• (GFD-2025-27585) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Momen Netanyahu Melarikan Diri pada Juni 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan video yang diklaim menampilkan momen ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melarikan diri.

    Netanyahu disebut melarikan diri usai Iran melancarkan serangan pesawat nirawak atau drone ke wilayah Israel pada Juni 2025. 

    Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video itu keliru karena tidak menggambarkan peristiwa aktual.

    Diberitakan The Jerussalem Post pesawat milik Netanyahu yang dikenal dengan nama "Wing of Zion" memang sempat terdeteksi mendarat di Athena, Yunani, pada 13 Juni 2025 usai Israel menyerang  fasilitas nuklir Iran. 

    Hal itu kemudian memicu spekulasi bahwa Netanyahu melarikan diri ke Yunani di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Iran.

    Video yang diklaim menampilkan momen Benjamin Netanyahu melarikan diri salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan dua video yang menampilkan Netanyahu sedang berlari terburu-buru dan sebuah pesawat yang lepas landas.

    Keterangan dalam video yakni sebagai berikut:

    PM Israel Netanyahu Kabur ke Tunan Usai Digempur Rudal Iran, Netizen: Ninggalin Rakyatnya, Dasar Pengecut!

    Akun Facebook Video yang diklaim menampilkan momen ketika Netanyahu melarikan diri

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, video tersebut tidak terkait dengan narasi Netanyahu melarikan diri.

    Video yang menampilkan Netanyahu sedang berlari terburu-buru identik dengan unggahan akun X @netanyahu pada 14 Desember 2021.

    Keterangan dalam unggahan menyebutkan, video itu adalah momen ketika Netanyahu berlari di gedung Knesset yang merupakan tempat berkumpulnya legislator Israel.

    Dikutip dari Reuters saat itu Netanyahu sedang terburu-buru untuk memberikan suara di Knesset mengenai sebuah undang-undang yang saat itu akan disahkan. 

    Sementara, video yang menampilkan sebuah pesawat lepas landas identik dengan unggahan akun TikTok @airlinervideos pada 9 Juni 2024.

    Keterangan dalam unggahan menjelaskan video itu adalah momen ketika Air Force One atau pesawat Angkatan Udara yang membawa Presiden Amerika Serikat lepas landas. 

    Kesimpulan

    Video yang diklaim sebagai momen ketika Benjamin Netanyahu melarikan diri merupakan informasi keliru.

    Dalam video aslinya, Netanyahu berlari di gedung Knesset atau Parlemen Israel pada 2021 untuk memberikan suara mengenai sebuah undang-undang yang akan disahkan.

    Selain itu, pesawat yang lepas landas dalam video bukan milik Netanyahu, melainkan pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-27591) [HOAKS] Andika Perkasa Diangkat Jadi Dirut PLN

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim mantan Panglima TNI Andika Perkasa diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Andika Perkasa diangkat menjadi Dirut PLN dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada 18 Juni 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Selamat Datang Jenderal & Selamat Mengemban Amanah Baru Sebagai Dirut PLN. Dari Medan Tempur ke Medan Energi

    Screenshot Hoaks, Andika Perkasa diangkat jadi Dirut PLN

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri informasi terkait pergantian direktur utama PLN yang tersedia di situs resmi, dan pemberitaan media kredibel.

    Dikutip dari situs resmi, PLN mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, pada 18 Juni 2025.

    Dalam acara tersebut, terdapat beberapa pergantian pada posisi komisaris dan direktur. Namun posisi Direktur Utama PLN masih dijabat oleh Darmawan Prasodjo.

    Berikut susunan lengkap direksi PLN saat ini

    Dilansir Antara, Komisaris Independen PLN Andi Arief juga mengatakan tidak ada pergantian direktur utama dan komisaris utama dalam RUPS LB PLN belum lama ini.

    "Enggak ada (pergantian direktur utama), komisaris utama tetap," kata Andi.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Andika Perkasa diangkat menjadi Dirut PLN adalah hoaks.

    Terdapat beberapa pergantian pada posisi komisaris dan direktur usai PLN mengadakan RUPS LB. Namun posisi Direktur Utama PLN masih dijabat oleh Darmawan Prasodjo.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27592) [KLARIFIKASI] Video Ini Rekayasa AI, Bukan Serangan Iran ke Pangkalan Udara AS di Qatar

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan serangan Iran ke pangkalan udara Amerika Serikat yang berada di Qatar.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu merupakan hasil manipulasi artificial intelligence (AI).

