• (GFD-2025-27763) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Perlihatkan Anak Kecil Dimangsa Buaya

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan seorang anak kecil tewas dimangsa buaya.

    Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu dibagikan dengan konteks keliru dan perlu diluruskan.

    Video yang diklaim menunjukkan seorang anak kecil dimangsa buaya dibagikan oleh akun Facebook ini pada Kamis (4/7/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Anak kecil dimakan buaya

    Dalam video itu, tampak segerombolan orang berlarian ke arah sungai sambil memukul-mukulkan tongkat bambu.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, tangkapan layar video itu ditemukan dalam artikel Liputan6 yang tayang pada Rabu (2/7/2025).

    Artikel itu memberitakan seorang pria bernama Wasim (80), yang merupakan warga Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, dimangsa buaya.

    Dalam video yang beredar di internet, terlihat warga beramai-ramai mencoba memukul permukaan air dan melempar batu ke arah buaya agar menjauh dari korban.

    Satu pria berhasil menarik tubuh korban dari mulut buaya dan mengangkatnya ke tepian sungai dengan bantuan warga lainnya. Namun, korban sudah tidak bernyawa.

    Kapolsek Semaka AKP Sutarto membenarkan insiden penyerangan buaya itu. Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Juni 2025 sekitar pukul 12.00 WIB di sungai Way Semaka.

    "Korban diketahui bernama Wasim, usia 80 tahun. Saat ditemukan dan dievakuasi oleh petugas dan warga, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ucap Sutarto.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan seorang anak kecil dimangsa buaya perlu diluruskan.

    Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Korban terkaman buaya dalam video itu adalah seorang pria berusia 80 tahun, bukan anak kecil.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27764) [KLARIFIKASI] Video Angin Puting Beliung di Aceh Dinarasikan Terjadi di Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang diunggah di media sosial diklaim menampilkan wilayah Israel dilanda angin puting beliung.

    Klaim ini beredar pada awal Juli 2025. Bencana itu disebut membuat rumah warga rusak.

    Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video keliru dan perlu diluruskan.

    Video yang diklaim menampilkan wilayah Israel dilanda angin puting beliung salah satunya dibagikan akun Facebook ini. 

    Dalam video tampak hujan dan angin kencang menyebabkan sebuah kios rusak. Narasi dalam video yakni sebagai berikut:

    angin puting beliung hantam warga sipil Israelsemua rumah mereka terbawa angin puting beliung

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan wilayah Israel dilanda angin puting beliung

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran menggunakan reverse image search dari tangkapan layar video. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa video itu bukanlah peristiwa di Israel.

    Penelusuran menggunakan Google Lens menemukan video identik dengan unggahan di kanal YouTube AJNN Aceh.

    Narator video menyebut peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi di Desa Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh pada 5 April 2025. 

    Tim Cek Fakta Kompas.com juga menemukan tangkapan layar video serupa di laman Tribunnews ini.

    Keterangan dalam unggahan menyebut,  gambar itu adalah kios pedagang jagung bakar di jalan nasional Tangse-Meulaboh, Desa Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie yang rusak terkena angin puting beliung. 

    Seperti diketahui, pada 5 April 2025 hujan lebat disertai angin puting beliung menyebabkan terjadinya banjir di Dusun Blang Bubue, Desa Gampong Beungga, Kecamatan Tangse.

    Air hujan menggenangi ruas jalan nasional Tangse menuju Meulaboh, Aceh Barat, tepatnya di Gampong Beungga.

    Namun, kondisi itu tidak mengganggu kendaraan yang melintas dari dua arah. 

    Kesimpulan

    Konten yang diklaim menampilkan wilayah Israel dilanda angin puting beliung merupakan video yang dibagikan dengan konteks keliru.

