• (GFD-2025-28617) [HOAKS] Foto Tentara Perempuan Israel Ditangkap Polisi Belanda

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah foto di media sosial diklaim menampilkan seorang tentara perempuan Israel bernama Yukhal Yulita ditangkap oleh polisi Belanda karena kejahatan perang.

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Foto yang diklaim menampilkan tentara Israel ditangkap polisi Belanda salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Dalam foto tampak seorang perempuan ditangkap oleh pria yang memakai seragam polisi. Narasi dalam video ditampilkan sebagai berikut:

    Yes ! Polisi Belanda menangkap perwira Israel Yukhal Yulita saat sedang berlibur, dengan mengutip tuduhan organisasi hak asasi manusia bahwa dia melakukan kejahatan perang di Rafah.

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri foto tersebut menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya, ditemukan foto identik di laman pemeriksa fakta Misbar ini.

    Dalam keterangannya, foto itu bukan penangkapan tentara Israel oleh polisi Belanda.

    Foto aslinya adalah momen ketika polisi di Inggris mengamankan perayaan Bank Holiday di Kota Newcastle pada 29 Agustus 2016.

    Adapun foto yang bersumber dari media Daily Mail itu diberi keterangan: "Polisi mengawal seorang gadis mungil (kanan) menjauh dari lokasi di pusat kota”.

    Bank Holiday merupakan hari libur nasional di Britania Raya yang umumnya merujuk pada semua hari libur nasional, baik yang ditetapkan oleh undang-undang, ketetapan kerajaan, maupun tradisi.

    Sementara itu, dikutip dari Reuters,  Kejaksaan Agung Belanda memastikan tidak ada penahan terhadap tentara Israel bernama Yukhal Yulita seperti dalam unggahan yang beredar. 

    “Saya dapat memastikan bahwa kami tidak menahan siapa pun dengan nama tersebut maupun warga negara Israel yang terkait dengan Mahkamah Pidana Internasional atau kejahatan internasional,” ujar seorang juru bicara Kejaksaan Agung Belanda. 

    Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga tidak mengetahui soal adanya kabar tentara perempuan Israel ditahan di luar negeri.

    Hal serupa juga disampaikan oleh seorang juru bicara Kedutaan Besar Israel di Den Haag. Ia mengaku tidak mengetahui kabar soal penahanan tentara Israel bernama Yukhal Yulita. 

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Foto yang diklaim menampilkan tentara perempuan Israel ditangkap polisi Belanda merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Faktanya, foto itu adalah momen ketika polisi di Inggris mengamankan perayaan Bank Holiday di Kota Newcastle pada 29 Agustus 2016.

    Sampai saat ini tidak ada informasi valid terkait penangkapan tentara perempuan Israel bernama Yukhal Yulita. Kejaksaan Agung Belanda dan Kedutaan Besar Israel membantah kabar itu. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-28620) [HOAKS] Pasha Ungu Mundur dari DPR RI

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim penyanyi Sigit Purnomo Syamuddin Said alias Pasha Ungu mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota DPR RI.

    Pasha merupakan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).  Ia lolos ke DPR dari Daerah Pemilihan III Jakarta.

    Setelah ditelusuri, narasi pengunduran diri Pasha Ungu dari jabatan anggota DPR adalah hoaks. 

    Unggahan yang mengeklaim Pasha Ungu mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, ini ini, ini dan ini. 

    Dalam unggahan disebutkan, Pasha memilih mundur sebagai anggota DPR RI karena ia tidak mau memakan uang haram.

    Diberitakan Kompas.com, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno membantah narasi soal mundurnya Pasha sebagai anggota DPR RI.

    Sampai saat ini Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN. 

    "Hoaks itu," ujar Eddy Senin (25/8/2025).

    Adapun unggahan keliru soal pengunduran Pasha muncul usai sejumlah anggota DPR RI menjadi sorotan karena berjoget pada momen Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025).

    Saat itu, Pasha yang memilih diam dan tidak ikut berjoget mendapat pujian dari warganet. Dia dinilai peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi. 

    Meski dipuji, Pasha justru membela rekan DPR-nya dan membantah bahwa mereka tidak peka dengan kondisi masyarakat.

