• (GFD-2025-26853) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Pembagian Hadiah dari BPD Bali

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran pembagian hadiah dari BPD Bali, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Mei 2025.
    Klaim link pendaftaran pembagian hadiah dari BPD Bali berupa tulisan sebagai berikut.
    "Khusus penguna aplikasi BPD BALI MOBILE hadiah utama (Rp 3 milyar) Apresiasi dari bank Bali buat nasabah yang rajin transaksi dan menabung di bank BPD bali
    Hadiah utama(Uang tunai Rp 3milyar)
    . 10 Unit wuling air ev
    . 5 Unit Hyundai Creta
    . 50 Unit Vespa Primavera
    Khusus Nasabah Bank BPD BALI MOBILE (pendaftaran gratis) Daftar Sekarang klik tombol daftar 👇..."
    Unggahan tersebut disertai dengan link yang diklaim sebagai pendaftaran untuk mengikuti program berhadiah.
    Berikut linknya:
    "https://simpesibapa2025.online/?fbclid=IwY2xjawKGs8dleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFaMWQzU01WT0x2MEViVGlmAR5aGwEcd46TfUHv-0ZiFRpNJkbxxZZayF6SAQGviE41W_ETGU0gJ5VUGBDW9A_aem_i-R73hqSnRhTbB3V3UC96A"
    Jika link tersebut diklik, maka mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dengan meminta data pribadi.
    Benarkah klaim link pendaftaran pembagian hadiah dari BPD Bali? Simak artikel berikut ini.
     
     
     
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran pembagian hadiah dari BPD Bali, penelusuran mengarah pada tulisan berjudul "Waspada Penipuan! Bank BPD Bali Ajak Nasabah Mencegah dan Kenali Sejumlah Modus Kejahatan Digital" yang dimuat situs resmi BPD Bali yaitu bpdbali.co.id, pada 14 Maret 2025.
    Situs bpdbali.co.id meminta masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang kini semakin marak, termasuk penipuan hadiah, phishing, serta penyebaran malware yang dapat mengakses data pribadi Anda tanpa izin.
    Modus penipuan yang sering terjadi adalah penipuan mencatut nama Bank BPD Bali, jangan tergiur oleh hadiah atau program undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank BPD Bali. Perusahaan tidak pernah mengadakan undian berhadiah dengan meminta data pribadi atau biaya tertentu.
     
    Sumber:https://www.bpdbali.co.id/berita/read/269
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran pembagian hadiah dari BPD Bali tidak benar.
    Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur oleh hadiah atau program undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank BPD Bali. Perusahaan tidak pernah mengadakan undian berhadiah dengan meminta data pribadi atau biaya tertentu.
     
  • (GFD-2025-26854) [KLARIFIKASI] Blackoutn di Bali pada 2 Mei Bukan karena Serangan Siber

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Pemadaman listrik total atau blackout yang terjadi di Bali pada 2 Mei 2025 diklaim akibat serangan siber.

    Narasi yang beredar juga mengaitkan kejadian itu dengan blackout di Spanyol dan Portugal beberapa waktu lalu.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu perlu diluruskan karena informasinya keliru.

    Narasi yang mengeklaim blackout Bali pada 2 Mei disebabkan oleh serangan siber dibagikan oleh akun Facebook ini pada Minggu (4/5/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan (diterjemahkan ke bahasa Indonesia):

    setelah listrik padam dan internet padam seluruh kota di Spanyol dan Portugal tanpa diketahui penyebabnya,, kemarin terjadi lagi di Bali Indonesia padam seharian. Indonesia diincar oleh kekuatan global.

    ini adalah serangan yang dilakukan secara sengaja,, serangan cyber atau hacker.. jadi waspadalah terhadap serangan global yang akan menyerang,, suatu saat semuanya akan mati karena mereka tahu kita tidak bisa hidup tanpa listrik dan internet.

    Screenshot Klarifikasi, penyebab mati listrik total di Bali bukan karena serangan siber

    Hasil Cek Fakta

    Diberitakan Kompas.com, PT PLN (Persero) membantah blackout yang terjadi di Bali pada 2 Mei disebabkan serangan siber. Menurut PLN, pemadaman terjadi karena gangguan teknis.

    "PLN menyatakan bahwa indikasi gangguan ini terjadi secara teknis pada sistem penyaluran atau transmisi yang ada di PLN sehingga berakibat pada beberapa pembangkit dan bukan akibat dari serangan siber," ujar Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto, 3 Mei 2025.

    Adi menuturkan, sekitar 30-40 menit setelah gangguan, suplai listrik sudah kembali masuk secara bertahap.

    Kemudian, sekitar 1,6 juta pelanggan atau hampir 90 persen pelanggan yang terdampak sudah berhasil dipulihkan kembali pada 2 Mei tengah malam.

    "Kami memastikan pelayanan di rumah sakit, bandara, pelabuhan dan pusat-pusat keramaian sudah berhasil dipulihkan," kata Adi..

