Kebakaran diduga berasal dari seorang tukang las yang bekerja di gedung tersebut. Butuh waktu dua jam bagi pemadam kebakaran untuk menaklukkan api di sana. 

    Sementara itu, video kedua sebelumnya pernah beredar pada Januari 2025. Saat itu, peristiwa dalam video itu diklaim sebagai bagian dari bencana kebakaran yang melanda di beberapa kota di Los Angeles, Amerika Serikat. Hal itu terlihat dari unggahan oleh sejumlah akun di jejaring sosial Odnoklassniki yang digunakan di Rusia dan negara-negara bekas Uni Soviet dan TikTok.

    Namun, sesungguhnya video tersebut hasil deepfake, konten sintesis yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan.

    Untuk memastikannya, Tempo mengecek menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan (AI), Hive Moderation. Hasilnya, 99,9 persen kemungkinan visual video itu dibuat menggunakan AI.



    Jurnalis BBC yang berfokus pada investigasi disinformasi online, Shayan Sardarizadeh, juga menjelaskan bahwa video tersebut dibuat dengan AI. “This is an AI-generated image of Los Angeles fires shared last year, which has now been successfully recycled for engagement,” tulis Shayan lewat akun X, 1 Mei 2025.

    Fakta Kebakaran Hutan Israel

    Kebakaran hutan di Israel terjadi sejak 30 April 2025 di kawasan perbukitan seluas 20 kilometer persegi di wilayah Latrun, terletak di antara Kota Yerusalem dan Tel Aviv, sebagaimana dilaporkan BBC.

    Kebakaran terjadi dalam beberapa hari dan upaya pemadamannya melibatkan 150 personel pemadam kebakaran Israel, serta bantuan dari Cyprus, Italia, dan Kroasia. Dua belas orang dibawa ke rumah sakit karena menghirup asap. Meski begitu, tidak ada laporan  korban jiwa.

    Sementara itu, belum ada keterangan yang jelas soal penyebab kebakaran yang terjadi. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan ada 18 orang yang ditangkap karena diduga menyebabkan kebakaran hutan tersebut. Sedangkan, Presiden Israel Isaac Herzog menyatakan kebakaran itu bagian dari dampak krisis iklim yang tidak boleh diabaikan.

    Berdasarkan akun X IsraeliPM yang diunggah pada 4 Mei 2025, Netanyahu mengatakan, pihaknya telah berhasil memadamkan kebakaran.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan dua video yang beredar menampilkan kebakaran hutan di Israel adalah klaim yang keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26832) [KLARIFIKASI] Video Ini Kebakaran Israel pada 2021, Bukan 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/05/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Israel dilanda kebakaran hutan hebat mulai Rabu (30/4/2025), yang mengakibatkan penutupan jalan raya utama yang menghubungkan Tel Aviv ke Yerusalem.

    Pengguna media sosial menyebarkan video kebakaran di balik pepohonan dekat jalan raya untuk menginformasikan mengenai peristiwa tersebut.

    Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan konteks keliru.

    Video kebakaran di Israel disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Selain itu, video serupa juga beredar di Threads melalui akun ini, ini, dan ini.

    Berikut penggalan narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (1/5/2025):

    Apa Penyebab Kebakaran Hebat di Israel?

    Pihak Israel dan para pendukung Zionis mengklaim bahwa warga Palestina berada di balik kebakaran yang terjadi di Yerusalem dan berbagai wilayah lain di Israel. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang jauh lebih sederhana, sebagaimana tergambar dalam peta kebakaran terbaru di kawasan tersebut hari ini:

    Penyebab Utama Kebakaran:Kondisi cuaca ekstrem

    Pohon pinus Eropa yang sangat mudah terbakar — yaitu spesies asing yang ditanam secara luas oleh Israel

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, lalu menggunakan pencarian reverse image untuk mengecek jejak digitalnya.