    "Oh iya dong (tetap sensitif), DPR ini kan saya kira pasti peka, lah. Karena salah satu tujuan kita ini kan undang-undang dan tujuannya yang terbaik untuk masyarakat di seluruh sektor lini kehidupan," kata Pasha saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Pasha Ungu mundur sebagai anggota DPR RI merupakan informasi tidak benar atau hoaks. 

    Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menyebut kader partainya itu tidak pernah mengundurkan diri. Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28621) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Aktor Furry Setya Mendekam di Penjara

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim aktor Furry Setya Raharja mendekam di penjara.

    Narasi itu disertai foto yang memperlihatkan pemeran tokoh Mas Pur dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan itu mengenakan baju tahanan.

    Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan.

    Narasi Furry Setya mendekam di penjara dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Agustus 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Lama tak terlihat di layar kaca...

    Furry Setya Raharja atau yang kita lebih kenal mas pur purnomo di serial top tukang ojek pengkolan,kini harus mendekam di duga tarkait kasus...Selengkapnya

    Screenshot Klarifikasi, tidak benar aktor Furry Setya mendekam di penjara

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan foto Furry Setya memakai baju tahanan diunggah di akun Facebook-nya sendiri pada 20 Juli 2025.

    Furry turut menyematkan komentar di unggahan tersebut, "Jangan lupa ya gais nonton nya di SL Media".

    Setelah ditelusuri lebih lanjut, ditemukan bahwa foto tersebut merupakan bagian dari promosi serial terbaru yang dibintangi oleh Furry.

    Sebagaimana diberitakan Brilio.net, 24 Juli 2025, Furry terlibat dalam proyek serial horor bersama komedian Sule bertajuk Di mana Mana Setan.

    Serial tersebut disutradarai dan diperankan langsung oleh Sule, serta mengambil lokasi syuting di Prikitiwland dan Mapolsek Pagaden, Subang, Jawa Barat.

    Episode pertama serial tersebut telah tayang di kanal YouTube SL Media pada 6 Agustus 2025.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Furry Setya mendekam di penjara perlu diluruskan.

    Foto Furry memakai baju tahanan yang dicantumkan dalam narasi tersebut merupakan bagian dari promosi serial terbaru yang dibintangi oleh Furry.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28627) [KLARIFIKASI] Konteks Keliru, Video Warga Surabaya ke Jakarta untuk Tuntut Pembubaran DPR

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang diunggah di media sosial diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 25 Agustus 2025.

    Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu keliru dan perlu diluruskan.

    Sebagai konteks, pada Senin (25/8/2025) sejumlah masyarakat melakukan aksi demonstrasi bertajuk "Revolusi Rakyat Indonesia" di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

    Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR RI ditengah sulitnya kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat.

    Video yang diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran DPR dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan sejumlah orang dengan kendaraan memenuhi jalan raya. Narasi dalam video yakni sebagai berikut:

    Seruan Ajakan Demo 25 Agustus 2025

    Warga Surabaya Berangkat Ke Jakarta Ikut Demo Bubarkan DPR

    Kalian Dimana, Dari Mana, Jangan Biarkan Saudara Kita Berjuang Sendirian Semangat 45 Membara

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran DPR

    Penelusuran Kompas.com

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Kompas.com menggunakan Yandex, diketahui bahwa video itu sudah beredar sejak tahun 2024.

    Adapun video identik dengan unggahan akun TikTok ini.

    Dalam keterangannya, video itu menampilkan konvoi yang dilakukan oleh Bonek yang merupakan suporter Persebaya Surabaya.

    Video diberi keterangan: "Pov: ketika persebaya juara dan bonek bonita merayakan bersama."

    Jadi dapat disimpulkan bahwa video itu tidak terkait dengan aksi demonstrasi menuntut pembubaran DPR di Jakarta.

    Diberitakan Kompas.com sebelumnya, pada Senin (25/8/2025) sejumlah masyarakat telah berkumpul  di depan gerbang utama Gedung DPR RI untuk melakukan aksi demonstrasi. 

    Massa yang menamakan diri "Revolusi Rakyat Indonesia" turun ke jalan untuk menuntut pembatalan kenaikan tunjangan DPR serta mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. 

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi menuntut pembubaran DPR merupakan informasi keliru.

    Adapun video aslinya adalah momen ketika suporter Persebaya Surabaya melakukan konvoi.

    Video itu sudah ada di media sosial sejak 2024, jauh sebelum ada aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (25/8/2025). 

    Rujukan