    Video aslinya adalah peristiwa angin puting beliung di Desa Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh pada 5 April 2025.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27768) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kondisi Mobil Diogo Jota Usai Kecelakaan

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan mobil hangus terbakar, dan disebut sebagai kendaraan milik bintang sepak bola asal Portugal, Diogo Jota usai mengalami kecelakaan di Spanyol pada Kamis (3/7/2025).

    Pemain Liverpool dengan nomor punggung 20 itu berkendara bersama dan adiknya, Andre Silva. Mereka dinyatakan meninggal dunia.

    Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan konteks keliru.

    Video kondisi mobil Diogo usai mengalami kecelakaan disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat (4/7/2025):

    Rip Diogo djotaKondisi mobil djhota

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Jumat (4/7/2025), menampilkan kondisi mobil Diogo Jota usai mengalami kecelakaan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, kemudian menelusuri jejak digitalnya dengan metode reverse image search.

    Hasil pencarian di Google mengarahkan ke sejumlah video di media sosial, yang telah ada di internet sebelum peristiwa kecelakaan yang dialami Diogo.

    Misalnya, video di akun Instagram @car___kingz yang diunggah pada 22 Januari 2022 dan @i.q.motors pada 1 Desember 2024.

    Sementara, kecelakaan mobil yang dialami Diogo terjadi pada Kamis (3/7/2025).

    Di sisi lain, mobil yang dalam video berbeda dengan mobil yang ditumpangi pemain Liverpool tersebut.

    Diogo menaiki Lamborghini Huracan berwarna hijau.

    Fotografer Octavio Passos mengunggah foto situasi pasca-kecelakaan di Cernadilla, Zamora, Spanyol di situs berbagi gambar Getty Images ini, ini, dan ini.

    Selain bekas terbakar, terlihat puing mobil berwarna hijau milik Dogio di lokasi kecelakaan.

    Kesimpulan

    Video menampilkan kondisi mobil Diogo Jota usai mengalami kecelakaan merupakan konten dengan konteks keliru.

    Klip yang beredar telah ada di internet jauh sebelum peristiwa kecelakaan pada Kamis (3/7/2025) di Spanyol.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27769) [HOAKS] Shin Tae-yong Kembali Diberi Tugas PSSI Latih Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan video yang mengeklaim Shin Tae-yong kembali diberi tugas oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melatih tim nasional Indonesia.

    Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video itu tidak benar atau hoaks.

    Video yang mengeklaim Shin Tae-yong kembali dutugasi melatih timnas Indonesia salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Dalam video, Shin Tae-yong tampak sedang diwawancara oleh beberapa wartawan. Kemudian, terdapat keterangan sebagai berikut:

    Tugas STY TERBARU

    GAK TAKUT TARGET BERAT DI KONTRAK BARU

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu sudah beredar sejak 2024 sebelum Shin Tae-yong dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia.

    Video identik dengan unggahan akun TikTok @Kumparanplay. 

    Dalam video, Shin Tae-yong ditanya oleh wartawan soal kesiapannya mendapat target berat dari PSSI usai kontraknya diperpanjang pada 2024.

    Saat itu, Shin Tae-yong mengatakan, ia tidak takut dengan target baru yang diberikan oleh PSSI dan siap berjuang mengembangkan sepak bola  Indonesia. 

    Namun, pada 6 Januari 2025 PSSI memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong sebagai pelatih Indonesia. Posisinya kemudian digantikan oleh Patrick Kluivert.

    Hingga saat ini Kluivert masih menjadi pelatih timnas Indonesia.

    Pelatih asal Belanda itu tengah mempersiapkan timnas Indonesia untuk berlaga di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

    Kesimpulan

    Video yang mengeklaim Shin Tae-yong kembali mendapat tugas untuk melatih timnas Indonesia merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Unggahan yang beredar merupakan video pada 2024 sebelum Shin Tae-yong dipecat dari kursi pelatih timnas Indonesia. Saat ini timnas Indonesia dilatih oleh Patrick Kluivert.

    Rujukan