    Video yang diklaim menunjukkan serangan Iran ke pangkalan udara AS di Qatar dibagikan oleh akun Instagram ini pada Selasa (24/6/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    BERITA TERKINI: Iran Serang Pangkalan Udara AS di Qatar dengan Rudal Balistik

    Iran telah menyerang pangkalan udara AS di Qatar dengan rudal balistik, dan berhasil mengenai sasaran secara langsung, sebagaimana dilaporkan oleh BRICS News. Eskalasi ini menyusul serangkaian peluncuran rudal regional.

    Apakah serangan ini akan memicu respons keras AS atau ketidakstabilan regional lebih lanjut? Bagikan pendapat Anda

    Screenshot Manipulasi, video serangan Iran ke pangkalan udara AS di Qatar

    Hasil Cek Fakta

    Iran meluncurkan serangan rudal ke pangkalan udara Al Udeid, fasilitas militer terbesar milik AS di Timur Tengah, pada Senin (23/6/2025) malam.

    Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Iran menyebut serangan ini sebagai pembalasan atas serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada Sabtu malam.

    Akan tetapi, video yang dibagikan oleh akun Instagram tersebut bukan menunjukkan serangan Iran ke pangkalan udara AS di Qatar.

    Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, video tersebut ditemukan di artikel yang dipublikasikan pemeriksa fakta Factchequeado pada 16 Juni 2025.

    Menurut Factchequeado, video tersebut dibuat dengan AI. Video asli bersumber dari akun TikTok Miniverse Productions, namun sudah dihapus.

    Kemudian, Kompas.com menemukan video yang sama dibagikan oleh akun TikTok ini pada 14 Juni 2025. Lantas, video tersebut diperiksa menggunakan Hive Moderation.

    Hasilnya, video itu memiliki probabilitas 99,7 persen dihasilkan AI generatif. 

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan serangan Iran ke pangkalan udara AS di Qatar perlu diluruskan.

    Video tersebut merupakan hasil manipulasi. Hasil pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan, video itu memiliki probabilitas 99,7 persen dihasilkan AI generatif.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27599) [HOAKS] Foto Pesawat Tempur Israel Jatuh di Tanjung Balai, Sumatera Utara

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial muncul sebuah foto yang mengeklaim pesawat tempur Israel jatuh di wilayah Tanjung Balai, Sumatera Utara. Pesawat itu diklaim jatuh karena diserang oleh Iran.

    Namun, setelah ditelusuri foto tersebut merupakan rekayasa berbasis artificial intelligence (AI). Konten itu hoaks dan informasinya perlu diluruskan.

    Foto yang diklaim menampilkan pesawat tempur Israel jatuh Tanjung Balai, Sumatera Utara salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan foto sejumlah orang tengah mengerubungi pesawat tempur dengan bendera Israel. 

    Narasi dalam video yakni sebagai berikut:

    Pasca di bom nya pangkalan militer amerika di Qatar,kini iran kembali melakukan penyerangan kepada israel sampai pesawat israel terjatuh di seputaran pulo lebos tanjung bale akibat rudal balestik iran

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim pesawat tempur Israel jatuh di Tanjung Balai Sumatera Utara

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan pemberitaan kredibel soal pesawat Israel jatuh di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

    Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengecek unggahan tersebut menggunakan Hive Moderation untuk memastikan foto pesawat merupakan rekayasa AI atau bukan.

    Setelah dicek, foto yang diklaim menampilkan pesawat Israel jatuh di Tanjung Balai memiliki probabilitas 80,5 persen dihasilkan AI.

    Dikutip dari Anadolu, berdasarkan laporan kantor berita Pemerintah Iran, IRNA, dijelaskan bahwa pilot jet tempur tersebut melontarkan diri ketika jet ditembak dan berhasil ditangkap oleh militer Iran. 

    Namun, hal itu dibantah oleh bicara militer Israel Letnan Kolonel Avichay Adraee. Ia menyebut laporan Iran soal penembakan jet tempur F-35 tidak benar. 

    Kesimpulan

    Foto yang diklaim menampilkan pesawat tempur Israel jatuh Tanjung Balai, Sumatera Utara merupakan hasil manipulasi berbasis AI.

    Setelah dicek menggunakan Hive Moderation foto tersebut terdeteksi dihasilkan AI. Sampai saat ini juga tidak ada informasi valid soal pesawat Israel jatuh di Tanjung Balai. 

    Rujukan