• (GFD-2025-27830) [HOAKS] Video Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Taman Pondok Gede

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang memperlihatkan seekor buaya masuk ke rumah warga saat banjir. Peristiwa itu disebut terjadi di perumahan Taman Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Video yang diklaim menunjukkan buaya masuk ke rumah warga saat banjir di Taman Pondok Gede dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Salah satu video dibagikan pada Senin (7/7/2025). Berikut narasi yang dibagikan:

    ada tamu anak buaya masuk rumah warga RT.02 RW 01 Taman pondok gede

    Screenshot Hoaks, video buaya masuk perumahan Taman Pondok Gede saat banjir

    Hasil Cek Fakta

    Video yang sama pernah beredar pada awal Januari 2025 dan dinarasikan seekor buaya masuk ke rumah warga di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

    Namun, narasi itu dibantah oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi. Video buaya masuk ke rumah warga itu disebut sudah beredar sejak 2022.

    Sementara itu, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video asli pertama kali diunggah di TikTok oleh akun ini pada 12 Oktober 2022.

    Dalam unggahan itu terdapat tagar yang menunjukkan lokasi video berada di Bogor, Jawa Barat. Kemungkinan besar, buaya tersebut merupakan hewan peliharaan.

    Sebab, pemilik akun TikTok beberapa kali membagikan konten yang menampilkan dirinya sedang menghabiskan waktu bersama buaya di rumahnya, misalnya dalam konten ini dan ini.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan buaya masuk ke rumah warga saat banjir di Taman Pondok Gede, Bekasi, adalah hoaks.

    Faktanya, video itu sudah ada sejak 2022. Kemungkinan besar buaya itu merupakan hewan peliharaan dan lokasinya berada di Bogor, Jawa Barat.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27777) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Promo Token Listrik Gratis Bantuan Subsidi Energi

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Juli 2025.
    Klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi, berupa tulisan sebagai berikut.
    "Pemerintah dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Kontrak Subsidi Energi 2025 Daftar dan dapatkan promo token listrik gratis link pendaftaran di bawah 👇👇"
    Unggahan klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi menyeratakan menu pendaftaran, jika menu tersebut diklik terhubung pada link berikut.
    "https://ckl1.nextandjoin.com/?fbclid=IwY2xjawLYcB9leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFOU3ZiWkpncXMzMzVROXJmAR5rBBfjI5A2FeXZEjjiD4POFDaJqOwTibYHXpAC9D1CIcsJqeIRprFFyQgnaw_aem_uUpfPdmRnO9EN5b0OtiFmQ"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas mulai dari nama, profinsi dan nomor Telegram.
    Benarkah Klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi, menggunakan Google Search dengan kata kuncil 'pendaftaran subsidi listrik', hasilnya tidak ada informasi yang merujuk terkait pemberian subsidi listrik dari PLN.
    Penelusuran dilanjutkan dengan menghubungi pihak PLN dan menyebut informasi tersebut hoaks.
    Situs yang berasal dari link unggahan tersebut menyebutkan, pendaftaran diskon 50 persen. 
    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, terkait dengan kebijakan tarif listrik, PLN memang memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen periode Januari dan Februari 2025, untuk pelanggan dengan daya dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah.
    Gregorius mengungkapkan, diskon tarif listrik tersebut langsung bisa dinikmati masyarakat tanpa melakukan regitrasi baik untuk pelanggan pascabayar dan prabayar.
    "Diskon 50 persen bagi pelanggan pascabayar akan dinikmati secara otomatis dan tanpa perlu mendaftar dan tanpa biaya. Pelanggan tidak perlu melakukan registrasi," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip Jumat (27/9/2024).

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi tidak benar.
    PLN dan menyebut informasi tersebut hoaks, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, terkait dengan kebijakan tarif listrik, PLN memang memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen periode Januari dan Februari 2025, untuk pelanggan dengan daya dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah.
    Gregorius mengungkapkan, diskon tarif listrik tersebut langsung bisa dinikmati masyarakat tanpa melakukan regitrasi baik untuk pelanggan pascabayar dan prabayar.
  • (GFD-2025-27780) [SALAH] Pesawat Bantuan China Untuk Gaza Lewat Wilayah Israel

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    Akun Youtube “Adhi Japan” pada Senin (30/6/2025) mengunggah video [arsip] yang berisi narasi:

    “China Kejutkan Dunia: Pesawat Militernya Bawa Bantuan Tembus Blokade israel ke Gaza Tanpa Hambatan”

    Per Selasa (8/7/2025) video itu sudah dilihat lebih dari 36 kali, disukai 1 kali, dibagikan ulang 5 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Pesawat Bantuan China Untuk Gaza Lewat Wilayah Israel” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri lebih lanjut dengan cara memasukkan gambar screenshot lewat Google Lens. Diketahui gambar tersebut merupakan potongan video yang berasal dari momen Jet tempur Mesir dan China terbang di atas Piramida Giza selama latihan udara gabungan yang sedang berlangsung antara Mesir dan China.