    Google mengarahkan hasil pencarian gambar ke video yang diunggah oleh akun Facebook Alarabiya Palestina dan X @palestineultra. Keduanya diunggah pada 9 Juni 2021.

    Video lain disebarkan akun Facebook bercentang biru WAFA News Agency.

    Keterangan video menyebutkan, kebakaran terjadi di Abu Ghosh, sebuah desa di Israel yang berjarak sekitar 10 km di barat Yerusalem.

    Video yang beredar bukanlah peristiwa kebakaran yang belakangan terjadi.

    Dilansir Al Jazeera, kebakaran hutan merebak di sepanjang jalan raya utama Yerusalem-Tel Aviv, pada Rabu (30/4/2025).

    Aparat setempat lantas menutup jalan dan mengevakuasi ribuan penduduk dari wilayah tersebut.

    Kesimpulan

    Unggahan video yang memperlihatkan kebakaran di Abu Ghosh, Israel pada Juni 2021 disebarkan dengan konteks keliru.

    Video tersebut keliru diklaim sebagai peristiwa kebakaran hutan di Israel yang terjadi pada Rabu (30/4/2025).

    Rujukan

  • (GFD-2025-26833) [HOAKS] Video Netanyahu Mengecam Presiden Prabowo

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/05/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diklaim mengecam Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Klaim ini beredar di sejumlah unggahan media sosial pada April 2025.

    Kecaman itu dikaitkan dengan pernyataan Prabowo yang berencana menampung 1.000 warga Gaza yang menjadi korban kekejaman Israel.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.

    Video Netanyahu mengecam Prabowo disebarkan oleh akun Instagram ini pada Sabtu (26/4/2025).

    Berikut narasi yang ditulis:

    PM Israel Benyamin Netanyahu peringatkan negara siapapun, termasuk Indonesia: "Kepada Mr. Presiden Prabowo JANGAN TERLALU IKUT CAMPUR, PENTINGKAN KESELAMATAN ANDA, NEGARA ANDA, DARI PADA SIBUK BANTU TERORIS"

    Syaratnya ialah... TERORIS HAMAS BEBASKAN SANDERA.

    Tangkapan layar dan narasi di Instagram tersebut lantas disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar membahas mengenai kunjungan Prabowo ke sejumlah negara, serta pernyataannya soal rencana evakuasi 1.000 korban di Gaza.

    Bagian awal video menampilkan Netanyahu, sisanya menampilkan kumpulan klip disertai suara narator.

    Video Netanyahu serupa dengan video yang diunggah di kanal YouTube Israeli PM pada 11 April 2025.

    Ia bicara soal sandera Israel yang masih ada di tangan Hamas.

    Kendati demikian, tidak ada pernyataan mengenai Indonesia atau Presiden Prabowo secara khusus.

    Dari video-video yang terdapat di kanal YouTube tersebut, tidak ada pernyataan Netanyahu yang mengecam Prabowo.

    Sebagai konteks, Prabowo pernah membuat pernyataan mengenai rencana evakuasi 1.000 warga Gaza ke Tanah Air.

    Ia meluruskan pernyataannya bahwa evakuasi yang dimaksud bukanlah merelokasi korban asal Gaza ke Indonesia.

    "Oh tidak, tidak, (ini) untuk membantu," kata Prabowo di Turkiye, Jumat (11/4/2025) dilansir dari pemberitaan Kompas.com sebelumnya.

    Bentuk bantuan Indonesia terhadap warga Palestina masih dalam tahap konsultasi.

    "Ya ini saya sedang konsultasi, nanti saya akan ketemu dengan pimpinan-pimpinan dari Palestina juga gimana cara nanti pelaksanaannya," ucap Prabowo.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai Netanyahu mengecam Presiden Prabowo merupakan hoaks.

    Video yang beredar bersumber dari kanal YouTube Israeli PM, tetapi tidak ada pernyataan Netanyahu yang secara khusus ditujukan ke Indonesia.

    Rujukan