    Sementara itu, Spanyol dan Portugal mengalami blackout pada 28 April 2025. Penyebab pasti gangguan tersebut masih dalam penyelidikan.

    Dilansir Reuters, operator jaringan listrik Spanyol, Red Electrica, mengesampingkan serangan siber sebagai penyebabnya blackout massal.

    Red Electrica menduga, kegagalan dari pembangkit listrik tenaga surya di Spanyol barat daya telah menyebabkan ketidakstabilan dalam sistem kelistrikan.

    Ketidakstabilan tersebut menyebabkan putusnya interkoneksi listrik. Untuk diketahui, Jaringan listrik Spanyol terhubung dengan jaringan listrik Perancis, Portugal, Maroko, dan Andorra.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim blackout Bali pada 2 Mei disebabkan oleh serangan siber perlu diluruskan.

    PLN memastikan bahwa blackout di Bali disebabkan gangguan teknis, bukan serangan siber. Kejadian tersebut juga tidak terkait dengan peristiwa serupa di Spanyol dan Portugal.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26856) Hoaks! Tautan pendaftaran BPJS Kesehatan gratis seumur hidup

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan tautan pendaftaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gratis seumur hidup.

    Tautan tersebut diunggah di Facebook mengatasnamakan BPJS Kesehatan.

    Dalam unggahan tersebut, peserta BPJS Kesehatan mandiri ataupun menunggak dapat mendaftar ke program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) gratis tanpa biaya dan denda.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “KEBIJAKAN PEMERINTAH

    Bagi pengguna BPJS mandiri sekarang bisa beralih ke BPJS Gratis Seumur Hidup (Program ini tanpa biaya atau denda) Daftarkan Dirimu Sekarang”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah tautan pendaftaran BPJS Kesehatan gratis seumur hidup tersebut?



    Hasil Cek Fakta

    BPJS Kesehatan pada 2024 pernah mengklarifikasi pernyataan tersebut dan menjelaskan pernyataan tersebut merupakan hoaks. Tidak ada kebijakan yang mengatakan jika BPJS Kesehatan mandiri (PBPU) dialihkan menjadi gratis (PBI).

    ANTARA membuka tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut, hasilnya diminta mengisi data diri seperti nama lengkap, jenis kelamin dan nomor telepon yang terhubung dengan Telegram.



    Masyarakat diminta untuk mewaspadai tautan tersebut sebagai tautan phising. Phishing merupakan salah satu bentuk kejahatan online yang bertujuan mencuri informasi sensitif, seperti data pribadi, akun atau informasi keuangan, dengan cara menipu korban.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berikut adalah cara dan syarat untuk mendaftar dan memperoleh kartu BPJS Kesehatan PBI gratis dari pemerintah di sini.

    Klaim : Tautan pendaftaran BPJS Kesehatan gratis seumur

    Rating : Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Rujukan

  • (GFD-2025-26858) [KLARIFIKASI] Video Kebakaran Gedung di Meksiko Dinarasikan Terjadi di Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/05/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim menampilkan peristiwa saat sebuah gedung di Israel terbakar pada Mei 2025.

    Namun, setelah ditelusuri, narasi dalam video tersebut keliru. Peristiwa kebakaran dalam video terjadi di Meksiko, bukan Israel.

    Video yang diklaim menampilkan kebakaran gedung di Israel muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram ini dan Threads ini. 

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan kobaran api melalap sebuah gedung dan diberi keterangan sebagai berikut:

    Semoga apinya semakin membara membakar para zionis 15743L.

    Hasil Cek Fakta

    Penelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan video itu identik dengan unggahan akun Instagram @anadoluagency pada 17 Januari 2025. 

    Keterangan dalam video menjelaskan, peristiwa itu adalah kebakaran di sebuah kasino dan taman trampolin yang berada di Culiacan, Meksiko. 

    Dikutip dari Daily Mail kebakaran iitu terjadi karena korsleting listrik yang kemudian menghanguskan bangunan Kasino Royal Yak dan Taman Air Jump Trampolin.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Petugas membutuhkan waktu selama dua jam untuk memadamkan api. 

    Dalam peristiwa itu seorang pria berusia 39 tahun mengalami luka bakar dan harus dirawat di rumah sakit. Pihak berwenang berhasil mengevakuasi 415 pekerja dan 232 pengunjung di lokasi kejadian. 

    Adapun Kasino Royal Yak dimiliki oleh Grupo Condere, sebuah perusahaan yang berbasis di Spanyol. Selain di Meksiko perusahaan ini juga mengoperasikan kasino di Argentina, Kolombia, Uruguay, Panama, dan Italia.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan kebakaran sebuah gedung di Israel merupakan informasi yang tidak benar.

    Faktanya, video itu adalah kebakaran sebuah kasino dan taman trampolin di Meksiko pada 17 Januari 2025. Gedung tersebut terbakar karena korsleting listrik. 

    Rujukan