    Video serupa juga dimuat dalam akun Instagram dengan nama pengguna ahmed.attarr yang diunggah pada Jumat (2/5/2025). Keberadaan pesawat tersebut merupakan bagian dari latihan angkatan udara gabungan di Mesir bertajuk Eagle of Civilization, yang diadakan pada akhir April 2025.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “Pesawat Bantuan China Untuk Gaza Lewat Wilayah Israel” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Yudho Ardi)
  • (GFD-2025-27781) Keliru: Video Pertempuran Iran-Israel pada 6 Juli 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    SEBUAH video beredar di TikTok [arsip] dan Facebook yang diklaim sebagai pertempuran antara Iran dan Israel kembali meletus pada 6 Juli 2025.

    Video itu memperlihatkan sejumlah pesawat tempur meluncurkan rudal dan mengebom sebuah kota di malam hari. Serangan itu disebut terjadi di Iran pada Minggu 06 Juli 2025.



    Namun, benarkah video itu memperlihatkan serangan ke Iran pada 6 Juli 2025?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video tersebut menganalisis visual dan menggunakan aplikasi pendeteksi konten akal imitasi (AI). Hasilnya, video tersebut tidak hasil manipulasi akal imitasi (AI).



    Tempo menemukan tanda air bertuliskan Veo di sudut kanan bawah. Veo adalah sebuah model kecerdasan buatan generatif milik Google yang dapat membuat video berdasarkan input teks yang dimasukkan pengguna. 

    Baru-baru ini, Google merilis Veo 3, model generatif video yang mampu menghasilkan gambar bergerak lengkap dengan suara latar, efek ambient, hingga dialog karakter yang sinkron dengan gerakan bibir.



    Pemindaian menggunakan Zhuque AI Detection Assistant juga menyatakan bahwa video yang beredar sekitar 60,34 persen melibatkan konten buatan AI. Aplikasi pendeteksi konten AI tersebut dikembangkan Tencent Zhuque Lab, yang didirikan perusahaan raksasa teknologi Cina, Tencent.

    Tidak Ada Serangan Terbaru ke Iran pada 6 Juli 2025

    Iran dan Israel masih menjalani gencatan senjata hingga 6 Juli 2025. Dikutip dari Institute for the Study War, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tampil pertama kali di depan publik sejak ia dipindahkan ke tempat aman sebelum serangan israel pada 13 Juni 2025. Khamenei menghadiri upacara keagamaan umum untuk festival Syiah Ashura di Masjid Imam Khomeini Hosseinyeh di Teheran pada tanggal 5 Juli.

    Ashura adalah hari raya keagamaan Syiah yang penting untuk mengenang cucu Nabi Muhammad, Imam Hossein. Khamenei menyatakan bahwa Iran "tidak akan pernah menyerah" kepada Israel selama upacara tersebut, yang konsisten dengan pesan Iran pascaperang.

    Selain itu, Iran memanfaatkan forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Brasil, 6 sampai 7 Juli 2025. Menurut Aljazeera, Iran menuntut agar AS dan Israel bertanggung jawab atas serangan ke negara mereka selama 12 hari.

    Iran mendapat dukungan negara-negara BRICS+ yang beranggotakan Rusia dan Cina. Mereka menyatakan serangan ke Iran tanpa persetujuan PBB itu termasuk pelanggaran hukum internasional.

    Sementara, pihak Israel berusaha mendekati Rusia melalui komunikasi tingkat tinggi, menurut laporan Anadolu Agency. Menteri Pertahanan Israel menyatakan sedang menyiapkan cara untuk menekan pengembangan nuklir Iran.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan perang antara Israel dan Iran yang terjadi tanggal 6 Juli 2025, adalah klaim keliru.

    Rujukan